cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi
ISSN : 2303114x     EISSN : 2714786X     DOI : 10.26555
Core Subject : Social,
Jurnal EMPATHY adalah jurnal yang menerbitkan karya ilmiah mahasiswa psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Terbit 2 kali dalam setahun. Menerbitkan karya ilmiah ilmu psikologi yang mencakup semua cabang ilmu psikologi yaitu psikologi klinis, psikologi sosial, psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, psikometri dan psikologi industri. Jurnal EMPATHY telah di index di Google scholar, EMBASE, Portal Garuda, dan PILNAS RISTEK.
Arjuna Subject : -
Articles 263 Documents
HUBUNGAN ANTARA BERPIKIR POSITIF DAN PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS X SMK KOPERASI YOGYAKARTA Kiki Nurmayasari; Hadjam Murusdi
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 No 1, Juni 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.079 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berpikir positif dengan perilaku menyontek.Subiek penelitian adalah siswa kelas X SMK Koperasi Yogyakarta.Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling.Metode pengumpulan data menggunakan skala yaitu skala berpikir positif dan skala perilaku menyotek.Metode analisis data dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment.Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisin korelasi sebesar rxy = -0,299 dengan taraf signifikansi p = 0,004 (p < 0,01). Sumbangan efektif yang diberikan variabel berpikir positif terhadap perilaku menyontek adalah sebesar 8,9%. Hasil kategorisasi menunjukkan bahwa mayoritas subjek penelitian yaitu sebanyak 67,5% subjek yang memiliki berpikir positif pada kategori tinggi dan 63,75% subjek memiliki perilaku menyontek pada kategori sedangHasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikanantara berpikir positif dengan perilaku menyontek. Semakin tinggi berpikir positif maka akan semakin rendah perilaku menyontek, sebaliknya semakin rendah berpikir positif maka akan semakin tinggi perilaku menyontek.Kata Kunci : berpikir positif, perilaku mencontek
RESILIENSI PADA ANAK DARI KELUARGA YANG BROKEN HOME Melati Asmita; Erny Hidayati
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 2 (2013): Volume 1 No 2, Desember 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah yang biasa dihadapi oleh anak broken home dan bagaimana resiliensi pada anak broken home. Jumlah subjek dalam penelitian ini dua orang anak dan dua orang significant person. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, yaitu suatu penelitian yang intensif, terintegrasi, dan mendalam. Metode pengambilan data yang digunakan dengan cara wawancara semi terstruktur dan observasi partisipan terhadap kedua subjek penelitian. Untuk menjamin kredibilitas data, dilakukan triangulasi sumber dan triangulasi data. Dari penelitian ini diketahu bahwa subjek I ketika menghadapi masalahnya memiliki resiliensi pada aspek regulasi emosi, pengendalian impuls, optimis dan empati. Subjek I memiliki sumber resiliensi I have (eksternal), ketika menghadapi suatu permasalahan subjek mencari solusi dengan meminta nasihat dan saran pada ibu dan kakak subjek. Sedangkan pada subjek II, ketika menghadapi suatu masalah subjek berusaha sendiri menyelesaikan masalah yang menimpanya atau meminta bantuan pada teman, subjek II memiliki sumber resiliensi I have (eksternal) dan I am (internal). Unsur resiliensi yang terdapat pada diri subjek II yaitu optimis, kausal analysis, empati dan reaching out.  Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek I memiliki kemampuan resiliensi yang diperoleh dari lingkungan sosial serta dari segi spiritual, yaitu dengan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Sementara pada subjek II juga memiliki resiliensi yang baik yang diperoleh dari lingkungan, spiritual dan dari diri subjek sendiri yang menginginkan adanya perubahan pada dirinya.Kata Kunci : broken home, resiliensi
EFEKTIVITAS ACHIEVEMENT MOTIVATION TRAINING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA PEGAWAI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM “TIRTA GEMILANG” KABUPATEN MAGELANG Ari Devi Fidiyati
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 No 1, Juni 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.012 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas achievementmotivation training terhadap peningkatan motivasi berprestasi pada pegawai.Subjek penelitian adalah pegawai Perusahaan Daerah Air Minum “TirtaGemilang” Kabupaten Magelang yang bertugas memberikan pelayanankesejahteraan sosial didalam kantor dan diluar kantor sebanyak 50 orang. Desainpenelitian adalah randomized pretest-posttest control group desaign denganmelakukan randomisasi subjek kedalam kelompok eksperimen dan kontrol setelahdilakukan pretest. Alat ukur yang digunakan adalah skala motivasi berprestasiyang terdiri dari 32 aitem. Achievement motivation training digunakan sebagaiintervensi untuk meningkatkan motivasi berprestasi subjek penelitian. Data yangdiperoleh dianalisis dengan teknik independent sample t test dengan bantuanprogram komputer SPSS version 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkanadanya perbedaan rata-rata skor sebelum dan sesudah penelitian. Perbedaantersebut ditunjukkan dengan nilai thitung sebesar 2,094 (thitung > ttabel = 2,074) dan pvalue sebesar 0,048 (p < 0,05). Kesimpulan penelitian menjukkan ada perbedaanmotivasi berprestasi yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompokkontrol. Motivasi berprestasi pegawai yang mendapatkan acheivement motivationtraining lebih tinggi daripada pegawai yang tidak mendapatkan achievementmotivation training sehingga hipotesis diterima.Kata kunci: achievement motivation training, motivasi berprestasi, pdam.
