cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Penerapan Penjaminan Mutu Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas berstandar Internasional Uchtiawati, Sri; Zawawi, Irwani
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.134 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1735

Abstract

Sri Uchtiawati 1, Irwani Zawawi 2Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Gresike-mail:1. sri.uchtiawati@gmail.com;2. irwanizawawi@ymail.comAbstract:This research focuses on the enactment of Operational Procedures Standards (SOP) to be able to provide certainty in implementing education system in International standardized Senior High Schools. Based on the Government Regulation 19 of 2005, formal and non-formal education units required to perform quality assurance. These provisions can be implemented in the mechanism of action. Operational Procedures Standard is a system that shows how policy makers based on applied standards to this school carry out the plot. Operational Procedures Standard becomes a measure of the objective achievement. International Standard School (SBI) is a high school level, which must be able to produce qualified and competitive graduates both in domestic and overseas. International Standard School, which is studied, has established 'quality' under the provisions of the National Education Standards Board. However, the mechanism of quality achievement has not based on the clear model. This research was conducted with field studies and documentation, which then can be determined Operational Procedures Standards 'model' for International Standard School. The specification of mechanism includes Content Standards/ Curriculum, Standards of Learning Process, Graduates Competence Standards, Standards of Teachers and Education Personnel, Infrastructure Standards, Management Standards, Financing Standards, Educational Assessment Standards. Based on this standard, then, conceptual procedure is defined, which is a step of logical instructions towards the desired process. As a follow-up, a trial is conducted to achieve the objectives efficiently and effectively. Operational Procedures Standard is equipped with description, a manual procedures and work instructions, then, evaluated so it becomes continuous quality improvementKeywords: quality assurance, Standard Operating ProcedureAbstrak:Penelitian ini menitik beratkan pada pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk dapat memberikan kepastian dalam melaksanakan sistem pendidikan disekolah menengah atas berstandar internasional. Berdasarkan PP 19 tahun 2005, satuan pendidikan jalur formal dan non formal wajib melakukan penjaminan mutu. Ketentuan itu dapat dilakukan dalam bentuk mekanisme kerja. SOP merupakan suatu sistem yang menunjukkan bagaimana alur yang dilakukan oleh pembuat kebijakan berdasarkan standar yang diterapkan pada sekolah tersebut. SOP ini menjadi ukuran pencapaian tujuan. Sekolah Berstandar Internasional (SBI), merupakan jenjang sekolah menengah atas yang harus mampu menghasilkan lulusan yang bermutu, dan berdaya saing baik dalam negeri, maupun antar negara. SBI yang diteliti telah menetapkan ‘mutu’ berdasarkan ketentuan dari BSNP. Tetapi mekanisme pencapaian mutu masih belum didasarkan pada model yang jelas. Penelitian ini dilakukan dengan studi lapangan dan dokumentasi, yang kemudian dapat ditentukan ‘model’ SOP bagi SBI. Mekanisme yang ditentukan, meliputi: Standar Isi/Kurikulum, Standar Proses Pembelajaran, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, Standar Penilaian Pendidikan. Berdasarkan standar ini kemudian ditetapkan konseptual prosedur yang merupakan langkah sejumlah instruksi logis untuk menuju proses yang dikehendaki. Sebagai tindak lanjut dilakukan uji coba untuk mencapai tujuan secara efesien dan efektif. SOP dilengkapi dengan deskripsi berupa manual prosedur dan instruksi kerja, kemudian dievaluasi sehingga menjadi peningkatan mutu berkelanjutan.Kata kunci: penjaminan mutu, Standar Operasional Prosedur.
Penerapan Model Tutor Sebaya pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Reported Speech terhadap Hasil Belajar Peserta didik MAN Kota Probolinggo Sholi Indrianie, Niken
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.705 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2210

