cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jipas@ejournal.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kurniawanronal09@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bina Widya KM. 12,5 Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru 28293 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Published by Universitas Riau
ISSN : 16932862     EISSN : 27763080     DOI : https://doi.org/10.31258/jipas
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan pesisir, serta wilayah sosial-ekonomi dan budaya masyarakat pesisir. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang perikanan mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum
Articles 466 Documents
Penambahan Asam Lemak EPA dan DHA pada Pakan untuk Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) Fajri, Muhammad Nur; Suharman, Indra; Adelina, Adelina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan komoditas ikan air tawar andalan Provinsi Riau yang mempunyai nilai komersil tinggi. Ikan baung memiliki kandungan dan mutu protein yang bagus dan kandungan lemak yang rendah. Permasalahan pada budidaya ikan baung ini adalah nutrisi pakan yang belum tercukupi secara maksimal sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan sintasan yang rendah. Kandungan nutrisi pada pakan ikan baung yang belum memenuhi kebutuhan seperti kandungan lemak dan asam lemak esensial. Salah satu upaya untuk meningkatkan lemak ikan baung adalah penambahan asam lemak EPA dan DHA pada pakan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2022 yang bertempat di Jalan Kubang Raya No.16, Panam Pekanbaru. Metode penelittian yang digunakan adalah metode eksperimen,dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu factor dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Taraf perlakuan tersebut adalah tanpa penambahan EPA dan DHA, penambahan EPA dan DHA 5 g/kg pakan, penambahan EPA dan DHA 10 g/kg pakan, penambahan EPA dan DHA 15 g/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EPA dan DHA pada pakan memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan baung. Penambahan EPA dan DHA terbaik diperoleh pada penambahan 10 g/kg pakan.
Pengelolaan Sumber Daya Air di Daerah Aliran Sungai Gajah Wong: Studi Kasus Kelurahan Mrican, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta Firdausi, Efda; Surnarto, Surnarto; Dewangga, Aru
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Sungai Gajah Wong merupakan sungai yang memiliki nilai esensial dalam kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta. Tingginya aktivitas antropogenik di daerah aliran sungai menyebabkan meningkatnya masukan bahan pencemar ke dalam sungai sehingga terjadi pencemaran. Pencemaran Sungai Gajah Wong berdampak terhadap penurunan fungsi sosial, ekonomi, dan ekologis sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pengelolaan sungai yang dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran di Sungai Gajah Wong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam (depth interview), dan dokumentasi selama bulan September-Oktober 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dilakukan berbagai upaya pengelolaan Sungai Gajah Wong dengan kerjasama antara pemerintah, pihak swasta, dan komunitas masyarakat untuk mengatasi permasalahan pencemaran di Sungai Gajah Wong namun masih perlu dioptimalkan guna mewujudkan ekosistem perairan sungai yang berkelanjutan.
Identifikasi Biota di Sungai Mejing dan di Lokasi Perairan Pertambangan Pasir Sleman, Jawa Tengah Candraningtyas, Callista Fabiola; Maulana, Fikri Arkan; Wijayanti, Sovia; Mardianto, Muhammad Bondan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi biota hewan di Sungai Mejing dan lokasi perairan pertambangan pasir Girikerto. Dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara Maritim, Sungai Mejing dan perairan pertambangan pasir memberikan gambaran keragaman biota perairan terestrial. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 30 Oktober 2023 s/d 2 November 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Visual Encounter Survey (VES). Pengumpulan sampel biota di perairan menggunakan jaring, kamera handphone, dan alat tulis. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan terhadap jumlah biota di kedua lokasi dimana di Sungai Mejing ditemukan 15 jenis hewan dan di kolam bekas tambang hanya ditemukan 1 jenis hewan. Kondisi ini dipengaruhi oleh asal, kualitas air, distribusi, dan ketersediaan makanan.