Self Instruction Training (SIT) Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Kehamilan Pada Ibu Primigravida Nurwahyuni Nasir
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.794 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menguji keefektifan SIT untuk menurunkan tingkat kecemasan kehamilan pada ibu primigravida. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan mixed methods. Metode kuantitatif menggunakan skala kecemasan kehamilan, sedangkan metode kualitatif menggunakan wawancara dan observasi. Tahapan dalam intervensi ini yaitu, psikoedukasi, relaksasi dan positive self talk dengan relaksasi dzikir.Teknik dalam memilih subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu peneliti memilih subjek penelitian sesuai dengan kriteria. Karakteristik subjek penelitian yaitu primigravida, beragama Islam, pendidikan minimal SMA dan memiliki tingkat kecemasan kehamilan sedang atau tinggi yang diperoleh dari screening sekaligus sebagai pretest. Desain menggunakan pre-ekperimental design dengan one group pretest and posttest design, dilanjutkan dengan follow up.Hasil pengolahan data dengan Uji statistik Wilcoxon, menunjukkan hasil nilai pengukuran untuk pretest ke posttest Z = -1,342 dengan nilai p = 0,180 (p>0,05), pretest ke follow up Z = -1,342 dengan p = 0,180 (p>0,05) dan posttest ke follow up Z = -1,000 dengan nilai p = 0,317 (p>0,05). Hal tersebut berarti tidak ada perbedaan kecemasan kehamilan yang signifikan antara pretest ke posttest, pretest ke follow up dan posttest ke follow up.Secara kualitatif diperoleh hasil bahwa self instruction training (SIT) mampu memberikan efek positif terhadap subjek, yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara dan observasi. Kesimpulannya intervensi SIT yang diberikan mampu menurunkan tingkat kecemasan kehamilan pada ibu primigravida walaupun tidak secara signifikan.Kata kunci : Primigravida, kecemasan kehamilan, self instruction training (SIT)
Motivasi Terhadap Compose New Tweet pada Jejaring Sosial Twitter Febri Sulistya Purnama; Eko Setyo Pratomo
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 1 (2013): Volume 1 No 1, Juni 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.847 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi compose new tweet pada jejaring sosial twitter. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kebutuhan apa saja yang menjadi mendorong motivasi terkait dengan compose new tweet. Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Melibatkan 5 orang subjek yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan latar belakang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam compose new tweet dalam hal pemenuhan kebutuhan psikologisnya. Masing-masing subjek penelitian menunjukkan adanya motivasi untuk memenuhi setiap tingkat kebutuhan psikologis yang diperlukan oleh individu. Kesimpulan dari penelitian ini memadukan teori hirarki kebutuhan Abraham Maslow dan teori ERG dari Alderfer, dari kelima tingkatan hirarki Maslow subjek laki-laki lebih bersinggungan dengan tingkatan kebutuhan akan penghargaan dan subjek perempuan lebih ke arah tingkatan kebutuhan akan kasih sayang dan saling memiliki diantara kelompok sosialnya.Kata kunci : Compose new tweet, Twitter, Motivasi
KEBAHAGIAAN PADA BURUH GENDONG Tri Yuni Angriyani; Elli Nur Hayati
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2 No 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.897 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebahagiaan dan faktor yang mempengaruhi kebahagiaan pada buruh gendong di pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Metode analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis tema. Pengambilan sampel menggunakan criterion sampling yaitu sampel yang kriterianya sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek I merasa cukup bahagia. pada aspek kognitif dan aspek afektif, ini ditunjukkan dengan adanya perasaan puas pada berbagai domain kehidupannya seperti adanya penerimaan dari pihak keluarga terhadap kondisi pekerjaan subyek, perasaan puas terhadap keadaan keluarga dan pekerjaan, hubungan yang baik dengan sesama buruh gendong dan pandangan