Abstract

Penerapan Model Tutor Sebaya pada Mata Pelajaran Bahasa InggrisReported Speech terhadap Hasil Belajar Peserta didikMAN Kota ProbolinggoNiken Sholi IndrianieGuru Sekolah Menengah Atas Negeri 1 ProbolinggoEmail:nikensholi@gmail.comAbstract:The objective of study to determine the learning outcomes of students in the subjects ofEnglish Reported Speech using cooperative learning learning model of peer tutors. The experiment wasconducted in Probolinggo City MAN with a quantitative approach. Data in the form of observation ofteacher activity, the activity of the learner and the ability work on the problems. Research Data sourced inclass X students and observers who carry out research at the school. The results showed that the learningcooperative learning model of peer tutors implemented properly in accordance with the planned learningsyntax. Activity learners who act as tutors can perform its function properly. The ability of students astutors in guiding her to understand and solve problems Reported Speech English can succesfully, and atthe completion of step and step working on the evaluation can be succes, and showed considerableincrease learning outcomes.Keywords: cooperative learning, peer tutors, learning outcomesAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada mata pelajaranbahasa Inggris Reported Speech dengan menggunakan pembelajaran cooperative learning model tutorsebaya. Penelitian dilaksanakan di MAN Kota Probolinggo dengan pendekatan kuantitatif. Data berupapengamatan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan kemampuan mengerjakan soal. Data Penelitianbersumber pada peserta didik kelas X dan pengamat yang melaksanakan penelitian di sekolah tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran cooperative learning model tutor sebaya terlaksanadengan baik sesuai dengan sintak pembelajaran yang direncanakan. Aktivitas peserta didik yang berperansebagai tutor dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Kemampuan peserta didik sebagai tutor dalammembimbing temannya untuk memahami dan memecahkan masalah bahasa Inggris Reported Speechdapat berjalan dengan baik, dan pada langkah penyelesaian serta langkah mengerjakan soal evaluasi dapatterlaksana dengan baik serta menunjukkan hasil belajar yang cukup meningkat .Kata kunci: cooperative learning, tutor sebaya, hasil belajar
Daftar Isi Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol.2, No.1 Januari 2014 Isi, Daftar
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.983 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1725

Abstract

Daftar IsiPersepsi Guru terhadap Persatuan Guru Republik Indonesia dalam Meningkatkan Profesionalisme GuruAnton Henawanto 1-6Pelaksanaan Program Daily Report dalam Pembentukan Karakter Siswa di MTs YKUI Maskumambang GresikSilatul Khamri 7-14Implementasi Kebijakan Kepala Sekolah tentang Pembelajaran Praktek Renang di SMP Negeri 1 Cerme Kabupaten GresikElly Puji Astutik 15-20An Analysis on Teachers’ Professional Competence at SMP Muhammadiyah 3 Gending ProbolinggoLufi Kartika Sari 21-28Evaluasi Kebijakan Peraturan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah tentang Kinerja Guru di SMA Muhammadiyah 1 GresikAny Faizah 29-34Optimalisasi Penerapan Kelas Bilingual menuju Pembelajaran Efektif di SMP Negeri 1 Dukun GresikBambang Sugianto 35-41Model Pendekatan Scaffolding untuk Peningkatan Kemampuan Sholat Siswa Tuna Grahita Sedang di SDLB Dharmawanita Ujungpangkah – GresikEny Mahsusiyah 42-45Implementasi Kebijakan Kepmendiknas Nomor: 044/U/2002 tentang Peran dan Fungsi Komite Sekolah di SMA Muhammadiyah 1 GresikNur Hidajati 46-51Penerapan Penjaminan Mutu Pendidikan pada Sekolah Menengah Atas berstandar InternasionalSri Uchtiawati dan Irwani Zawawi 52-56Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Turats pada Mata Kuliah Bahasa Arab dan Nahwu Program Studi Pendidikan Bahasa Arab di Institut Keislaman Abdullah Faqih GresikSiti Amaliati 57-63Implementasi Kebijakan Sekolah dalam Penerapan Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence di SD Muhammadiyah 2 GresikRufqotuz Zakhiroh 64-71Kecenderungan Gaya Belajar Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Fungsi BijektifUmy Zahro dan Beni Asyhar 72-81Implementasi Kebijakan Adiwiyata dalam Upaya Mewujudkan Pendidikan Lingkungan Hidup di SMA Kota MalangEllen Landriany 82-88Pelaksanaan Pengembangan Kurikulum Produktif Pendidikan Vokasional berdasarkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008Lusia Andriani 89-92
Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Perangkat Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di SMA Santo Bonaventura Madiun Murlani, Murlani
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.517 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1507

Abstract

The purposes of this research 1). to explain the integration of character education in developing of silabus, RPP, extracurriculer activities, 2) to explain the obstacle on the integration. (3) to explain the efforts to overcome the obstacle in the integration of character education of sets of Catholic learning in Sint Bonaventura Senior High School. Data are collected by interview, observation and documentation. The validity of datas use the analyzes of data use tehnique with interactive model that consist of component of collecting data, presentation of data and make conclusion. The results of the research point out 1) in integrating of character education in catholic education silabus suitable with the law of indonesian republic no. 20 in 2003 on article 3. character building as well is one of the principal esenci especially in religion and religion education as the only one of perfect media to make the civilized. 2) The integration of caracter education in sets of learning has with the obility of students in catolic education. Character in education the integration of character education can be habitualized and exsampled in formal and informal situation based on the ability of children without neglecting the exist norm.
Evaluasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah di SD Negeri 027 Tarakan Kaswandi ., Kaswandi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.225 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2201

Abstract

Evaluasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolahdi SD Negeri 027 TarakanKaswandiPengawas Dinas Pendidikan TarakanEmail: kaswanditrkn@gmail.comAbstract:The research objective was to describe about planning, implementation and supervision, evaluation and reporting and responsibility of funding management of school operational board at public elementary school 027 Tarakan. The results showed that the arrangement of the planning of school funding and activity was on time in the beginning of the estimation year, based on priority scale of school need, and involve school committee and teachers. The implementation had not been success overall because the distribution of BOS funding was still late. Bookkeeping administration had been relevant to the regulation of national education minister No. 51 year 2011. The supervision aspect had not succeeded yet because there was not supervision from school committee and local department of education periodically. The evaluation activity by committee had been implemented though it was not maximum. The report of BOS funding management at public elementary school 027 can be stated as success because it has made the report based on technical guide of BOS funding management in line with the regulation of National Education Minister No. 51 year 2011Keywords: evaluation, management, assistance, operations, school.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi serta pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan dana BOS di SDN 027 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan RKAS tepat waktu diawal tahun anggaran, berdasarkan skala prioritas kebutuhan sekolah, serta melibatkan komite dan guru. Aspek pelaksanaan belum seluruhnya berhasil dikarenakan penyaluran dana BOS masih terlambat. administrasi pembukuan sudah sesuai dengan Permendiknas No. 51 Tahun 2011. Aspek pengawasan masih belum berhasil karena belum ada pengawasan dari pihak komite sekolah dan dinas terkait secara berkala. Aktifitas evaluasi oleh pihak komite sudah dilakukan meskipun belum maksimal. Pelaporan pengelolaan dana BOS di SDN 027 dapat dikatakan sudah berhasil dikarenakan sudah membuat laporan sesuai dengan petunjuk teknis pengelolaan dana BOS sesuai dengan Permendiknas No. 51 Tahun 2011.Kata kunci: evaluasi, pengelolaan, bantuan, operasional, sekolah.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan Husain, Chaidar
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.429 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1917

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah TarakanChaidar HusainGuru SMA Muhammadiyah TarakanE-mail : chaidar.husain@gmail.comAbstract:people’s lifestyle in the present era raises the emergence of developments in various fields and one of its technologies. Changes in learning patterns are required to perform the update following the dynamics of the changing times of increasingly rapid developments triggered by technology. This study used a qualitative approach with descriptive models to analyze and explain how the use of information and communication technology in learning at Muhammadiyah senior High school Tarakan. Based on the study conducted, it might be submitted that the paradigm of the teacher when utilizing information and communication technologies in learning is still mainly limited to the use of power point presentation. Internet usage is limited to browse information about the material to be conveyed not used as a new integrated learning system. Similarly, social networking is not widely used as a new learning system to improve further the effectiveness and efficiency of the learning process.Keywords: utilization, ICT, learningAbstrak:Kebutuhan dan gaya hidup masyarakat pada era sekarang menimbulkan munculnya perkembangan dalam berbagai bidang salah satunya teknologi. Perubahan dalam pola pembelajaran dibutuhkan untuk melakukan pembaruan mengikuti dinamika perubahan zaman yang semakin cepat yang dipicu oleh perkembangan teknologi. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif untuk menganalisis serta memaparkan bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disampaikan bahwa Paradigma guru ketika memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran masih terbatas pada penggunaan presentasi terutama power point. Penggunaan internet masih terbatas untuk mencari informasi seputar materi yang akan disampaikan bukan dijadikan sebagai sebuah sistem pembelajaran baru yang terintegrasi, begitu pula dengan jejaring sosial masih belum banyak digunakan sebagai sebuah sistem pembelajaran baru guna lebih meningkatkan efektivitas serta efisiensi proses pembelajaran.Kata kunci: pemanfaatan, TIK, pembelajaran
Implementasi Kebijakan Sekolah dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Karakter melalui Program Pembiasaan Sholat Dhuhur Berjamaah ., Kamni
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.619 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1908

