cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didik Sebelum dan Sesudah Prakerin di SMK Negeri 3 Tarakan ., Rumia
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.043 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2209

Abstract

Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didikSebelum dan Sesudah Prakerindi SMK Negeri 3 TarakanRumiaGuru SMK Negeri 3 TarakanEmail : rumiasmktigatarakan@yahoo.co.idAbstrac:Research was conducted by quantitative-qualitative approach, by taking 60 samples from 150populations of students with simple random sampling technique. Data were collected with documentationand interview method as data strength, then, analyzed through normality test, homogeneity test, anddifferent t test dependent sample t test. The result of analysis by using t-test that there was significantdifference between the level of students’ discipline before and after industrial working practice. The resultshowed that the average of students’ discipline score before working practice was 60.8 and the average ofstudents’ discipline score after working practice was 49.08. Therefore, the decrease of discipline leveloccurred slightly after carrying out working practice, which was 11.1 point. The efforts must beimplemented by school was guidance intensively when students were at industry, MoU with industryparty is not only limited on the implementation of industrial working practice but it includes students’guidanceKeywords: analysis, discipline, industrial working practice, policyAbstrak:Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif kualitatif, dengan mengambil 60 sampeldari 150 populasi peserta didik dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan denganmetode dokumentasi dan wawancara sebagai penguatan data, kemudian dianalisis melalui uji normalitas,homogenitas, dan uji beda t uji t sampel terikat. Hasil analisis pengujian dengan menggunakan uji–tdiketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kedisiplinan peserta didik sebelum dansesudah praktik kerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kedisiplinan pesertadidik sebelum prakerin adalah 60,18 dan rata-rata skor kedisiplinan peserta didik sesudah prakerin adalah49,08. Dengan demikian terjadi penurunan tingkat kedisiplinan sesaat setelah melaksanakan prakerinsebesar 11,1 poin. Upaya yang harus dilakukan oleh pihak sekolah adalah melakukan pembimbingansecara intensif saat peserta didik berada di industri, MoU dengan pihak industri bukan hanya sebataspelaksanaan prakerin tetapi termasuk pembinaan peserta didik.Kata kunci: analisis, disiplin, prakerin, kebijakan.
Petunjuk bagi Penulis Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (JKPP) Penulisan, Petunjuk
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.045 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1724

Abstract

Petunjuk bagi Penulis Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (JKPP) adalah jurnal akses terbuka. Naskah dikirim melalui e-mail, menggunakan microsoft word (.doc) atau rich text format (. rtf). Kirim naskah ke editor: Akhsanul In’am (ahsanul_in@yahoo.com). Seluruh naskah (termasuk Gambar dan Tabel) dibuat dalam satu file Word atau RTF. Naskah yang dikirim adalah hasil penelitian dan tidak diterbitkan di tempat lain. Naskah akan dinilai oleh penilai artikel dan anggota Dewan Redaksi.Penulisan naskah menggunakan gaya American Psychological Association (APA). Isi naskah dalam urutan sebagai berikut: 1) judul (cantumkan, nama, institusi, alamat email); 2) abstrak (dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, kata kunci maksimal 5 kata); 3) naskah teks utama (terdiri dari pengantar, metode penelitian, hasil dan pembahasan, kesimpulan); 4) daftar pustaka. Panjang naskah antara 3000 – 5000 kata termasuk referensi, tabel, gambar, catatan, dan / atau pengakuan, panjang abstrak 100-150 kata. Margin 2,5 cm di bagian atas, bawah, kiri dan kanan.Contoh format rujukan:Artikel JurnalAndrew C. B (2008) Correcting a Metacognitive Error: Feedback Increases Retention of Low Confidence Correct Respones Journal of Experimental Psychology: Learning, Memory, and Cognition Vol. 34, No. 4, 918–928Makalah, Tesis atau DisertasiJohn B. W (2002) The Effect of Metacognitive Prompts on Student Navigation, Comprehension, and Metacognitive Awareness in a Multimedia Science Tutorial A paper presented at The Annual Meeting of The American Educational Research AssociationProsidingDwi Basuki. (2012). Character Based School Culture. Dalam: Akhsanul In’am (Ed.), International Seminar on Strengthening Teacher Professionalsm and Education Development (43-48). Hatyai Thailnad: Postgraduate Program University of Muhammadiyah Malang and The Private Islamic Association of Yala Province Southern Thailand.Bagian dari BukuHolton, D., & Thomas, G. (2001). Mathematical interactions and their influence on learning. In D. Clarke (Ed.), Perspectives on practice and meaning in mathematics and science classrooms (pp. 75-104). Dordrecht, The Netherlands : Kluwer.BukuJerome S A., (2005). Pendidikan Berbasis Mutu, Prinsip-Prinsip Perumusan dan Tata Langkah Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Artikel dari InternetMcLoughlin, C., and Hollingworth, R., (2003) Exploring a Hidden Dimension of Online Quality: Matacognitive Skill Development, 16th ODLAA Biennial Forum Conference Proceedings. http://www.signadou,acu.edu.au Retrieved 12 Januari 2008.
Penetapan Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal dengan Teknik Delphi di SMA Negeri Kabupaten Pamekasan Nasirullah, Mohammad
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.135 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1506

Abstract

Types of research used in this study is research and development. From the analysis of the first round Delphi technique contained 22 items about which a consensus has been reached, while the remaining seven have not reached a consensus about the items that need to be continued into the second round. In the second round, seven items had reached a consensus about it. From the analysis of the third round of the Delphi technique, all items are a matter has reached a consensus. KKM define the next steps in a way to calculate the average value of each item is a matter of opinion of teachers who have reached a consensus in the third round. In this study the results obtained by determination of the KKM Subject Information and Communication Technology (ICT) Class X Semeser Even by 82.
Analisis Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam SMP di Tarakan ., Alimin
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.435 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2200

Abstract

Analisis Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama IslamSMP di TarakanAliminPengawas Pendidikan Agama Islam Dinas Pendidikan TarakanEmail: alimin_s@yahoo.co.idAbstract:The research objective was to acknowledge personal competency owned by Islamic studies teacher in Junior High School. This research used qualitative and quantitative methods. The research object was Islamic studies teachers of Junior High School in Tarakan. The data collection used questionnaire and interview. Based on inductive analysis, it was unveiled that generally Islamic studies teacher’s personality aspect in Tarakan was categorized as good and very good. There are several aspects categorized as good need to be improved to be very good, they are as follows: 1) perform as a great and stable personality was 85%; 2) perform as matured, wise and authoritative personalities was 88.3%; 3) proud to be a teacher and self-confident was 89.2%; 4) working independently and professionally was 88.3%; 5) understand the code of ethics of profession as a teacher was 83% and the last 6) apply the code of ethics of teacher profession was 81.7%Keywords: analysis, competency, performance, teacherAbstrak:Tujuan penelitian untuk mengetahui kompetensi kepribadian yang dimiliki oleh Guru Pendidikan Agama Islam SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Objek dari penelitian ini adalah Guru Pendidikan Agama Islam tingkat SMP di Tarakan. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Berdasarkan analisis induktif terungkap bahwa pada umumnya aspek kepribadian guru Pendidikan Agama Islamdi Tarakan masuk dalam kategori baik dan sangat baik. Terdapat beberapa aspek yang masuk kategori baik dan perlu ditingkatkan lagi menjadi sangat baik antara lain: 1). menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabilyaitu sebesar 85%; 2). menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa yaitu sebesar 88,3%; 3). bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendirisebesar 89,2%; 4) bekerja mandiri secara profesional88,3%; 5) memahami kode etik profesi sebagai guru 83% dan terakhir 6) menerapkan kode etik profesi guru sebesar 81,7%.Kata kunci: analisis, kompetensi, kepribadian, guru
Koherensi Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Malang dalam Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa ., Mas’odi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.677 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1916

Abstract

Koherensi Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Malang dalam Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya BangsaMas’odiMagister Kebijakan dan Pengemabangan Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah MalangEmail: thinker_odie@yahoo.comAbstract:Character education is expected to solve the moral degradation. One of the character educations is implemented by UPT. P2KK and it is very interesting to research. This study used qualitative method. Data collection used in this study was observation, interview, and documentation. The focus of this study in collecting and data analysis about coherences of P2KK with Ministry of National Education vision 2025, coherences of P2KK with character education of value and culture of Indonesia, and finding out about theconcept, principles, and procedure of character education implementation in P2KK. The data analysis show that P2KKis coherence with Ministry of National Education vision 2025, the implementation process of P2KK encompasses as aspired by Ministry of National Education. Similar to character education value and Indonesian culture, P2KK educates some values, which contain in character and value. P2KK implementation concept is based on the need and cases found. The principles of P2KK give character education to University of Muhammadiyah Malang students. The procedure of P2KK used Experience Learning approach.Keywords: coherences, P2KK, character education, Indonesian culture.Abstrak:Pendidikan karakter diharapkan dapat mengatasi degradasi moral. Salah satu pendidikan karakter dilaksanakan oleh UPT. P2KK dan sangat menarik untuk penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini dalam mengumpulkan dan analisis data tentang koherensi dari P2KK dengan Departemen visi Pendidikan Nasional 2025, koherensi dari P2KK dengan pendidikan karakter nilai dan budaya Indonesia, dan mencari tahu tentang theconcept, prinsip, dan prosedur pelaksanaan pendidikan karakter di P2KK. Data analisis menunjukkan bahwa P2KKis koherensi dengan Departemen Pendidikan Nasional visi 2025, proses pelaksanaan P2KK meliputi sebagai dicita-citakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Mirip dengan nilai pendidikan karakter dan budaya Indonesia, P2KK mendidik beberapa nilai, yang berisi dalam karakter dan nilai. Konsep pelaksanaan P2KK didasarkan pada kebutuhan dan kasus yang ditemukan. Prinsip-prinsip P2KK memberikan pendidikan karakter Universitas Muhammadiyah Malang siswa. Prosedur P2KK menggunakan pendekatan Pengalaman Belajar.Katakunci: koheren, P2KK, pendidikan karakter, budaya Indonesia
Implementasi Permendiknas No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan bagi Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu Achmad Assegaf, Faris
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 2 (2014): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.055 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1907

Abstract

Implementasi Permendiknas No. 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan bagi Siswa Berprestasi dan Kurang MampuFaris Achmad AssegafGuru Fisika SMA NU 1 GresikEmail: segaf_one@yahoo.co.idAbstract:This study used descriptive qualitative approach supported by Derrida deconstruction theory and Paolo Freirein Postmodernism. From the result of analysis, it is acquired that the substance of the regulation of National Education MinistryNo. 48 year 2008 aboutfundingof education is based on the theory of postmodernism because every articleaccording toFreireis addressedfor self-humanity andfellows, through consciousaction to change the world, and the implementation atSMA NU 1 Gresik.Based on the theory of Postmodernism, there are several things which are not appropriate, it is shown by education donationto the students less equally, even there is education donationwhich should be given to underprivileged studentsand student achievers,butgiven to those who members of school organization. The constraints faced and solution offeredinclude the lack of school’s understanding related to the Regulation of National Education MinistryNo. 48 year 2008, fundingwhich is not in accordance with time which has been planned, the transparency of fund is low. Therefore, the researcher gives the solution related to the implementation, namely giving voucher to students to fix educationdonation, which is not in proper time, socializing to the students and student-parents, to attempt to search scholarship from outside school as much as possible, and it has to be the transparency of fundingrelated to RKASKeyword: Permendiknas no. 48 years 2008, schoolarship, PostmodernismeAbstrak :Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Deskripsi kualitatif yang didukung oleh teori Dekonstruksi Derida dan Paolo Freire dalam Postmodernisme. Dari hasil analisis diperoleh Substansi Permendiknas No. 48 tahun 2008 tentang pendanaan pendidikan menurut teori Postmodernisme sudah sesuai karena setiap pasal menurut Freire ditujukan untuk humanisasi diri dan sesama, melalui tindakan sadar untuk mengubah dunia, dan Implementasinya di SMA NU 1 Gresik menurut Teori Postmodernisme ada beberapa hal yang tidak sesuai , hal ini ditunjukkan dengan adanya pemberian bantuan pendidikan kepada siswa yang kurang merata, bahkan ada bantuan pendidikan yang harusnya diberikan kepada siswa kurang mampu dan berprestasi, tetapi diberikan anak OSIS, Kendala yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan , meliputi kurangnya pemahaman sekolah terkait Permendiknas No. 48 tahun 2008, pendanaan yang tidak sesuai dengan waktu yang sudah direncanakan, transparansi dana yang masih rendah sehingga peneliti memberikan Solusi terkait Implementasinya yakni memberikan voucher kepada siswa untuk mengatasi pemberian bantuan pendidikan yang tidak tepat waktu,mensosialisasikan kepada anak didik dan orang tua siswa, berusaha mencari besiswa dari luar sebanyak mungkin, dan harus adanya transparansi dana terkait RKAS.Kata kunci: Permendiknas no. 48 tahun 2008, Bantuan pendidikan, Postmodernisme
Hubungan Kinerja Supervisor dengan Tingkat Kompetensi Guru Sekolah Dasar di Kota Malang Nurhayati, Siti
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 2 (2013): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.904 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i2.1568

Abstract

Siti NurhayatiPengawas TK/RA SD/MI Kota Malang Email:sutantoadi@yahoo.comAbstract:This correlational study aimed at investigating (1) the impact of a certain treatment or (2) the correlation between variables. The findings revealed that: 1) the supervisor’s performance positively correlated with the pedagogic competence for 0.663; 2) the supervisor’s performance positively correlated with the teacher’s personality competence level for 0.646; 3) the supervisor’s performance positively correlated with the teacher’s social competence level for 0.651; 4) ) the supervisor’s performance positively correlated with the teacher’s professional competence for 0.636; 5) the variables of training (x1), supervising (x2), and evaluation (x3) closely correlated with the teachers’ competence for 0.754. Accordingly, it showed that higher supervisor’s performance created higher level of teacher’s competence.Keywords: performance supervisor, teachers competencies’s levelAbstrak:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui akibat dari suatu tindakan atau bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan positif antara kinerja supervisor dengan kompetensi pedagogik sebesar 0.663; 2) terdapat hubungan positif antara kinerja supervisor dengan tingkat kompetensi kepribadian guru sebesar 0.646; 3) terdapat hubungan positif antara kinerja supervisor dengan kompetensi sosial guru sebesar 0.651; 4) terda-pat hubungan positif antara kinerja supervisor dengan kompetensi profesional guru sebesar 0.636; 5) terdapat keeratan hubungan antara variabel pembinaan (x1), pemantauan (x2), penilaian (x3) secara bersama-sama dengan kompetensi guru (y) sebesar 0.754, kondisi ini menunjukkan bahwa, semakin tinggi kinerja supervisor, semakin tinggi pula tingkat kompetensi guru.Kata kunci: kinerja supervisor, tingkat kompetensi guru.
Implementasi Kebijakan Adiwiyata Dalam Upaya Mewujudkan Pendidikan Lingkungan Hidup di SMA Kota Malang Landriany, Ellen
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.75 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1739

Abstract

Ellen LandrianyGuru SMA Negeri 10 Malange-mail: ellenani@yahoo.co.idAbstract:This research used a descriptive qualitative approach. The aims are to describe the implementation of the policy, the supporting factors, inhibiting factors, and provide a description in overcoming the inhibiting factors of Adiwiyata program on Public Senior High Schools 8 and 10 in Malang. The results showed that the policy of living environment in the school already stated in the official decision and integrated in each subject. Then, the schools socialize some of the main activities using the approach to the students to obtain perfect support to create absolute agreement that the school is truly environmental school. Furthermore, researcher still found various situations inhibiting the implementation of Adiwiyata, such as the unit of task is not on time, and there is a group of students who have not been realized in understanding the concept of environmental schools, funding issues, and the support of the society and other parties are still low. Schools have implemented the strategic steps to overcome existing barriers.Keywords: adiwiyata, environmentAbstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan tujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan, mendeskripsikan faktor pendukung, mendeskripsikan faktor penghambat, dan memberikan deskripsi dalam mengatasi hambatan program adiwiyata pada Sekolah Menengah Atas Negeri 8 dan 10 di Kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan lingkungan hidup di sekolah sudah dituangkan dalam surat keputusan dan terintegrasi dalam masing-masing mata pelajaran. Kemudian mensosialisasikan beberapa kegiatan utama dengan pendekatan pada siswa guna mendapatkan dukungan yang sempurna sehingga menciptakan kesepakatan yang mutlak bahwa sekolah tersebut benar-benar sekolah berwawasan lingkungan. Selanjutnya masih dijumpai berbagai situasi permasalahan yang menghambat pelaksanaan adiwiyata, seperti satuan tugas yang tidak tepat waktu serta ada sekelompok siswa yang masih belum sadar dalam memahami konsep sekolah berwawasan lingkungan hidup, masalah pendanaan, dan dukungan masyarakat serta instansi lain yang masih rendah. Sekolah sudah melakukan langkah-langkah strategi guna mengatasi hambatanKata kunci: adiwiyata, lingkungan hidup Menurut Widaningsih (2010) secara formal pendidika
Pendidikan Inklusif di SMK Negeri 2 Malang Hasyim, Yachya
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 2 (2013): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.041 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i2.1559

