Articles
1,394 Documents
PERENCANAAN KESEIMBANGAN LINI (LINE BALANCING) PADA PERAKITAN ELEVATOR UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA PADA PT HE INDONESIA
Hermanto Hermanto;
Galih Moch Ervan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.106 KB)
Tujuan penelitian adalah untuk memperbaiki keseimbangan lini pada perakitan elevator PT Hyundai Elevator Indonesia dengan menggunakan metode line balancing. Satu metode yang digunakan yaitu metode Metode Rangked Positional Weights (RPW),.Pada penelitian ini peneliti mengusulkan perbaikan keseimbangan lini untuk meningkatkan efisiensi lintasan pada perakitan elevator di PT Hyundai Elevator Indonesia. Setelah peneliti melakukan pengolahan data dengan menggunakan metode line balancing yang diusulkan, penulis dapat menarik kesimpulan dari metode line balancing perhitungan dengan menggunakan metode kill - bridge Weston heuristic (KWH), dengan balace delay sebesar 4%,smoothing indeks 35 menit dan efisiensinya 96% Sehingga hasil yang di dapat bisa sebagai perencanaan keseimbangan lini untuk meningkatkan efisiensi kerja pada PT Hyundai Elevator Indonesia. PT. Hyundai elevator Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan Hyundai elevator Indonesia melayani dalam perakitan elevator yang sesuai dengan permintaan pelanggan. Perusahaan elevator ini merakit dalam bentuk yang bervariasi sesuai dengan keinginan pelanggan. Pada perusahaan ini perakitan elevator umumya digunakan pada perusahaan atau gedung bertingkat dan gedung besar. Perakitan elevator ini membutuhkan waktu dalam dua hari hal ini dikarenakan komponen pada perakitan elevator ini terlalu banyak dan adanya lini perakitan yang tidak memadai dengan proses perakitan elevator menjadi lebih lama dan menyebabkan terjadinya penumpukan perakitan elevator pada perusahaan.Kata kunci : keseimbangan Lini , metode line balancing, Efisiensi Kerja Perakitan
DESAIN KONSTRUKSI MESIN MULTIFUNGSI KERIPIK SINGKONG DENGAN DUA INLET SERTA DUA MATA PISAU
Fadwah Maghfurah;
Riki Effendi;
Muhammad Lutfi Yasid
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (411.551 KB)
Mesin pembuatan kripik singkong yang ada saat ini hanya memiliki fungsi merajang singkong saja maka dibuatlah sebuah inovasi mesin multifungsi yang memiliki tiga proses yaitu perajangan, perendaman serta menggoreng. Dari segi efisiensi waktu sangatlah baik karena melalui tiga tahap sekaligus. Diawali dengan metode perencanaan desain konsep kontruksi, perhitungan dan pertimbangan penggunaan material lalu perakitan. Hasilnya diperoleh spesifikasi mesin ini yaitu dengan dimensi pxlxt yaitu 1260mm x 380mm x 910 mm serta memiliki 2 saluran masuk singkong dengan material pipa stainless dan menggunakan 2 mata pisau sehingga proses perajangan lebih cepat selanjutnya irisan singkong ini turun ke dalam wadah perendaman menggunakan plat stainless stell yang mampu merendam irisan singkong dengan campuran air kapur dan garam sekitar 1 kilogram dan diteruskan ke proses penggorengan menggunakan gas dengan kapasitas penampungan minyaknya mencapai maksimal 6 liter serta dilengkapi saringan, jadi lebih mudah pada saat menggoreng. Bahan rangka yang digunakan menggunakan bahan hollow galvanis dengan ukuran 35 mm x 35 mm x 3 mm dan Pengelasan pada rangka menggunakan elektroda jenis AWS E 6013 diameter 2 mm serta baut dan mur yang digunakan jenis matris M10.Kata kunci: desain kontruksi mesin, material rangka, pisau, inlet
PENGUKURAN BLOK WINDOW TERBAIK BERDASARKAN MSE UNTUK SEGMENTASI CITRA SIDIK JARI BERBASIS MEAN DAN VARIANS
Dwiyanto Dwiyanto;
Agus Bejo;
Risanuri Hidayat
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.399 KB)
Segmentasi citra sidik jari merupakan langkah yang dilakukan untuk memisahkan bagian objek dengan bagian background. Paper ini akan melakukan segmentasi citra sidik jari dengan cara membagi citra sidik jari dengan 6 ukuran blok window (3x3, 6x6, 10x10, 15x15, 20x20, 25x25) yang tidak saling tumpang tindih untuk tiap citra sidik jari. Segmentasi dilakukan berdasarkan mean dan varians tiap blok window. Pengukuran hasil segmentasi citra sidik jari dilakukan dengan memberikan noise titik putih (salt) dan titik hitam (pepper) untuk tiap citra sidik jari hasil segmentasi. Citra sidik jari yang terdapat noise titik putih (salt) dan titik hitam (pepper) kemudian diperbaiki dengan median filter dengan ukuran kernel yang berbeda dan dihitung nilai MSE masing-masing citra. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa ukuran blok window 15x15 mempunyai nilai rata-rata MSE terkecil yaitu 37,17. Kata kunci: Blok Window, Mean, MSE, Sidik jari, Varians
PENGARUH pH TERHADAP LAMANYA PENYIMPANAN SEDIAAN ESKTRAK DAUN SELIGI DAN EUGENOL DARI MINYAK DAUN CENGKEH SEBAGAI OBAT ANTINYERI
Danastri Ratna Nursinta Dewi;
Luthfia Umma Zakkia;
Wahib Khoiruddin;
Kun Harismah
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.373 KB)
Penyakit nyeri merupakan suatu perasaan yang tidak nyaman baik secara sensorik maupun emosional yang ditandai dengan kerusakan jaringan maupun tidak. Biasanya orang Indonesia menggunakan tanaman obat untuk mengatasi hal tersebut, beberapa tanaman obat yang bermanfaat banyak dan dapat mengatasi penyakit nyeri yaitu tanaman cengkeh dan daun seligi. Tanaman tersebut memiliki efek analgesik dan antiinflamasi sehingga dapat digunakan untuk mengatasi masalah nyeri. Pada penelitian ini disajikan suatu formulasi sediaan untuk mengatasi nyeri dengan menggunakan pengujian pH. Terdapat 3 metode dalam pembuatan sediaan ini, diantaranya yaitu pembuatan ekstrak daun seligi, pembuatan eugenol dari minyak daun cengkeh, dan formulasi sedian setelah itu akan dilakukan pengujian pH pada hari ke-1 dan ke-20. Yang masuk dalam SNI dan aman dipakai saat terkena kulit terdapat pada formulasi S6, dimana perbandingan eugenol lebih sedikit dibandingkan dengan ekstrak daun seligi. Kata kunci : Analgesik, Eugenol, Nyeri, pH, Seligi.
EKSTRAKSI GALAKTOMANAN DARI AMPAS KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU BIOPLASTIK
Nofita Sari;
Maudy Mairisya;
Riska Kurniasari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.156 KB)
Galaktomanan merupakan polimer organik yang mengandung unit mannopironisa dengan ikatan beta-(1-4) dan unit galaktopiranosa dengan ikatan alfa-(1-6). Limbah ampas kelapa mengandung galaktomanan sebesar 61% sehingga memiliki prospek menarik untuk digunakan sebagai bahan baku bioplastik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimum proses ekstraksi galaktomanan dari ampas kelapa. Variabel bebas pada penelitian ini adalah ukuran partikel ampas kelapa (80 mesh dan 100 mesh) dan jumlah pelarut (250 ml, 300 ml, 350 ml). Sedangkan variabel terikat pada penelitian ini adalah rendemen galaktomanan. Tahap penelitian diawali dengan persiapan bahan baku berupa ampas kelapa yang dikeringkan dan dihaluskan hingga ukuran tertentu sesuai variabel yang telah ditetapkan. Tahap selanjutnya yang dilakukan adalah proses ekstraksi dengan menggunakan aquades yang dimasukkan ke dalam ekstraktor dan dipanaskan hingga suhu 50°C. Setelah mencapai suhu 50°C, ampas kelapa dimasukkan ke dalam ekstraktor dan diekstraksi pada suhu 50°C selama 5 jam. Larutan hasil ekstraksi yang telah disaring ditambahkan metanol sebagai agen pengendap untuk membentuk dua lapisan. Setelah membentuk dua lapisan dilakukan pemisahan menggunakan corong pisah, kemudian galaktomanan dikeringkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serbuk ampas kelapa 100 mesh merupakan kondisi terbaik dengan rendemen sebesar 3,30% dan volume pelarut air 350 ml merupakan kondisi terbaik dengan rendemen sebesar 3,82%. Kata kunci: ampas kelapa, ekstraksi, galaktomanan
SISTEM PENGELOMPOKKAN PENJUALAN VAKSIN DAN SERUM DI PT BIO FARMA MENGGUNAKAN METODE K - MEDOIDS
Gita Mahesa;
Yulison Herry Chrisnanto;
Fajri Rakhmat Umbara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.378 KB)
Vaksin dan serum khususnya di Indonesia diproduksi oleh perusahaan farmasi yaitu PT. Bio Farma. Produk vaksin dan serum telah didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, dengan jumlah jenis dari vaksin dan serum yang tersebar yaitu, 14 jenis untuk vaksin dan 5 jenis untuk serum, dengan sebaran sebanyak 2.830 rumah sakit diseluruh wilayah di Indonesia. Distribusi vaksin dan serum untuk setiap rumah sakit memiliki keragaman jumlah distribusinya, namun demikian kebutuhan vaksin dan serum setiap rumah sakit berbeda bahkan untuk rumah sakit yang sama memiliki keragaman kebutuhan vaksin dan serum setiap tahun. Berdasarkan hal tersebut pihak PT. Bio Farma mengalami kesulitan untuk memetakan kelompok penjualan vaksin dan serum berdasarkan kebutuhan rumah sakit, sehingga hal tersebut akan berdampak pada skema produksi vaksin dan serum. Pada penelitian ini pengelompokkan penjualan vaksin dan serum akan dibantu menggunakan metode K – Medoids pada proses pengelompokkan penjualan vaksin dan serum agar proses dapat dilaksanakan tanpa harus menganalisis setiap kebutuhan vaksin dan serum di setiap rumah sakit.Kata kunci : PT Bio Farma, Sebaran, Clustering, K - Medoids.
PENGENDALI TANPA KABEL LAMPU DIMMER LED MENGGUNAKAN MICROCONTROLLER DENGAN METODE PWM (PULSE WIDTH MODULATION)
Slamet Winardi;
Made Kamisutara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (608.34 KB)
Sistem pengendali Lampu Dimmer LED tanpa kabel menggunakan remote controller yang dirancang dalam penelitian ini terdiri dari sensor inframerah sebagai sensor untuk menangkap sinar inframerah yang dipancarkan dari remote control yang berisikan informasi kode-kode biner. Kemudian kode-kode tersebut diolah oleh microcontroller ATMega328 yang digunakan sebagai informasi untuk mengatur duty cycle sinyal PWM yang dibangkitkan oleh microcontroller. Sinyal PWM tersebut dimanfaatkan untuk mengatur kecerahan lampu dimmer LED. Hasil dari pengujian bahwa lampu LED dapat diatur kecerahannya melalui tombol 0 sampai dengan 9, tombol power dan tombol up (^) dan down(v). Tiap melakukan penekan tombol yang berbeda akan membangkitkan sinyal PWM dengan duty cycle yang berbeda pula. Untuk duty cycle yang paling rendah adalah 0% dan yang paling tinggi 100%. Pada kondisi duty cycle 0% sinyal PWM mengakibatkan lampu dimmer LED padam dan pada duty cycle 100% lampu dimmer LED nyala paling terang. Konsumsi daya maksimum sebuah lampu adalah mendekati 5 watt. Kata kunci: Lampu Led, Dimmer, Microcontroller, remote controller
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KANTOR CAMAT MARPOYAN DAMAI DENGAN PENDEKATAN SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX
Dewi Diniaty
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (208.291 KB)
Kecamatan Marpoyan Damai merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru yang menyelenggarakan tugas umum pemerintahan serta melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, beberapa masalah yang ditemukan, yakni masih tingginya pelanggaran disiplin pegawai, masih rendahnya kinerja pegawai serta kurang ramahnya pegawai dalam memberikan pelayanan. Menurut pihak Kecamatan kendala yang ada di bagian pelayanan yakni tidak adanya standar operasional pelayanan yang baku, sistem pelayanan yang masih konvensional, kurang representatifnya ruang pelayanan serta kurangnya tingkat kedisiplinan pegawai dalam bekerja. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Kantor Camat Marpoyan Damai Kota Pekanbaru dengan pendekatan Servqual dan Importance Performance Matrix (IPM). SERVQUAL dibangun atas perbandingan dua faktor utama, yakni persepsi masyarakat atas layanan yang diterima dengan layanan yang diharapkan masyarakat. Pendekatan IPM berasal dari konsep SERVQUAL, tingkat kepentingan masyarakat diukur dengan apa yang seharusnya dikerjakan oleh pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21 pernyataan, hanya dua faktor yang masuk ke dalam kuadran A dimana kinerjanya belum memuaskan masyarakat, yaitu Kehadiran pegawai di kantor selama jam kerja (istirahat pukul 12.00 WIB – 13.00 WIB) dan komunikasi petugas dengan masyarakat jelas dan informatif Komunikasi petugas dengan masyarakat jelas dan informatif Sebaiknya pegawai lebih disiplin lagi dengan berada di kantor pada saat jam kerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kata kunci : Importance Performance Matrix, Kepuasan Masyarakat, Servqual
IMPLEMENTASI METODE CLAHE MENGGUNAKAN PARAMETER DISTRIBUSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS CITRA OBJEK BAWAH AIR
Dwi Puji Prabowo;
Ricardus Anggi Pramunendar
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.076 KB)
Kualitas citra yang dimiliki suatu objek dibawah air biasanya memiliki kualitas yang tidak jelas. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Faktor penyebab yang mempengaruhi kualitas citra objek bawah air adalah panjang gelombang yang berbeda di setiap objek di air serta pengaruh terhadap tingkat intensitas cahaya yang ada di sekitar objek. Dalam paper ini, diusulkan implementasi metode clahe untuk meningkatkan kualitas citra pada objek bawah air. Metode clahe ini akan menggunakan parameter distribusi Uniform dengan nilai limit 0,01 sehingga kualitas citra objek yang dihasilkan pada citra bawah air dapat mengurangi tingkat noise yang dihasilkan. Hasil pada percobaan memperlihatkan bahwa metode clahe yang kami implementasikan memberikan hasil pemetaan yang cukup bagus. Evaluasi hasil tersebut diukur dengan menggunakan MSE mendapatkan nilai terbaik adalah 127.7637 dan nilai peak signal to noise ratio mendapatkan hasil sebesar 27.0667.serta nilai PCQI dengan nilai 1.3186 yang menunjukan adanya peningkatan kualitas citra objek, dengan hasil yang diperoleh dapat dinyatakan bahwa metode clahe dengan memanfaatkan parameter distribusi Uniform dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas Citra objek bawah air.Kata kunci : Bawah air, clahe , parameter distribusi.
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI BLOCKCHAIN DALAM TRACEABILITY SYSTEM : STUDI KASUS PENELITIAN TERINDEKS SCOPUS
Isna Nugraha;
Wahyudi Sutopo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.244 KB)
Perkembangan teknologi yang semakin cepat, membuat tuntutan hidup juga terus meningkat. Hingga teknologi blockchain ini hadir, sehingga ketertarikan terhadap riset atau penelitian tentang blockchain meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Study literatur ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan teknologi blockchain saat ini dan tren penelitian dengan fokus pada kontribusi dibidang traceability system. Setelah mengetahui perkembangan dan tren penelitian terkini, diharapkan peneliti-peneliti lain bisa mengambil celah yang ada untuk mengembangkan penelitian tersebut lebih lanjut serta memanfaatkan teknologi ini dalam berbagai aplikasi bidang industri. Pendekatan metode yang digunakan pada artikel ini menggunakan metode literature review. Scopus digunakan sebagai sumber data untuk mengetahui perkembangan penelitian blockchain dari tahun ke tahun. Data hasil pencarian dari web scopus dengan kata kunci ‘Blockchain Traceability’ yang sudah di filter lalu dipilah berdasar metode penelitian, subyek kajian dan konten analisis. Sehingga dapat diketahui perkembangan tren penelitian saat ini yaitu masih terbatas dengan metode konseptual dan deskriptif pada subyek kajian computer science dan dengan konten analisis pada sektor keuangan atau finansial. Atas dasar tren riset saat ini, lalu diberikan rekomendasi mengenai arah penelitian lebih lanjut (future research) untuk para peneliti. Kata kunci : blockchain, literature review, teknologi blockchain, traceability system