positif mengenai kehidupan masa depan serta dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga. Hal ini membuat subyek merasa senang dan bersyukur dengan keadaannya, namun dengan kondisi pekerjaannya subyek I mengalami masalah kesehatan yang mengganggu kebahagiaan subyek dikarenakan sering mengalami pegal-pegal pada bagian tubuhnya yang terkadang mengganggu aktifitas pekerjaan subyek bahkan pernah membuat subyek tidak bekerja sehingga membuat subyek merasa sedih dan menyalahkan diri sendiri. Sedangkan pada subyek II juga menunjukkan bahwa subyek II cukup bahagia. Pada aspek kognitif dan afektif juga menunjukkan bahwa subyek II merasa puas dan lebih merasakan afek positif di berbagai domain kehidupannya. Kepuasan terlihat dari adanya dukungan dan tidak adanya pemaksaan terhadap subyek untuk bekerja dari keluarga, interaksi dengan sesama buruh gendong yang baik dan penilaian yang positif serta pemanfaatan waktu luang yang positif yang dilakukan subyek membuat subyek lebih banyak merasakan afek positif seperti senang. Hal yang mengganggu kebahagiaan pada subyek II adalah kondisi kesehatan yang mengakibatkan subyek tidak maksimal dalam bekerja karena mengalami batuk-batuk ketika bekerja terlalu berat. Sedangkan faktor yang mempengaruhi kebahagiaan kedua subyek buruh gendong bersifat eksternal yakni uang yang didapat dari bekerja sebagai buruh gendong yang dimanfaatkan untuk membahagiakan keluarga. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kedua subyek merasa cukup bahagia, dilihat dari pemenuhan aspek kognitif dan afektif dalam domain kehidupannya seperti keluarga, diri sendiri, pekerjaan, uang, kesehatan dan waktu luang.Kata Kunci : kebahagiaan, buruh gendong
EFFECT OF GROUP ACTIVITIES THERAPY ON THE IMPROVEMENT OF BASIC SOCIAL SKILLS IN SCHIZOPHRENIA PATIENTS IN RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI CENTRAL JAVA 2015 Hartono Hartono
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3 No 2 (2015): Volume 3 No 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.687 KB)

Abstract

ABTRACK-This study examines whether group activity therapy can improve basic social skills of schizophrenic patients. This study is a quantitative and using SPSS version 16.0. Qualitative analysis using observation and interviews. The design of this study are randomized control group pretest - posttest design - followup. Five subjects diagnosed with schizophrenia and hospitalized. The independent variable group is activity therapy and dependent variables is social skills base. This research analyzed by Mann Whitney U test and Friedman test. The results are shown to improve basic social skills schizophrenic patients. Data processing results show the level of significance, the results of Mann Whitney test to gain score of the experimental group and the control group significantly, meaning that the intervention of group activity therapy can improve basic social skills scale score the schizophrenia patients in experimental group. Analysis results of the basic social skills scale between pretest and posttest scores experimental group and the control group are significantly, it means that there are significantly differences in basic social skills scores schizophrenic patients between pretest and posttest scores in experimental group and control groups, in followup the results of the analysis of Friedman test also showed significant result.Keywords: group activity therapy, social skills base, schizophrenic patients
REGULASI EMOSI PADA PENDERITA HIV/AIDS Mekar Duwi Indah Sari; Elli Nur Hayati
