cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD)
ISSN : 23381140     EISSN : 25273043     DOI : -
Core Subject : Education,
JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar) is a journal of Elementary School Teacher Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Malang. The scope of its journal is an elementary school, education, innovation of learning, learning methods and media, learning innovation, and learning management. This journal will be published twice in a year in April and September.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017" : 10 Documents clear
ETHNOMATHEMATICA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA (PEMBELAJARAN BILANGAN DENGAN MEDIA BATIK MADURA, TARI KHAS TRENGGAL DAN TARI KHAS MADURA) Dyah Worowirastri Ekowati; Dian Ika Kusumaningtyas; Nawang Sulistyani
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4820

Abstract

Abstract: Cultural-based mathematics learning is a model of learning approach that prioritizes students' activities with a variety of cultural backgrounds, which are known as ethnomathematica. In this article will be elaborated mathematical activities that use cultural background. Therefore, this paper will describe a) how the application of ethnomathematica in mathematics learning, b) how the number of learning with batik madura, typical trenggal dance and typical madura dance.Keyword: learning mathematics, batik madura, dance typical trenggal, dance typical maduraAbstrak: Pembelajaran matematika berbasis budaya merupakan suatu model pendekatan pembelajaran yang lebih mengutamakan aktivitas siswa dengan berbagai ragam latar belakang budaya yang dimiliki, yang selanjutnya dikenal dengan ethnomathematica. Dalam artikel ini akan dijelas aktivitas matematika yang menggunakan latar belakang budaya. Oleh karenanya, makalah ini akan menjabarkan a) Bagaimana penerapan ethnomathematica dalam pembelajaran matematika, b) Bagaimana pembelajaran bilangan dengan media batik madura, tari khas trenggal dan tari khas madura.Kata Kunci: ethnomathematica, pembelajaran matematika, batik madura, tari khas trenggal, tari khas madura
HUBUNGAN INTENSITAS PEMANFAATAN GADGET DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Maya Ferdiana Rozalia
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4821

Abstract

Abstract: The purpose of this research is (1) describe intensity of gadget utilization; (2) describe student learning achievement; (3) find relationship between intensity of gadget utilization with student learning achievement. This research used correlational quantitative approach. This research result is: ;(1) intensity of gadget utilization (X) that in “medium” category according to students was 144 students with percentage 67% ;(2) in the variable of student learning achievement (Y), respondents with “enough” category was 153 students with percentage 71% ;(3) from data processing of this research result that been analyzed with error level 5% known that rcalculation was -0.033 and rtable 0.133, hypothesis testing in this research stated that h0 accepted. Conclusion from this research could be stated that there was negative and insignificant relationship between intensity of gadget utilization and student learning achievement.Keywords: Intensity, Gadget Utilization, Learning Achievement, Elemantary SchoolAbstrak: Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan intensitas pemanfaatan gadget 2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa; (3) menemukan hubungan intensitas pemanfaatan gadget dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatifkorelasional. Hasil penelitian adalah: (1) intensitas pemanfaatan gadget (X) pada kategori “sedang” , sebanyak 144 siswa dengan presentase 67% ;(2) Variabel prestasi belajar siswa (Y), responden termasuk dalam kategori “cukup”, sebesar 153 siswa dengan pr esentase 71% ; (3) uji korelasi product moment yang telah dilakukan dengan tingkat kesalahan 5% diketahui rhitung sebesar -0,033 dan rtabel sebesar 0,133 , pengujian hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa h0 diterima. Kesimpulan penelitian dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan antara intensitas pemanfaatan gadget dengan prestasi belajar siswa. Kata kunci: Intensitas, Pemanfaatan Gadget, Prestasi Belajar, Sekolah Dasar
PENGEMBANGAN GROUP INVESTIGATION DENGAN PERMAINAN “AKU SEORANG DETEKTIF” KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 1 MALANG Renika Arisinta; Bayu Hendro Wicaksono; Ima Wahyu Putri Utami
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4822

Abstract

Abstract: The type of research conducted is Research and Development (RnD). In this research aiming to produce product development of Group Investigation(GI) learning modelwith game "Aku Seorang detektif" in class IV SD Muhammadiyah 1 Malang that worthy with criteria valid, effective, and interesting. In developing the Group Investigation(GI) model, the design of the ADDIE Model consists of five steps: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) application, (5) evaluation. The results showed (1) Development of GI learning model with game "Aku Seorang detektif" in class IV SD Muhammadiyah 1 Malang stated very valid. This is indicated by manual guidance value of 89%, RPP validation of 98%, and game and media validation of 92%. (2) The development of the GI learning model with the game "aku seorang detektif" is stated very effective. This is indicated by the value of teacher response during the PBM of 86%. (3) The development of the GI learning model with the game "Aku seorang detektif" is very interesting. This is indicated by student responses of 95% of interested students and 5% of students who are less interested.Keywords: development, teachings model GI, “Aku Seorang Detektif” gamesAbstrak: Jenis penelitian yang dilakukan adalah Reaserch and Development(RnD). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk pengembangan model pembelajaran Group Investigation(GI) dengan permainan “Aku Seorang Detektif” kelas IV SD Muhammadiyah 1 yang layak dengan kriteria valid, efektif, dan menarik. Dalam mengembangkan model Group Investigation(GI), digunakan rancangan ADDIE Model yang terdiri atas lima langkah, yaitu : (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) penerapan, (5) evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” kelas IV SD Muhammadiyah 1, Malang dinyatakan sangat valid. Hal ini ditunjukkan dengan nilai validasi buku pedoman sebesar 89%, validasi RPP sebesar 98%, serta validasi permainan dan media sebesar 92%. (2) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” dinyatakan sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan nilai respon guru selama PBM sebesar 86%. (3) Pengembangan model pembelajaran GI dengan permainan “aku seorang detektif” dinyatakan sangat menarik. Hal ini ditunjukkan dengan respon siswa sebesar 95% siswa yang tertarik dan 5 % siswa yang kurang tertarik.Kata Kunci: Model Pembelajaran GI, Permainan “Aku Seorang Detektif”, gaya dan gerak
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN AKTIF INOVATIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAIKEM) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV SD NEGERI 010 RAMBAH Pariang Sonang Siregar; Lia Wardani; Rindi Genesa Hatika
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4823

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to improve the activity and learning outcomes of students on learning Mathemathics by appying PAIKEM learning approach in class IV SD Negeri 010 Rambah. This study is limited only to the applications of PAIKEM approach in improving the quality of Mahtematics learning and students learning outcomes. The research is a classroom Action Research (PTK) conduct ed with 4 cycles, each cycle is done by learning with PAIKEM approach. The results of the research can be concluded that the application of PAIKEM approach in learning Mathematics can improve student activity and student learning outcomes fourth grade SD Negeri 010 Rambah Rokan Hulu-Riau even semester 2016/2017. The results are as follows: 1) Improving the quality of student activity from cycle I by 50%, cycle II by 80 %, cycle III by 92 %, and cycle IV by 98%, there is an increase in student activity on the Mathematic to be highly qualified, 2) the learning outcomes of the first cycle of 90%, the second cycle of 95 %, 100% of the cycle III, and 100% of the cycle IV, which there is an increase in excellent learning outcomes, 3) Average value of the cycle I of 72.38, and second cycle is 83.00, the third cycle is 90.50, and the fourth cycle is 97.00, the meaning is classically PAIKEM approath can increase the average of Mathematics students grade IV SD Negeri 0101 Rambah.Keyword: PAIKEM approach , learning outcomes, student activityAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika dengan menerapkan pendekatan pembelajaran PAIKEM di Kelas IV SD Negeri 010 Rambah. Penelitian ini dibatasi hanya pada penerapan pendekatan PAIKEM dalam peningkatan mutu pembelajaran matematika dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan Penelitain Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan 4 siklus, setiap siklus dilakukan pembelajaran dengan pendekatan PAIKEM. Hasil penelitiandapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan PAIKEM dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 010 Rambah Kabupaten Rokan Hulu-Riau semester genap tahun 2016/2017. Hasilnya sebagai berikut: 1) Peningkatan kualitas aktivitas siswa dari siklus I sebesar 50%, siklus II sebesar 80%, siklus III sebesar 92%, dan siklus IV sebesar 98%, terjadi peningkatan aktivitas siswa pada mata pelajaran Matematika menjadi sangat berkualitas, 2) Ketuntasan hasil belajar dari siklus I sebesar 90%, siklus II sebesar 95%, siklus III sebesar 100%, dan siklus IV sebesar 100%, dimana terjadi peningkatan hasil belajar yang sangat baik, 3) Rata rata nilai dari siklus I sebesar 72,38, dan siklus II sebesar 83,00, siklus III sebesar 90,50, dan siklus IV sebesar 97,00, maknanya secara klasikal pendekatan PAIKEM dapat meningkatkan rata-rata nilai Matematika siswa kelas IV SD Negeri 010 Rambah.Kata Kunci: pendekatan PAIKEM, hasil belajar, aktivitas siswa
PENGARUH MEDIA LKS BERBASIS MODEL TAKE AND GIVE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI JABUNG 01 KEC.JABUNG KAB.MALANG Rizky Nadya Prabawati; Erna Yayuk; Kuncahyono Kuncahyono
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4824

Abstract

Abstract: The existence of students’ Natural Science worksheets use as a media for doing exercises and being sources all at once. Uneffective tool of study for users, because of an incomplete material in students worksheets. This research aims to discover the impact of students worksheet media with take and give basis to natural science study results on fifth grade students in SD Negeri 1 Jabung, Jabung subdistrict Malang regency, and the total amount of the effect using students worksheet with take and give based model. This study used quantitative research approach and the type of this study was experimental study with true experimental design. The sample collection technique was simple random sampling. As a data population, the researcher choosen V grades students of SDN 1 Jabung , Jabung subdistrict, Malang regency with academic year of 2016/2017 amounted to 44 students. As an experimental class, the researcher choosen VB class as much as 23 students and VA class as a control class with the total students as much as 21 students. The result of the study shown that (1) in the hypothesis test which use t-test, the result is 0.032 with the significance 5%. It can be seen that the significant value (2-tailed) ˂ 0,05 means that Ho is rejected and Ha is accepted. (2) the total amount of the effect using students worksheet with take and give based model toward the result of IPA (Natural Science) study had a significant influece as much as 47,9%.Keywords: Effect, student worksheet, Take and Give, IPA (Natural Science) study resultAbstrak: Keberadaan LKS IPA digunakan sebagai media untuk mengerjakan soal sekaligus sebagai sumber belajar. Penggunaannya masih belum efektif sebagai sarana pembelajaran, karena materi yang terdapat dalam LKS dirasa belum lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media LKS berbasis model take and give terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Jabung 1 Kec.Jabung Kab.Malang, dan besar pengaruh penggunaan media LKS berbasis model take and give. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen dengan desain true experimental design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling . Sebagai populasi data, dipilih siswa kelas V SD Negeri Jabung 1 Kec.Jabung Kab.Malang tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 44. Yang terpilih menjadi kelas eksperimen yaitu kelas VB dengan jumlah 23 siswa dan kelas kontrol yaitu kelas VA dengan jumlah 21 siswa. Hasil penelitian menunujukkan (1) pada uji hipotesis yang menggunakan uji t, hasilnya sebesar 0,032 dengan taraf signifikan 5%. Terlihat bahwa nilai Sig.(2-tailed) < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. (2) besar pengaruh penggunaan LKS berbasis model take and give terhadap hasil belajar IPA memberikan kontribusi sebesar 47,9% .Kata Kunci: Pengaruh, Lembar Kerja Siswa (LKS), Take and Give, Hasil Belajar IPA
PERBEDAAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCING DAN JIGSAW PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 9 KELAS V SD Lutfi Alimatus Sholehah
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4825

Abstract

Abstract:Cooperative learning ringing button and jigsaw model is two learning model which has similarity and different characteristic. The research type is quasi experiment research. Research variables consist of Independent variable which is ringing button learning model and jigsaw and dependent variable, which is student cognitive skill. Research sample consist of two grade V which are class VA Muhammadiyah 4 Batu Elementary school. The research is measured using Independent Sample T -test with the help of SPSS 17 for windows. Research shows that post-test found count t value for -0,970 with significance for 0,336 table tvalue in free degree of 56 and real rate 0,05 for 2,003. When there’s comparison, so that count t< table t or significance > 0,05 and concluded that Ho is accepted which means there’s no significant difference is students’ cognitive skill using ringing button and jigsaw learning model.Keyword:Cognitive abilities, learning models, Jinks, Jigsaw, thematic learning.Abstrak:.Pembelajaran kooperatif model Kancing Gemerincing dan J igsaw merupakan dua modelajaran yang memiliki memiliki perbedan karakteristik. Penelitian ini eksperimen semu. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu model pembelajaran Kancing Gemerincing dan Jigsaw dan variabel terikat yaitu kemampuan kognitif siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 2 kelas V SD Muhammadiyah 4 Batu tahun ajaran 2014/2015 yaitu kelas VA yang berjumlah 30 siswa dan kelas VB yang berjumlah 30 siswa.Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS 17 for windows.Hasil penelitian menunjukan bahwa post-test diperoleh nilai thitung sebesar -0,970 dengan nilai signifikansi sebesar 0,336. Nilai ttabel pada derajat bebas 56 dan taraf nyata 0,05 sebesar 2,003. Apabila dilakukan pembandingan maka |thitung| < t tabel atau nilai signifikansi > 0,05 disimpulkan Ho diterima yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan ko gnitif siswa yang menggunakan model pembelajaran Kancing Gemerincing dan Jigsaw.Kata Kunci:Kemampuan kognitif, model pembelajaran, Kancing Gemerincing, Jigsaw, pembelajaran tematik
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI DAN MEDIA BONEKA TANGAN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 1 SDN PEJOK II KEDUNGADEM BOJONEGORO Ulifatus Pebriana; Dyah Woro Wirastri Ekowati; Frendy Aru Fantiro
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4826

Abstract

Abstract:In fact, listening skills of students are still low seen from the completeness of students is only 25% complete. So, the necessary to attempt improvement through learning model and learning media is used. This study aims to: (1) Describe the application of learning models “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” to improve listening skills in thematic learning first grade at SDN Pejok II Kedungadem Bojonegoro, and (2) Explaining the increase in the ability to listen to students after applying the learning model articulation and media dolls hands-on thematic learning first grade at SDN Pejok II Kedungadem Bojonegoro.The results showed (1) the application of learning “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” can improve students' listening skills. It can be seen from t he percentage of students who complete the first cycle is only 45.8% of students who completed and then increased to 83.4% of students who completed the second cycle. (2) Results of votes of teacher activity increased from the first cycle to the second cycle ie from scoring 80.7% to 86% and the activity of students in the classical with 80% to 88%. This suggests that the learning model “Artikulasi dan Media Boneka Tangan” can be used as a reference in the implementation of the learning process that can promote successful learning.Keywords:Improvement, Listening Skills, Learning Model Articulation, Media Dolls Hand.Abstrak:Pada kenyataannya kemampuan menyimak siswa masih rendah yang terlihat dari nilai ketuntasan siswa yaitu hanya 25% yang tuntas sehingga perlu adanya upaya peningkatan melalui model pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan penerapan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada pembelajaran tematik kelas I dan (2) menjelaskan peningkatan kemampuan menyimak siswa setelah menerapkan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan pada pembelajaran tematik.Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Hal ini dapat dilihat dari presentase siswa yang tuntas yaitu pada siklus I hanya ada 45,8% siswa yang tuntas dan kemudian meningkat menjadi 83,4% siswa yang tuntas pada siklus II. (2) Hasil penilaian aktivitas guru meningkat dari siklus I ke siklus II yaitu dari skor 80,7% menjadi 86% dan aktivitas siswa secara klasikal dengan skor 80% menjadi 88%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran artikulasi dan media boneka tangan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran.Kata Kunci:Peningkatan, Keterampilan Menyimak, Model Pembelajaran Artikulasi,Media Boneka Tangan
ANALISIS PENERAPAN MEDIA BERBASIS KOMPUTER PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DI SEKOLAH DASAR Kuncahyono Kuncahyono
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4827

Abstract

ABSTRACT: Teachers in delivering materials need intermediate tools to make the delivery of material easier and more targeted. The way is by using the learning media. One of the learning media that can be used by teachers in learning is computer-based media. The purpose of this study is to determine the ability and knowledge of teachers in applying computer-based learning media, constraints and efforts undertaken by teachers in applying the media. The type of this research is descriptive r esearch with qualitative approach. This research was conducted in SD Muhammadiyah 9 Malang with the subject of research class III to class V which amounted to 3 people. Then the technique of data collection using observation, interview, documentation, and questionnaire. The results of this study describes teachers have been able to apply computer-based media. Teachers are skilled in utilizing technological means and developing material into an interesting computer -based media product, and easy to apply in learning. There is no significant obstacle for teachers in implementing computer-based learning. Efforts by teachers that is by self-development through training and utilization of facilities and infrastructure already provided by the school intelligently.Keywords: Computer Based Media, Learning, Integrated ThematicABSTRAK: Guru dalam menyampaikan materi memerlukan alat bantu perantara agar proses penyampaian materi lebih mudah dan tepat sasaran. Adapun cara tersebut yaitu dengan menggunakan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran yaitu media berbasis komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan dan pengetahuan guru dalam menerapkan media pembelajaran berbasis komputer, kendala dan upaya yang dilakukan guru dalam menerapkan media tersebut. Jenis penelit ian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Malang dengan subjek penelitian guru kelas III sampai dengan kelas V yang berjumlah 3 orang. Kemudian teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian ini menggambarkan guru-guru sudah mampu menerapkan media berbasis komputer. Guru sudah terampil dalam memanfaatkan sarana teknologi dan mengembangkan materi menjadi produk media berbasis komputer yang menarik, dan mudah diaplikasikan dalam pembelajaran. Tidak ada hambatan yang berarti bagi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis komputer. Upaya yang dilakukan guru yaitu dengan pengembangan diri melalui pelatihan dan pemanfaatan sarana dan prasarana teknogi yang sudah disediakan oleh sekolah secara cerdas.Kata kunci: Media Berbasis Komputer, Pembelajaran, Tematik terpadu
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DI SDN NGARINGAN 05 KEC.GANDUSARI KAB.BLITAR Yusvidha Ernata
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4828

Abstract

ABSTRACT: This study aims to analyze the motivation of learners through the provision of reward and punishment in SDN Ngaringan 05. This study used a descriptive quantitative approach. Number of samples 22 learners. Data obtained through the instruments developed researcher with the item number of instruments as much as 10 items. Measurement of the individual statements using a Likert scale, namely: 1) strongly disagree; 2) do not agree; 3) doubtful; 4) agree and 5) strongly agree. Data collection techniques used are questionnaires and interviews unstructured. The results showed that administration of reward and punisment can provide major influence on students' motivation. The right strategy will affect the learning process is increasing continuously achieve maximum results. To the teacher strives to motivate learners so that they are more interested in the learning process. One way to giving reward and punisment didactic. Demonstrated a high percentage of the results of research in which 73% of students feel happy if the work / tasks performed to get an award from Mr / Mrs teacher. 59% said it does not agree that there are learners who arrive late and often reprimanded Mr / Mrs teacher. 64% of students agreed that learners feel embarrassed if too frequent violations.Keywords: learning motivation, reward and punishmenABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi belajar peserta didik melalui pemberian reward dan punishment di SDN Ngaringan 05. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Jumlah sampel 22 peserta didik. Data diperoleh melalui instrumen yang dikembangkan peneliti dengan jumlah item instrumen sebanyak 10 item. Pengukuran terhadap masing-masing pernyataan menggunakan skala Likert, yaitu: 1) sangat tidak setuju; 2) tidak setuju; 3) ragu-ragu; 4) setuju dan 5) sangat setuju.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward dan punisment dapat memberikan pengaruh besar terhadap motivasi belajar siswa. Strategi yang tepat akan mempengaruhi proses pembelajaran semakin meningkat secara terus menerus mencapai hasil yang maksimal. Untuk itu guru senantiasa berupaya memotivasi peserta didik agar mereka lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran. Salah satu caranya dengan cara memberikan reward dan punisment yang bersifat mendidik. Prosentase tinggi ditunjukkan dari hasil penelitian dimana 73% peserta didik merasa senang jika pekerjaan/tugas yang dilaksanakan mendapatkan penghargaan dari Bapak/Ibu Gurunya. 59% menyatakan sangat tidak setuju jika peserta didik ada yang datang terlambat dan sering mendapat teguran dari Bapak/Ibu guru. 64% siswa menyatakan setuju bahwa peserta didik merasa malu jika terlalu sering melakukan pelanggaran. Kata kunci : motivasi belajar, reward dan punishmen
MODUL PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA PETUALANGAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Innany Mukhlishina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4829

Abstract

Abstract:This research and development aimed to produce reading comprehension learning module of adventure story text for grade IV elementary school. The step of research and development used in this study were: (preliminary study, (2)planning, (3) product development, (4) product validation, (5) revision 1, (6) product try out, (7) revision 2, and (8) final product. The result of expert validation of fiction prose learning 92% with very valid criteria and the result of expert validation of prose fiction appreciation 100% with very valid criteria. The module application data were obtained from teacher questionnaire responses 90% with very good criteriaand student questionnaire responses 92% with very good criteria.The effectiveness data were obtained of studet learning outcomeswere more than the minimum completeness criteria (KKM) and the average of students learning activities 90% with very active criteria. The attractiveness data wereobtained from students questionnaire responses 92% with interesting criteria. Based on the above results, the reading comprehension learning module of adventure story texts has very valid, very good, effective, and attractive criteria to use in learning at grade IV of elementary school.Keyword: Module, Reading Comprehension, Adventure Story Text, Elementary SchoolAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan,(3) pengembangan produk, (4) validasi produk, (5) revisi 1, (6) uji coba produk, (7) revisi 2, dan (8) produk akhir. Hasil validasi ahli pembelajaran prosa fiksi sebesar 92% dengan kriteria sangat valid dan validasi ahli apresiasi prosa fiksi sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Data keterterapan modul diperoleh dari angket respon guru sebesar 90% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria sangat baik. Data keefektifan diperoleh dari hasilbelajar siswa yang lebih dari KKM dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 90% dengan kriteria sangat aktif. Data kemenarikan diperoleh dari angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria menarik. Berdasarkan hasil tersebut, modulpembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan sangat valid, sangat baik, efektif,dan menarik digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.Kata kunci: Modul, Membaca Pemahaman, Teks Cerita Petualangan, Sekolah Dasar

Page 1 of 1 | Total Record : 10