cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): Juli" : 9 Documents clear
Analisis Pelaksanaan Pendidikan Karakter Berbasis Parenting Di Gugus PAUD XIII Kecamatan Klojen Kota Malang Siti Ruqoiyah; Ichsan Anshory
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11599

Abstract

Abstract: The study aims to (1) analyze the implementation of character building that based on parenting and to find out (2) supporting factors and inhibiting factors in gurus PAUD XIII in Klojen district. The method used in this research is qualitative descriptive. Data is collected from observation, interview, and documentation. The subject of this research are headmasters, teachers, and parents, whereas the analysis technique included data collection, data reduction, display, and conclusion. Checking data‟s validity uses thorough observation and triangulation. The result of this research showed that (1) parents' support and involvement are prominent in school socialization meetings, involved in the parent group, religious events, sharing with a psychologist, the peak of theme, and social activity. (2) Supporting factors are in the form of adequate educational and economical background, character control book, school culture, time for sharing while inhibiting factors are parents' works, parent perspective, and lack of a good example from parents at home.Keywords: Character building, Parents involvement, Young children Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis pelaksanaan pendidikan karakter berbasis parenting serta (2) mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya di gugus PAUD XIII di kecamatan Klojen. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, adapun subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan wali murid, sedangkan teknik analisis data meliputi data collection, data reduction, display, conclusion, untuk pengecekan keabsahan data menggunakan cara pengamatan yang tekun dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dukungan dan keterlibatan orangtua sangat aktif pada pertemuan sosialisasi visi, misi, tujuan sekolah, aktif dalam kegiatan Paguyupan Orangtua Siswa (POS), pengajian, kegiatan sharing dengan psikolog, puncak tema, kegiatan sosial. (2) Faktor pendukung berupa latar belakang pendidikan dan strata ekonomi yang memadai, adanya buku kontrol karakter, budaya sekolah, tersedianya waktu khusus untuk sharing, sedangkan faktor penghambatnya adalah kesibukan orangtua, persepsi orangtua, perlakuan yang berbeda, dan kurangnya role model yang baik dari orangtua dirumah.Kata kunci: Pendidikan karakter, Keterlibatan orangtua, Anak usia dini
Analisis Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Bilingual Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Malang Nurin Yusrina Prasetyani; Agus Tinus
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11600

Abstract

Abstract: This research aims to find out (1) What are the programs in implementing bilingual learning in MTsN 1 Malang? (2) What is the bilingual implementation process in MTsN 1 Malang (3) What factors are supporting and hindering the implementation? This research used a descriptive qualitative approach. Data collection techniques carried out by interview, documentation, and observation. The informants are the School Principal, Curriculum Team, and Bilingual Teachers who are used as primary and secondary data. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, drawing conclusions and testing the validity of the data using source triangulation techniques. Location of research in MTsN 1 Malang. The results of the research showed that (1) Bilingual learning is based on the K-13 curriculum with the learning process using two languages, (2) Application of bilingual is focused on science and mathematics, (3) There is high student motivation, infrastructure facilities that support learning, and language acquisition high. There are inhibiting factors of less competent teaching staff and differences in student characteristics.Keywords: Learning Model, Bilingual, Implementation Abstrak: Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apa saja program dalam implementasi pembelajaran bilingual di MTsN 1 Malang? (2) Bagaimana proses implementasi bilingual di MTsN 1 Malang; (3) Faktor Apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Informannya Kepala Sekolah, Tim Kurikulum, dan Guru Bilingual yang dijadikansebagai data primer dan sekunder. Teknik analisis data meliputi, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan serta pengujian keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Lokasipenelitian di MTsN 1 Kota Malang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran bilingual dilakukan berlandaskan Kurikulum K-13 dengan proses pembelajaranya menggunakan dua bahasa, (2) Penerapan bilingual terfokus pada sains dan matematika, (3) Adanya motivasi siswa yang tinggi, sarana prasarana yang mendukung pembelajaran, dan penguasaan bahasa yang tinggi. Adanya faktor penghambat dari tenaga pengajar yang kurang kompeten dan perbedaan karakteristik siswa.Kata kunci: Model Pembelajaran, Bilingual, Implementasi
Efektivitas Kebijakan Budaya Sekolah Berwawasan Lingkungan Hidup (Adiwiyata) Mandiri Di SDN Purwantoro 1 Kota Malang Jauhar Prayogo; Arif Budi Wurianto
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11602

Abstract

Abstract: This study aims to determine: 1) The effectiveness of the Culture Policy of environmentally friendly schools (Adiwiyata) Mandiri implemented at SDN Purwantoro 1 Malang, 2) Supporting and inhibiting factors in the education of environmentally friendly schools (Adiwiyata) Mandiri at SDN Purwantoro 1 Malang. The approach used is qualitative. The research location is housed in SDN Puwantoro 1 Malang City. Research carried out in December until January 2017. The subjects were principals, teachers, and parents. Analysis of the data using data analysis techniques Miles, Huberman, and Spradley. While the validity of the data which is to increase persistence, triangulation, and the use of reference materials. Research results obtained: 1) Culture applied in SDN Purwantoro 1 Malang City with their habituation-conditioning is done to students. The habituation cultural activities such as green and clean, personable, and parents day. 2) Factors that support program activities Adiwiyata Mandiri is the infrastructure that supports it, the division of cadres in the Adiwiyata program, and the role of parent guardians in supporting the implementation of the program at SDN Purwantoro 1 Malang City. And 3) the inhibiting factors sometimes only one or two children who lack awareness about the environment and land conditions are still unfavorable to good.Keywords: Education Policy, School Culture, Environmental Education, Adiwiyata Mandiri Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Efektivitas Kebijakan Budaya sekolah berwawasan lingkungan hidup (Adiwiyata) Mandiri diterapkan di SDN Purwantoro 1 Kota Malang, 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pendidikan sekolah berwawasan lingkungan hidup (Adiwiyata) Mandiri di SDN Purwantoro 1 Kota Malang. Pendekatan yang dipakai adalah kualitatif. Lokasi penelitian bertempat di SDN Purwantoro 1 Kota Malang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember sampai Januari 2017. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan wali murid. Analisis data menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman dan spradley. Sedangkan keabsahan datanya yaitu meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian yang didapat yaitu 1) Budaya yang diterapkan di SDN Purwantoro 1 Kota Malang dengan adanya pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan kepada siswa-siswinya. Budaya pembiasaan itu seperti kegiatan green and clean, kepribadian dan parensday. 2) Faktor yang mendukung dalam kegiatan program Adiwiyata Mandiri adalah sarana prasarana yang mendukung, adanya pembagian kader dalam program adiwiyata, dan peran orang tua wali murid dalam mendukung diterapkannya program Adiwiyata di SDN Purwantoro 1 Kota malang. Dan 3) Faktor penghambat hanya saja terkadang ada satu dua anak yang kesadarannya kurang tentang lingkungan dan kondisi lahannya yang masih kurang mendukung dengan baik.Kata kunci: Kebijakan Pendidikan, Budaya Sekolah, Pendidikan Lingkungan Hidup, Adiwiyata Mandiri
Implementasi Kebijakan Kedisiplinan Peserta Didik Di SMK Negeri 1 Maumere Mite Albertus; Akhsanul In’am
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11603

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of disciplinary policies of students in SMK Negeri 1 Maumere; 2) what obstacles are faced by SMK Negeri 1 Maumere in implementing disciplinary policies; 3) what efforts have been made to overcome problems or obstacles in the implementation of discipline. The research method used is a qualitative descriptive research method. to be informants in this study are 1) Tatib Team Coordinator, 2) BK Teachers. Data collection in this study uses the following methods: 1) interview 2) Observation, 3) Documentation. This study uses the analysis method and the Moles and Huberman (1994) model with the stages of data reduction, presenting data, and drawing conclusions. Testing the data in this study uses a participation extension technique which means a single researcher in the field until the saturation of data collection is achieved. The results of this study indicate (1) The implementation of student disciplinary policies at SMK Negeri 1 Maumere meets the standards that have been formulated by the Tatib team. (2) The obstacles that become obstacles in the implementation of disciplinary policies of students in SMK Negeri 1 Maumere are 1) from the students, 2) lack of support from parents, 3) from the school which consists of administration that has not been neatly arranged and lack of support from the teacher.Keywords: Policy implementation, Discipline, Students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere; 2) kendala apa saja yang dihadapi SMK Negeri 1 Maumere dalam melaksanakan kebijakan kedisiplinan; 3) upaya-upaya apa saja yang sudah dilakukan untuk mengatasi masalah atau kendala dalam pelaksanaan kedisiplinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskritif kualitatif. menjadi imforman dalam penelitian ini adalah 1) Koordinator Tim Tatib, 2) Guru BK. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode 1) wawancara 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis dan model Moles and Huberman (1994) dengan tahapan reduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian data dalam penelitian ini menggunakan teknik perpanjangan keikutsertaan yang berarti peneliti tunggal di lapangan sampai kejenuhan pengumpulan data tercapai. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Implementasi kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere pada dasarnya sudah memenuhi standar yang telah dirumuskan oleh tim tatib. (2) Kendala-kendala yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan kebijakan kedisiplinan peserta didik di SMK Negeri 1 Maumere adalah 1) dari pihak peserta didik, 2) kurang adanya dukungan dari orangtua, 3) dari pihak sekolah yang terdiri dari administrasi yang belum tertata rapi dan kurang adanya dukungan dari guru.Kata kunci: Implementasi kebijakan, Kedisiplinan, Peserta didik
Pelaksanaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Dalam Penjaminan Mutu Guru IPA SMP Di Kota Batu Eka Putri Kurniatiningsih; Estu Widodo
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11604

Abstract

Abstract: This study aims to describe; (1) TECPs implementation in quality assurance of Science teacher in Batu city, (2) the problem faced by TECP. The descriptive qualitative approach is used in this study. Chief of TECP, secretary and two members of TECP were used as samples in this study. Interview and documentation studies were used as the data collection technique. The result of the study shows that: (1) Implementation of TECP in the guarantee of Science teacher quality in Batu City is going well which is followed by 27 schools from Private and Public Junior High School or MTs. It also gets positive supports from the Batu City’s Government (2) Problem faced by TECP in quality assurance of Science teachers in Batu City are the lack of teachers' presence participation, not maximal in deepening of the material competence of each teacher, and the gap relation of TECP participants. Problem-solving that TECP offer is focused on any activities which are related to their need. The most important thing is all about the routine meeting and continuity of this program. It is possible if the teachers join with another coaching outside the TECP such as workshops, seminars, etc. However, teachers should have the responsibility to acquire or learning more deeply about the material and vice versa, seniors should have a responsibility to take good care of the juniors to have good communication between each other in every step of activities.Keywords: Teacher Education Consensus Points or MGMP, quality of Science teacher in Batu City Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) Pelaksanaan MGMP dalam penjaminan mutu guru IPA di Kota Batu, (2) Problem yang dihadapi MGMP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah ketua, sekretaris, dan dua anggota MGMP. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan MGMP dalam penjaminan mutu guru IPA di Kota Batu berjalan baik yang diikuti oleh 27 sekolah dari SMP/MTs Negeri dan Swasta serta MGMP mendapat dukungan positif dari Pemerintah Kota Batu (2) Problem yang dihadapi MGMP dalam penjaminan mutu guru IPA Di Kota Batu adalah kurangnya partisipasi kehadiran guru-guru, tidak maksimalnya kompetensi pendalaman materi dari masing-masing guru, dan adanya kesenjangan relasi peserta MGMP. Solusi MGMP adalah kegiatan MGMP harus sesuai dengan kebutuhan peserta, pertemuannya harus diadakan rutin, guru-guru dapat mengikuti pelatihan di luar, workshop, secara pribadi guru harus rajin belajar untuk pedalaman materi, dan sebaiknya para senior merangkul guru junior agar terjalin komunikasi yang baik disetiap kegiatan.Kata kunci: Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Mutu Guru IPA SMP di Kota Batu 
Analisis Penyelenggaraan Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar Kabupaten Lomok Tengah Baiq Sriwulan Suantari; Endang Poerwanti; Ichsan Anshory
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11605

Abstract

Abstract: This study aims to find out: 1) the conduct of inclusive education at elementary school level in Central Lombok regency, 2) the management of inclusive education at elementary school level of Central Lombok regency, 3) obstacle and effort conducted by schools that administer the inclusive education. This study is a descriptive qualitative study which applied qualitative method. Its sample was inclusive schools that are located in the rural area as well as downtown and the district capital of Central Lombok regency. The data collection technique was my interview with the Head of Education Board, Local Government of Central Lombok regency, observation related to inclusive education conduct in Central Lombok regency and in the form of photos to support the analysis result. The data analysis technique used the data reduction technique, data presentation, and verification. The result of the study showed that 1) inclusive education implementation in the learning process was done in classical form, there was no service provided by the school toward the children with a special need. The three schools which were taken as a sample of the study were not ready to establish inclusive education due to lack of understanding from the teachers’ side on inclusive education itself. 2) the uneven management system in terms of curriculum implementation, schools A and B applied KTSP while school C used K13 by government regulation. 3) the obstacles faced by the teachers were the lack of understanding from the teachers’ side, the unavailability of expert staff for the special needs, the lack of facility and utility, lack of training provided by the institution whose school administers the inclusive education. The effort should be done by teachers from respective schools is to proceed with the learning process for their students at their best, proceed with the inclusive education program in their respective schools.Keywords: Education, Inclusive, Elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui: 1) Pelaksanaan pendidikan inklusi di sekolah dasar Kabupaten Lombok Tengah; 2) Manajemen pendidikan inklusi disekolah dasar Kabupaten Lombok Tengah; 3) Kendala dan upaya dan yang di alami sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan sample penelitian yaitu sekolah inklusi yang terletak di Daerah pelosok, di tengah-tengah Kota, dan terletak di Kota Kabupaten Lombok Tengah. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dengan Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengan, observasi terkait pelaksanaan Pendidikan Inklusi di Kabupaten Lombok Tengah dan Dokumentasi yang berupa foto-foto untuk memperkuat hasil analisis. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dantahap Verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pendidikan inklusi dalam proses pembelajaran dilakukan secara klasikal, belum terlihat pelayanan yang diberikan sekolah terhadap anak berkebutuhan khusus. Ketiga sekolah yang menjadi sample dalam penelitian ini tidak siap untuk menyelenggarakan pendidikan inklusi karena pemahaman guru terhadap konsep dari inklusi itu sendiri yang masihkurang. 2) manajemen sekolah dalam kurikulum masih menggunakan KTSP untuksekolah A dan B, sedangkan untuk sekolah C menggunakan kurikulum K13 sesuai ketetapan pemerintah. 3) kendala yang dihadapi guru berupapemahaman guru yang kurang, tidaktersedianya guru pembimbingkhusus, saranadanprasarana, pelatihan yang kurang yang disediakanolehlembagauntuk guru yang sekolahnya menyelenggarakan pendidikan inklusi. Upaya yang dilakukan oleh sekolah yaitu melaksanakan pembelajaran sebaik mungkin untuk para siswa, menlajutkan pendidikan inklusi di sekolah masing-masingKata kunci: Pendidikan, Inklusi, Sekolah dasar
Implementasi Manajemen Strategi Di SMP Negeri Satap 2 Tellu Limpoe Bone Sulawesi Selatan Ws Athiyaty Agustina; Agus Tinus; M. Syahri
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11606

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the implementation of strategic management at SMPN Satap 2 Tellu Limpoe in Bone South Sulawesi. The approach and type of research are qualitative descriptive, with a case study design. The research data was obtained through observation, interviews and documentation studies. Analysis of the data used is data collection, data reduction, data presentation, and conclusion and verification. As for the validity of the data, researchers used the triangulation technique. The results of this study indicate that the implementation of the strategy management SMPN Satap 2 Tellu Limpoe Tellu Limpoe has successfully achieved the goal of the 9-year compulsory education program well and has not succeeded in improving the expected quality of education. The implementation of management strategies implemented consists of four stages. First, the environmental observation stage consists of an internal environment which includes a lack of educators and education staff, incomplete administration, facilities that have not been used optimally, and lack of education funds. The external environment includes the economic background of students and teachers and the location of the school. Second, the strategy formulation stage starts with the creation of a vision and mission. Vision and mission based on observing internal and external environments aim to maintain and develop the existence of schools through several school programs. In the third stage, the implementation of the strategy in realizing the planned program can overcome the drop out rate, overcome the shortage of educators and education personnel, overcome the lack of infrastructure and education funds. Fourth is the evaluation stage which aims to determine the success of the program that has been implemented by the school.Keywords: Implementation, Strategy Management, One Roof School Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen strategi di SMPN Satap 2 Tellu Limpoe Bone Sulawesi Selatan. Pendekatan dan jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan rancangan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan untuk keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen strategi di SMPN Satap 2 Tellu Limpoe telah berhasil mencapai tujuan program wajib belajar 9 tahun dengan baik dan belum berhasil meningkatkan mutu pendidikan yang diharapkan. Impelemntasi manajemen strategi yang diterapkan terdiri dari empat tahap. Pertama, tahap pengamatan lingkungan terdiri dari lingkungan internalyang meliputi kurangnya pendidik dan tenaga kependidikan, administrasi yang belum lengkap, sarana-prasarana yang belum digunakan secara maksimal, dan dana pendidikan yang kurang.Lingkungan eksternal meliputi latar belakang ekonomi siswa dan guru, dan lokasi sekolah. Kedua, tahap perumusan strategi bermula dari pembuatan visi-misi.Visi-misi yang berdasarkan pada pengamatan lingkungan internal dan eksternalbertujuan untuk mempertahankan dan mengembangkan eksistensi sekolah melalui beberapa program sekolah. Tahap ketiga, implementasi strategi dalam mewujudkan program yang direncankanmampu mengatasi angka drop out, mengatasi kekurangan pendidik dan tenaga kependidikan, mengatasi kekurangan sarana prasarana dan dana pendidikan. Keempat adalah tahap evaluasi yang bertujuan untuk menentukankeberhasilan program yang telah dilaksanakan oleh sekolah.Kata kunci: Implementasi, Manajemen Strategi, Sekolah Satu Atap
Pembelajaran Variasi Dribbling Dalam Peningkatan Hasil Belajar Peserta Ekstrakurikuler Sepak Di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Eiselin Pasca Ramadhan; Arif Budi Wuriyanto; Abdulkadir Rahardjanto
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11607

Abstract

Abstract: The study aims to (1) knowing the learning process and learning outcomes variations dribbling participants extracurricular football class X in SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; (2) knowing the increase in dribbling learning outcomes of class X extracurricular soccer participants at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang Regency after participating in dribbling variation learning. This type of research is qualitative with Class Action Research design (PTK). The research instruments include observation sheets, tests, and documentation. Data analysis techniques used to analyze student learning outcomes is a descriptive analysis technique percentage. The results showed (1) The learning process of dribbling variation in the students is done in two cycles. Variations of dribbling exercises given in cycle 1 include (a) U-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back, (b) Z-dribbling exercises using inner legs, outer legs, and backs, (c) 8-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back foot, and (d) doing dribble with pass and control exercises. Variations of the dribbling exercises given in cycle 2 include (a) Z-dribbling exercises using inner legs, outer legs and back, (b) 8-dribbling exercises using inner legs, outer legs and backs, and Exercise dribble with pass and control. (2) The application of learning dribbling variation in the extracurricular participants of class X football at SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi showed the percentage of students' learning completeness classically in cycle 1 reaching 62.5% (25 students reaching KKM 65), then the percentage is increased and has reached the expected percentage target in cycle 2 is 87.5% (35 students reaching KKM 65).Keywords: Dribbling variations, soccer, learning outcomes Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui proses pembelajaran dan hasil belajar variasi dribbling peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi; (2) mengetahui peningkatan hasil belajar dribbling peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kabupaten Malang setelah mengikuti pembelajaran variasi dribbling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen peneltian meliputi lembar observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil belajar siswa adalah teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses pembelajaran variasi dribbling pada siswa dilaksanakan dalam dua siklus. Variasi latihan dribbling yang diberikan pada siklus 1 meliputi (a) latihan U-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (b) latihan Z-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (c) latihan 8-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, serta (d) melakukan latihan dribble with pass and control. Variasi latihan dribbling yang diberikan pada siklus 2 meliputi (a) latihan Z-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, (b) latihan 8-dribbling menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, serta (c) latihan dribble with pass and control. (2) Penerapan pembelajaran variasi dribbling pada peserta ekstrakurikuler sepak bola kelas X di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi menunjukkan persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus 1 yang mencapai 62,5% (25 siswa mencapai KKM 65), kemudian persentase tersebut meningkat dan telah mencapai target persentase yang diharapkan pada siklus 2 yaitu 87,5% (35 siswa mencapai KKM 65).Kata kunci: Variasi dribbling, sepak bola, hasil belajar
Implementasi Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Aljabar Di Kelas VIII SMP Negeri 4 Batu Sudiyono Sudiyono; Moch. Agus Krisno Budiyanto
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v5i2.11608

Abstract

Abstract: The study aims to find out the scientific approach implementation on algebra learning of class VIII, SMPN 4 Batu. This study employs a qualitative approach while it uses interviews, surveys, and documents as the techniques under the descriptive method. The source triangulation technique is used to support the validity of this study. The result shows that scientific approach implementation on algebra learning of class VIII, SMPN 4 Batu was conducted contextually through a scientific approach. The school needs to equip its teachers and educational staff with competency by training and workshop, sufficient funding, and supporting facilities and infrastructure. By applying the scientific approach, the school can improve KKM completeness percentage, decrease misconception, boost self-esteem, be more communicative, increase discipline, augment academic and nonacademic achievement as well.Keywords: Implementation, Scientific Approach, Algebra Abstrak: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran aljabar kelas VIII di SMP Negeri 4 Batu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif sedangkan metode yang digunakan deskriptif melalui tehnik wawancara, observasi dan dokumen. Keabsahan data dalam penelitian ini digunakan tehniktrianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan dalam implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran aljabar kelas VIII di SMP Negeri 4 Batu, dilakukan secara kontekstual melalui pendekatan saintifik, sekolah perlu mempersiapkan tenaga pendidik dan kependidikan yang kompeten dengan melalui pelatihan, diklat dan workshop, adanya dukungan dana yang mencukupi, sarana dan prasarana yang mendukung. Dengan pendekatan saintifik dapat, meningkatakanprosentase ketuntasan KKM, memperkecil miskonsepsi, menambah percaya diri, lebih komunikatif, meningkatkan kedipsilinan, dan meningkatkan prestasi akademis dan non akademis.Kata kunci: Implementasi, Pendekatan Saintifik, Aljabar

Page 1 of 1 | Total Record : 9