cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
Upaya Pelatihan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (posbindu ptm) pada Kader Posyandu Di Desa Kalikayen, Kec. Ungaran Timur, Kab. Semarang Indarjo, Sofwan; Hermawati, Bertakalswa; Nugraha, Efa
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17884

Abstract

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, memperlihatkan bahwa penyebab kematian terbesar di Indonesia untuk penduduk umur 5 tahun ke atas adalahstroke baik di perdesaan maupun di perkotaan. Selanjutnya hasil Riskesdas tersebut juga menunjukkan bahwa, berdasarkan diagnosa tenaga kesehatan, data prevalensi nasional untuk: penyakit sendi sebesar 30,3%, Hipertensi (untuk penduduk umur 18 tahun lebih) adalah 31,7%, Stroke 0,83%, Asma 4,0%, Kanker 0,4%, Jantung sebesar 7,2% dan Diabetes 1,1% (pemeriksaan dengan biomedis sebesar 5,7%). Prevalensi nasional cedera adalah 7,5% (berdasarkan pengakuan responden, untuk berbagai penyebab cedera, 25,9% merupakan cedera karena lalu lintas darat). Data untuk faktor risiko PTM adalah Obesitas Umum sebesar 10,3%, Obesitas Sentral 18,8%, Toleransi Gula Terganggu (TGT) 10,2%, Kurang makan buah dan sayur 93,6%, Minum beralkohol 4,6%, Kurang aktifitas fisik 48,2%, dan Merokok 23,7% serta prevalensi kurang aktifitas fisik untuk penduduk umur 10 tahun ke atas sebesar 48,2%. Posbindu PTM dilaksanakan setiap hari kami smulai pukul 09.00 – 11.00 di balai  desa kalikayen , Posbindu PTM dilaksanakan dengan 5 (lima) kegiatan, namun dalam situasi-kondisi tertentu dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan bersama. Salah satu upaya untuk mengendalikan PTM adalah pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat melalui kegiatan posbindu PTM dengan kadernya. Upaya pengendalian PTM dibangun berdasarkan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat yang peduli terhadap ancaman PTM melalui Posbindu PTM. Pengembangan Posbindu PTM merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan, diselenggarakan berdasarkan permasalahan
Sinergitas Bumdes dalam Manajemen Pengelolaan Desa Wisata Menuju Pariwisata Berkelanjutan Aeni, Ida Nur; Mahmud, Amir; Susilowati, Nurdian; Prawitasari, Andhika Bella
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.33355

Abstract

Sustainable development is an issue discussed by the current government apparatus. In the tourism sector also every region began to focus on sustainable tourism Sustainable tourism is an alternative to mass tourism and efforts to increase positive effects and reduce the harmful effects of tourism on local communities and the natural environment. Munding is a village located in Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Desa Munding has tourism potential including Curug Tirto Wening, Curug Tirto Wati, Bukit Kembar Cemanggal, and Religious Tourism Tomb sheikh syarif. However, the tour has not been entirely appropriately managed, so it requires further management to become a tour with good governance. There are three priority aspects focused on this devotion: human resources, infrastructure, and participation. The solution to human resource problems are done through the socialization of tourism village management and improving the literacy of tourism village development to the local community. Furthermore, the solution to infrastructure problems is done by rejuvenating existing facilities and infrastructure and continuously monitoring facilities and infrastructure. So always maintain it is quality. Meanwhile, the solution to the problem of low participation is done by integrating all elements supporting tourist villages, including village-owned enterprises in the Munding village. Through the assistance, it is expected that Munding village becomes a tourist village with a higher selling value to improve the community's welfare.
APLIKASI TEHNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN SISTEM SURVEILANS PENYAKIT MENULAR DI KABUPATEN BANYUMAS Siwi Pramatama Mars Wijayanti; Devi Octaviana; Dian Anandari
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.15780