Abstract

Implementasi Kebijakan Sekolah dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Karakter melalui Program Pembiasaan Sholat Dhuhur BerjamaahKamniGuru PAI SMP Negeri 2 Besuki TulungagungEmail: agus_jbs@yahoo.comAbstract:This study was qualitative towards the implementation of habituation of praying dzuhur together program as the effort in developing character education at school. Based on the result, it showed that: 1) the form of the implementation of habituation of praying dzuhur togetherprogram is carried out for 30 minutes everydaytogetherand continually;2) the supporting factors are, the support from school members and community in guiding and fostering the implementation intensively, the facilities and infrastructures which supportthe implementation of program maximally, while inhibiting factors are, community and parents are less giving a good support and the lack of discipline from school;3) the impact after program implementation is stipulated, there is kinship within students, students and teachers, while the other impact is students constantlyapply the program at home.Key words: implementation, habituation, character educationAbstrak:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terhadap implementasi program pembiasaan Sholat Dhuhur berjamaah sebagai upaya pengembangan pendidikan karakter di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa: 1) bentuk implementasi program pembiasaan Sholat Dhuhur berjalan selama 30 menit setiap hari secara bersama-sama dan kontinyu; 2) faktor pendukung, adanya dukungan dari seluruh warga sekolah dan masyarakat dalam membina dan membimbing pelaksanaan secara intensif, sarana prasarana yang menunjang pelaksanaan program menjadi lebih maksimal, sedangkan faktor kendala, masyarakat dan orang tua yang kurang memberikan dukungan baik, sedangkan dari sekolah, kurangnya kedisiplinan; 3) dampak setelah ditetapkannya implementasi program, terjadi hubungan kekerabatan antar peserta didik, peserta didik dengan guru, sedangkan dampak lain senantiasa mengaplikasikan program ini dirumah.Kata kunci: implementasi, pembiasaan, pendidikan karakter.
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, Vol 1, No 1 (2013) Depan, Cover
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.761 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1571

Abstract

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, Vol 1, No 1 (2013)
Implementasi Tata Tertib Sekolah dalam Optimalisasi Budaya Disiplin Siswa Di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Nangahure Fitriah, Fitriah; Handayani, Trisakti; Rahardjanto, Abdulkadir
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v3i2.11567

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of school rules in optimizing the culture of student discipline, along with the obstacles encountered and the solutions implemented in the Muhammadiyah Nangahure Aliyah Madrasah. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were the principal, teachers, and students. Data collection was obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis using data reduction, data display and conclusion drawing. The validity checking technique uses source triangulation. The results of the study show that the principal in implementing discipline in optimizing the culture of student discipline is carried out through the application of regulations, penalties, and rewards. The value of discipline is consistent in its application for students. The application of punishment and rewards made by school principals and teachers in the form of coaching to students. Teachers to optimize the culture of student discipline at school through advice to always be disciplined, give direct examples and familiarize children with disciplined life through four disciplinary elements namely fixed rules, strict punishment appreciation, and consistency. Constraints faced are lack of awareness or concern for parents about education and lack of teacher discipline at school.Keywords: School rules, Character, Discipline culture Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi tata tertib sekolah dalam optimalisasi budaya disiplin siswa, beserta kendala–kendala yang dihadapi serta solusi yang diterapkan di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Nangahure. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru dan siswa.Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data analisis dengan menggunakan reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan menggunakan triangulasi sumber.Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam mengimplementasikan tata tertib dalam optimalisasi budaya disiplin siswa dilakukan melalui penerapan peraturan, hukuman dan penghargaan. Nilai disiplin sudah konsisten penerapannnya bagi siswa. Penerapan hukuman dan penghargaan yang dilakukan kepala sekolah dan guru dalam bentuk pembinaan kepada siswa.Guru dalam upaya mengoptimalkan budaya disiplin siswa di sekolah melalui nasehat untuk selalu disiplin, memberi contoh langsung dan membiasakan anak hidup disiplin melalui empat unsur disiplin yaitu peraturan yang tetap, hukuman tegas, penghargaan dan konsistensi. Kendala yang dihadapi yaitu kurangnya kesadaran atau kepedulian orang tua terhadap pendidikan dan kurangnya disiplin guru di sekolah.Kata kunci: Tata tertib sekolah, karakter, Budaya disiplin
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Di RA Al Mashitoh Tegalgondo Karangploso Malang Adhar, Adhar; In’am, Akhsanul; Hartiningsih, Sri
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.46 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11618

