cover
Contact Name
-
Contact Email
mipa.jurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mipa.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences, D12 Building 1st Floor, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences
ISSN : 02159945     EISSN : 27747832     DOI : https://doi.org/10.15294/ijmns
Core Subject : Education,
The scope of the journal includes the following areas of research: Natural Sciences, Mathematics, and Applied Sciences
Articles 506 Documents
Pemanfaatan Cangkang Kepiting Bakau Dan Plasticizer Gliserol Sebagai Edible Coating Buah Jambu Biji Merah Kinasih, Titisari Henggar; Sumarni, Woro; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitosan adalah suatu polimer alami sehingga dapat digunakan sebagai edible coating pada makanan. Pembuatan edible coating kitosan memerlukan bahan tambahan berupa plasticizer. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimal konsentrasi kitosan dan plasticizer gliserol pada pembuatan edible coating yang diaplikasikan pada buah jambu biji merah. Transformasi kitin menjadi kitosan dengan proses deasetilasi cangkang kepiting bakau (Scylla sp) melalui proses demineralisasi dan deproteinasi. Kitin dan kitosan yang diperoleh diuji kadar air, kadar abu, dan nilai derajat deasetilasinya. Dalam pembuatan edible coating, kitosan dilarutkan dalam asam asetat 1% (v/v) dengan konsentrasi variasi 1; 1,5; 2, 2,5; dan 3% (b/v). Pada masing-masing variasi ditambahkan dengan gliserol 1%. Pelapisan buah dilakukan dengan teknik pencelupan selama 1 menit, dikeringkan dan disimpan dalam suhu ruangan. Sebagai kontrol digunakan buah jambu biji segar tanpa pelapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air kitin dan kitosan sebesar 1,96% dan 7,22%, kadar abu 1,84% dan 0,90%, serta derajat deasetilasi 68,61% dan 74,94%. Hasil uji kualitas mutu pada buah jambu biji merah dengan perlakuan K5G1 yaitu dengan kitosan 3% dan gliserol 1% menunjukkan kualitas mutu terbaik dengan nilai susut bobot 0,42%, nilai penurunan vitamin C 4,42%, nilai Total Plate Count (TPC) 17x104 koloni/mL, serta mempertahankan mutu buah selama 3 hari penyimpanan.
MENENTUKAN RUTE TERPENDEK DENGAN MEMANFAATKAN METODE HEURISTIK BERBASIS ALGORITMA A* Taufiq, Mohammad; Suyitno, Amin; Dwijanto, Dwijanto
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sebuah permasalahan untuk mencari solusi terkait penentuan rute terpendek yang harus ditempuh. Tujuan dari penelitian ini adalah unutk mengetahui dasar-dasar algoritma A* yang berguna untuk meneliti rute pendistribusian bahan baku berupa kacang tanah dari PT. Dua Kelinci ke beberapa daerah di Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan bantuan program MATLAB. Data yang dibutuhkan berupa tempat-tempat produksi kacang tanah yang diperoleh dari kantor PT. Dua Kelinci. Selanjutnya, peneliti melakukan pencarian jarak dengan menggunakan bantuan Google Maps. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan penghitungan manual yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan hasil penghitungan yang menggunakan program MATLAB. Dari kedua cara penghitungan data tersebut, jarak terpendek pendistribusian kacang tanah di Kabupaten Pati adalah 218,4 km. Rute nya adalah sebagai berikut: PT. Dua Kelinci – Kecamatan Margorejo – Kecamatan Pati – Kecamatan Tayu – Kecamatan Tlogowungu –Kecamatan Gembong – Kecamatan Tambakkromo – Kecamatan Gunung Wungkal – Kecamatan Trangkil – Kecamatan Puncakwangi – PT. Dua Kelinci. Analisis penghitungan dengan cara manual maupun MATLAB menghasilkan jarak tempuh dan rute yang sama untuk mencapai semua titik dengan jarak minimal. This research studies a problem solution related to the determination of the shortest route to pass. It aims to find out the basics of algorithm A* due to the analysis of the shortest route to distribute peanuts materials from Dua Kelinci Company to the certain subdistricts in Pati Regency. This analysis uses the help of MATLAB program. The collected data is about the places of peanuts production. It was taken from the office of Dua Kelinci Company. After collecting the data, the mileage between the company and the distribution places was taken using Google Maps application. The data is analysed by using manual calculation. The result of it is then compared with the result of MATLAB calculation. The analysis using both ways of calculation shows that the shortest mileage to distribute peanuts materials in Pati Regency is 218,4 km. The route is described as follows: Dua Kelinci Company – Margorejo Subdistrict – Pati Subdistrict – Tayu Subdistrict – Tlogowungu Subdistrict – Gembong Subdistrict – Tambakkromo Subdistrict – Gunung Wungkal Subdistrict – Trangkil Subdistrict – Puncakwangi Subdistrict – Dua Kelinci Company. Both manual and MATLAB calculation result the same mileage and route to reach all points with the minimum distance.
Eksplorasi Keanekaragaman Kupu-Kupu (Lepidoptera) dan Status Konservasinya di Taman Nasional Gunung Merbabu Jawa Tengah Mukaromah, Afrinda; Lutfiana, Izatul Husna, Khanifa Nafis; Wahyuningsih, Rina
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan hutan Gunung Merbabu merupakan kawasan konservasi dengan nama Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) untuk melindungi seluruh komponen ekosistem, termasuk kupu-kupu. Penelitian dilakukan untuk menganalisis potensi keanekaragaman jenis, kekayaan jenis, kemerataan jenis, dominansi, proporsi dan kelimpahan kupu-kupu endemik Jawa di TNGMb khususnya di wilayah Air Terjun Umbul Songo. Pengambilan sampel melalui metode Garis Transek dengan teknik sweeping menggunakan jaring kupu-kupu, mengikuti garis transek meliputi area DAS (Daerah Aliran Sungai), area lahan terbuka, serta area hutan pinus. Data dianalisis dengan indeks keanekaragaman Shanon-Wiener (H’), indeks kekayaan jenis Margalef (DMg), indeks kemerataan jenis (E) dan indeks Dominansi Simpson (D). Hasil analisis data menunjukan bahwa TNGMb memiliki potensi kupu-kupu dengan keanekaragaman jenis sedang (1<H’<3), kemerataan sedang (0,3-0,6), dan dominansi rendah (0,01-0,30). Ditemukan tiga spesies endemik Jawa dengan kategori rare species (individu ditemukan kurang dari 10) yaitu Ypthima nigricans, Mycalesis sudra, dan Cyrestis lutea. Hutan di TNGMb berpotensi untuk mendukung keberadaan spesies kupu-kupu endemik Jawa.
ANALISIS MODEL PREDATOR-PREY ECENG GONDOK DENGAN IKAN GRASS CARP DAN PEMANENAN Ilmiawan, Dwi Fahmi; Kharis, Muhammad; Supriyono, Supriyono
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eceng gondok merupakan tanaman invasif yang perlu dikontrol. Pengontrolan dapat dilakukan dengan menggunakan ikan Grass carp dan pemanenan. Interaksi pada pengontrolan tersebut dinamakan model predator-prey dengan pemanenan. Artikel ini membahas tentang sistem dinamik model predator-prey pada populasi eceng gondok dengan adanya ikan Grass carp dan pemanenan. Model ini menggunakan fungsi respon Holling tipe III, karena sesuai dengan ikan Grass carp yang cenderung mencari mangsa lain ketika eceng gondok mulai berkurang. Secara analitik, terdapat tiga titik ekuilibrium yakni 𝐸0, 𝐸1, dan 𝐸2 dengan beberapa syarat batas. Kestabilan dari ketiga titik ekuilibrium dalam sembilan kasus yang berbeda merupakan stable node point, stable spiral point, center point, unstable saddle point, unstable node point, dan unstable spiral point. Hasil simulasi numerik menunjukkan sifat yang sama untuk sembilan kasus kestabilan tersebut. Jadi, solusi yang dapat dilakukan untuk mengontrol populasi eceng gondok yakni dengan memusnahkan kedua populasi, memusnahkan populasi ikan Grass carp, dan melestarikan kedua populasi. Water hyacinth is an invasive plant that needs to be controlled. Control can be performed using Grass carp fish and harvesting. Interaction in the control process called predator-prey model with harvesting. This article discussed about the system dynamic of predator-prey model on water hyacinth population with Grass carp fish and harvesting. This model uses Holling response function of type III, because according to the Grass carp fish that tend to seek other prey when water hyacinth began to decrease. Analytically, there are three equilibrium points namely 𝐸0, 𝐸1, and 𝐸2 with some boundary conditions. The stability of the three equilibrium points in nine different cases are stable node point, stable spiral point, center point, unstable saddle point, unstable node point, and unstable spiral point. Numerical simulation results showed the same properties for the stability of the nine cases. So, the solution that can be done to control the water hyacinth population are the eradicate both populations, eradicate of Grass carp fish population, and conserve both populations.
Eksplorasi Keanekaragaman Kupu-Kupu (Lepidoptera) dan Status Konservasinya di Taman Nasional Gunung Merbabu Jawa Tengah Prasetya, Yulianto Ade; Nisyak, Khoirun; Hisbiyah, A'yunil; Ifititah, Elvina Dhiaul; Srihardiyastuti, Arie
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extended Spectrum Beta Lactamases (ESBLs) merupakan enzim yang mampu menonaktifkan antibiotik golongan beta laktam generasi ketiga dan keempat, serta monobaktam. Escherichia coli merupakan kelompok Enterobacteriaceae yang paling banyak ditemukan menghasilkan enzim ESBLs. Hal tersebut menyebabkan semakin meningkatnya biaya perawatan di rumah sakit, angka kesakitan, dan angka kematian di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas nanokomposit ZnO-Ag dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli penghasil ESBLs. Nanokomposit ZnO-Ag dibuat dengan metode refluks secara one pot synthesis menggunakan minyak cengkeh sebagai reduktor melalui green synthesis. Nanokomposit ZnO-Ag yang terbentuk yakni 73,21 nm kemudian diujikan pada bakteri E.coli penghasil ESBLs dengan metode Kirby-Bauer. Konsentrasi nanokomposit 100 µg/ml merupakan konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan E.coli penghasil ESBLs.
Potensi Antidiabetik Ekstrak Kulit Lidah Buaya Pada Tikus Hiperglikemik yang Diinduksi Aloksan Susanti, R.; Rohmah, Amalia Nor; Yuniastuti, Ari
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 44, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperglikemia menyebabkan tingginya radikal bebas sehingga terjadi stres oksidatif. Pada kondisi tersebut, perlu antioksidan eksogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberian ekstrak kulit lidah buaya terhadap kadar malondialdehid (MDA) dan kadar superoksid dismutase (SOD) tikus hiperglikemia yang induksi aloksan. Sebanyak 25 ekor tikus strain Wistar jantan diambil secara acak dan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok pertama sebagai kelompok kontrol negatif (K-). Kelompok kedua adalah kontrol positif (K+), hanya diberi aloksan. Kelompok ketiga (KP I), keempat (KP II) dan kelima (KP III), diberi aloksan dan ekstrak kulit lidah buaya berturut-turut dosis 87,5 mg/kgBB, 175 mg/kgBB) dan 350 mg/kgBB. Aloksan sebagai inducer hiperglikemia diberikan secara Intra Peritoneal dosis 120 mg/kgBB. Setelah 4-7 hari, diberi ekstrak kulit lidah buaya secara oral selama 28 hari. Data MDA dan SOD masing-masing dianalisis secara statistik dengan uji Anova, dan dilanjutkan uji Turkey. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan kadar MDA dan SOD antara kelompok kontrol positif dan kelompok perlakuan. Potensi ekstrak kulit lidah buaya sebagai antidiabetik, ditunjukkan dengan menurunnya kadar MDA dan meningkatnya kadar SOD tikus hiperglikemik. Dosis ekstrak kulit lidah buaya yang paling efektif adalah 350 mg/kgBB (KP III), sehingga kadar MDA dan SOD tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol negatifHyperglycemia causes oxidative stress by free radicals. Exogenous antioxidants are needed to offset the impact. This research would observe Aloe vera peel extract to malondialdehyde (MDA) content and superoxide dismutase (SOD) level of diabetic rat. A total of 25 male Wistar rats were taken randomly and divided into 5 groups. The first group as a negative control group (K-). The second group is positive control (K +), given alloxan only. The third (KP I), fourth (KP II) and fifth (KP III) group were given alloxan and aloe vera pell extract at a dose of 87.5mg/kgBW, 175mg/kgBW and 350mg/kgBW, respectively. Alloxan as an inducer of hyperglycemia, was given intra-peritoneally at a dose of 120mg/kgBW. After 4-7 days, the aloe vera peel extract was given orally for 28 days. MDA and SOD data were statistically analyzed with the Anova test, followed by the Turkey test. The results showed a significant difference in MDA and SOD levels between the positive control group and the treatment group. The potential of aloe vera peel extract as an antidiabetic was shown by decreasing MDA levels and increasing levels of SOD in hyperglycemic rats. The most effective dose of aloe vera peel extract was 350mg/kgBW, it was able to reduce MDA and increase SOD until it was not significantly different from the negative control group.
Analisis Citra Hasil Scanning Electron Microscopy Energy Dispersive X-Ray (SEM EDX) Komposit Resin Timbal dengan Metode Contrast to Noise Ratio (CNR) Septiano, Alvin Fachrully; Susilo, Susilo; Setyaningsih, Natalia Erna
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 44, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan resin timbal menjadi bahan alternatif dari bahan proteksi radiasi. Scanning Electron Microscopy Electron Dispersive X-ray (SEM EDX) banyak digunakan sebagai karakterisai suatu material karena mampu mendapatkan hasil topologi dan nilai konsentrasi atomik dari suatu bahan. Dalam penelitian dilakukan uji SEM EDX dengan sampel resin timbal berbentuk serbuk dengan variasi komposisi resin dan timbal asetat sebesar 0;100, 90;10, 70;30, dan 50;50. Hasil scan EDX menunjukkan komposisi 50;50 memiliki kandungan timbal lebih besar sehingga mampu menjadi bahan proteksi yang baik. Sedangkan uji SEM menghasilkan data berupa citra yang dilakukan perbesaran sebesar 3000, 5000 dan 10.000x. hasil analisis citra SEM menggunakan metode Contrast to Noise Ratio (CNR) menghasilkan rata-rata nilai CNR pada perbesaran 3000, 5000 dan 10.000 kali adalah 8.085, 11.0425, dan 18.495. Dari hasil rata-rata nilai CNR dapat disimpulkan bahwa nilai CNR paling besar pada citra dengan perbesaran 10.000 kali dan dari hasil pengamatan visual citra dengan perbesaran 10.000 kali memiliki detail yang lebih baik dibandingkan perbesaran lainnya sehingga peneliti lebih mudah menentukan objek dan background.
Peramalan Volatilitas Risiko Berinvestasi Saham Menggunakan Metode GARCH–M dan ARIMAX–GARCH Pradewita, Wella Cintya; Dwidayati, Nur Karomah; Sugiman, Sugiman
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 44, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model GARCH–M merupakan pengembangan model GARCH yang dimasukkan variansi bersyarat ke dalam persamaan mean. Model ARIMAX–GARCH merupakan penggabungan model ARIMAX dan GARCH. Kedua model tersebut dapat digunakan untuk mengatasi masalah heteroskedastisitas pada data. Penelitian ini bertujuan menemukan model terbaik untuk peramalan volatilitas risiko berinvestasi saham. Penelitian ini menggunakan literature dengan tahapan perumusan masalah, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data, serta penarikan kesimpulan. Dalam analisis dan pembahasan meliputi statistika deskriptif, uji stasioneritas, pembentukan dan menentukan model terbaik kedua model, pembandingan kedua model, dan peramalan volatilitas saham. Dari hasil penelitian ini diperoleh model terbaik untuk peramalan volatilitas saham yaitu GARCH (1,1) – M dengan nilai MAPE=118,0299 lebih kecil dibanding nilai MAPE pada model ARIMAX (2,1,2)– GARCH (1,1) =191,3115. Berdasarkan model terbaik tersebut diperoleh hasil peramalan volatilitas saham sebesar 0,07629 dan apabila dana yang dialokasikan oleh investor saham sebesar Rp 200.000.000, 00 maka nilai VaR yang diperoleh sebesar Rp 85.615.826,00.GARCH-M is an expansion of the GARCH model that entered conditional variance into the mean equation. ARIMAX - GARCH is combination of ARIMAX model and GARCH model. Both models can be used to solve the problem of heteroscedasticity on data. The purpose of this research was to find the best model for forecasting of the risk of investing in stocks. The method of this research was problem formulation, data collection, data processing and analysis, and conclusions. In the analysis and discussion include descriptive statistics, stationary test, estimate and determine the best models of both models, comparison of both models, and stock volatility forecasting. The results of this research obtained the best model for forecasting of stock volatility is GARCH (1,1) - M with MAPE value = 118.0299 smaller than MAPE value of ARIMAX (2,1,2) - GARCH (1,1) = 191, 3115. Based on the best model is obtained forecasting of stock volatility is 0.07629 and if the fund allocated by investors are Rp 200,000,000.00, so the value of VaR obtained Rp 85.615.826,00.
Peningkatan Ketepatan Klasifikasi Model Regresi Logistik Biner dengan Metode Bagging (Bootstrap Aggregating) Putri, Dwi Liana Wella; Mariani, Scolastika; Sunarmi, Sunarmi
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 44, No 2 (2021): October 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ketepatan klasifikasi regresi logistik dan bagging (bootstrap aggregating) regresi logistik biner pada status peserta KB Kota Tegal tahun 2016 serta mengetahui model terbaik regresi logistik biner. Penelitian ini melakukan estimasi status peserta KB Kota Tegal dengan metode maximum likelihood estimation disertai dengan algoritma newton raphson, dilanjutkan dengan pengujian signifikansi parameter baik secara simultan dengan Uji likelihood ratio dan parsial dengan uji wald. Selanjutnya uji kesesuaian model menggunakan Hosmer dan Lemeshow, uji ketepatan klasifikasi regresi logistik biner dan bootstrap aggregating, dan pemilihan model terbaik dengan melihat nilai ketepatan klasifikasi tertinggi dengan tingkat kesalahan terkecil. Software yang digunakan adalah program R 3.4.1. Disimpulkan, ketepatan klasifikasi metode bagging (bootstrap aggregating) sebesar 75,641% dengan kesalahan klasifikasi 24,359%. Metode bagging (bootstrap aggregating) meningkatkan ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner dengan nilai ketepatan klasifikasi pada model regresi logistik biner 69,74% meningkat menjadi 75,641%. Model yang terbaik adalah model regresi logistik biner dengan menggunakan bagging (bootstrap aggregating).
Studi Komputasi Aktivitas Senyawa Turunan Santon Sebagai Antikanker Leukemia Myeloid Kronik K562 Agustina, Lestari; Kasmui, Kasmui
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 44, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis hubungan kuantitatif struktur aktivitas (HKSA) terhadap 10 senyawa turunan santon telah dilakukan berdasarkan metode regresi multilinier. Jenis deskriptor yang digunakan adalah deskriptor sterik, deskriptor hidrofobik, dan deskriptor elektronik. Terhadap setiap senyawa dilakukan optimasi geometri dengan metode DFT B3LYP bassis set 6-31G*, kemudian dihitung nilai deskriptornya menggunakan software MarvinBeans dan NWChem. Data aktivitas antikanker IC50 diperoleh dari literatur dan dinyatakan sebagai Log 1/IC50. Data perhitungan deskriptor diolah menggunakan IBM SPSS 21, diperoleh persamaan KHSA sebagai berikut: Log 1/IC50 = 2,759+0,001 Indeks Wiener-8,306 Gap HOMO-LUMO + 0,202Log P + 0,017 PSA + 35,995 LUMO-0,437 Indeks Balaban -0,021 Indeks Harary +0,001Indeks Szeged, dengan n= 10; R=1,00 ; R2=1,00 ; SE= 0; PRESS= 0,00. Dari persamaan HKSA didapatkan prediksi senyawa yang berpotensi sebagai antikanker, yaitu senyawa 6-etoksi-3,4,5,8-tetrahidroksi-2,7-dimetoksi-santon dengan nilai Log 1/IC¬50 4,24588.Quantitative structure activity relationship (QSAR) analysis of 10 xanthone derivatives was carried out based on the multilinier regression method. The types of descriptors used are steric descriptors, hydrophobic descriptors, and electronic descriptors. Geometry optimization is done with each DFT B3LYP bassist set 6-31G * method, then the descriptor values are calculated using MarvinBeans and NWChem software. IC50 anticancer activity data were obtained from literature and stated as Log 1 / IC50. Descriptor calculation data is processed using IBM SPSS 21. Obtained by the QSAR equation as follows: Log 1/IC50 = 2,759+0,001 Indeks Wiener-8,306 Gap HOMO-LUMO + 0,202Log P + 0,017 PSA + 35,995 LUMO-0,437 Indeks Balaban -0,021 Indeks Harary +0,001Indeks Szeged, with n= 10; R=1,00 ; R2=1,00 ; SE= 0; PRESS= 0,00. From the QSAR equation, prediction of potential compounds as anticancer is 6-etoxy-3,4,5,8-tetrahidroxy-2,7-dimetoxy-xhanthone dengan with Log 1/IC50 values 4.245881.