cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
WRITING PROCEDURE TEXT BY USING SMALL GROUP WORK STRATEGY Yeni Erlita
BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i2.10280

Abstract

Writing procedure text is considered as one of genre in writing. It is enjoyable to write procedure text writing.Small group work strategy is considered as a solution for students' problem in generating and organizing ideas. Therefore, the writer is convinced that by using Small group work strategy teaching learning process will be more successful, especially in teaching and learning procedure text.In this study, the product in writing content, organization, vocabulary, language use, and mechanics.The data was calculated by using the score of writing test. The analysis was intended to get the significant differences between taught by using small group work strategy and taught by individual work in writing procedure text.The result of this study shows that there is difference of out between both of groups. Based on statistics calculation, the mean of control group and experimental group is different. The mean score of the experimental group is higher than control group. The calculation of the t-test shows that t-observed (3,37) is higher than t-table value (2,000) for the degree of freedom  58 at the lord significance (a) 0,05. The result in writing taught by using small group work strategy was higher than taught by using individual work strategy in writing procedure text. Keywords: Writing, Procedure text, Small group work strategy, Individual work.
ANALISIS IDEOLOGI DALAM TEKS UPACARA MELENGKAN BUDAYA ETNIK GAYO DALAM PERSPEKTIF SEMIOTIKA SOSIAL ZAINUDDIN ZAINUDDIN
BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i85 TH 39.2423

Abstract

Tulisan ini menyajikan analisis ideologi dalam teks upacara melengkan budaya etnik Gayo. Ranah budaya etnik merupakan semiotik sosial dan pemakaian bahasa atau teks terstruktur digunakan penutur asli (native speaker) bahasa Gayo dalam konteks sosial. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis makna ideologi dalam representasi teks upacara melengkan adat perkawinan masyarakat Gayo dalam perspektif semiotik sosial. Analisis teks berdasarkan makna antarpesona dalam teori linguistik fungsional sistemik (LFS). Interaksi komunikasi sosial  direalisasikan oleh tatabahasa (lexicogrammar) dengan bentuk modus deklaratif, interogatif, dan imperatif, disamping penggunaan metafora. Dalam Interaksi komunikasi penutur  BG (pemelengkan) dalam teks upacara melengkan cenderung menekankan makna antarpesona, dapat diinterpretasikan sebagai timbang rasa, untuk membanggun pengertian terhadap mitra interaksi (pelibat) dengan tujuan agar interaksi komunikasi berlangsung baik. Analisis teks dalam konteks secara semiotik dikodekan dengan makna ideologi yang mengacu pada tiga dimensi konstruksi sosial yaitu: (1) Teologis, (2) Demokrasi, dan (3) Sosial. Dalam interaksi multietnis semiotik sosial upacara melengkan adat perkawinan masyarakat Gayo perlu dilestarikan sebagai identitas bangsa dan budaya dan menjadikannya sebagai sarana komunikasi sosial untuk mempertahankan integritas bangsa Indonesia. Kata Kunci : Ideologi, Teks Upacara Melengkan, Etnis Gayo. Semiotik Sosial.
HUBUNGAN VARIASI BAHASA DENGAN KELOMPOK SOSIAL DAN PEMAKAIAN BAHASA Tangson. R. Pangaribuan
BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i76 TH 37.2593

Abstract

Mempelajari sosiolinguistik berarti mempelajari bahasa dalam konteks sosio-kultural serta hubungan penutur dengan pendengarnnya. Kelompok sosial mengacu pada perbedaan penduduk atau kelompok dalam kelas-kelas kekuasaan, pendapatan, kedudukan, dan jenis pekerjaan. Melalui kajian sosiolinguistik kita dapat mengetahui variasi bahasa sekaligus kelompok-kelompk/kelas-kelas sosial suatu masyarakat. Masyarakat bahasa terbentuk karena adanya saling pengertian, terutama karena adanya kebersamaan dalam kode-kode linguistik. Dalam pengertian masyarakat tersebut telah terkandung makna interaksi melalui komunikasi yaitu dengan bahasa. Sertifikasi sosial dalam suatu masyarakat menimbulkan ragam bahasa yang selanjutnya memperkokoh sertifikasi sosial. Sertifikasi ini sangat mempengaruhi pemilihan bahasa dalam tingkatan-tingkatan bahasa. Artinya, masyarakat kelas rendah mengalami rintangan atau hambatan dalam berkomunikasi karena kosakata tidak memadai/terbatas jika dibandingkan dengan kelompok sosial yang mempunyai kedudukan lebih tinggi.   Kata kunci : variasi bahasa dalam kelompok sosial
MODUS VERBA BAHASA PRANCIS Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5535

