cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
Penulisan Artikel Populer dan Ilmiah Bagi Pendidik Nonformal di Kota Salatiga Shofwan, Imam; Yusuf, Amin; Ilyas, Ilyas; Raharjo, Trijoko; Suminar, Tri
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.28487

Abstract

Penulisan karya ilmiah dalam menunjang pendidik khususnya nonformal dalam tupoksi dan untuk proses kenaikan pangkat dengan melakukan penulisan karya ilmiah. Penddik adalah adalah guru profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dengan demikian  seorang pendidk harus mampu melaksanakan tugasnya secara profesional.  Pengabdian ini dimulai dengan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait. Dimulai kerjasama dengan stake holder terkait, diantara dengan Kepala UPTD SKB Salatiga, Lembaga PKBM setempat, dan juga menentukan pelatih/ pemateri/ narasumber yang mempunyai kemampuan dalam pembuatan karya tulis. Berkaitan dengan rencana pengabdian ini dimulai dari identifikasi kebutuhan yang disesuaikan dengan permasalahan atau kebutuhan yang ada di lapangan dibantu oleh UPTD SKB Salatiga setempat dengan melakukan pelatihan membuat  karya ilmiah  bagi pendidk nonformal di   Kota Salatiga Semarang. Setelah itu masing-masing memberikan gambaran dan membuat perencanaan, sampai dengan pelaksaan pengabdian yang akan dilakukan dengan tujuan untuk peningkatan diri guru-guru berkaitan dengan karta tulis ilmiah.
PENINGKATAN KUALITAS GURU DI KOTA SEMARANG DALAM MENULIS BUKU AJAR ONLINE MELALUI “E-BOOK CLINIC PROGAM FOR TEACHERS” Ahmadi, Farid
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan upaya upaya optimal dalam mencari solusi dari minimnya publikasi buku oleh guru di kota Semarang. Dalam beberapa tahap akan dilakukan pendampingan secara optimal. Tujuan utamanya adalah jumlah penerbitan buku guru di kota Semarang akan meningkat pada tahun ini, dengan pelatihan intensif melalui “E-Book Clinic Program For TeacheR” dengan pelatih tenaga-tenaga professional dan ahli di bidangnya. Program E-book Clinic ini secara optimal dilakukan proses pendampingan bagi guru -guru SMP di Kota Semarang dari yang belum memiliki dasar penyusunan ebook sampai peserta dibekali dengan beberapa materi dan keahlian untuk memperlancar proses penyusunannnya. Dengan pendekatan secara klasikal saat workshop dan pendekatan personal dalam setiap pendampingan yang dilakukan diharapkan seluruh guru dapat menyusun ebook yang berasal dari materi ajar pada jenjang kelas yang mereka ajar. Hasil pengabdian ini berupa peningkatan keterampilan guru dalam menyusun e-book. Penguasaan penyusunan materi dengan menghasilkan ebook, merupakan salah satu langkah untuk mengembangkan kompetensi professional.
Obama Ciput (Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur) Strategi Melestarikan Kesenian Wayang Krucil melalui Program One Village One Product di Kabupaten Blora Setyowati, Fitri Andriani; Amanah, Amanah; Warmih, Warmih; Oktarina, Nina
Jurnal Abdimas Vol 23, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i1.14983

Abstract

Indonesia memiliki potensi kesenian yang luar biasa salah satunya kesenian wayang krucil. wayang krucil merupakan jenis wayang yang terbuat dari kombinasi antara kayu dan kulit sapi yang berasal dari Kabupaten Blora, memiliki ukuran lebih kecil dari wayang golek dan wayang kulit. Namun sampai saat ini wayang krucil tidak terkenal sebagaimana wayang golek dan wayang kulit Cirebon serta keberadaan wayang krucil berada didalam 75 jenis wayang yang hampir punah di Indonesia. Hal ini disebabkan karena jumlah pembeli wayang krucil semakin menurun sehingga banyak pengusaha wayang krucil tidak aktif lagi menjalankan usahanya. Selain itu disebabkan karena generasi muda telah mengenal kesenian dan budaya dari luar dan mulai meninggalkan kesenian tradisional, hal ini membuktikan bahwa perlu adanya tindakan serius dari pemuda khususnya dari pemerintah melakukan upaya untuk tetap melestarikan kesenian yang membuat Kabupaten Blora  tetap terkenal sebagai kabupaten yang memiliki wayang uniknya. Oleh karena itu penulis mengajukan gagasan “OBAMA CIPUT” (Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur): Strategi Melestarikan Kesenian Wayang Krucil Melalui Program One Village One Product di Kabupaten Blora. Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur merupakan pengelolaan berbasis masyarakat yang dilakukan oleh para pengusaha wayang krucil dimana masyarakat lokal terlibat secara aktif dalam proses pelestarian dan pengelolaan kesenian wyang krucil yang bertempat di Desa Klopodhuwur. Dengan adanya Community Based Management of Krucil’s Puppets Entrepreneur diharapkan kesenian wayang krucil akan tetap terjaga karena setiap minggunya masyarakat Desa Klopodhuwur akan dilatih untuk membuat wayang krucil dengan bentuk dan corak yang beranekaragam, dalam hal ini nilai guna wayang krucil tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga dapat digunakan sebagai inverior rumah tangga serta media pembelajaran yang menarik. Desa Klopodhuwur merupakan sebuah desa yang memiliki kelompok Suku Samin, keberadaan Suku Samin membuat daya tarik wisatawan untuk datang dan melihat kehidupan Suku Samin. Adanya wisatawan yang berkunjung di Desa Klopodhuwur sebagai salah satu strategi pemasaran wayang krucil karena para wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh wayang krucil dapat langsung membeli di pusat penjualan wayang krucil di Desa Klopodhuwur. Hal ini akan menarik minat wisatawan untuk berkunjung lebih lama di Kabupaten Blora. Dengan strategi tersebut, akan berdampak kepada tempat-tempat wisata lain yang ada di Blora untuk dikunjungi para wisatawan sehingga akan meningkatkan perekonomian Kabupaten Blora dan akhirnya akan terwujud Indonesia berdaulat
Pendaftaran Tanah Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah Bahmid, Bahmid; Perdana, Indra
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.24224