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 No 1, Juni 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.146 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi penderita HIV/AIDS dan faktor-faktor yang mempengaruhi regulasi emosi pada penderita HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi kepada subjek penderita HIV/AIDS. Subjek penelitian terdiri dari dua orang penderita HIV/AIDS dengan dua orang significant person. Hasil penelitian menunjukkan regulasi emosi dilakukan oleh kedua subjek untuk mengatur respon emosi dari permasalahan yang muncul setelah kedua subjek terinfeksi HIV/AIDS. Subjek pertama yang merupakan seorang wanita yang telah menikah, menggunakan strategi regulasi emosi antecendent-focussed strategy (cognitive reapraissal). Melalui proses regulasi emosi yang terdiri dari situation selection, situation modification, attention deployment, cognitive change, dan modulation respon. Faktor yang mempengaruhi penggunaan regulasi emosi subjek pertama yakni harapan akan masa depan anak, keterbukaan (self disclosure) dan dukungan sosial (sosial support). Subjek kedua yang merupakan pria yang belum menikah, meregulasi emosi dengan menggunakan strategi regulasi emosi respon focused strategy (expression suppression) melalui proses regulasi emosi situation selection. Penggunaan strategi regulasi emosi ini dipengaruhi faktor ketidakmampuan membuka diri dan dukungan sosial (sosial support). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kedua subjek meregulasi emosi dengan pemilihan strategi regulasi emosi yang berbeda. Faktor yang paling mempengaruhi penggunaan regulasi emosi penderita HIV/AIDS adalah dukungan sosial (sosial Support).Kata Kunci : Pengidap HIV/AIDS, regulasi emosi
HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP STRES LINGKUNGAN PADA SANTRI BARU Oki Tri Handono; Khoiruddin Bashori
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 1, No 2 (2013): Volume 1 No 2, Desember 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara penyesuaian diri dan dukungan sosial dengan stres lingkungan pada santri baru di Pondok Pesantren. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. metode pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian diri dan skala dukungan sosial serta stres lingkungan. Metode analisis data dengan menggunakan teknik analisis regresi.Subjek penelitian adalah santri baru yang mengikuti pembelajaran di Pondok Pesantren. Kelas satu Madrasah Tsanawiyah dan kelas satu Madrasah Aliyah. Penelitian dilaksanakan dengan subjek sebanyak 46 orang dengan menggunakan teknik populatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis dua prediktor dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) for Windows 19.0.Kata Kunci : dukungan sosiial, penyesuaian diri, stres lingkungan
PELATIHAN KETERAMPILAN PENGASUHAN AUTIS UNTUK MENURUNKAN STRES PENGASUHAN PADA IBU DENGAN ANAK AUTIS Ari Pamungkas Pamungkas
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol 3, No 1 (2015): Volume 3 No 1, Juni 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.737 KB)

Abstract

INTISARI - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihanketerampilan pengasuhan autis untuk menurunkan stres pengasuhan pada ibudengan anak autis. Karakteristik subjek penelitian adalah ibu yang memiliki anakautis, belum pernah mengikuti pelatihan ini, berusia 25 – 45 tahun, dan hasil skorskala parenting stress index-short form (PSI-SF) tinggi dan sedang. Penelitianmenggunakan metode mixed methods dengan tipe sequential explanatory. Ujianalisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan program komputer SPSS forwindows 16.0. analisis kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara.Penelitian dilakukan dengan menggunakan nonrandomized pretest-postest controlgroup design. Kelompok terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Subjekmendapat perlakuan pelatihan keterampilan pengasuhan autis selama dua hari.Variabel dalam penelitian ini adalah pelatihan keterampilan pengasuhan autis danvariabel tergantung adalah stres pengasuhan. Hasil analisis dengan uji MannWhitney menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai Z = -2,337 dengan nilaip = 0,19 (p<0,05). Hasil dari uji Friedman pada kelompok eksperimen diperolehhasil signifikan dengan nilai chi-square sebesar 8,000 dan dan p = 0,018 (p<0,05),dan pada kelompok kontrol diperoleh hasil tidak signifikan dengan nilai chisquaresebesar 5,571 dan p = 0,062 (p>0,05). Kesimpulan menunjukkan tingkatstres pengasuhan pada ibu dengan anak autis mengalami penurunan setelahdiberikan intervensi pelatihan keterampilan pengasuhan autis.Kata kunci: pelatihan keterampilan pengasuhan autis, stres pengasuhan, ibudengan anak autis

Filter by Year

2012 2025