Abstract

Setiap bahasa di dunia pasti memiliki modus verba, seperti halnya dalam bahasa Prancis. Bahasa Prancis merupakan salah satu bahasa yang memiliki tingkat kompleksitas tata bahasa yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dilihat melalui variasi modus verba yang dimilikinya. Modus verba yang dalam bahasa Prancis disebut ‘mode verbal ini,  terdiri atas 7 jenis. Ketujuh jenis modus verba tersebut adalah mode infinitif, indicatif, impératif, subjonctif, conditionnel, participe, gérondif. Pada tulisan ini hanya akan dibahas perumusan, jenis, dan fungsi dari dua buah jenis modus verba saja, yakni modus infinitif, dan modus indicatif. Hal tersebut karena, kedua modus ini merupakan modus dasar yang wajib diketahui dengan baik setiap pembelajar dan pengajar bahasa Prancis. Kata kunci : Modus, Verba, Infinitif, Indicatif, Bahasa Prancis
STUDENTS’ DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION ON REPORT TEXT Fatin Nadifa Tarigan
BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v32i2.26623

Abstract

Abstract This study is aimed to find out the students’ difficulties in reading comprehension on report text. This study was conducted at Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia  by using qualitative design. The subject of the study was  the students at English Education Study Program in academic year of 2020/2021 consist of 21 students. Test and interview were used in collecting the data. The test was used to take the data of the students’ level in reading comprehension, whereas the interview used to analyze the students’ difficulties on reading comprehension. The data were analyzed by using Miles and Huberman’s theory (2014) using data condensation, data display, and drawing conclusion. The findings revealed that the most of students in academic year of 2020/20121 had some difficulties when reading comprehension and the most difficulty in reading is finding inference meaning. For the average category/level reading comprehension of students at  English Education Study Program is in the level of literal reading comprehension.   Keywords : Difficulties, Reading Comprehension, Report Text 
MOTIVATION STRATEGIES IN EFL CLASSROOMS Ariat na
BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i4.10095

Abstract

In countries where English is taught as a compulsory subject, students’ lack of interest in schoolwork and participation has also become a major concern of many schools. Whether the decrease in student motivation is the result of unmotivated students or of school practices that fail to adequately interest and engage all students, it is frequently asserted that teachers play an important role in making a positive change towards student motivation in learning.This paper would consider a number of explanations for student motivation as an important indicator of success for English language learning. Taking the definition of motivation as a point of departure, the paper proceeds to review the literature on second language motivation before finally suggesting three useful steps for lifting student motivation level in English language classrooms.
INOVASI PERKULIAHAN STUDI KHUSUS SENI KRIYA DI JURUSAN PENDIDIKAN SENI RUPA UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN DAN MEMENUHI KEBUTUHAN PASAR Zulkifli Zulkifli
BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i72TH XXXVI.2466

Abstract

  Permasalahan MK. Studi Khusus Kriya adalah lemahnya kompetensi mahasiswa, sehingga tidak banyak yang mampu berkiprah di industri kriya. Akar masalahnya adalah; perkuliahan studi khusus kriya belum berbasis pendekatan desain, belum didukung dengan bahan, peralatan, dan sumber belajar yang memadai, serta belum berintegrasi dengan dunia industri dan pasar. Solusi yang ditawarkan adalah pendekatan pengembangan desain dan model pembelajaran sebagai usaha inovasi untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.   Kata Kunci: Inovasi Perkuliahan, Studi Khusus Kriya, Kompetensi Lulusan
PERANAN NYANYIAN SEBAGAI SUATU METODE PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PADA SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK Lamhot Basani Sihombing
BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i3.5610