Abstract

Yachya HasyimGuru SMK Negeri 2 Malang Email: yachyahasyim@yahoo.co.idAbstract:This qualitative study investigated three aspects of inclusive education at Public Vocational High School 2 Malang. They were: 1) the implementation of the program; 2) the regular students’ responses towards the children with special needs; and 3) the infrastructure supports. The result revealed that the inclusive education program has been conducted for 3 years, joined by students with various types of disability, and taught by professional teachers using a modified curriculum. In addition, the intense socialization, the assistance of the students from social care program, and the supporting learning and practice facilities helped inclusive students be well accepted at Public Vocational High School 2 MalangKeywords: SMK, inclusive, ABKAbstrak:Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Ada 3 aspek yang diteliti di SMK Negeri 2 Malang yaitu; 1).bagaimana pelaksanaan pendidikan inklusif; 2). respon peserta didik reguler dalam menerima peserta didik ABK; 3).dukungan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan pendidikan inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif di SMK Negeri 2 Malang telah berlangsung selama 3 tahun, diikuti oleh peserta didik inklusif dengan berbagai macam jenis ketunaan, diajar oleh guru pendamping khusus yang profesional dan kurikulum yang dipakai adalah kurikulum modifikasi. Karena sosialisasi yang intens dan dibantu oleh peserta didik program keahlian Perawatan Sosial maka para peserta didik inklusif di terima kehadirannya di SMK Negeri 2 Malang, sedangkan sarana belajar dan praktek kerja sudah tersediaKata kunci: SMK, inklusif, ABK
Redaksi Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan ISSN: 2337-7623; EISSN: 2337-7615 Volume 3, Nomor 1, Januari 2015 ., Redaksi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.77 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2181

Abstract

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan PendidikanISSN: 2337-7623; EISSN: 2337-7615Volume 3, Nomor 1, Januari 2015Diterbitkan oleh Program Studi Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang, Terbit tiga kali dalam satu volume pada bulan Januari, Mei dan September, berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.Ketua PenyuntingAkhsanul In’amWakil Ketua PenyuntingAgus TinusPenyunting Pelaksana:Poncojari WahjonoHari SunaryoArif Budi WuryantoMasdukiPelaksana Tata Usaha:Ahyar MusliminArbuatiMohammad IlyasTim Penyunting Luar:Prof. Dr. Sufean Hussin (Universiti Malaya Malaysia)Prof. Madya. Dr Moh Zein (Universiti Kebangsaan Malaysia)Prof. Madya Dr. Shahrir Chairil@Marzuki (Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia)Soaib, Ph.D (Universiti Putra Malaysia)Prof. Dr. Haris Syafrudi (Universitas Negeri Malang)Prof. Dr. H. Sugeng Eko Putro W., M.Pd. (Universitas Muhammadiyah Purworejo)Dr. Dwi Sulisworo (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)Rohani Pooteh, M.Ed (Prince of Songkla University, Thailand)Aunur Rofiq, Ph.D (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)Dr. Abad Badruzzaman (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Tulungagung)Dr. Munarji (Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Tulungagung)Alamat Redaksi:Magister Kebijakan dan Pengembangan PendidikanUniversitas Muhammadiyah MalangJl. Bandung No. 1 Malang