Pemeliharaan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang di Beri Pakan Diperkaya Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Manipulasi Fotoperiod pada Sistem Aquaponik Annavi, Riski; Rusliadi, Rusliadi; Putra, Iskandar; Windarti, Windarti
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) merupakan salah satu ikan konsumsi memliki nilai ekonomis yang tinggi dan digemari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis daun kelor yang tepat dalam pakan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan patin yang dipelihara dengan keadaan gelap selama 24 jam menggunakan sistem resirkulasi akuaponik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 selama 60 hari. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Dosis perlakuan daun kelor yaitu P0 kontrol (0 g/kg), P1 (5 g/kg), P2 (10 g/kg), dan P3 (15 g/kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang diperkaya daun kelor berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup patin. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah P1 (10 g/kg) yang menghasilkan panjang mutlak 7,62 cm, berat mutlak 31,93 g, LPS 3,29%/hari, dan tingkat kelangsungan hidup 98,89%.
Histopatologi Insang Ikan Jambal Siam (Pangasianodon hypophthalmus) yang Terinfeksi Aeromonas hydrophila dan Diobati dengan Larutan Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Gaol, Devy P Lumban; Riauwaty, Morina; Syawal, Henni
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kayu manis merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d Mei 2023 di Laboratorium Parasit dan Penyakit Ikan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur insang dan ginjal ikan jambal siam yang diberi pakan pelet yang diperkaya larutan kayu manis dan diinfeksi dengan A. hydrophila. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah Kn (tanpa perlakuan), Kp (tanpa kayu manis dan infeksi A. hydrophila) dan pada P1, P2 dan P3 adalah 15, 30, 45 mL/kg pakan. Untuk melihat efektifitas kayu manis dalam meningkatkan imunitas ikan yang terserang A.hydrophila maka ikan diujitantang pada hari ke-32 dengan A. hydrophila secara intramuskular. Organ insang disampling pada hari ke-14 pascainfeksi dan pembuatan preparat histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kelainan pada struktur insang jambal siam (Kp) seperti lamella bengkok, hyperlasia, hyperthrophy dan nekrosis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dosis kayu manis 30 mL/kg pakan dapat memperbaiki struktur insang jambal siam yang diinfeksi A. hydrophila.
Pemetaan Sebaran Suhu Permukaan Laut Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara Menggunakan Satelit NOAA/AVHRR Sinaga, Ogesnain; Mubarak, Mubarak; Elizal, Elizal
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran suhu permukaan laut (SPL) diperairan Sibolga berdasarkan citra satelit NOAA/AVHRR selama 20 tahun. Penelitian ini menggunakan metode survey bagi kepentingan ground check untuk mendapatkan data in situ SPL dan parameter air laut lainnya seperti kecerahan, pH dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisaran SPL berubah setiap lima tahunan dengan sebaran yang berbeda; besaran SPL dimaksud berkisar antara 28,5-30oC, 30,5-31oC, 27-29oC, dan 27,5-28,5oC. Sebagai tambahan, pH air laut berkisar antara 6-7 dengan kisaran salinitas antara 27-30 ppt. Perbedaan pola SPL mungkin terkait dengan adanya perubahan suhu global dan musim selama 20 tahun.
Pengaruh Pemberian Probiotik Rabal pada Pakan dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Gabus (Channa striata) Menggunakan Sistem Resirkulasi Herfiko, Zulfa; Putra, Iskandar; Rusliadi, Rusliadi
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Probiotik rabal adalah probiotik dari hasil fermentasi ragi dan bakteri asam laktat. Probiotik rabal mengandung bakteri baik yaitu Lactobacillus cassei dan yeast. Penambahan probiotik pada pakan meningkatkan aktivitas enzim pencernaan sehingga penyerapan makanan menjadi lebih sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dosis terbaik pemberian probiotik rabal pada pakan untuk pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus menggunakan sistem resirkulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2023 yang bertempat di Laboratorium Teknologi Budidaya, Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan yaitu P0 (pakan tanpa penambahan probiotik), P1 (30 mL probiotik/ 100 g pakan), P2 (35 mL probiotik/ 100 g pakan), P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan), P4 (45 mL probiotik/ 100 g pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik rabal pada pakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan gabus (p<0,05). Perlakuan terbaik adalah P3 (40 mL probiotik/ 100 g pakan) dengan pertumbuhan bobot mutlak 2,91±0,03 g, panjang mutlak 3,72±0,15 cm, LPS 3,69±0,06%/hari, kelangsungan hidup 98,33±2,88% dan FCR 3,16±0,04. Parameter kualitas air selama penelitian yaitu suhu 28-29,5 ˚C, pH 6,1-7,1, oksigen terlarut 3,9-4,9 mg/L, dan amoniak 0,0006-0,0019 mg/L masih dalam kondisi baik untuk ikan gabus.