Abstract

Hampir semua orang pernah bernyanyi, begitu pula dengan anak-anak. Dunia anak adalah bermain dan bernyanyi, sehingga ketika anak-anak berada di sekolah TK kegiatan tidak lepas dari bermain dan bernyanyi dengan tujuan untuk mendidik dan mengembangkan ketrampilan anak. Nyanyian merupakan perpaduan antara lirik dan lagu. Dalam lirik terdapat susunan kata-kata yang mengandung arti/makna tertentu yang dapat digunakan untuk melakukan sugesti, persuasi dan  memberikan nasehat. Berdasarkan wawancara pada beberapa guru TK diperoleh temuan bahwa para guru TK menggunakan nyanyian sebagai salah satu metode yang digunakan untuk menyampaikan pesan tertentu kepada anak didiknya selain dengan cerita/dongeng. Metode ini dianggap lebih tepat bagi anak-anak dibandingkan dengan ceramah biasa, karena terkesan gembira dan tidak membosankan. Jika nyanyian tersebut sering dinyanyikan dan didengarkan, diharapkan dapat mensugesti dan mengajak anak-anak untuk memiliki karakter seperti dalam makna nyanyian tersebut. Oleh karena itu dalam rangka mendidik karakter anak maka metode nyanyian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif.   Kata kunci : Nyanyian, Lagu, Karakter, Anak  
ENGLISH VARIETIES USED IN INDONESIAN PRODUCT ADVERTISEMENTS Sisila Fitriany Damanik
BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i76 TH 37.2591

Abstract

Advertisement is communicated through some media by many industries by using persuasive and informative languages to attract or direct the consumers to buy the products. In line with the advancement of the English varieties in Indonesia, the language used in the product advertisements is not only Indonesian language, but English as a foreign language is also used by the copywriters of the product advertisement to persuade the consumers. This paper explains and describes English varieties used in some Indonesian product advertisements. The English varieties are observed from the study of words in view of pronunciation, spelling, simple phrases and grammar.   Key words: English varieties, product advertisement, pronunciation, spelling, simple phrases, grammar.
Transivitas dan Struktur Skematika Teks Narasi Pada Cerita Anak Berbahasa Mandarin Devi Alvionita Alindra; T. Thyrhaya Zein; Eddy Setia
BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i4.13336

Abstract

Abstrak Teks bacaan yang dijadikan bahan penelitian artikel ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana teks bacaan buku berbahasa Mandarin yang berjudul公主童话 Gōngzhǔ Tónghuà  terbitan Zhongguo banben tushuguan  tahun 2010 dalam mengekspresikan pesan. Dari hasil identifikasi, maka masalah yang dibahas meliputi transitivitas dan struktur skematika. Di dalam penganalisisan transitivitas dan struktur skematika digunakan teori Linguistik Fungsional Sistemik dengan metode kualitatif. Tesis ini berfokus pada konteks budaya yakni pada struktur skematika genre, oleh karena itu, setiap klausa diidentifikasi dan dianalisis transitivitasnya. Dari hasil analisis transitivitas bahasa tersebut, dilakukan uji analisis terhadap struktur skematika. Dengan demikian, dapat ditemukan peran transitivitas terhadap struktur skematika teks narasi cerita anak berbahasa Mandarin. Jenis proses transitivitas yang ditemukan terdiri atas proses material (48,53%), proses relasional identifikasi (2,27%), proses relasional atribut (12,66%), proses kepemilikan (0,98%), proses mental persepsi (7,27%), proses mental kognisi (2,99%), proses mental afeksi (7,20%), proses mental keinginan (3,33%), proses verbal (11,59%), proses tingkah laku (0,98%) dan proses wujud (2,20%). Proses material dan proses relasional atribut berada pada tingkat persentase yang paling dominan di antara proses yang lain. Unsur struktur skematika memunculkan orientasi/abstrak, komplikasi, resolusi, evaluasi dan koda. Berdasarkan sistem transitivitas yang terdiri dari proses, partisipan dan sirkumstan tenyata ditemukan peran positif sistem transitivitas tersebut terhadap struktur skematika yang terdiri dari orientasi, abstrak, komplikasi, resolusi, evaluasi dan koda. Peran transitivitas dalam sebuah teks narasi mempresentasikan pengalaman manusia dan mengisi setiap unsur-unsur pada struktur skematika.  Kata Kunci: transitivitas, struktur skematika, teks narasi cerita anak berbahasa Mandarin

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue