cover
Contact Name
Dwi Sulisworo
Contact Email
dwi.sulisworo@uad.ac.id
Phone
+62895416066361
Journal Mail Official
bfi@mpfis.uad.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan Jalan Pramuka No. 42, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta - 55161 Telp. (0274) 563515, ext. 4902; Fax. (0274) 564604
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya
ISSN : 20850409     EISSN : 25500465     DOI : 10.12928
The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The coverage of the journal includes but not limited to: Physics Physics Education Computational Physics Experimental Physics Theoretical Physics Astronomy Electronics Instrumentation Sensor Instructional Media Learning strategies Learning Evaluation Learning model
Articles 118 Documents
GIANT MAGNETORESONANCE EFFECT OF NiFe/Ag/ NiFe MULTILAYERS PREPARED WITH DC SPUTTERING TECHNIQUE ON Ag DEPOSITION TIME Mohammad Toifur; Kamsul Abraha; . Ridwan
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v2i1.232

Abstract

A study on the Giant Magnetoresonance (GMR) effect of NiFe/Ag/NiFe multilayers on  Ag deposition time (tAg) ranging from 1 to 3 minutes has been performed. The study was intended  to obtain the most suitable Ag deposition time to give the largest GMR ratio by using 150 G deposition field in transverse direction of anode-chathde and C substrate temperature during deposition. Several characterizations have been performed  including morphological sample cross section,  microstructure, magnetic properties of the layer, and GMR ratio in an external magnetic field  ranging from -20 up to 20 gauss. The results show that multilayers with tag = 2 minutes displays the largest GMR ratio of 54.87%. The layer has a high level of atomic structure ordering, a large grain size, the highest remanence and the smallest coercive power. The situation is close to Pool’s estimation that the GMR ratio for trilayers of approximately 50%.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN KOMIK FISIKA UNTUK PESERTA DIDIK SMP/MTs KELAS VII PADA POKOK BAHASAN KALOR Umi Sulfiah; Dwi Sulisworo
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v8i2.5082

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengembangkan komik fisika berbasis pembelajaran kontekstual yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran fisika yang menarik dan bermakna, serta untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran tersebut dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan kalor untuk peserta didik SMP/MTs kelas VII. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dan menggunakan desain pengembangan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Berbah, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta yang berjumlah 25 anak. Alat yang digunakan peneliti untuk memperoleh data adalah (1) lembar penilaian untuk dosen ahli materi yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika berbasis kontekstual yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kelayakan isi komik, kelayakan penyajian, aspek kemanfaatan produk, dan aspek kesesuaian dengan basis pembelajaran kontekstual, (2) lembar penilaian untuk dosen ahli media yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kebahasaan, aspek penyajian, dan aspek kegrafisan, (3) lembar penilaian untuk guru fisika (ahli materi) yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kelayakan isi/materi, kelayakan penyajian, aspek kemanfaatan produk, dan aspek kesesuaian dengan basis pembelajaran kontekstual, (4) lembar penilaian untuk guru TIK (ahli media) yang digunakan untuk menilai kualitas komik fisika yang telah dikembangkan berdasarkan aspek kebahasaan, aspek penyajian, dan aspek kegrafisan, (5) angket respon siswa yang digunakan untuk mengetahui kepraktisan komik fisika berbasis kontekstual. Dalam angket respon ini terdapat lima aspek penilaian komik fisika berbasis kontekstual, yaitu desain dan tampilan komik, komik fisika sebagai media pembelajaran, mendorong keingintahuan, aplikasi konsep, dan komik fisika sebagai alat belajar fisika. Angket respon siswa diberikan setelah mereka menggunakan komik fisika berbasis kontekstual. Selanjutnya dilakukan analisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa komik fisika berbasis pembelajaran kontekstual sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik dan bermakna.
Penerapan numbered heads together dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI IPA pada materi suhu dan kalor Sitti Sarifah Bahruddin; Erwin Prasetyo; Pujianti Bejahida Donuata; Agustinus Angelaus Ete
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v12i1.20234

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dikelas XI IPA MAS AT-TAQWA, Maumere menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih perlu dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model NHT dalam meningkatkan motivasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terbagi dalam dua siklus. Penelitian melibatkan 16 siswa kelas XI IPA MAS AT-TAQWA, Maumere, sebagai subyek. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dari 77,2% pada siklus 1 menjadi 88,9% pada siklus 2. Jadi, motivasi belajar siswa kelas XI IPA pada materi suhu dan kalor di MAS AT-TAQWA, Maumere, dapat meningkat akibat penerapan model NHT.
PENENTUAN KOEFISIEN VISKOSITAS AIR MENGGUNAKAN METODE GETARAN PEGAS DENGAN KOREKSI KEDALAMAN PENETRASI DAN KOREKSI EFEK DINDING Raden Oktova; Nirva Diana
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v5i1.247

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan koefisien viskoitas air pada suhu kamar dengan mengamati getaran teredam sebuah bola di dalam air. Analisis matematis dilakukan dengan menggunakan hukum Landau-Lifshitz, yang merupakan generalisasi hukum Stokes, sehingga muncul koreksi kedalaman penetrasi. Pengamatan posisi bola dilakukan dengan program Tracker,  dan untuk membantu perhitungan dilakukan analisis regresi linier dengan program REGLIN berbasis Compaq Visual Fortran 6.5 pada sistem operasi Windows XP. Dari gradien garis hasil regresi, periode getaran, massa dan diameter bola diperoleh rata-rata koefisien viskositas air sebesar ( ) poise jika tidak dilakukan koreksi efek dinding, lebih besar dari nilai acuan (1,08 ± 0,07) x 10-2 poise. Dengan koreksi efek dinding diperoleh nilai rata-rata (1,16 ± 0,08) x 10-2poise, sesuai nilai acuan.
EFEK PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERBIMBING TERHADAP PERKEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES DAN SIKAP SAINS SISWA . Tasiwan
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v7i2.3399

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis perkembangan keterampilan proses dan sikap sains siswa dalam pembelajaran berbasis proyek secara terbimbing, dengan populasi penelitian seluruh siswa SMP 1 Paninggaran, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah sebanyak 503 orang. Siswa ditugaskan untuk merealisasikan bel listrik sederhana, rangkaian arus seri-paralel, dan tuas. Penguatan kognitif dilakukan melalui diskusi kelompok, pembuatan peta konsep, ekspositori guru di kelas, dan kegiatan eksperimen laboratorium. Data diambil melalui pretest, post test, observasi partisipatif oleh dua orang observer, penilaian produk, peta konsep dan laporan kegiatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan analisissintesis dan keterampilan proses sains dengan tingkat motivasi 0,77 (tinggi) dan sikap sains 0,80 (tinggi). Disarankan bagi guru untuk mengembangkan model-model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses dan sikap sains sejak pendidikan dasar.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek terbimbing, keterampilan proses sains, sikap sains.
Lembar kerja peserta didik dengan konsep TPACK pada pokok bahasan gelombang stasioner dan gelombang berjalan Rosynanda Nur Fauziah; Dwi Sulisworo
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v11i1.20343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik dengan menggunakan konsep technologicalpedagogical and content knowledge. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadopsi model 4-D. Tahapan pengembangan meliputi Define, Design, Development, dan Dissemination. Penelitian dilaksanakan pada bulan april 2019 dan melibatkan siswa kelas XI MIPA di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta sebagai subyek. Data dikumpulkan menggunakan lembar angket validasi ahli media, ahli materi, dan juga respon siswa. Instrumen menggunakan skala jenis likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa lembar kegiatan peserta didik berbasis TPACK valid dan mendapat respon yang baik dari guru dan siswa.
PELARASAN WARNA SUARA (HASIL REKONSTRUKSI SUARA) WILAH GENDER BARUNG Agus Eko Prasetiyo; Agus Purwanto; . Sumarna
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v9i2.8837

Abstract

 Telah  dilakukan  penelitian  untuk  menentukan  rasio  amplitudo  warna  suara  wilah  gender  barung  sehingga diperoleh  kualitas  suara  wilah  gender  barung  yang  paling  baik.  Suara  wilah  gender  barung  direkam  dengan aplikasi Sound Forge  dan dianalisis dengan fasilitas FFT yang ada dalam program tersebut  sehingga diperoleh komponen warna suara penyusun bunyi wilah gender barung (frekuensi fundamental atau  prominent frequency, frekuensi  harmonik,  dan  amplitudo).  Komponen  warna  suara  direkonstruksi  dengan  perangkat  elektronik  dan dilaras  dengan  cara  mengubah-ubah  amplitudo  frekuensinya.  Hasil  penelitian  menunjukkan  pelarasan  warna suara  tidak  dapat  menentukan  rasio  amplitudo  warna  suara  yang  menyatakan  kualitas  suara  yang  paling  baik, tetapi  bisa  menentukan  rasio  amplitudo    maksimal  suara  masih  terdengar  baik.    Tidak  ada  batasan  rasio amplitudo warna suara minimal, tetapi frekuensi-frekuensi harmonik penyusun  suara tidak bisa dihilangkan.  Kata kunci:warna suara, rasio amplitudo, wilah gender barung.  
ANALISIS FASA KRISTAL TERBENTUK PADA BAHAN GELAS METALIK BERBASIS ZIRKONIUM ANTARA SUHU 440 - 480?C Fatimatul Munawaroh; Triwikantoro Triwikantoro
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 4, No 1 & 2 (2012)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v4i1 & 2.237

Abstract

Telah dilakukan analisis fasa kristal yang terbentuk pada bahan gelas metalik berbasis zirkonium pada  suhuantara  440?  -  480?C.  Yaitu paduan  Zr53.1Cu23Ni18Al5.9, Zr65Cu17.5Ni10Al7.5  dan Zr69.5Cu12Ni11Al7.5  yang dipanaskan di  atas  suhu  kristalisasi (Tx)  antara 440?  -  480?C selama 1 jam. Sampel diuji difraksi sinar-X (XRD) sebelum dan sesudah dipanaskan untuk mengetahui fasa kristal yang terbentuk. Hasil identifikasi menunjukkan kristal yang terbentuk selama pemanasan terdiri dari ZrO2 (tetragonal) sebagai fasa dominan serta CuO dan NiO sebagai fasa minor. Selain itu terdapat fasa intermetalik Zr2Ni pada paduan  Zr65Cu17.5Ni10Al7.5. Ukuran kristal fasa kristal yang terbentuk dihitung dengan menggunakan persamaan Scherrer. Untuk fasa ZrO 2  tetragonal ukuran kristalnya berkisar antara 10-17 nm, ZrO2  kubik  antara 7-14 nm, CuO antara 14-30 nm, NiO antara 13-16 nm dan Zr2Ni antara 14-16 nm.
ONE-NEUTRON HALO DEVELOPMENT IN BERYLLIUM ISOTOPES IN A SELFCONSISTENT STUDY USING THE SKYRME-HARTREE-FOCK MODEL Raden Oktova
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v6i1.353

Abstract

The one-neutron halo effect development in beryllium isotopes has been studied self-consistently using the Skyrme-Hartree-Fock model, covering mass numbers A= 7-12. The Zσ, SkM*, and SkIII parameter sets have been used to calculate the charge density distributions. The calculations show a systematic decrease in rms charge radius from A = 7 to 10 and an increase from A= 10 to 12, in agreement with recent experimental data.Keywords: beryllium isotopes, charge density distribution, one-neutron halo, self-consistent calculation, Skyrme-Hartree-Fock model.
PENENTUAN MOMEN KELEMBAMAN SILINDER PEJAL DENGAN PERCOBAAN BIDANG MIRING Eko Setyadi K; Raden Oktova
Berkala Fisika Indonesia : Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya Vol 3, No 1 & 2 (2011)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/bfi-jifpa.v3i1 & 2.5565

Abstract

Telah dilakukan percobaan untuk menentukan momen kelembaman silinder pejal dengan percobaan gerak menggelinding pada bidang miring, dan sebagai sampel digunakan tiga buah silinder pejal yang terbuat dari kuningan, tembaga, dan seng. Analisis yang digunakan adalah regresi linear tanpa bobot berdasarkan metode kuadrat terkecil dengan bantuan Microsoft Office Excel 2003. Besaran akhir yang diuji adalah ukuran momen kelembaman tak berdimensi 2 K  I / mR , yang secara teoretis untuk silinder pejal bernilai ½. Percobaan dan analisis menggunakan dua metode yang berbeda: pada metode pertama diukur waktu tempuh pada panjang lintasan (s) yang bervariasi pada sudut kemiringan ( ) tetap, sedangkan pada metode kedua diukur waktutempuh pada sudut kemiringan yang bervariasi pada panjang lintasan tetap. Pada metode pertama, hasil percobaan dengan tiga sudut kemiringan kecil hingga 150 memberikan nilai K yang sesuai dengan nilai teoretis, sedangkan pada sudut 200 diperoleh nilai K yang lebih besar dari nilai teoretis. Pada metode kedua, ternyata diperoleh nilai K yang sesuai dengan nilai teoretis untuk semua panjang lintasan.Kata kunci: momen kelembaman, silinder pejal, regresi linier, metode kuadrat terkecil.

Page 4 of 12 | Total Record : 118