Abstract

Abstract: The study aims to describe 1) the method of planting character values in Early Childhood in RA Al-MasithohTegalgondo, and 2) the inhibiting factors in the process of instilling character values in Early Childhood in RA Al-MasithohTegalgondo and efforts to overcome it. The method used in this research is qualitative. With descriptive approaches. This research was conducted at RA Al-MasithohTegalgondoKarangploso Malang. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, conclusion making, and verification. Testing the validity of the data using the method triangulation technique. The results showed that 1) methods that are often used in the cultivation of character values in early childhood in RA AL Masithoh include habituation methods, exemplary methods, story methods, play methods, demonstration methods, and travel tour methods, and 2) factors that become an obstacle in the cultivation of character values in early childhood in RA AL Masithoh, including inadequate learning facilities and infrastructure, a social environment that is not supportive as a place of social interaction, parents who pay less attention and do not teach character values who are good in their family environment, students come from different family backgrounds, and parents who cannot bear to leave their children at school and wait for them outside the room. Efforts to overcome these obstacles include socializing to students' parents about the importance of character education in the family environment, designing learning that is comfortable and enjoyable, doing activities that are loved by children, holding parenting activities intended for parents of students by bringing in resource persons competent in their fields, inviting the community to create a safe, peaceful, orderly, disciplined and free social environment from deviant acts as a place for children's association, and building cooperation with all parties concerned with character education between schools, parents of students and the local community.Keywords: Early Childhood, Character, Planting values Abstrak: Tujuan dari pada penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) metode penanaman nilai-nilai karakter pada Anak Usia Dini di RA Al-MasithohTegalgondo, dan 2) faktor penghambat dalam proses penanaman nila-nilai karakter pada Anak Usia Dini di RA Al-MasithohTegalgondo serta upaya untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dengan pendekatakan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di RA Al-MasithohTegalgondoKarangploso Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputipengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) metode yang sering digunakan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA AL Masithoh meliputimetode pembiasaan, metode peneladanan, metode cerita, metode bermain, metode demonstrasi, dan metode karya wisata, dan 2) faktor yang menjadi penghambat dalam penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA AL Masithoh, meliputisarana dan prasarana pendukung pembelajaran yang masih kurang memadai, lingkungan sosial yang tidak mendukung sebagai tempat pergaulan anak, orang tua yang kurang memperhatikan dan tidak mengajarkan nilai-nilai karakter yang baik dilingkungan keluarganya, peserta didik berasal dari latar belakanng keluarga yang berbeda-beda, dan orang tua yang tidak tega meninggalkan anaknya di sekolah dan menunggunya diluar ruangan. Upaya untuk mengatasi hambatan tersebut antara lainmelakukan sosialisasi pada orang tua siswa tentang pentingnya pendidikan karakter dilingkungan keluarga, mendesain pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan, melakukan  kegiatan yang disenangi oleh anak-anak, mengadakan kegiatan parenting yang diperuntukkan bagi orang tua siswa dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, tertib, disiplin serta bebas dari perbuatan yang menyimpang sebagai tempat pergaulan anak, dan membangun kerja sama dengan semua pihak yang berkepentingan terhadap pendidikan karakter antara sekolah, orang tua siswa dan masyarakat setempat.Kata kunci: Anak Usia Dini, Karakter, Penanaman nilai-nilai