Abstract

  Kemampuan analisis dan penyajian data dari petugas surveilans merupakan hal yang sangat penting untuk memaksimalkan tugasnya. Kebanyakan petugas surveilans masih menggunakan analisis data sederhana seperti excell untuk analisis data. Padahal dengan tehnologi sistem informasi geografis, petugas surveilans dapat menganalisis dan menyajikan data penyakit di lapangan dalam bentuk yang lebih menarik dan variatif seperti peta. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini, dilakukan pelatihan Geographic Information System (GIS) dengan software ArcGIS 10.2. Pelatihan diisi oleh trainer profesional selama 1 hari dengan 33 orang peserta yakni petugas surveilans se Kabupaten Banyumas. Materi yang diberikan seperti penggunaan software untuk membuat peta, pemanfaatan HP android untuk membuat titik koordinat. Peserta mempraktikan sendiri penggunaan software di laptop laptop masing masing dengan  harapan segera dapat diterapkan untuk pekerjaannya sebagai petugas surveilans. Saran ke depan, petugas surveilans harus memanfaatkan tehnologi seperti GIS untuk menambah kompetensinya untuk meningkatan kualitas sistem surveilans.   
INCREASING OF THE TEACHERS SKILLS IN ASSESSING CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS THROUGH GUIDED TRAINING Mahdi, Arisul -
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16569

Abstract

The assessment of children with special needs is still a dilemma in the everyday school’s life either form the teachers’ point of view to the pupils’ one and their parents’ too. This article aims to describe the form of assessment training for children with special needs given to special teachers and to find problems related to assessment of children with special needs. The training involved forty special teachers in West Sumatera, Indonesia who have experienced teaching special needs children. They were given material on the identification and assessment of children with special needs, how to prepare and make assessment instruments, how to make instructions for filling in assessment instruments, and how to carry out assessments of children with special needs. The results show that there is an increase in the ability of special teachers in making instruments and instructions for filling out assessment instruments. Especially assessment in children with visual impairment, hearing impairment, mental retardation and physical impairment. However, special teachers have problems in assessing children with specific language impairments or children with ADD or ADHD. They have difficulties in evaluating tests with free response items, essays and performance tests. The special teachers hope that if the assessment is carried out by involving various relevant teams, the assessment work of children with special needs will be more emphasis on the ability-based approach and characteristics of children with special needs. 
Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Filter Air Bersih Di Desa Nepo Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo Zubair, Achmad; Akil, Arifuddin; Lopa, Rita; Ibrahim, Roslinda
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16279

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Nepo adalah kurangnya ketersediaan air dengan kualitas yang memenuhi persyaratan kesehatan/baku mutu sehingga memaksa masyarakat menggunakan air sungai yang kualitasnya diragukan. Permasalahan ini harus ditangani sesegera mungkin karena dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai persyaratan kualitas air bersih dan teknologi pengolahan air bersih dengan cara menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sehingga kesehatan masyarakat tetap terjaga. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan target yang telah ditetapkan adalah dengan cara melaksanakan pelatihan dan penyuluhan yang diharapkan berguna bagi masyarakat setempat. Dengan terlaksananya kegiatan pengabdian ini, pengetahuan masyarakat mengenai hidup sehat dan berkelanjutan serta keterampilan membuat alat penyaring air/filter air bersih meningkat. Pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki diharapkan dapat ditularkan dan menjadi contoh bagi masyarakat disekitar Desa Nepo.
Penguatan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dalam Pembuatan Karya Tulis Ilmiah Wijayanti, Tutik; Rachman, Maman; Ruhadi, Ruhadi; Irawan, Hendri; Hermawan, Dwi
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.32164

Abstract

Pentingnya kompetensi dalam menyusun karya tulis ilmiah bagi mahasiswa  merupakan sebagai  sarana menunjang prestasi mahasiswa di bidang akademik. Berdasarkan data yang diperoleh dari pembina Karya Tulis Ilmiah yang ada di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang masih banyak mahasiswa yang belum mampu untuk menyusun karya tulis ilmiah dengan baik. Selama ini masih kurang optimalnya Lembaga Kemahasiswaan dan Badan Semi Otonom bidang karya Ilmiah Fakultas Ilmu Sosial sebagai wadah dan menyalurkan ketrampilan mahasiswa dalam membuat karya tulis ilmiah. Oleh karena itu, perlu adanya program peningkatan kompetensi mahasiswa dalam pembuatan karya tulis Ilmiah khususnya dalam pendampingan dan penyaluran lomba yang mudah disosialisasika pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial.Tujuan program pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dalam membuat karya Tulis Ilmiah melalui pendampingan dan penyaluran ke event ilmiah guna mendukung tradisi berprestasi Universitas Negeri Semarang. Target khusus dalam program pengabdian ini yaitu dihasilkannya suatu kumpulan karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa, dalam pengabdian ini juga ditargetkan dapat menghasilkan modul langkah-langkah dalam pembuatan karya Tulis Ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa maupun masyarakat luas yang ingin mengembangkan karya tulis Ilmiah. Metode pelaksanan kegiatan pengabdian ini disusun secara bertahap dengan menggunakan desain Project Based Learning (PBL). Pada kegiatan pengabdian ini, mitra (mahasiswa) diberikan proyek untuk membuat karya tulis dengan memilih tema yang sesuai keinginan. Setelah materi selesai disampaikan, langkah selanjutnya yaitu praktek membuat karya Ilmiah melalui pendampingan dan penyaluran ke lomba karya tulis Ilmiah sesuai buku panduan (modul) langkah-langkah pembuatan karya tulis Ilmiah yang sudah dirancang oleh tim pengabdian. Hasil akhir produk selanjutnya dikumpulkan menjadi satu. Produk dari pengabdian ini diantaranya yaitu sebuah artikel ilmiah yang akan di publikasikan di jurnal nasional (S3/S4/S5/S6) yakni di jurnal ABDI MAS UNNES (accepted), dan berita media massa cetak/elektronik.
PROTOTIPE AUTOMATIC FEEDER DENGAN MONITORING IoT UNTUK PERIKANAN BIOFLOK LELE MASYARAKAT DUKUH PRAYUNAN Maghfiroh, Hari; Hermanu, Chico; Adriyanto, Feri
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.20636

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 has brought many changes both positive and negative. The positive aspect is that there has been much use of automation and robots in the industrial world so that production can increase rapidly. While the negative angle, more and more human work is replaced by machines so that it reduces job opportunities. The existence of the industrial revolution 4.0 also brought a gap between the technology literacy group and the technology stutterer group (gaptek). Villagers are a large group from the second class. For this reason, a new business opportunity that can be carried out by the village community with secondary education level is urgently needed. Then the catfish bio-floc fisheries program was chosen. A touch of automation technology and the Internet of Things (IoT) is given to increase productivity and make people literate about the technological development of the industrial revolution era 4.0.
Critical Netizenship Attitude: Program Pengembangan Sikap Kritis terhadap Kampanye di Media Sosial pada Pemilih Pemula Menjelang Tahun Politik 2018-2019 Fitri Anto, Abdul Haris
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.17033

Abstract

Media sosial hari ini telah menjadi cara kampanye politik yang paling efektif. Namun media sosial juga menjadi sarang terjadinya negative campaign dan black campaign. Contohnya adalah pada pemilihan presiden tahun 2014 dan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Tim pengabdi mendapati fakta bahwa calon pemilih pemula yang berhak memilih pada 2019 menunjukkan sikap alienasi (apatisme) politik yang tinggi sebagai akibat dari negative dan black campaign di media sosial. Selain itu, para calon pemilih pemula adalah pihak yang paling rentan menjadi korban dari negative dan black campaign.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan sikap kritis calon pemilih pemula terhadap kampanye di media sosial. Penelitian ini melibatkan 122 mahasiswa calon pemilih pemula dalam pelatihan “critical netizenship attitude”. Pretest-posttest dengan “critical netizenship attitude questionnaire” diberikan pada seluruh responden. Dalam penelitian ini tidak menggunakan kelompok kontrol dengan pertimbangan etis bahwa sikap kritis terhadap kampanye di media sosial adalah hak bagi semua calon pemilih pemula.Hasil pengembangan dibahas dalam tiga komponen sikap: kognitif, afektif, konatif. Hasil dari perlakuan kognitif, afektif, dan konatif menunjukkan adanya perubahan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Dalam hal kognitif, mereka lebih menguasai teori framing dan seluk beluk kampanye di media sosial. Secara afektif, emosi mereka lebih terasosiasi secara lebih tepat terhadap kampanye-kampanye di media sosial. Secara konatif, calon pemilih pemula telah terlibat aktif dalam memerangi black-campaign di media sosial.
Pelatihan Microsoft Office Dan Sosial Media Untuk Guru - Guru Tk Kumara Bhuana Ii Peguyangan Kangin Denpasar Putri, Ni Wayan Suardiati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.18081

Abstract

Kegiatan PKM di TK Kumara Bhuana II Peguyangan Kangin Denpasar Utara, dilakukan terhadap guru-guru di TK dengan memberikan pelatihan penggunaan Microsoft Office dan Sosial Media. Materi pelatihan yang diberikan meliputi cara pembuatan rapor siswa berbasis kurikulum 2013, dan pembuatan serta pengelolaan sosial media sebagai media promosi digital berbasis instagram.Dari hasil penilaian yang telah dilakukan, diperoleh tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan yang diberikan berdasarkan penilaian pre-test dan post-test. Hasil penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Sebelum mengikuti pelatihan Microsoft Word pemahaman peserta terhadap materi adalah 57,50%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan pemahaman peserta meningkat menjadi 88,19%. Hal yang sama juga terjadi pada pemahaman terhadap sosial media, dimana sebelum pelatihan pemahaman peserta terhadap sosial media adalah 57,43%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan pemahaman peserta meningkat menjadi 87,50%.
Pengembangan Rumah Anggrek Kalisegoro menuju Kampung Sejuta Anggrek Anggraito, Yustinus Ulung; Habibah, Noor Aini; Widiatningrum, Talitha
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.8686

Abstract

Anggrek merupakan tanaman dengan nilai ekonomis tinggi. Pemeliharaan anggrek memerlukan peralatan dan ketrampilan khusus supaya dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Griya anggrek Mekar Sari merupakan salah satu rumah anggrek di wilayah Kalisegoro yang mempunyai potensi besar untuk berkembang. Pengembangan rumah anggrek ini terkendala adanya kurangnya sarana dan keterampilan pengelola dalam budidaya anggrek maupun pemasaran anggrek. Saat ini peralatan yang digunakan masih sangat terbatas. Selain itu pengadaan pupuk dan juga pembasmi hama juga masih terkendala oleh dana. Perawatan anggrek saat ini hanya berkisar penyiraman saja karena masih terbatasnya pengetahuan dan ketrampilan Ibu-Ibu PKK RW 4 Kalisegoro. Dukungan untuk mengatasi hal tersebut perlu adanya penyediaan alat dan bahan yang bekaitan dengan budidaya anggrek, pelatihan mengenai budidaya anggrek dan pelatihan pemasaran anggrek. Strategi pemasaran anggrek akan didukung dengan pembuatan web Griya Anggrek Mekar Sari sehingga Griya Anggrek Mekar Sari tidak hanya dikenal di sekitar lingkungan Kalisegoro tetapi juga daerah lain. Web Griya Mekar sari telah berhasil dikembangkan. Penambahan koleksi anggrek, peralatan dan juga bahan untuk pemeliharaan anggrek meningkatkan kualitas dan kuantitas anggrek. Peningkatan kualitas dan kuantitas anggrek serta adanya strategi pemasaran meningkatkan omzet penjualan anggrek. Selain itu keterampilan peserta juga meningkat dengan adanya pelatihan persilangan anggrek dan tambahan pengetahuan berkaitan dengan display anggrek pada showroom.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue