cover
Contact Name
Dadang Mulyana
Contact Email
dadang@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalptkft@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08547468     EISSN : 24077453     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan diterbitkan oleh Fakultas Teknin Universitas Negeri Medan yang merupakan media informasi dan wadah bagi civitas akademik dalam menginformasikan berbagai karya ilmiah hasil penelitian, ide/konseptual dan kebijakan pendidikan kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan menerima tulisan original belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lain. Artikel yang akan diterbitkan akan dievaluasi oleh tim redaksi dan mitra bestari. Tim redaksi berhak melakukan perubahan pada tulisan namun tidak mengubah makna tulisan. Artikel yang disampaikan wajib mengikuti gaya selingkung yang ditetapkan. Pendidikan dan Teknologi Kejuruan terbit secara berkala 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue " Vol 19, No 1 (2017): April 2017" : 20 Documents clear
PERBEDAAN HASIL BELAJAR INSTALASI PENERANGAN LISTRIK ANTARA SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN SISWA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI Hutahean, Binnaro; Silitonga, Marsangkap
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar instalasi penerangan listrik banguna sederhana antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran ekspositori. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI program keahlian teknik instalasi tenaga listrik (TITL) SMK Negeri 2 Siatas Barita Tapanuli Utara pada tahun pelajaran 2014/2015. Populasi penelitian terdiri atas dua kelas, yang semuanya menjadi sampel. Hasil pengundian menempatkan kelas XITITL2 dengan 30 siswa sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah sedangkan kelas XITITL1 dengan 28 siswa sebagai kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran ekspositori.Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan “Randomized Control Group Posttest Only Design”. Data penelitian dijaring dengan tes, menggunakan instrumen berbentuk tes objektif pilihan berganda dengan lima pilihan jawaban. Instrumen tes digunakan setelah melalui ujicoba untuk mengetahui validitasnya dan reliabilitasnya Ujicoba instrumen mengasilkan 22 butir soal yang valid dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,703. Hipotesis penelitian diuji dengan analisis statistik uji-t, yang dilakukan setelah memenuhi uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil belajar instalasi penerangan listrik bangunan sederhana siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki skor rata-rata 15,93 dengan standar deviasi sebesar 1,78; sedangkan siswa yang dengan model pembelajaran ekspositori memiliki skor rata-rata 13,86 dengan standart deviasi sebesar 1,89. Dengan menggunakan analisis statistik uji-t diperoleh t-hitung sebesar 16,386 sedangkan harga t-tabel untuk α = 0,05 dan derajat kebebasan 56 adalah 2,003. Dengan demikian disimpulkan bahwa hasil belajar instalasi penerangan listrik bangunan sederhana siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran ekspositori.Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Instalasi Penerangan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN PRODUKSI SMK NEGERI 2 TANJUNGBALAI T.A 2016/2017 Situmorang, Mariaman; ., Lisyanto
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Menggambar Teknik mata pelajaran Menggambar Teknik siswa kelas X Teknik Mesin Produksi di SMK Negeri 2 Tanjungbalai tahun ajaran 2016/2017. Menggambar Teknik merupakan salah satu program mata diklat pada pendidikan kejuruan program studi keahlian Teknik Mesin Produksi. Melalui tindakan berupa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Quiz, diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar Menggambar Teknik pada siswa kelas X Teknik Mesin Produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Arikunto yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana dalam setiap 1 siklus dilaksanakan dalam 1 pertemuan dan pada setiap siklus diselesaikan melalui tahap perencanan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TP SMK Negeri 2 Tanjungbalai terdiri dari 30 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pilihan berganda dan Esay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Quiz dapat meningkatkan hasil belajar Menggambar teknik mata pelajaran Menggambar Teknik pada siswa kelas X Teknik Mesin Produksi di SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian persentase ketuntasan belajar secara klasikal yakni 40% pada siklus I dan 86,67% pada siklus II, serta pencapaian nilai rata-rata kelas sebesar 61,17 pada siklus I dan 82 pada siklus II.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Quiz, Hasil Belajar Siswa, Menggambar Teknik.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN FISIKA TEKNIK DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Rosnelli, .
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKManajemen pembelajaran Fisika Teknik merupakan penelitian pengembangan untuk mengembangkan desain model pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran Fisika Teknik di program studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Metode penelitian yang digunakan “Research and Development (R & D Cycle), pada smester genab 2016/2017. Sampel penelitian adalah mahasiswa yang aktif melaksanakan pembelajaran Fisika Teknik. Teknik observasi, dan studi dokumentasi digunakan untuk analisis kebutuhan pembelajaran dan merancang model pembelajaran. Wawancara, angket dan lembar observasi kelas digunnakan untuk melihat keberhasilan proses pembelajaran. Tes hasil belajar mahasiswa digunakan untuk melihat efektifitas prototipe model pembelajaran yang dikembangkan. Hasil implemenasi model pembelajaran menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa cenderung tinggi. Rata-rata nilai hasil belajar mahasiswa 85,83. 94 % mahasiswa dapat melampaui batas lulus untuk matakuliah Fisika Teknik yaitu nilai ≥70. Terdapat 25 % mahasiswa dikatagorikan cukup kompenten, 34 % mahasiswa dikatagorikan kompenten dan terdapat 38% mahasiswa dikatagorikan sangat kompenten. Namun demikian masih terdapat 3% mahasiswa yang dikatagorikan tidak kompenten.Kata Kunci: Pengembangan Model Pembelajaran, Kompetensi Fisika Teknik dan Hasil belajar mahasiswa
EVALUASI PEMBELAJARAN PRAKTEK SENI KRIYA PAYET SARUNG BANTAL KURSI PADA PROGRAM STUDI TATA BUSANA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Juliana, Netty
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan skala Likert dimodifikasi dengan indikator pengukuran skala efektifitas model yang telah dirancang dan telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana “Evaluasi Pembelajaran Praktek Seni Kriya Payet Sarung Bantal Kursi Pada Program Studi Tata Busana Universitas Negeri Medan”. Analisis data menunjukkan bahwa 1) Konsep Perancangan Seni Kriya Payet sarung bantal kursi Pada Program Studi Tata Busana Unimed dengan persentase 71%. 2) Prinsip-Prinsip Desain Pada Kreasi Motif Khas Sumatera Utara pada pembelajaran praktik seni kriya dengan presentase 71%. 3) Sketsa Gambar Motif masuk kategori sedang dengan presentasi 77 %. 4) Kertas Gambar untuk Master Desain motif Sumatera Utara termasuk kategori sedang dengan presentasi 75%. 5) Pewarnaan Pada Master Desain masuk katergori tinggi dengan presentasi 80%. 6) hasil Gambar Motif Kreasi Sumatera Utara pada Bahan Dasar Kain termasuk kategori sedang dengan presentase 75%. 7) Material Dasar Kain Pada Pembuatan Kriya Tekstil Payet masuk ketegori sangat sedang dengan presentasi 76%. 8) Bahan Payet Pada Pembuatan Kriya Tekstil Sumatera Utara termasuk kategori tinggi dengan presentase 81%. 9) Pengaplikasian Jenis-Jenis Payet Pada Bahan Dasar Kain termasuk kategori sangat tinggi dengan presentase 81%. Dan 10) Hasil Kreatifitas Mahasiswa Pembuatan Prodak kriya payet Sarung Bantal Kursi kategori tinggi dengan presentase 84%. Maka pengembangan pembelajaran praktek seni kriya payet pada lenan rumah tangga khususnya sarung bantal baik untuk mahasiswa guna mempersiapkan keterampilan dan pengetahuan dalam berwirausaha membuka lapangan kerja, seperti home industri.Keywords: Pembelajaran, Praktek, Seni Kriya Payet, Sarung Bantal Kursi
Dosen Jurusan Pendidikan Teknik Elektro - Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Baharuddin, .
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah mengembangkan model pembelajaran dan perangkat pembelajar- an berbasis kompetensi terintegrasi pendidikan karakter di Sekolah Menengah Kejuruan. Jenis penelitian Research & Development yaitu analisis kebutuhan, perancangan pengembangan, validasi ahli dan revisi, uji coba, dan tahap implementasi. Data berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh lewat angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik nonparametric. Hasil penelitian berupa produk pengembangan perangkat pembelajaran bidang pemanfaatan tenaga listrik yang berupa modul, media, dan penilaian pencapaian kompetensi (rubrik penyekoran). Hasil pengembangan memenuhi tuntutan validitas, pencapaian kompetensi dalam proses pembelajaran yang dipergunakan secara keseluruhan, guru memberi skor penilaian melalui pencapai kompetensi sesuai kriteria dalam rubrik penyekoran terhadap ketiga aspek kompetensi, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penilaian keefektifan pembelajaran secara menyeluruh menunjukkan bahwa siswa dan guru memberikan tanggapan secara aktif dan mencapai tujuan pembelajaran.Kata Kunci: Aplikasi Model Dick and Carey, Kompetensi.
HUBUNGAN INTENSITAS INFORMASI KEBOGAAN MELAUI MEDIA CETAK DENGAN MINAT MEMBUKA USAHA BOGA SISWA SMK PENCAWAN MEDAN Pertiwi, Regina; Hilda, Nuwairi .
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak (2) Minat Membuka Usaha Boga (3) Hubungan Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak dengan Minat Membuka Usaha Boga. Lokasi penelitian di SMK Pencawan Medan dan jumlah responden 37 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling yaitu mengambil semua populasi sebagai sampel.Data variabel Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak siswa di jaring dengan menggunakan angket, dan Minat Membuka Usaha Boga Siswa di jaring dengan menggunakan angket.Hasil uji kecenderungan dari variabel Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak siswa sebesar 67,6% berada dalam kategori cenderung cukup, sedangkan untuk variabel Minat Membuka Usaha Boga Siswa sebesar 51,4% berada dalam kategori cenderung cukup. Serta penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat Hubungan yang positif antara Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak dengan Minat Membuka Usaha Boga Siswa SMK Pencawan Medan.Hal ini ditunjukan Dengan nilai rxy sebesar 0,546 dan rtabel0,325 pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian hargarxy>rtabel yaitu 0,546 > 0,325. Sehingga dapat disimpulkan hipotesis yang di ajukan yaitu terdapat “ Hubungan yang Positif antara Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak dengan Minat Membuka Usaha Boga siswa di SMK Pencawan Medan atau hipotesis penelitian yang diajukan diterima pada taraf signifikansi  = 0,05.Kata Kunci : Hubungan Intensitas Informasi Kebogaan Melalui Media Cetak, Minat Membuka Usaha Boga
HUBUNGAN PENGALAMAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN INDUSTRI (PKLI) DENGAN KESIAPAN KERJA SISWA SESUAI STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL INDONESIA (SKKNI) KELAS XII PAKET KEAHLIAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN SMK NEGERI 2 MEDAN T.A 2016/2017 siregar, Ridho Filandow; Tambunan, Bisrul Hapis
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui Tingkat Pengalaman Praktik Kerja Lapangan Industri (PKLI) Siswa Kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan, (2) Mengetahui Tingkat Kesiapan Kerja Siswa Sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan, dan (3) Mengetahui Hubungan Pengalaman PKLI dengan Kesiapan Kerja Siswa Sesuai SKKNI Kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 120 siswa. Metode pengambilan data variabel Pengalaman PKLI dengan menggunakan metode dokumentasi nilai praktek kerja industri dan data variabel Kesiapan Kerja Siswa Sesuai SKKNI menggunakan Tes berupa soal pilihan berganda. Validitas instrumen penelitian dihitung menggunakan korelasi point biserial, sedangkan reliabilitas instrumennya menggunakan rumus Kudder-Ricardson 20 (KR-20). Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan korelasi sederhana dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Pengalaman PKLI siswa kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan termasuk dalam kategori tinggi yang dicapai oleh 19 siswa dengan nilai rata-rata 83,19, (2) Kesiapan Kerja Siswa Sesuai SKKNI kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan termasuk dalam kategori tinggi yang dicapai oleh 19 siswa dengan nilai rata-rata 76,87. (3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Pengalaman PKLI dengan Kesiapan Kerja Siswa Sesuai SKKNI kelas XII Paket Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 2 Medan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar 0,530 dan (rhitung 0,530> rtabel 0.266). Berdasarkan pada tabel interpretasi, harga rhitung sebesar 0,530 termasuk dalam kategori sedang. Jadi terdapat kekuatan hubungan yang sedang antara Pengalaman PKLI dengan Kesiapan Kerja Siswa Sesuai SKKNI.Kata Kunci : Pengalaman, praktik, kesiapan kerja dan kompetensi
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DISKUSI BUZZ GROUP TERHADAP HASIL BELAJAR DASAR LISTRIK DAN ELEKTRONIKA SISWA KELAS X TITL SMK N 2 DOLOKSANGGUL Munthe, Putri Ernawaty; Sibuea, Abdul Muin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran yang dilakukan di sekolah adalah pembelajaran konvensional yang pada dasarnya menimbulkan kebosanan bagi siswa secara umum. Siswa perlu dilibatkan secara aktif dalam proses belajar mengajar untuk mengasah kemampuan belajar serta melatih rasa tanggung jawab dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran diskusi buzz group terhadap hasil belajar dasar listrik dan elektronika siswa kelas X TITL SMK N 2 Doloksanggul. Penelitian ini dilakukan di SMK N 2 Doloksanggul pada tahun ajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X TITL SMK N 2 Doloksanggul. Sampel dalam penelitian ini diambil secara random sampling, yaitu kelas eksperimen yang diajari dengan metode pembelajaran buzz group adalah kelas X TITL 2 dan kelas X TITL 1 menjadi kelas kontrol (kelas yang diajari dengan strategi pembelajaran konvensional). Hasil analisis data yang diperoleh dari hasil belajar dasar listrik dan elektronika. Skor rata-rata post test siswa pada kelas eksperimen sebesar 22,58 dan kelas kontrol sebesar 18,90. Untuk uji normalitas dengan taraf signifikan 0,05 pada kelas eksperimen diperoleh Lhitung sebesar 0,0767 dan Ltabel sebesar 0,1591 karena Lhitung < Ltabel atau 0,0767 < 0,1591 maka sampel pada kelas eksperimen pada kategori normal, uji normalitas pada kelas kontrol diperoleh Lhitung sebesar 0,1332 dan Ltabel = 0,1591 karena Lhitung < Ltabel atau 0,1332 < 0,1591, maka sampel pada kelas kontrol dikategorikan Normal. Uji homogenitas diperoleh Fhitung sebesar 1,34 dan Ftabel sebesar 1,84 karena Fhitung < Ftabel maka seluruh varian homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t dengan taraf signifikan 0,05 menunjukkan thitung = 4,699 dan ttabel = 1,671. Nilai thitung > ttabel berarti hipotesis diterima dan disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan metode pembelajaran diskusi buzz group lebih tinggi dari hasil belajar yang diajar dengan metode konvensional.Kata kunci : Metode Pembelajaran Diskusi Buzz Group, Hasil Belajar Dasar Listrik dan Elektronika.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR RIAS WAJAH SEHARI-HARI DENGAN MINAT BERWIRAUSAHA SISWA TATA KECANTIKAN KULIT SMKNEGERI 1 BERINGIN Rangkuti, Isma Maisarah; Wahidah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan minat berwirausaha siswa tata kecantikan SMK N 1 Beringin.Untuk mengetahui hubungan hasil belajar rias wajah sehari-hari dengan minat berwirausaha siswa tata kecantikan SMK N 1 Beringin. Untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dan hasil belajar Rias wajah sehari-hari dengan minat berwirausaha siswa tata kecantikan SMK N 1 Beringin. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa(1) Tingkat kecenderungan motivasi belajar siswa kelas X dan XI Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Beringin yaitu sebanyak 88,33%. (2) Tingkat kecenderungan hasil belajar siswa cenderung cukup yaitu sebanyak 75%. (3) Tingkat kecenderungan minat berwirausaha siswa yaitu 65%. (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan minat berwirausaha pada siswa Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Beringin. Hal ini dibuktikan dari nilaidan nilaidimana.(5) Terdapat hubungan signifikan antara hasil belajar dengan minat berwirausaha pada siswa Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Beringin. Hal ini dibuktikan dari nilaidan nilaidimana.(6) Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar dengan minat berwirausaha pada siswa kelas X dan XI Tata Kecantikan SMK Negeri 1 Beringin. Hal ini dibuktikan dari nilaidan nilaidimana. Uji signifikansi korelasi R diperolehdimana. Makadapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PREZI PADA MATA PELAJARAN MEMBUAT POLA DI SMK AWAL KARYA PEMBANGUNAN GALANG ., Surani; Ampera, Dina
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan desain media pembelajaran prezi pada mata pelajaran membuat pola dan 2) mengetahui kelayakan atau efektivitas desai media pembelajaran prezi pada mata pelajaran membuat pola di SMK Awal Karya Pembangunan Galang. Serta media yang layak dan dapat digunakan sebagai pengembangan media pembelajaran baru yang membantu siswa dalam mempelajari mata pelajaran membuat pola. Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode Research and Development (R&D). Dengan menggunakan tahap atau prosedur yang sudah diadaptasi yang meliputi: Potensi dan masalah, pengumpulan data, desain media dan uji coba. Subjek uji coba penelitian ini adalah 56 siswa kelas X SMK Awal Karya Pembangunan Galang. Desain uji coba ada dua tahap yaitu: uji coba (tahap validasi) dan uji coba produk. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, angket analisis kebutuhan, validator dan angket efektivitas meliputi skala penilaian dengan taknik analisis data menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain media pembelajaran prezi pada mata pelajaran membuat pola ini berhasil dikembangkan melalui beberpa tahapan, yaitu 1) hasil penilaian ahli materi dengan skor 83% dengan kriteria baik dan hasil penilaian ahli media dengan skor 87,14% dengan kriteria sangat baik, 2) hasil penilaian uji coba kelompok: uji coba kelompok kecil dengan skor 63,3% , uji coba kelompok sedang dengan skor 79,25% dengan kriteria setuju, dan uji coba kelompok besar atau lapangan 89,25 dengan kriteria sangat setuju, 3) uji efektivitas siswa dengan skor rata-rata 89,25% dengan kriteria sangat setuju dan uji efektivitas guru dengan skor rata-rata 93,33% dengan kriteria sangat setuju. Dengan demikian, desain media pembelajaran prezi pada mata pelajaran membuat pola dianggap layak untuk dijadikan desain media pembelajaran.Kata Kunci: Pengembangan, Media Prezi, Efektivitas Media Prezi, Mata Pelajaran Membuat Pola

Page 1 of 2 | Total Record : 20