cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi
ISSN : 2303114x     EISSN : 2714786X     DOI : 10.26555
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATHY adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah mahasiswa psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Terbit 2 kali dalam setahun. Menerbitkan karya ilmiah ilmu psikologi yang mencakup semua cabang ilmu psikologi yaitu psikologi klinis, psikologi sosial, psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, psikometri dan psikologi industri. Jurnal EMPATHY telah di index di Google scholar, EMBASE, Portal Garuda, dan PILNAS RISTEK.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
RESILIENSI PADA ANAK DARI KELUARGA YANG BROKEN HOME Asmita, Melati; Hidayati, Erny
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 2 (2013): Volume 1 no 2, Desember 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang biasa dihadapi oleh anak broken home dan bagaimana resiliensi pada anak broken home. Jumlah subjek dalam penelitian ini dua orang anak dan dua orang significant person. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu suatu penelitian yang intensif, terintegrasi, dan mendalam. Metode pengambilan data yang digunakan dengan cara wawancara semi terstruktur dan observasi partisipan terhadap kedua subjek penelitian. Untuk menjamin kredibilitas data, dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi data. Dari penelitian ini diketahu bahwa subjek I ketika menghadapi masalahnya memiliki resiliensi pada aspek regulasi emosi, pengendalian impuls, optimis dan empati. Subjek I memiliki sumber resiliensi I have (eksternal), ketika menghadapi suatu permasalahan subjek mencari solusi dengan meminta nasihat dan saran pada ibu dan kakak subjek. Sedangkan pada subjek II, ketika menghadapi suatu masalah subjek berusaha sendiri menyelesaikan masalah yang menimpanya atau meminta bantuan pada teman, subjek II memiliki sumber resiliensi I have (eksternal) dan I am (internal). Unsur resiliensi yang terdapat pada diri subjek II yaitu optimis, kausal analysis, empati dan reaching out.  Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek I memiliki kemampuan resiliensi yang diperoleh dari lingkungan sosial serta dari segi spiritual, yaitu dengan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Sementara pada subjek II juga memiliki resiliensi yang baik yang diperoleh dari lingkungan, spiritual dan dari diri subjek sendiri yang menginginkan adanya perubahan pada dirinya.Kata Kunci : broken home, resiliensi
PENGARUH PSIKOEDUKASI MENOPAUSE DAN RELAKSASI UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN WANITA PERIMENOPAUSE Sriwaty, Ida
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.822 KB)

Abstract

INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan pada wanita perimenopause melalui psikoedukasi menopause dan relaksasi. alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecemasan TMAS (Taylor manifest anxiety scale) dan intervensi yang digunakan adalah psikoedukasi dan relaksasi. intervensi dilakukan kepada kelompok eksperimen sebanyak 5 sesi pertemuan dan dalam 1 minggu terdiri dari 2 pertemuan.Subjek dalam penelitian ini adalah wanita yang berdomisili di Kelurahan Teban Kecamatan Gondokusuman, Yogyakarta, yang mengalami gejala perimenopause seperti siklus haid yang tidak teratur dalam 6 bulan atau dalam 1 tahun terakhir serta mengalami hot flashes, keringat dimalam hari dan gangguan tidur. subjek dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok ekperimen yang terdiri dari 6 subjek dan kelompok kontrol yang terdiri dari 5 subjek. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan non parametrik test dengan uji dan Mann whitney dan Wilcoxon. Data yang diperoleh diolah program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 17.0 windows, juga diperoleh melalui metode kualitatif dengan tehnik wawancara dan observasi.Hasil penelitian dengan uji wilcoxon menunjukan bahwa kelompok eksperimen diperoleh hasil yang signifikan dengan nilai p=0.027 (p<0,05) dan nilai Z sebesar -2,207 sementara pada kelompok kontrol menunjukan hasil yang tidak signifikan dengan nilai p=0,102 (p>0,05) dan nilai Z sebesar -1,633. Pada uji Mann whitney menunjukkan nilai signifikan 0,021 dan nilai Z sebesar -2,303. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian psikoedukasi menopause dan relaksasi untuk menurunkan kecemasan pada wanita perimenopause pada kelompok eksperimen, sementara pada kelompok kontrol tidak mengalami penurunan skor kecemasan.Kata kunci: kecemasan, psikoedukasi dan relaksasi, perimenopause
Peran Religiusitas dan Optimisme terhadap Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Harpan, Abang
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 no 1, Juli 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.96 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research aims to investigate the role of teenagers’ religiousness and optimism in their psychological well-being. This research sample was established by applying incidental sampling in which involving 152 students at SMU N 1 Turi, Sleman. The teenagers’ religiousness, optimism, and psychological well-being were measured by using religiousness scale, optimism scale, and psychological well-being scale with Likert scale as the model. The gathered data were analyzed by using path analysis. This analysis was done by using AMOS 21 and SPSS 17.0. The statistical results show that there was compatibility between the theoretic model, which consisting religiousness and optimism, and the empirical model in describing the psychological well-being. Psychological well-being that was described by optimism was 18.5 percent while the 81.5 percent was described by the other variables outside the research variables. Psychological well-being that was described by optimism and religiousness was 36.69 percent while the other 63.31 percent was described by the other variables that were not described in this research. There was direct role of religiousness in optimism. There was no direct role of religiousness in psychological well-being. There was direct role of optimism in psychological well-being. The optimism could not mediate between the religiousness and psychological well-being.Key words: religiousness, optimism, psychological well-being
HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR POSITIF DAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS X SMK KOPERASI YOGYAKARTA Nurmayasari, Kiki; Murusdi, Hadjam
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 no 1, Juli 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.079 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berpikir positif dengan perilaku menyontek.Subiek penelitian adalah siswa kelas X SMK Koperasi Yogyakarta.Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling.Metode pengumpulan data menggunakan skala yaitu skala berpikir positif dan skala perilaku menyotek.Metode analisis data dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment.Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisin korelasi sebesar rxy = -0,299 dengan taraf signifikansi p = 0,004 (p < 0,01). Sumbangan efektif yang diberikan variabel berpikir positif terhadap perilaku menyontek adalah sebesar 8,9%. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian yaitu sebanyak 67,5% subjek yang memiliki berpikir positif pada kategori tinggi dan 63,75% subjek memiliki perilaku menyontek pada kategori sedangHasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikanantara berpikir positif dengan perilaku menyontek. Semakin tinggi berpikir positif maka akan semakin rendah perilaku menyontek, sebaliknya semakin rendah berpikir positif maka akan semakin tinggi perilaku menyontek.Kata Kunci : berpikir positif, perilaku mencontek
PENGARUH PERMAINAN SCRABBLE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK DISLEKSIA Saadah, Varia Nihayatus; Hidayah, Nurul
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 no 1, Juli 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.292 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan scrabble terhadap peningkatan kemampuan membaca anak disleksia. Subjek dalam penelitian ini adalah dua siswa dari Madrasah Ibtida’iyah yang memiliki kesulitan belajar membaca atau disleksia. Metode penelitian yang digunakan adalah single-case experimental design dengan pola desain A-B-A. Alat pengumpul data yang digunakan adalah berupa tes kemampuan membaca. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis visual Conservative Dual-Criterion untuk mengetahui perubahan dan peningkatan kemampuan membaca setelah mendapat perlakuan berupa permainan scrabble. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan membaca yang lebih efektif pada subjek kedua dibanding subjek pertama. Subjek kedua diperoleh hasil perubahan kemampuan membaca sebesar enam poin, sedangkan subjek pertama diperoleh hasil perubahan kemampuan membaca sebesar tiga poin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permainan scrabble berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca anak disleksia.Kata Kunci : anak disleksia, kemampuan membaca, permainan scrabble
PENGARUH PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI PADA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN Sukmatun, Primanita
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 November 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.456 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian tentang regulasi emosi untuk meningkatkan resiliensi pada remaja remaja di panti asuhan masih belum banyak dilakukan. Jenis sempel remaja di panti asuhan memiliki banyak faktor resiko yang riskan terhadap berbagai kesulitan dan tantangan hidup. Remaja yang mampu meregulasi emosi dengan baik akan mampu bertahan dibawah situasi yang menekan dan mampu mengendalikan emosi. Regulasi emosi mampu menciptakan emosi positif yang sangat berguna untuk meningkatkan resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi untuk meningkatkan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan. Hipotesis dalam penelitian ini pelatihan regulasi emosi dapat meningkatkan resiliensi pada remaja di panti asuhan. Desain penelitian menggunakan pretest-postest control group design. Subjek penelitian berjumlah 10 remaja yang tinggal di panti asuhan. Skala yang digunakan adalah skala resiliensi yang digunakan untuk menyeleksi subjek sekaligus sebagai data pre-test dalam kategori sangat rendah sampai sedang. Pelatihan diberikan selama empat kali pertemuan dalam rentang waktu dua minggu. Skala resiliensi diberikan sebagai post-test dan follow-up diberikan satu minggu setelah pelatihan berakhir. Menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada saat pre-test ke post-test maupun pada saat post-test ke follow-up hanya pada saat pre-test menuju follow-up terjadi peningkatan skor dengan nilai Z= -1745 dan taraf signifikansi sebesar 0,043 (p>0,05). Hasil uji Mann-Whitney menunjukan tidak ada perbedaan antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu pada saat pre-test ke pos-test dengan nila Z= -747 dan taraf signifikansi sebesar 0,455 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa pelatihan regulasi emosi tidak berhasil untuk meningkatkan resiliensi pada remaja yang tinggal di panti asuhan.
PELATIHAN REGULASI EMOSI UNTUK MENURUNKAN STRES PADA DIFABEL BUKAN BAWAAN Kapliani, Dewi
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 no 1, Juli 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.555 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan regulasi emosi untuk menurunkan stres pada difabel bukan bawaan. Hipotesis yang diajukan adalah pelatihan regulasi emosi menurunkan stres pada difabel bukan bawaan. Subjek penelitian ini adalah difabel bukan bawaan sebanyak tiga orang yaitu satu orang perempuan dan dua orang laki-laki. Rancangan penelitian ini adalah single case experimental design dengan desain A-B-A with Follow Up. Metode penelitian menggunakan metode campuran (mixed methode) sehingga analisis datanya dari hasil kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kategori stres pada semua subjek setelah diberikan pelatihan regulasi emosi. Hasil penelitian tersebut didukung oleh hasil wawancara dan observasi yang menunjukkan subjek dapat mengelola emosi dengan baik dan mengekspresikannya dengan tepat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelatihan regulasi emosi dapat menurunkan stres pada difabel bukan bawaaan. Dengan demikian, hipotesis penelitian ini diterima.Kata kunci: pelatihan regulasi emosi, stres, difabel bukan bawaan.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA BENGKULU YANG BERSEKOLAH DI YOGYAKARTA Avico, Rico Septian; Mujidin, Mujidin
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 no 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.952 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa bengkulu yang bersekolah di yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, data berupa skor diambil menggunakan skala konformitas dan skala prokrastinasi akademik. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Pearson dengan bantuan komputer program SPSS versi 16,0 for Windows. Analisis korelasi product moment menghasilkan (r)sebesar 0,564 dengan (p) taraf signifikan 0,000 (p < 0,01) yang berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara konformitas dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Provinsi Bengkulu yang bersekolah di Yogyakarta. Hasil analisis juga menunjukan koefisien determinasi (r2) yang diperoleh (r2) sebesar 0,318. Mayoritas subyek penelitian (55%) memiliki konformitas dalam kategori sedang dan mayoritas subyek penelitian (36,61%) memiliki prokrastinasi akademik dalam kategori rendah.Bedasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konformitas maka semakin tinggi pula prokrastinasi akademik, sebaliknya semakin rendah konformitas maka semakin rendah pula prokrastinasi akademik pada mahasiswa Bengkulu.Kata Kunci : mahasiswa, prokrastinasi, konformitasHUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN PROKRASTINASIAKADEMIK PADA MAHASISWA BENGKULU YANGBERSEKOLAH DI YOGYAKARTA
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES LINGKUNGAN PADA SANTRI BARU Handono, Oki Tri; Bashori, Khoiruddin
EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 2 (2013): Volume 1 no 2, Desember 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan sosial dengan stres lingkungan pada santri baru di Pondok Pesantren. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. metode pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri dan skala dukungan sosial serta stres lingkungan. Metode analisis data dengan menggunakan teknik analisis regresi.Subjek penelitian adalah santri baru yang mengikuti pembelajaran di Pondok Pesantren. Kelas satu Madrasah Tsanawiyah dan kelas satu Madrasah Aliyah. Penelitian dilaksanakan dengan subjek sebanyak 46 orang dengan menggunakan teknik populatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dua prediktor dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for Windows 19.0.Kata Kunci : dukungan sosiial, penyesuaian diri, stres lingkungan
PENGARUH TERAPI KELOMPOK REMINISCENCE UNTUK MENURUNKAN TINGKAT DEPRESI PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA UNIT BUDI LUHUR KASONGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nobelina Adicondro
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.211 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kelompok reminiscence dalam menurunkan depresi pada lanjut usia. Karakteristik subjek penelitian adalah lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun dan telah didiagnosis depresi sesuai dengan hasil screening menggunakanGeriatric Depression Scale (GDS > 5) dan Mini Mental State Examination (MMSE >17) komunikatif dan kooperatif dalam kelompok, serta belum pernah mengikuti kegiatan terapi kelompok Reminiscence.Penelitian bersifat kuantitatif dan diperkuat dengan data kualitatif. Uji analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan program komputer program SPSS for Windows 16.0. Analisis kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara.Penelitian dilakukan dengan menggunakan pretest and posttest control group design with follow up. Kelompok terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Subjek mendapat perlakuan berupa terapi kelompok reminiscence, yang diberikan dalam enam kali pertemuan dan masing-masing pertemuan membutuhkan waktu sekitar 60-90 menit.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah terapi kelompok reminiscence dan variabel tergantung adalah tingkat depresi. Dianalisis dengan uji statistik Mann Whitney, Wilcoxon Signed Ranks Test dan Friedman test. Hasil pengolahan data menunjukkan taraf signifikansi nilai Z = - 2.677 dengan nilai p = 0,007 (p<0,01). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa tingkat depresi pada subjek mengalami penurunan setelah diberikan intervensi Terapi Kelompok Reminiscence dibandingkan sebelum diberikan intervensi.Kata kunci : lansia, depresi, terapi kelompok reminiscence

Filter by Year

2012 2025