cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
An Analysis on Teachers’ Professional Competence at SMP Muhammadiyah 3 Gending Probolinggo Kartika Sari, Lufi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.217 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1729

Abstract

Lufi Kartika SariLecturer Language Center University of Muhammadiyah Malange-mail: loe_phie_sr@yahoo.comAbstract:This research used qualitative method. Based on the findings, 1) teachers’ professional competence was influenced by non-permanent teachers. They prioritize their main school instead of their subordinate school. It was proven by most of them teach carelessly, focused on textbooks and worksheets, do not develop teaching materials, copy and download teaching equipment; 2) school policies in SMP Muhammadiyah were based on government’s instruction. Some others were initiated by the principal regarding the school condition; 3). the most significant supporting factor was teachers’ main schools that held more trainings; 4) the inhibiting factors were fund, students, workforce, facilities, the evaluation of training, teachers’ personality, and school management, society which was non-Muhammadiyah; government prioritized public schools.Keywords: teachers’ professional competence, instructionAbstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dapatan kajian menunjukkan: 1) kompetensi profesional guru dipengaruhi oleh guru-guru tidak tetap. Mereka memprioritaskan tempat utama mengajar bukan. Hal ini terbukti dengan sebagian besar dari mereka mengajar sembarangan, berfokus pada buku pelajaran dan lembar kerja, tidak mengembangkan bahan ajar, dan hanya menggunakan peralatan mengajar dan tidak mengembangkannya, 2) kebijakan sekolah di SMP Muhammadiyah didasarkan pada instruksi pemerintah. Beberapa orang lain yang diprakarsai oleh kepala sekolah mengenai kondisi sekolah; 3). faktor pendukung yang paling signifikan adalah adanya pelatihan bagi guru; 4) faktor penghambat adalah dana, siswa, tenaga kerja, fasilitas, evaluasi pelatihan, guru, dan manajemen sekolah, masyarakat yang non-Muhammadiyah, dan sekolah negeri diprioritaskan.Kata kunci: kompetensi profesional guru, pembelajaran
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 1 Geger Madiun Sujoko, Sujoko
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.609 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1511

Abstract

The aim of research are: to know how this utilazatio of Information and Communication Technology (ICT) as media in learning process at SMP Negeri 1 Geger, to know what are the problems in using of Information and Communication Technology as media in learning process at SMP Negeri 1 Geger, and to know what is the affort that the done to overcome some problems in using the Information and Communication Technology as media in learning process at SMP Negeri 1 Geger. Tthe result of research show (1) The utilazation of Information and Communication Technology (ICT) in learning prcess are maximal (2) the problem in using of Information and Communication Technology (ICT) as media in learning process are: (a) there are some classrooms don’t have LCD and Computer, (b) there is teacher who can’t use Information and Communication Technology well as media in learning process, (c) Teacher seldom write at school’s WEB, (d) Teacher doesn’t use e_mail yet as media in learning process. (3) The problem solving are the computer and LCD in the classroom will be added, the school must give good facility to increase the creativity in using ICT as media in learning process, the school give good facility to teacher write at school’s WEB , make e_mail and use it as media in learning process.
Kompetensi Pedagogik Guru Taman Kanak-kanak Negeri Pembina di Tarakan ., Mustika
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.491 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2205

Abstract

Kompetensi Pedagogik Guru Taman Kanak-kanak Negeri Pembinadi TarakanMustikaPengawas Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan TarakanEmail: mustika133@yahoo.comAbstract:This research used descriptive qualitative method, the objective was to know teacher’s pedagogic competency at Kindergarten Pembina I, II and III Tarakan including the understanding towards students, planning, learning implementation, learning evaluation and students’ development. The result showed that the percentage of the average of pedagogic competency was 81.2%. Pedagogic competency is important to be owned by teachers of kindergarten as a responsible party to embed basic education to children. The researcher was conducted the research in Tarakan, northern Kalimantan, because there was a stigma that education outside java was left behind so that it was necessary to unveil the understanding of pedagogic skill towards students including kindergarten teachers’ pedagogic skills in planning, learning implementation, learning evaluation and students’ developmentKeywords: pedagogic competency, evaluation, students developmentAbstrak:Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru TK Pembina I, II dan III Tarakan yang meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perancangan, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan pengembangan peserta didik. Hasil penelitian ini diperoleh prosentase rata-rata kompetensi pedagogik adalah 81,2%. Kompetensi pedagogik penting untuk dimiliki guru Taman Kanak-Kanak sebagai pihak yang bertanggung jawab meletakkan dasar pendidikan kepada anak-anak. Penulis dalam hal ini melakukan penelitian di Tarakan, Kalimantan Utara, karena adanya stigma bahwa pendidikan di luar pulau Jawa tertinggal sehingga perlu mengungkapkan kompetensi pedagogik pemahaman terhadap peserta didik meliputi kompetensi pedagogik perancangan, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran dan pengembangan peserta didik pada guru TK.Kata kunci: kompetisi pedagogik, evaluasi, pengembangan peserta didik
Daftar Isi Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, Nomor 1, Januari 2013 ISI, DAFTAR
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.298 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1573

Abstract

Daftar IsiAnalisis Kompetensi Pedagogik Guru Matematika SMP Negeri di Malang Anik Kurniawati 1-8Pendidikan Karakter Melalui Sains Diana Chusnani 9-13Analisis Pelaksanaan Kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SMPN 1 Madiun Esty Renaningtiyas 14-17Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Pembelajaran Karakter Bidang Studi IPS di SMP Negeri 1 Nglames Madiun Iriani Takaria 18-25Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah di SMP Negeri 2 Batu Martinus Tanggela 26-34Penetapan Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal dengan Teknik Delphi di SMA Negeri Kabupaten Pamekasan Mohammad Nasirullah 35-41Integrasi Pendidikan Karakter dalam Perangkat Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMA Santo Bonaventura Madiun Murlani 42-48Implementasi Kebijakan Tugas Guru Pembimbing Khusus pada Pendidikan Inklusif di SD Negeri se-Kecamatan Junrejo Batu Prita Indriawati 49-54Analisis Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter Di Perguruan Taman Siswa Kecamatan Turen Kabupaten Malang Sita Acetylena 55-61Dampak Kebijakan Sekolah Tentang Poin Pelanggaran Tata Tertib Siswa dalam Membentuk Perilaku Siswa yang Berkarakter Muhammad Solihuddin 62-70Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 1 Geger Madiun Sujoko 71-77Analisis Mutu Pembelajaran Praktikum Kebidanan sebagai Upaya Peningkatan Pencapaian Kompetensi Program Studi Diploma III Kebidanan STIKES Maharani Malang Sumiatun 78-93
Pendidikan Karakter Melalui Sains Chusnani, Diana
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.538 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1502

Abstract

Some of the problems and conflicts that arise in social life due to the lack of strong character. Students and school leavers often face problems in life, which caused less strong character. Communities are now beginning to question the education system which assessed student has not managed to strengthen character. On the other side of the school is also facing difficulties in implementing character education. This study is an idea that is expected to provide solutions to the implementation of character education through science learning. This study does not propose character education as a stand-alone subject tetapui character education messages through methods of science learning with hands-on and minds-on is considered strongly supports strengthening the character of students. Learning science students have the right to direct the character's curiosity, to think logically, critically and creatively innovative, honest, healthy living, self-confidence, respect for diversity, discipline, self-reliant, responsible, caring environment and love of science.
Peningkatan Motivasi Belajar IPA Melalui Metode Demonstrasi di SMP Negeri 10 Probolinggo Yulianti, Nuning
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.162 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2193

Abstract

Peningkatan Motivasi Belajar IPA Melalui Metode Demonstrasidi SMP Negeri 10 ProbolinggoNuning YuliantiGuru SMP Negeri 10 ProbolinggoEmail: nuningyulianti29@gmail.comAbstract:This research objective was to know the application of demonstration method to increase students’ motivation and learning outcomes in learning natural science. This research was conducted to 26 students of Public Junior High school 10 Probolinggo by using descriptive quantitative and qualitative approaches. The research data were the observation of students’ interest, teachers’ activity, students’ activity and motivation and natural science learning outcomes. This research was conducted into two cycles, by the indicator of research minimum 20 students had a good motivation and learning mastery reached 85% classically. The research result used demonstration method in learning natural science had been carried out well based on its syntax, namely can increase motivation and outcomes in learning natural science. Learning outcomes in cycle I acquired the percentage of classical learning mastery 68% and increased in cycle II with the percentage of classical mastery reached 85%.Keywords: motivation, learning outcome, demonstration methodAbstrak:Tujuan penelitian adalah mengetahui penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan pada 26 peserta didik SMPN 10 Probolinggo dengan pendekatan kulitatif dan kuantitatif bersifat deskriptif. Data penelitian berupa observasi minat peserta didik, aktivitas guru, aktifitas peserta didik dan motivasi peserta didik dan hasil belajar IPA. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan indikator penelitian minimal 20 peserta didik memiliki motivasi yang baik dan kentuntasan belajar mencapai 85% secara klasikal. Hasil penelitian penggunaan metode demonstrasi pada pembelajaran IPA sudah berjalan dengan baik sesuai dengan sintaknya yaitu dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA. Hasil belajar pada siklus I, diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 68% dan meningkat pada siklus II persentase ketuntasan klasikal mencapai 85%.Kata kunci: motivasi , hasil belajar, metode demonstrasi
Pengembangan Model Assessment Afektif Berbasis Self Assessment dan Peer Assessment di SMA Negeri 1 Muslich, Kebomas Muhammad
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.02 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1912

Abstract

Pengembangan Model Assessment Afektif Berbasis Self Assessment dan Peer Assessment di SMA Negeri 1Kebomas Muhammad MuslichGuru di GresikE-mail: masmuslich@gmail.comAbstract:This study is the development research that modify Borg & Gall’s model. This study includes three phases: Initiation Study, Planning and Developing Model. The objective of this study is to produce affective assessment model in line with curriculum. The results of this study denote that many teachers apply affective assessment by not using the rules of assessment in accordance with affective assessment. Therefore, it is made of affective assessment model based on the right rules of affective assessment. This assessment model is the development of assessment format in the form of questionnaires, that filled by student when the learning proses occurs. This assessment model form is made 11 subjects due to each subject has very different affective aspects dominantly.Keywords: Affective Assessment, Self Assessment dan Peer AssessmentAbstrak:Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang merupakan modifikasi model pengembangan Borg & Gall. Penelitian terdiri tiga tahap: Studi Pendahuluan, Perencanaan dan Pengembangan model. Tujuan penelitian menghasilkan model penilaian afektif yang sesuai dengan kurikulum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian afektif yang dilakukan guru masih banyak yang belum menggunakan aturan penilaian sesuai dengan petunjuk dalam penilaia afektif, sehingga dibuat model penilaian afektif yang sesuai dengan petunjuk penulisan instrument afektif. Model penilaian afektif ini merupakan pengembangan dari format penilian afektif berupa angket dan diisi oleh siswa pada saat pembelajaran. Model AABSAPA dibuat 11 model untuk tiap-tiap mata pelajaran karena setiap mata pelajaran memiliki aspek afektif dominan yang berbeda.Kata kunci: Assessment Afektif, Self Assessment dan Peer Assessment
Daftar Isi, Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, Vol.2, No.2, Juli 2014 Isi, Daftar
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.455 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1903

Abstract

Daftar IsiEvaluasi Kebijakan Peraturan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah tentang Kinerja Guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Any Faizah. 93-100Pengaruh Kompetensi Guru terhadap Kepuasan Kerja Guru SMA Negeri Pariaman Asfar Amir, Syahrir @ Chairil bin Hj. Marzuki, Zahari Bin Hashim 101-106Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Pengembangan Kurikulum SMP Islam Ma’arif 02 Malang Tjatur Yuli Winarsih 107-113Implementasi Permendiknas No 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan bagi Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu Faris Achmad Assegaf 114-119Implementasi Kebijakan Sekolah dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Karakter melalui Program Pembiasaan Sholat Dhuhur Berjamaah Kamni 120-125Pelaksanaan Pengembangan Kurikulum Produktif Pendidikan Vokasional berdasarkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 Lusia Andriani 126-129Program Pendidikan Karakter dan Pemaknaan Pengembangan Soft Skills di SMK NU Gresik Muhamad Mahfud 130-136Implementasi Kebijakan Program Adiwiyata di SMP Negeri 3 Gresik Yeni Isnaeni 137-142Pengembangan Model Assessment Afektif Berbasis Self Assessment dan Peer Assessment di SMA Negeri 1 Kebomas Muhammad Muslich 143-148Implementasi Kebijakan Remidial Teaching pada Mata Pelajaran IPA Tahun Pelajaran 2012-2013 di SMP Negeri 3 Gresik Sholikin 149-156Pengembangan Model Speaking Materi Text Procedure Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbasis Nilai Karakter di SMP Negeri 3 Gresik Suci Handayani 157-165Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Lingkungan Hidup Pada Program Adiwiyata Mandiri di SDN Dinoyo 2 Malang Ahmad Fajarisma Budi Adam 166-173Koherensi Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Malang dalam Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Mas’odi 174-183Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan Chaidar Husain 184-192Manajemen Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Inggris Berbasis Karakter di SDN Utama 1 Tarakan Agus Holik Siswanto 193-202Pengaruh Pembelajaran Matematika Berasaskan Kooperatif dengan Strategi Penyelesaian Masalah Pemikiran Tingkat Tinggi terhadap Prestasi Belajar, Keterampilan Sosial dan Berpikir Kreatif Umy Zahroh, Zulkifley Mohamed, Sazelli Abdul Ghani 203-208
Implementasi Bahasa Mandarin sebagai Bahasa Asing di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik Rohmatillah, Rodia
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 2 (2013): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.36 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i2.1564

Abstract

Rodia RohmatillahGuru Bahasa Inggris di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik Email: rodiah.rahmatillah@yahoo.comAbstract:The qualitative study aimed at investigating the determination of Mandarin as foreign language taught at SMA Nahdlatul Ulama 1 of Gresik and its implementation the teaching and learning process. The study revealed that Mandarin was determined to be a foreign language taught at the school for some reasons such as the need analysis on the local community that demanded graduates with proficiency in foreign languages especially Mandarin considering Gresik as industrial city. It was also to prepare the graduates for international competition in the global era. Meanwhile, although the teaching and learning of Mandarin was considered well implemen-ted, the quality of teaching and learning as well as the evaluation of the teaching and learning process still needed to be improved.Keywords: Mandarin as foreign languageAbstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) bagaimana penetapan bahasa Mandarin sebagai bahasa asing di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik; dan 2) bagaimana pelaksanaan pembelajaran bahasa Mandarin sebagai bahasa asing di SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik. Dari hasil analisis dikatakan bahwa beberapa faktor yang mendasari SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik menetapkan kebijakan untuk menetapkan bahasa Mandarin sebagai bahasa asing, antara lain karena hasil dari analisis kondisi kebutuhan masyarakat lokal yang membutuhkan lulusan yang mampu menguasai bahasa asing terutama bahasa Mandarin karena kondisi kota Gresik yang merupakan kota industri. Berdasar analisis kebutuhan global karena untuk mempersiapkan lulusan di era global untuk persaingan imternasional. Terkait dengan pelaksanaan bahasa Mandarin sabagai bahasa asing, perencanaan sudah baik namun masih perlu ada peningkatan kualitas pembelajarannya, demikian juga dengan evaluasi pembelajarannya.Kata kunci: Mandarin sebagai bahasa asing, bahasa asing
Penggunaan Model Inquiry dengan Metode Eksperimen dalam Pembelajaran IPA di SMPN 10 Probolinggo Andiasari, Liena
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.104 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2186

Abstract

Penggunaan Model Inquiry dengan Metode Eksperimen dalam Pembelajaran IPA di SMPN 10 ProbolinggoLiena AndiasariGuru SMP Negeri 10 ProbolinggoEmail: liena-andiasari@yahoo.comAbstract:The research objective was to study the changes of students’ natural science learning results after learning using inquiry method with experimental method. This research was conducted at public junior high school 10 Probolinggo with descriptive quantitative and qualitative approaches. The research data were the observation of students’ activity, questionnaire from students and students’ learning result test. The result of students’ mastery at cycle I was 72% and cycle II was 80%. The results showed that this method in learning natural science was implemented well relevant to the syntax of learning which was planned. The result of questionnaire given to students showed that overall students were happy learning natural science and overall students learned natural science because of their own will but many students still presumed that natural science lesson was difficult. Based on the analysis of the evaluation of students’ learning outcomes and the evaluation of learning process, it can be concluded that inquiry-learning model with experimental method is good to use in learning natural scienceKeywords: inquiry method, experimental method, natural scienceAbstrak:Tujuan penelitian Adalah untuk mengkaji perubahan hasil belajar IPA siswa setelah belajar menggunakan model inquiry dengan metode eksperimen. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Probolinggo dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif bersifat deskriptif. Data penelitian berupa observasi aktivitas peserta didik, Angket atau kuesioner dari peserta didik dan tes hasil belajar peserta didik. Data bersumber dari peserta didik kelas IXC di sekolah tersebut, Hasil ketuntasan siswa pada siklus I sebesar 72% siklus II sebesar 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tersebut pada pembelajaran IPA terlaksana dengan baik sesuai dengan sintak pembelajaran yang direncanakan. Hasil angket yang diberikan kepada siswa menggambarkan secara keseluruhan siswa senang belajar IPA dan keseluruhan siswa belajar IPA atas kemauan sendiri namun masih banyak siswa yang menganggap bahwa IPA pelajaran yang sulit. Berdasarkan analisis evaluasi hasil belajar siswa maupun evaluasi proses pembelajaran, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inquiry dengan metode eksperimen baik digunakan dalam pembelajaran IPA.Kata kunci: model Inquiry, metode eksperimen, IPA