cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PENGGUNAAN TEKNIK DISKUSI MELALUI KELOMPOK MEMBACA UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA MAHASISWA Ramelan, Ramelan; Hidayat Al janan, Dony; Doni, Rahmat
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran diskusi terhadap peningkatan minat membaca mahasiswa. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester ganjil 2012/2013 Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik UNNES. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya budaya membaca di kalangan mahasiswa. Setiap subyek  penelitian dalam  jangka  waktu delapan minggu  diberikan tugas  untuk membaca satu  judul buku  yang berbeda setiap minggunya dan kemudian mendiskusikan isi buku tersebut di setiap akhir minggu. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode Triangulasi yang menggabungkan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data dianalisis secara kualitatif didapatkan hasil bahwa metode diskusi belum mempunyai peran yang cukup kuat untuk meningkatkan minat membaca mahasiswa.
KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN KEJURUAN PT KALIMAS AI YOGYAKARTA Roziqin, Ahmad; Sofyan, Herminarto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) keefektifan pelaksanaan pendidikan dan latihan kejuruanPT Kalimas AI Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan evaluasi model four level Kirkpatrick pada level respon (reaction), hasil belajar (learning), perilaku kerja (behavior), dan (2) kelebihan dan kekurangan pelatihan. Jenis penelitian adalah penelitian evaluasi dengan menggunakan pendekatan model evaluasi Kirkpatrick pada tiga dari empat level evaluasi. Fokus evaluasi pada level respon (reaction), hasil belajar (learning) dan perilaku kerja (behav- ior). Responden dalam penelitian ini berjumlah 71 orang, yang terdiri dari 35 peserta PLK PT Kalimas AI, tiga in- struktur PLK, 13 supervisor industri dan 20 alumni PLK PT Kalimas AI yang bekerja di  Yogyakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi yang sudah divalidasi oleh ahli dan melalui uji va- liditas instrumen. Hasil penelitian pelaksanaan pendidikan dan latihan kejuruan PT Kalimas AI menunjukkan (1) pada level respon peserta, pelatihan sangat efektif dengan kecenderungan sebesar 80%; (2)  pada level respon alumni, pelatihan sangat efektif dengan kecenderungan sebesar 55%; (3) pada level hasil belajar peserta, pelatihan efektif dengan tingkat kecenderungan sebesar 85,71% dan hasil komparasi menunjukkan tidak ada perbedaan hasil belajar secara signifikan antara kelompok peserta pelatihan berdasarkan latar belakang pendidikannya; (4) pada level perilaku kerja alumni, pelatihan efektif dengan tingkat kecenderungan sebesar 75%; dan (5) kelebihan PLK PT Kalimas AI terdapat pada materi dan metode pelatihan, keuletan, kedisiplinan dan kerjasama peserta, ketelitian, keuletan kerja serta kemampuan alumni dalam menganalisa pekerjaan. Selanjutnya kekurangan PLK PT Kalimas AI terdapat pada konsumsi, peraturan pelatihan, alat dan bahan praktek, manajemen waktu dan kedisiplinan alumni pelatihan.
MEDIA PEMBELAJARAN ALAT UJI KEKENTALAN MINYAK PELUMAS BOLA BAJA JATUH BEBAS MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Yanuary, Asyik Tabah; Ramelan, Ramelan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat media pembelajaran alat uji kekentalan minyak pelumas  menggunakan bola baja jatuh bebas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development, yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Penulis membuat alat pengukur kekentalan minyak pelumas menggunakan bola baja jatuh bebas dengan desain, alat, dan bahan yang sudah dirancang terlebih dahulu, yang nantinya akan digunakan untuk mengukur kekentalan minyak pelumas. Minyak pelumas yang akan diuji adalah minyak pelumas multigrade yang biasa digunakan masyarakat umum dengan SAE 5W-30, 5W-50, 10W-30, 10W-40, 15W-40, 15W-50, 20W-40, dan 20W-50 dari berbagai merk. Hasil penelitian yang melibatkan pakar dan mahasiswa, menunjukkan bahwa alat uji kekentalan minyak pelumas yang layak digunakan sebagai media pembelajaran.
MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOMPE- TENSI KEJURUAN MEKANIK OTOMOTIF PADA SISWA KELAS X SMK MIFTAHUL ULUM BOARDING SCHOOL DEMAK Saefudin, Ahmad; Karsono, Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar kompetensi kejuruan mekanik otomotif dengan metode pembelajaran PAKEM dibandingkan dengan metode konvensional (ceramah biasa). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan dan masing-masing pertemuan meliputi 4 tahapan; perencanaan, tindakan, observasi dan refklesi. Data diperoleh dari hasil tes dan observasi. Model pembelajaran PAKEM dapat meningkatkan prestasi belajar dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata kelas naik hingga 89,73% setelah model pembelajaran PAKEM dite- rapkan, sedangkan sebelumnya model pembelajaran konvensional hanya mencapai nilai rata-rata kelas sebesar 60% Sebaiknya sekolah menerapkan model pembelajaran PAKEM karena terbukti dapat meningkatkan prestasi be- lajar siswa khususnya pada kompetensi kejuruan mekanik otomotif. Selain itu guru juga diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran PAKEM pada materi-materi yang lain agar siswa lebih mema- hami keterkaitan suatu topik dengan topik lain. Para siswa dengan nilai yang kurang memuaskan hendaknya terli- bat aktif dalam proses pembelajaran dengan model PAKEM.
EVALUASI HASIL BELAJAR KOMPETENSI MENGGAMBAR RODA GIGI LURUS MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Khumaedi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengevaluasi hasil belajar kompetensi menggambar roda gigi lurus mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang dan mengetahui perbedaan hasil belajar kompetensi menggambar roda gigi lurus mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas. Penelitian dilakukan menggunakan survei dengan sampel keseluruhan yang berjumlah 51 mahasiswa, yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan 36 mahasiswa dan yang dari Sekolah Menengah Atas 15 mahasiswa. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan mendapatkan hasil belajar kompetensi menggambar roda  gigi  lurus  mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang adalah dalam kategori  baik  dan  tidak  ada  perbedaan  hasil  belajar  kompetensi  menggambar  roda  gigi  lurus  mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin yang berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan dan Sekolah Menengah Atas.
PEMBELAJARAN KOMPETENSI MEMPERBAIKI SISTEM PENGAPIAN DENGAN METODE PROYEK MANDIRI PEMBUATAN PERAGA SISTEM PENGAPIAN MOBIL Ashar, Deni; Eko, Budiarso; Abdurrahman, Abdurrahman
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran menggunakan metode proyek mandiri pembuatan peraga sistem pengapian pada mobil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR SMK Negeri 10 Semarang tahun ajaran 2012/2013 yang terdiri dari 93 siswa. Peneliti menggunakan kelas XI TKR1 sebagai kelas kontrol dan XI TKR3 sebagai kelas eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan ada peningkatan pemahaman siswa tentang kompetensi Memperbaiki Sistem Pengapian, sebelum perlakuan dengan setelah perlakuan. Perlakuan berupa pembelajaran menggunakan metode proyek mandiri pembuatan peraga sistem pengapian pada mobil. Rata-rata nilai kelas eksperimen sebelum tinda- kan sebesar 52,759, setelah mendapatkan tindakan meningkat menjadi 80,328. Nilai rata-rata kelas kontrol sebe- lum tindakan adalah 53,555 dan setelah tindakan adalah 64,919. Dari hasil yang didapat nilai rata-rata pemahaman siswa melalui hasil belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 17,569.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL Fatkhannudin, Fatkhannudin; Suwahyo, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  peningkatan  hasil  belajar  siswa  pada  kompetensi  sistem pengapian konvensional. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MO-3 teknik mekanik otomotif SMK N 10 Semarang semester genap yang berjumlah 37 siswa dengan fokus penelitian peningkatan hasil belajar kognitif siswa.  Penelitian  ini  terlaksana  dalam  2  siklus  kegiatan.  Setiap  siklus  penelitian  ini  terdiri  atas  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dari 37 siswa sebanyak 30 siswa telah tuntas dan sebanyak 7 belum tuntas. Nilai rata -rata aktivitas siswa yang dicapai pada siklus I sebesar 66,22% dan pada siklus II sebesar 78,51%. Hasil belajar siswa pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata 66.22 dan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan perolehan nilai rata-rata menjadi 78.51.
PENERAPAN MODEL INTERNSHIPS WORK BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILL DAN JIWA ENTREPRENEUR MAHASISWA PENDIDIKAN VOKASI Hadromi, Hadromi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk memformulasikan dan menerapkan model Internships Work Based Learning pada pembelajaran praktik untuk meningkatkan life skill dan jiwa entrepreneur mahasiswa vokasi. Model penelitian tindakan kelas (PTK) ini   dilaksanakan di Laboratorium  Media Penddidikan, dan laboratorium kelistrikan dan AC Mobil Jurusan Teknik Mesin FT. UNNES. Populasi dan sampel penelitian terdiri dari mahasiswa Program Studi D-3 Teknik Mesin (Pendidikan Vokasi) yang mengambil mata kuliah kelistrikan otomotif. Mahasiswa ini terdiri dari satu rombel berjumlah 21 mahasiswa.   Pemenuhan tolok ukur keberhasilan penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Pengukuran  life skill melalui instrumen tes parktik, sedangkan peningkatan jiwa kewirausahaan mahasiswa diukur melalui isian lembar observasi selama melaksanakan praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi model Internships Work Based Learning pada pembelajaran praktik pada mahasiswa D-3 Teknik Mesin merupakan model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman kerja (work experience) atau kerja dalam bimbingan (work shad- owing) saat praktik, pembelajaran terjadi sebagai hasil aktivitas di tempat kerja pada pembelajaran praktik yang meningkatkan life skill dan jiwa entrepreneur. Model dikembangkan dari penjabaran kurikulum, pembuatan RPP, kelengkapan alat, bahan serta adanya kolaborasi antara mahasiswa dengan latar belakang SMA dan SMK dalam ke- lompok pembelajaran praktik. Setelah model diterapkan dalam pembelajaran praktik, pemenuhan tolok ukur penelitian terjadi pada tiga siklus. Siklus pertama, kedua, dan ketiga dengan nilai life skill mahasiswa berturut-turut sebesar: 79,17, 80,74, dan 81,91. Frekuensi mahasiswa yang memperoleh nilai diatas 81 berturut-turut sebanyak 41,86%, 47,62%, dan pada siklus ketiga sebanyak 52,38%. Sedangkan hasil obeservasi terhadap jiwa Entrepreneur mahasiswa  menunjukkan  jiwa  kewirausahaan  mahasiswa  D-3  Teknik  Mesin  meningkat  optimal,  kondisi  ini  ditunjukkan dari pemenuhan sifat-sifat kewirausahaan berupa   frekuensi kehadiran saat praktik, hadir tepat waktu, Suasana pembelajaran berlangsung interaktif, terjalin kerjasama dan diskusi yang efektif dan  interaktif dalam kerja kelompok.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR ANTARA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW II PADA MATERI SISTEM REM Ariyanto, Siswo; Supraptono, Supraptono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan memperoleh informasi mengenai perbedaan hasil belajar antara siswa yang  mendapatkan pembelajaran model pembelajaran kooperatif TGT dengan Jigsaw II. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Control Group Pretest Posttest. Penentuan sampel menggunakan teknikrandom sampling. Hasil pretest menggunakan One Way Anova didapatkan F hitung = 0,185 < Ftabel = 3,08 untuk peluang 0,95 dengan dk pembilang = 2 dan dk penyebut = 104 membuktikan ketiga kelas tidak memiliki perbedaansignifikan sebelum perlakuan. Hasil uji postest didapatkan F hitung = 21,803 > F tabel = 3,08 untuk peluang 0,95 dengan dk pembilang = 2 dan dk penyebut = 104 membuktikan terdapat perbedaan signifikan antara ketiga kelas setelah perlakuan. Hasil t-test terhadap data posttest kelas TGT dan Jigsaw II diperoleh t hitung = -4,943 < ttabel = 5% dengan dk = 70. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan hasil belajar siswa pada pembelajaran materi sistem rem dengan menggunakan model pembelajaran TGT dibandingkan dengan model pembelajaran jigsaw II. 
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERMESINAN MATA PELAJARAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN SISWA KELAS X MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Prasetyawan, Harnendro; Aryadi, Widya
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran konvensional menimbulkan rendahnya minat para siswa kelas X, SMK Slamet Riyadi Gemolong pada pembelajaran kompetensi permesinan yang akhirnya berdampak pada tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dengan menerapkan media pembelajaran audio-visual. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observa- si dan juga refleksi. Pada siklus I, 18 siswa dari 25 siswa telah tuntas mengikuti tes, dengan nilai rata-rata kelas 69,92 atau sebesar 72 %. Setelah media audio-visual diterapkan pada siklus II, 20 siswa dari 26 siswa telah tuntas mengikuti tes dengan nilai rata-rata kelas sebesar 78,30 atau sebesar 76,92 %. Penggunaan media audio visual dalam pembalajaran meningkatkan kompetensi permesinan pada kompetensi dasar kejuruan siswa kelas X SMK Slamet Riyadi Gemolong. Hendaknya guru dapat menggunakan media audio visual sebagai variasi dalam pembelajaran.

Page 9 of 75 | Total Record : 743