cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Program Pendidikan Karakter dan Pemaknaan Pengembangan Soft Skills di SMK NU Gresik Muhamad Mahfud
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.15 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1910

Abstract

Program Pendidikan Karakter dan Pemaknaan Pengembangan Soft Skills di SMK NU GresikMuhamad MahfudGuru Kewirausahaan & Waka Kesiswaan SMK NU GresikEmail: mahfud.muhamad53@yahoo.comAbstract:This study used a qualitative approach with descriptive research, to describe the meaning of soft skills development through character education program in the learning system in the Vocational School. In order to embed character education to students, it requires a set of program forms, as stipulated in the Education Unit Level Curriculum, while its form: in the form of curriculum structure, curriculum content, the integration of subjects, and school culture in the learning process. Each form of the respective programs - each has a function and meaning in order to establish the character and personality of the students that lead to the development of soft skills meaning.From the data analysis, it can be said that the ability of the aspects of students' soft skills can be developed through a character education program. This can be demonstrated by student achievement and increased absorption graduates in the workforce.Keywords: soft skills, character education,Abstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, untuk mendiskripsikan pemaknaan pengembangan soft skills melalui program pendidikan karakter pada sistem pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam rangka menanamkan pendidikan karakter kepada siswa diperlukan seperangkat bentuk-bentuk program, yang tertuang dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), adapun wujudnya ; dalam bentuk struktur kurikulum, muatan kurikulum, pengintegrasian dalam mata pelajaran, budaya sekolah dan dalam proses pembelajaran. Setiap bentuk program tersebut masing – masing memiliki fungsi dan makna dalam rangka membentuk karakter dan kepribadian siswa yang mengarah pada pemaknaan pengembangan soft skills. Dari analisis data dapat dikatakan bahwa kemampuan aspek soft skills siswa dapat berkembang dengan baik melalui beberapa program pendidikan karakter. Hal ini dapat ditunjukkan dengan prestasi siswa dan meningkatnya keterserapan lulusan di dunia kerja.Kata kunci: soft skills, pendidikan karakter
Implementasi Kebijakan Program Adiwiyata di SMP Negeri 3 Gresik Yeni Isnaeni
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.535 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1911

Abstract

Implementasi Kebijakan Program Adiwiyata di SMP Negeri 3 GresikYeni IsnaeniGuru SMP Negeri 3 GresikEmail: yeniisnaeni@yahoo.co.idAbstract:This study used qualitative approach and the research design was descriptive. The results are: the implementation of school policy of environmental care culture atSMPNegeri 3 Gresik showed that school policy which isin the form ofdecision letter of the principal No. 588 / 215 / 437.53.02.03 /2012, about subject matter and self-development integrated with PLH and PBK academic year; the supporting factors of the implementation of policy are the similarity of school members’ understanding and supported by adequate facilities and infrastructures; the direct impact of the policy is school members’ awareness to keep and maintainliving environment well.SMPNegeri 3 Gresik has achieved as the school of Adiwiyata in national level in2012Keywords: implementation, caring and cultured environment schoolAbstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian: implementasi kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan di SMP Negeri 3 Gresik menunjukkan kebijakan sekolah yang tertuang dalam bentuk S.K Kepala Sekolah No. 588 / 215 / 437.53.02.03 /2012, tentang mata pelajaran dan pengembangan diri yang terintegrasi dengan PLH dan PBK tahun pelajaran 2012/2013; Faktor pendukung implementasi kebijakan adalah adanya persamaan pemahaman dari seluruh warga sekolah dan ditunjang sarana dan prasarana yang memadai ; dampak langsung kebijakan tersebut adalah adanya kesadaran warga sekolah untuk menjaga lingkungan hidup dan merawatnya dengan baik SMP Negeri 3 Gresik yang telah menghasilkan SMP Negeri 3 Gresik sebagai sekolah Adiwiyata tingkat Nasional di tahun 2012Kata kunci: implementasi, sekolah peduli dan berbudaya lingkungan
Pengembangan Model Assessment Afektif Berbasis Self Assessment dan Peer Assessment di SMA Negeri 1 Kebomas Muhammad Muslich
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.02 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1912

Abstract

Pengembangan Model Assessment Afektif Berbasis Self Assessment dan Peer Assessment di SMA Negeri 1Kebomas Muhammad MuslichGuru di GresikE-mail: masmuslich@gmail.comAbstract:This study is the development research that modify Borg & Gall’s model. This study includes three phases: Initiation Study, Planning and Developing Model. The objective of this study is to produce affective assessment model in line with curriculum. The results of this study denote that many teachers apply affective assessment by not using the rules of assessment in accordance with affective assessment. Therefore, it is made of affective assessment model based on the right rules of affective assessment. This assessment model is the development of assessment format in the form of questionnaires, that filled by student when the learning proses occurs. This assessment model form is made 11 subjects due to each subject has very different affective aspects dominantly.Keywords: Affective Assessment, Self Assessment dan Peer AssessmentAbstrak:Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang merupakan modifikasi model pengembangan Borg & Gall. Penelitian terdiri tiga tahap: Studi Pendahuluan, Perencanaan dan Pengembangan model. Tujuan penelitian menghasilkan model penilaian afektif yang sesuai dengan kurikulum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian afektif yang dilakukan guru masih banyak yang belum menggunakan aturan penilaian sesuai dengan petunjuk dalam penilaia afektif, sehingga dibuat model penilaian afektif yang sesuai dengan petunjuk penulisan instrument afektif. Model penilaian afektif ini merupakan pengembangan dari format penilian afektif berupa angket dan diisi oleh siswa pada saat pembelajaran. Model AABSAPA dibuat 11 model untuk tiap-tiap mata pelajaran karena setiap mata pelajaran memiliki aspek afektif dominan yang berbeda.Kata kunci: Assessment Afektif, Self Assessment dan Peer Assessment
Implementasi Kebijakan Remidial Teaching pada Mata Pelajaran IPA Tahun Pelajaran 2012-2013 di SMP Negeri 3 Gresik Sholikin .
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.572 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1913

Abstract

Implementasi Kebijakan Remidial Teaching pada Mata Pelajaran IPA Tahun Pelajaran 2012-2013 di SMP Negeri 3 GresikSholikinGuru SMP Negeri 3 GresikE-mail: sholikin89@yahoo.co.idAbstract:This study used qualitative approach.Based on the results of analysis, it can be known that the implementation of policy of remedialteaching atSMPNegeri 3 Gresik carries outquite well. The supporting factors of the implementation of that policy are: 1).communication; clarity andcertainty of the information work well,2). The ability of resource carries outquite well, 3). The attitude ofimplementer is evaluated quite well, and 4). The structure of bureaucracy carries out optimally. Meanwhile, inhibiting factors are: 1).The consistency of information conveyancehas not been implemented well. 2). Theinformation resource; most of teachers have not utilized the information resource from internet as well as from other resources. And 3). The attitude of implementer; there are teachers who have not been responsible and consistent in implementing remedial teaching policy.Keywords: implementation, policy, remidial teachingAbstrak:Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisa maka, dapat diketahui bahwa implementasi kebijakan remidial teaching di SMP Negeri 3 Gresik. Faktor pendukung implementasi kebijakan tersebut antara lain : 1). komunikasi; kejelasan dan kepastian informasi berjalan baik, 2). kemampuan sumber daya; berjalan cukup baik, 3). sikap pelaksana; dinilai cukup baik, dan 4). struktur birokrasi; berjalan optimal. Sedangkan untuk faktor penghambat antara lain : 1). konsistensi penyampaian informasi; belum dilaksanakan dengan baik. 2). sumber daya informasi; ada sebagian guru belum memanfaatkan sumber informasi dari internet maupun sumber lainnya. dan 3). sikap pelaksana; ada guru belum bertanggungjawab dan belum konsisten dalam melaksanakan kebijakan remidial teaching.Kata kunci: implementasi, kebijakan, remidial teaching
Pengembangan Model Speaking Materi Text Procedure Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbasis Nilai Karakter di SMP Negeri 3 Gresik Suci Handayani
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.753 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1914

Abstract

Pengembangan Model Speaking Materi Text Procedure Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbasis Nilai Karakter di SMP Negeri 3 GresikSuci HandayaniGuru bahasa Inggris SMP Negeri 3 GresikE-mail: sucihandayani19@gmail.comAbstract:This study aimed at developing character-based learning Speaking Model through STAD cooperative learning and its instructional kits for the Junior High School satisfying validity and effectiveness criteria. The findings were as follows: 1) based on the results of validation experts and practitioners, the developed learning model was valid; 2) Based on the results of the validation experts and practitioners as well, the model developed and its instructional kits declared as valid; 3) Based on the results of the try-out of develop model and its instructional kits, it satisfied the effectiveness of criterion, which is indicated by the validity of the model, the model feasibility analysis, and analysis of the implementation of the learning plan; 4) Based on the results of the try-out criteria, the model is effective, which is shown by the students in learning activities, students’ responses, and the achievement of students’ competency both individually and classically.Keywords: character-based, development of speaking model, procedures textAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Model Pembelajaran Speaking Materi Procedure Text melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis karakter dan perangkat pembelajaran di SMP yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) berdasarkan hasil validasi ahli dan praktisi, model pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; 2) berdasarkan hasil validasi ahli dan praktisi, model perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; 3) berdasarkan hasil ujicoba, model tersebut memenuhi kategori dengan keterlaksanaan seluruhnya, yang ditunjukkan oleh validitas model, analisis keterlaksanaan model, analisis pelaksanaan rencana pembelajaran; 4) berdasarkan ujicoba, model tersebut memenuhi kriteria efektif, yang ditunjukkan oleh aktivitas siswa dalam pembelajaran, respon siswa, dan pencapaian kompetensi siswa baik secara individu maupun klasikal.Kata kunci: berbasis nilai karakter, pengembangan model speaking ,prosedur text
Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Lingkungan Hidup Pada Program Adiwiyata Mandiri di SDN Dinoyo 2 Malang Ahmad Fajarisma Budi Adam
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.022 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1915

Abstract

Analisis Implementasi Kebijakan Kurikulum Berbasis Lingkungan Hidup Pada Program Adiwiyata Mandiri di SDN Dinoyo 2 MalangAhmad Fajarisma Budi AdamMagister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah MalangEmail: fajarudin05@gmail.comAbstract:The objectives of the study are: 1) to explain the implementation of the policy of living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program; 2) to explain the supporting and inhibiting factors in the implementation of the policy of living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program; 3) to explain the solution in facing the barriers towards the implementation of the policy of living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program.The approach used in this study was descriptive qualitative and the results of this study are: 1) the implementation of the policy living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program at SD Negeri Dinoyo 2 Malang is stipulated in the decision letter of principal about the development of living environment learning materials and in teaching learning activities. Living environment learning has been implemented monolithically from 1st grade until 6th grade; 2) supporting and inhibiting factors in implementing the policy of living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program include from teachers, students, and facilities and infrastructures; 3) the solution in facing the obstacles towards the implementation of the policy of living environment-based curriculum in adiwiyata mandiri program at SD Negeri Dinoyo 2 Malang by carrying out several programs.Keywords: policy implementation, living environment-based curriculumAbstrak:Penelitian ini bertujuan: 1) menjelaskan implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkungan hidup pada program Adiwiyata Mandiri; 2) menjelaskan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkungan hidup pada program Adiwiyata Mandiri; 3) menjelaskan solusi dalam menghadapi hambatan terhadap implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkugan hidup pada program Adiwiyata Mandiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitan ini adalah deskriptif kualitatif dan hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkungan hidup pada program Adiwiyata Mandiri di SD Negeri Dinoyo 2 Malang dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang pengembangan materi pembelajaran lingkungan hidup dan dalam kegiatan belajar mengajar telah dilakukan pembelajaran lingkungan hidup secara monolitik dari kelas 1 sampai dengan kelas 6; 2) faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkungan hidup pada program Adiwiyata Mandiri meliputi dari guru, anak didik, serta sarana dan prasarana; 3) solusi dalam menghadapi hambatan terhadap implementasi kebijakan kurikulum berbasis lingkugan hidup pada program Adiwiyata Mandiri di SD Negeri Dinoyo 2 Malang dengan melakukan beberapa program.Kata kunci : implementasi kebijakan, kurikulum berbasis lingkungan hidup
Koherensi Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Malang dalam Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Mas’odi .
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.677 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1916

Abstract

Koherensi Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Malang dalam Pengembangan Pendidikan Karakter dan Budaya BangsaMas’odiMagister Kebijakan dan Pengemabangan Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah MalangEmail: thinker_odie@yahoo.comAbstract:Character education is expected to solve the moral degradation. One of the character educations is implemented by UPT. P2KK and it is very interesting to research. This study used qualitative method. Data collection used in this study was observation, interview, and documentation. The focus of this study in collecting and data analysis about coherences of P2KK with Ministry of National Education vision 2025, coherences of P2KK with character education of value and culture of Indonesia, and finding out about theconcept, principles, and procedure of character education implementation in P2KK. The data analysis show that P2KKis coherence with Ministry of National Education vision 2025, the implementation process of P2KK encompasses as aspired by Ministry of National Education. Similar to character education value and Indonesian culture, P2KK educates some values, which contain in character and value. P2KK implementation concept is based on the need and cases found. The principles of P2KK give character education to University of Muhammadiyah Malang students. The procedure of P2KK used Experience Learning approach.Keywords: coherences, P2KK, character education, Indonesian culture.Abstrak:Pendidikan karakter diharapkan dapat mengatasi degradasi moral. Salah satu pendidikan karakter dilaksanakan oleh UPT. P2KK dan sangat menarik untuk penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian ini dalam mengumpulkan dan analisis data tentang koherensi dari P2KK dengan Departemen visi Pendidikan Nasional 2025, koherensi dari P2KK dengan pendidikan karakter nilai dan budaya Indonesia, dan mencari tahu tentang theconcept, prinsip, dan prosedur pelaksanaan pendidikan karakter di P2KK. Data analisis menunjukkan bahwa P2KKis koherensi dengan Departemen Pendidikan Nasional visi 2025, proses pelaksanaan P2KK meliputi sebagai dicita-citakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Mirip dengan nilai pendidikan karakter dan budaya Indonesia, P2KK mendidik beberapa nilai, yang berisi dalam karakter dan nilai. Konsep pelaksanaan P2KK didasarkan pada kebutuhan dan kasus yang ditemukan. Prinsip-prinsip P2KK memberikan pendidikan karakter Universitas Muhammadiyah Malang siswa. Prosedur P2KK menggunakan pendekatan Pengalaman Belajar.Katakunci: koheren, P2KK, pendidikan karakter, budaya Indonesia
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan Chaidar Husain
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.429 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1917

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah TarakanChaidar HusainGuru SMA Muhammadiyah TarakanE-mail : chaidar.husain@gmail.comAbstract:people’s lifestyle in the present era raises the emergence of developments in various fields and one of its technologies. Changes in learning patterns are required to perform the update following the dynamics of the changing times of increasingly rapid developments triggered by technology. This study used a qualitative approach with descriptive models to analyze and explain how the use of information and communication technology in learning at Muhammadiyah senior High school Tarakan. Based on the study conducted, it might be submitted that the paradigm of the teacher when utilizing information and communication technologies in learning is still mainly limited to the use of power point presentation. Internet usage is limited to browse information about the material to be conveyed not used as a new integrated learning system. Similarly, social networking is not widely used as a new learning system to improve further the effectiveness and efficiency of the learning process.Keywords: utilization, ICT, learningAbstrak:Kebutuhan dan gaya hidup masyarakat pada era sekarang menimbulkan munculnya perkembangan dalam berbagai bidang salah satunya teknologi. Perubahan dalam pola pembelajaran dibutuhkan untuk melakukan pembaruan mengikuti dinamika perubahan zaman yang semakin cepat yang dipicu oleh perkembangan teknologi. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif untuk menganalisis serta memaparkan bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disampaikan bahwa Paradigma guru ketika memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran masih terbatas pada penggunaan presentasi terutama power point. Penggunaan internet masih terbatas untuk mencari informasi seputar materi yang akan disampaikan bukan dijadikan sebagai sebuah sistem pembelajaran baru yang terintegrasi, begitu pula dengan jejaring sosial masih belum banyak digunakan sebagai sebuah sistem pembelajaran baru guna lebih meningkatkan efektivitas serta efisiensi proses pembelajaran.Kata kunci: pemanfaatan, TIK, pembelajaran
Manajemen Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Inggris Berbasis Karakter di SDN Utama 1 Tarakan Agus Holik Siswanto
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.31 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1918

Abstract

Manajemen Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Inggris Berbasis Karakter di SDN Utama 1 TarakanAgus Holik SiswantoMagister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah MalangEmail: agusholik58@yahoo.comAbstract:The objectives of this study are to: 1) describe the planning of character-based English local content learning; 2) describe the implementation of English local content learning; 3) describe how the evaluation of English local content learning. This study used qualitative approach. The results of the study of the preparation in character-based English local content learning are related to ConstitutionNo.20 year 2003 about national education system, Governmental Regulation No 17 year 2010 about the management of educational implementation, The Regulation of National Education Ministry No. 22 year 2006 about content standard, and the Regulation of National Education Ministry No. 23 year 2006 about the standard of graduation, and the guidance of character education in primary school are all available. The implementation of character-based English local content learning has carried out well. It can be seen from the process of series of teaching learning process based on lesson plan prepared by teacher, while the evaluation of character-based English local content learning has not been implemented maximally.Keywords: learning, content local, character educationAbstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris berbasis karakter; 2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris; 3) mendeskripsikan bagaimanakah evaluasi pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian persiapan pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris berbasis karakter terkait dengan dokumen UU No.20 Tahun 2003 Tentang Sisdiknas, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi, Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kelulusan, dan Panduan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar semuanya telah tersedia. Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris berbasis karakter telah terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari proses rangkaian kegiatan belajar mengajar sesuai dengan RPP yang dipersiapkan guru, sedangkan evaluasi pembelajaran muatan lokal Bahasa Inggris berbasis karakter belum dilaksanakan secara maksimal.Kata kunci: pembelajaran, muatan lokal, pendidikan karakter
Pengaruh Pembelajaran Matematika Berasaskan Kooperatif dengan Strategi Penyelesaian Masalah Pemikiran Tingkat Tinggi terhadap Prestasi Belajar, Keterampilan Sosial dan Berpikir Kreatif Umy Zahroh; Zulkifley Mohamed; Sazelli Abdul Ghani
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.293 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i2.1919

Abstract

Pengaruh Pembelajaran Matematika Berasaskan Kooperatif dengan Strategi Penyelesaian Masalah Pemikiran Tingkat Tinggi terhadap Prestasi Belajar, Keterampilan Sosial dan Berpikir KreatifUmy Zahroh1, Zulkifley Mohamed2, Sazelli Abdul Ghani31Jabatan Pendidikan Matematika, IAIN Tulungagung Indonesia 2Jabatan Matematika, Fakulti Sains dan Matematika Universiti Pendidikan Sultan Idris-Malaysia1Email: lindanaya@yahoo.co.idAbstract:The objective of this study is to know the improvement of students’ learning achievement ability, social skill, and creative thinking which its learning uses cooperative model with the high level thinking of problem-solving strategies. The method used in this study isquasi-experimental method ofnonequivalent control group posttest only design.The population in this study was 8th grade students MTsN Tulungagung. The sample in this study was 2 classes from 8th grade, namely G class as experiment class and E class as control class. The result of this study acquired by learning achievement ability, social skill, and creative thinking of students who were given cooperative based learning with the high level thinking of problem-solving strategies is better than learning achievement ability, social skills, and creative thinking of students who were given conventional learning.Keywords: strategy of problem solving, high order thinking, creative thinkingAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan prestasi belajar, keterampilan sosial, dan berpikir kreatif siswa yang pembelajarannya menggunakan model kooperatif dengan strategi penyelesaian masalah pemikiran tingkat tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen nonequivalent control group posttest only design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN Tulungagung. Sampel pada penelitian ini adalah dua kelas dari kelas VIII, yaitu kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian yang diperoleh kemampuan prestasi belajar, keterampilan sosial, dan berpikir kreatif siswa yang diberi pembelajaran berasaskan kooperatif dengan strategi penyelesaian masalah pemikiran tingkat tinggi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan prestasi belajar, keterampilan sosial, dan berpikir kreatif siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan prestasi belajar, keterampilan sosial, dan berpikir kreatif siswa yang diberikan pembelajaran berasaskan kooperatif dengan strategi penyelesaian masalah pemikiran tingkat tinggi.Kata kunci: strategi penyelesaian masalah, pemikiran tingkat tinggi, berpikir kreatif.

Page 7 of 39 | Total Record : 388