Pemanfaatan Fermentasi Tepung Azolla (Azolla microphylla) dalam Pakan Buatan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Husnaini, Radiatul; Suharman, Indra; Adelina, Adelina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2020. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pengaruh penggunaan tepung A. microphylla terfermentasi dalam pakan buatan terhadap kecernaan pakan, efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan nila merah, serta persentase fermentasi tepung A. microphylla terbaik dalam pakan untuk meningkatkan efisiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan nila merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 Perlakuan dan 3 kali ulangan. Adapun perlakuan pada penelitian ini adalah P0 (0%FTA), P1 (25%FTA), P2 (50%FTA), P3 (75% FTA), P4 (100%FTA) dalam pakan. Pakan uji yang sebanyak 10% dari bobot biomassa yang diberikan 3 kali sehari yaitu pada pukul 07.00, 12.00 dan 17.00 WIB. Benih ikan nila merah yang digunakan berukuran 5,50±0,71 cm dengan bobot rata-rata 1,27±0,08g dan padat tebar 25 ekor/m3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun azola dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan nila merah. Penggunaan 25% tepung daun A.microphylla terfermentasi (P1) memberikan hasil terbaik terhadap nilai kecernaan pakan 75,96%, kecernaan protein 76,59%, efisiensi pakan 62,07%, retensi protein 85,36%, laju pertumbuhan spesifik 4,31% dan biaya pakan uji Rp. 8,310
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Penghasil Biosurfaktan Asal Limbah Cair Tahu UD. Dika Putra, Provinsi Riau Kamallia, Sonia; Hasbi, Muhammad; Budijono, Budijono
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Limbah cair tahu mengandung bahan-bahan organik yang tinggi terutama protein dan asam-asam amino. Senyawa- senyawa organik tersebut dapat berupa protein, karbohidrat dan lemak. Bakteri sebagian besar mampu memanfaatkan minyak atau lemak sebagai sumber karbon dan energinya, bakteri yang mempunyai kemampuan tersebut sering dikenal sebagai bakteri lipolitik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri penghasil biosurfaktan dari limbah cair tahu. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli – September 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan metode emulsifikasi. Media yang digunakan untuk isolasi bakteri adalah Tryptic Soy Broth (TSB) dan Tryptic Soy Agar (TSA). 6 isolat bakteri yang dapat menghasilkan biosurfaktan. Karakteristik morfologi dan biokimia menunjukkan enam genus bakteri, yaitu Genus Agrobacterium, Proteus, Proteus Citrobacter, Enterobacter, dan Serratia. Bakteri yang didapat merupakan bakteri yang berpotensi mendegradasi minyak di lingkungan yang tercemar
Pemanfaatan Tepung Kayu Apu (Pistia stratiotes L) Terfermentasi dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) Gunawan, Geri; Adelina, Adelina; Suharman, Indra
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan baung (Hemibagrus nemurus) merupakan ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kayu apu terfermentasi terhadap pertumbuhan benih ikan baung, untuk mengetahui persentase pemberian fermentasi tepung kayu apu terbaik untuk benih ikan Baung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, perlakuannya yaitu P0 (Tepung kedelai 100 %, Tepung kayu apu terfermentasi 0%), P1 (TK 95 %, TKAT 5%), P2 (TK 90 %, TKAT 10 %), P3 (TK 85%, TKAT 15%), dan P4 (TK 80%, TKAT 20%). Ikan yang digunakan berukuran panjang 5,00±1,00 cm dan bobot 1,50±0,50 g, dengan padat tebar 20 ekor/m3. Ikan dipelihara selama 56% dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak tiga kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian substitusi tepung kayu apu terfermentasi mampu memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ikan baung. Dosis tepung kayu apu terfermentasi sebanyak 15% memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan ikan baung yaitu laju pertumbuhan spesifik (LPS), efisiensi pakan (EP), dan kelulushidupan masing-masing sebesar 3,93%, 46,47% dan 96,7%.