Abstract

Pendaftaran tanah adalah rangakaian kegiatan yang dillakukan oleh pemerintah secara terus menerus, berkesinambungan dan teratur meliputi pengumpulan, pengolahan, pembukuan dan pengkajian serta pemeliharaan data fisik dan data yuridis dalam bentuk peta dan daftar mengenai bidang- bidang tanah dan satuan-satuan rumah susun, termasuk pemberian surat bukti haknya bagi bidang –bidang tanah yang sudah ada haknya dan hak milik atas satuan rumah susun serta hak-hak tertentu yang membebaninya. Dengan diselenggarakannya pendaftaran tanah, maka pihak-pihak yang bersangkutan dengan mudah dapat mengetahui status atau kedudukan hukum daripada tanah tertentu yang dihadapinya, letak, luas dan batas-batasnya, siapa yang punya dan beban apa yang ada diatasnya.
Pengembangan Nilai Tambah Ampas Tahu Bernilai Ekonomi melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Dadirejo Pati Lestari, Eta Yuni; Diningrum, Mike Meida; Haqiqi, lukman Ibnu
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.19916

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penguatan ekonomi masyarakat khususnya masyarakat desa. Ekonomi kreatif merupakan salah satu upaya pembangunan ekonomi yang menggunakan kreatifitas sebagai faktor untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Ekonomi kreatif mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia(SDM) sebagai faktor produksi utama dalam kegiatan ekonominya. Ekonomi kreatif dapat diaplikasikan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki masyarakat sehingga dapat mengembangkan kemandirian, kesadaran kritis dan kemampuan masyarakat untuk menghadapi permasalahan yang ada. Salah satunya yaitu melalui pengembangan nilai tambah ampas tahu. Sebagai makanan yang telah dikenal lama di kalangan masyarakat, tahu telah mengalami berbagai perubahan varian makanan seperti kerupuk tahu, lumpia tahu, friench fries tofu dll. Tapi, tidak banyak masyarakat yang menyadari manfaat lain limbah padat ampas tahu selain untuk pembuatan tempe gembus dan pakan ternak. Padahal, ampas tahu dapat dimanfaatkan menjadi berbagai varian makanan baru seperti, donat, kerupuk, dan brownies. Pemanfaatan ampas tahu menjadi memiliki nilai ekonomi diharapakan dapat meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat sehingga dapat mempercepat pembangunan desa, sekaligus sebagai dukungan pemerintah dalam pembangunan Indonesia mulai dari pinggiran yaitu desa
Pendampingan Umkm Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Melalui Pemasaran Digital Widyakto, Adhi; Suryawardana, Edy; Santo, Susanto
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.32964

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membantu meningkatkan penjualan bagi UMKM di Kelurahan Gendongan yang terdampak pandemi COVID 19. Dengan adanya kondisi pandemi ini maka UMKM di tuntut untuk bertahan agar terhindar dari kebangkrutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan memberikan pelatihan secara langsung dengan tutorial dilapangan dengan mengajarkan cara menerapkan digital marketing atau pemasaran online. Hasil yang diharapkan yaitu pasar produk UMKM di Kelurahan Gedongan mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas tentunya dengan produk yang dikenali dan mudah di akses oleh konsumen.
PEMBANGUNAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DI DUSUN JETIS, DESA JETIS, KECAMATAN SAPTOSARI, KABUPATEN GUNUNG KIDUL Dewi Nurul Musjtari
Jurnal Abdimas Vol 22, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v22i2.15929

Abstract

Pembangunan kesadaran hukum merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat yang dapat dimulai dari keluarga dan individu-individu yang tergabung dalam keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Dusun Jetis, Desa Jetis, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul adalah dalam rangka membangun keasadaran hukum masyarakat. Kegiatan pengabdian ini meliputi kegiatan pembuatan peta dusun, penyuluhan hukum tentang keadilan bagi perempuan dan anak serta pendampingan masyarakat sehingga terwujud dusun yang damai dan tertib. Dampak kegiatan pengabdian ini adalah tumbuh dan meningkatnya keasadaran hukum bagi warga, individu dan tercipta ketertiban serta ke teraturan dalam pergaulan masyarakat di Dusun Jetis. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah artikel publikasi ilmiah, meningkatnya kesadaran hukum masyarakat dan terbentuknya kelompok ibu-ibu yang peduli pada perempuan dan anak. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersusunnya peta dusun, terbentuknya kelompok ibu-ibu yang peduli pada perempuan dan anak. Manfaat pengabdian masyarakat ini adalah membangun kesadaran masyarakat untuk hidup tertib, tentram dan damai serta adanya perlindungan hukum khususnya bagi perempuan dan anak.
PEMBINAAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI PEKERJA KERAJINAN SOUVENIR ACEH DI KOTA BANDA ACEH Rauzana, Anita
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i3.16464

Abstract

Pengembangan UKM melalui pendekatan pemberdayaan usaha, perlu memperhatikan aspek sosial dan budaya di masing-masing daerah, mengingat usaha kecil dan menengah pada umumnya tumbuh dari masyarakat secara langsung. Pemerintah perlu meningkatkan perannya dalam memberdayakan UKM di samping mengembangkan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara pengusaha besar dengan pengusaha kecil, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya (SDM). Pada kegiatan pengabdian ini UKM yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Aceh Galeri Souvenir Aceh dan Pusaka Souvenir Aceh, dimana kedua UKM bergerak di bidang kerajinan khas Aceh. Berdasarkan analisis kebutuhan tiap-tiap UKM dan kesepakatan antara tim pengabdi dengan kedua UKM mitra, maka target yang akan dicapai dalam pelaksanaan program pengabdian dalam rangka penyelesaian permasalahan mitra adalah bagaimana Pembenahan pembukuan meliputi aspek daftar inventaris, neraca awal, buku harian, buku pembelian, buku penjualan, buku persediaan barang, menghitung laba rugi, membuat neraca akhir serta mampu menghitung harga pokok produksi per unit produk untuk tiap-tiap jenis produk yang diproduksi baik berdasarkan pesanan maupun produk lainnya, melakukan penambahan jenis produk dan diversifikasi desain produk, dan melakukan pengadaan mesin jahit yang ergonomis bagi mitra UKM. 
PKM KONSENTRAT FERMENTASI JANGGEL JAGUNG SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF DI KELOMPOK TERNAK KAMBING LEMBAH MERU Khasanah, Himmatul; Purnamasari, Listya; Suciati, Luh Putu
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.18503

Abstract

Mitra program pengabdian kemitraan adalah Kelompok Lembah Meru yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Kelompok ternak Lembah Meru membudidayakan kambing perah Peranakan Ettawah sebagai penghasil daging dan susu sebagai usaha sampingan dengan jumlah  anggota 30 orang. Desa Wonoasri merupakan desa penyangga Taman Nasional Merubetiri (TNMB). Tujuan dari PKM ini adalah mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra yaitu kesulitan pakan berkualitas sehingga produktivitas daging dan susu kambing perah sangat rendah dan manajemen kelembagaan dan agribisnis peternakan yang tidak berjalan dengan baik sehingga usaha peternakan yang dijalani tidak berkembang. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah mitra adalah: (1) penyuluhan peternak tentang potensi limbah pertanian termasuk janggel jagung, ledekan jagung dan rendeng kacang tanah, (2) Pelatihan cara mengolah limbah pertanian menjadi konsentrat fermentasi (complete feed) (3) Pelatihan dan penyuluhan tentang pengorganisasian kelompok dan manajmeen bisnis peternakan yang baik. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berjalan lancar dengan antusiasme peternak yang sangat tinggi. Produk konsentrat fermentasi yang dibuat tidak terkontaminasi jamur, warna normal kecoklatan dan berbau seperti tape. Hasil kegiatan FGD dan analisis kelayakan usaha ternak adalah model usaha ternak dengan sistem gaduh 70 (peternak):30 (investor). 
Edukasi Pelaporan Perpajakan Demi Mewujudkan Kemandirian Pajak Gabungan Kelompok Tani Oktavendi, Tri Wahyu; Widyastuti, Aviani
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.32714

Abstract

Pelaporan pajak merupakan salah satu kewajiban bagi Badan Hukum. Dirjen Pajak tlah banyak melakukan berbagai macam cara untuk mempermudah dalam pelaporan pajak. Gabungan Kelompok Tani (GaPokTan) Batu, merasa bahwa semua kemudahan yang ditawarkan oleh Dirjen pajak menjadi hal yang sulit dipraktikkan. Sehingga, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemandirian GaPokTan dalam melaporkan Pajak. Kegiatan pelatihan pelaporan dan pembayaran pajak dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hasil dari kegiatan ini yaitu Gapoktan sudah memahami pentingnya mengetahui cara perhitungan pajak. Salah satu anggota menyatakan, selama ini tidak pernah tahu perhitungan pajak, sehingga pembayaran pajak dipukul rata tiap bulan. Di sisi lain, pendapatan dari Gapoktan sangat fluktuatif dan bisa jadi dalam bulan tertentu pajaknya nihil.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue