cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL FISIKA
ISSN : 20881509     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika Bumi.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
Klasifikasi Kasus COVID-19 dan SARS Berbasis Ciri Tekstur Menggunakan Metode Multi-Layer Perceptron Azzahra, Jannatul Firdausa; Sumarti, Heni; Kusuma, Hamdan Hadi
Jurnal Fisika Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v12i1.35685

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus corona sebagai sindrom pernafasan akut parah. SARS (Severe Acute Respiratoty Syndrome) merupakan gangguan saluran pernapasan yang disertai gejala saluran perncernaan disebabkan oleh corona virus. Penelitian ini bertujuan untuk membedakan pasien COVID-19 dan SARS berdasarkan ciri tekstur dengan metode Multi-Layer Perceptron (MLP). Metode yang digunakan dalam penelitain ini terdiri dari tiga tahap, tahap pertama adalah pre-processing, tahap kedua adalah ekstraksi ciri tekstur menggunakan histogram dan GLCM (Gray Level Co-occurrence Matrix), dan tahap ketiga adalah klasifikasi data menggunakan metode Multi-Layer Perceptron (MLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra pasien SARS memiliki rerata kecerahan lebih tinggi, memiliki kontras lebih tajam, dan tingkat penyebaran data dalam piksel citra rontgen toraks lebih acak dibandingkan dengan citra pasien COVID-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menghasilkan akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas yang sama, yaitu sebesar 91,67%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ciri tekstur mampu membedakan citra rontgen toraks pasien COVID-19 dan SARS secara akurat, sehingga dapat menjadi perangkat tambahan untuk memudahkan tenaga kesehatan.
Studi Awal Fabrikasi Sel Surya Murah Menggunakan TiO2 Sebagai Material Penyerap Foton dengan Deposisi Ion-Ion NaCl Rahman, Dui Yanto; Sulistyowati, Rita; Munir, Rahmawati; Margareta, Desyana Olenka; Utami, Fisca Dian
Jurnal Fisika Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v12i1.33428

Abstract

Deposisi partikel tembaga sebagai jembatan elektron bagi sel surya berbasis TiO2 masih meninggalkan permasalahan berupa tidak sederhana dan efektifnya metode yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengganti deposisi partikel tembaga yang menggunakan metode elektroplating dengan deposisi ion NaCl. Sel surya berbasis TiO2 telah difabrikasi dengan  deposisi ion NaCl di antara partikel TiO2. Ion dideposisikan dengan mendispersikan NaCl dalam air sebelum dimasukkan serbuk TiO2. Larutan tersebut kemudian dideposisikan di atas substrat Fluorine Tin Oxide (FTO) menggunakan metode tetesan (droplet) disertai pemanasan dengan suhu 200oC selama satu jam. Kandungan NaCl divariasikan dari 1-9 % relatif terhadap  TiO2. Keberadaan ion di antara partikel penyerap foton dapat meningkatkan efisiensi sel surya dari 0.04% untuk kandungan NaCl sebesar 1% sampai mencapai titik optimum 0.73% untuk kandungan NaCl sebesar 7%. Kandungan NaCl di atas 7 % menyebabkan efisiensi sel surya kembali turun.
Karakterisasi Sifat Penyerapan Nata de Coco Kering Terpadatkan Terhadap Bolu Rahmayanti, Handika Dany; Ardiani, Septia; Akmalia, Nurul; Kartika, Tipri Rose; Suryani, Meuthia
Jurnal Fisika Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v12i1.33429

Abstract

Pada penelitian ini kami mensintesis nata de coco (NDC) dengan metode standar. Kemampuan daya serap air (absorbsi) dari NDC kering terpadatkan ini juga kami selidiki. Pada pengujian absorbs kami juga membandingkan dengan NDC komersial yang ada di pasaran. Guna mengetahui prospek komersial, absorsivitas air silika gel juga diuji. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa NDC kering terpadatkan mampu menyerap kelembaban air yang sebanding dengan absorpsivitas silika gel komersial. Ketiga merek NDC yakni NDC pada sampel merek B, C, dan F menunjukkan penyerapan lebih tinggi dibandingkan silika gel dan nilai ini terus mengalami kenaikan mulai hari ke-1 sampai hari ke-5. Jumlah air yang terserap oleh sampel nata de coco pada hari ke-5 yakni sebesar 15,087% (B); 21,86% (C) dan 22,664% (F). Nilai ini lebih besar bila dibandingkan penyerapan oleh silika gel pada bolu yakni sebesar 15,532%. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa nata de coco mempunyai daya serap yang cukup tinggi.
Simulasi Orbit Planet Eksentrisitas Tinggi dengan Metode Leapfrog Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Fisika Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v12i1.33744

Abstract

Penelitian ini mengkaji orbit, galat energi, dan besaran aksi dalam simulasi planet mengorbit bintang dengan menggunakan metode leapfrog dan langkah waktu konstan. Sebuah modul program dibuat dalam bahasa pemrograman Python 3. Nilai posisi dan kecepatan awal planet diatur sedemikian rupa sehingga eksentrisitas orbit bernilai 0,75. Hasil simulasi menunjukkan galat energi yang memiliki nilai batas tertentu yang cenderung konstan. Secara visual, nilai besaran aksi yang diwakili oleh luas daerah yang dibatasi oleh kurva ruang fasa tidak berubah. Hal ini disebabkan oleh sifat time-symmetric dan symplectic dari metode leapfrog. Akan tetapi, pergeseran fasa orbit tetap terjadi. Sebagai perbandingan, metode Runge-Kutta orde 2 yang tidak time-symmetric dan non-symplectic menghasilkan galat energi dan besaran aksi yang meningkat secara linier. Selain itu, pergeseran fase metode Runge-Kutta orde 2 terlihat lebih besar dari pergeseran fase metode leapfrog. Hal ini menunjukkan metode leapfrog sangat cocok dipakai untuk simulasi planet dalam jangka waktu yang sangat lama.
Identification of Clay Element Content in Fabric Dyeing Process Using X-Ray Fluorescence Spectrometry Nengsih, Reni Fitria; Rifai, Hamdi; Dwiridal, Letmi; Akmam, Akmam; Fauzi, Ahmad; Yusrizal, Yusrizal
Jurnal Fisika Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v12i1.34991

Abstract

Clay in West Sumatra has been used as a natural dye for batik, so the batik is known as clay batik. The dyeing of the cloth is done by boiling and soaking the clay together with the cloth for 10 days. The color of the fabric is caused by certain elements present in the clay. Currently, no one has investigated the changes in elemental content due to the dyeing process. This research aims to investigate the changes in the concentration of the elements that affect the color of the fabric. Samples were taken from 4 areas, namely Solok, Sijunjung, Lima Puluh Kota, and Pesisir Selatan with a total of 8 samples, of which 4 samples were measured before the staining process and 4 more samples after the staining process. Changes in the elemental content of clay were investigated using X-Ray Fluorescence (XRF). The results of the study showed changes in the content of the dominant element, namely Al, Si, and Fe contained in samples CL-PYKLN 2A and CL-TJG GDG 210422. While the samples CL-PSB-SJJ 210421 and CL-SPPS 1 210314 the change in the concentration of the elemental content was not too significant. The elements that cause colored cloth are all elements in clay, but the dominant element in coloring cloth is Fe.

Page 1 of 1 | Total Record : 5