cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Pendidikan Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 4 (2006)" : 6 Documents clear
Peningkatan Hasil Belajar Membaca dan Menulis Melalui Penerapan Terapeutik Teman Sebaya Ari Wahyudi,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji apakah dengan penerapan terapeutik teman sebaya dapat meningkatkan hasil belajar  membaca dan menulis di SDN Kauman Mojosari Mojokerto. Sampel dalam penelitian ini  sejumlah anak yang mengalami kesulitan membaca dan menulis di kelas rendah (1, 2,dan 3) yakni sejumlah 20 siswa. Dengan rancangan penelitian one group pre test post test design yang dianalisis dengan rumus sign test, hasilnya menunjukkan bahwa nilai Zh sebesar 3,81 > 1,64 pada taraf  kepercayaan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan terapeutik teman sebaya dapat meningkatkan hasil belajar membaca dan menulis.
Pengaruh Kecerdasan Visual-Spasial terhadap Kreativitas Anak dalam Menggambar di Sekolah Dasar Nurul Khotimah,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan visual-spasial merupakan kemampuan untuk berpikir dalam bentuk gambar, visual, imajinasi, dan kreativitas.  Dengan demikian, pendidikan di sekolah dasar khususnya pendidikan kerajinan tangan dan kesenian haruslah dibina oleh seorang pendidik yang berkompeten pada bidangnya. Pengaruh kecerdasan visual-spasial terhadap kreativitas anak dalam menggambar di sekolah dasar akan membangunkan anak lebih cerdas dalam berpikir, berbuat, melakukan eksperimen, mengekplorasi, dan mentransformasi bidang seni ke bidang IPTEK yang lain.
Pemahaman Konsep Matematika dalam Soal Cerita untuk Anak Sekolah Dasar (Suatu Tinjauan Teoretis) Wiryanto,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak dapat terlepas dari matematika. Bahkan matematika mempunyai andil yang cukup besar dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Objek yang dipergunakan dalam matematika adalah sesuatu yang abstrak. Hal ini menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam penyampaian materi matematika pada anak SD, sebab taraf berpikir anak SD menurut J. Piaget digolongkan pada taraf operasi kongkret. Oleh sebab itu sebagai jalan keluarnya adalah memanipulasi objek-objek yang abstrak ke dalam benda-benda kongkret. Soal cerita merupakan bentuk matematika yang materinya telah dihubungkan dengan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga soal cerita bisa dipakai sebagai alternatif penyampaian materi matematika pada anak usia Sekolah Dasar (SD). Tetapi setelah diamati, berdasarkan teori perkembangan manusia (oleh J.Piaget), ternyata kemampuan anak SD dalam memahami kalimat (verbal) dan mengubahnya ke dalam simbol-simbol matematika masih mengalami kesulitan.
Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Soal Cerita Melalui Metode Sakamoto Rohita,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Sakamoto adalah salah satu metode dalam pembelajaran matematika yang berkembang di Indonesia. Keberadaannya menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi oleh sebagian besar guru-guru matematika sekolah dasar (SD) serta para siswa yang fobia terhadap matematika khususnya soal cerita. Metode Sakamoto adalah sebuah metode yang ditemukan oleh Hideo Sakamoto, seorang pendidik berkebangsaan Jepang. Sakamoto memberikan pelajaran matematika soal cerita dengan cara yang menarik. Hal ini dikarenakan penyajiannya melibatkan kedua belahan otak, kanan dan kiri. Cara penyelesaian yang runtut dan sistematis, menjadikan anak terlatih untuk berpikir secara sistematis pula. Hal yang lebih penting adalah kemampuan anak untuk menganalisa soal berkembang dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dari kemampuan anak-anak Jepang dan Singapura yang telah lebih dulu mengadopsi metode tersebut dalam pembelajaran matematikanya. Dengan pembahasan metode Sakamoto ini, kiranya dapat menjadi masukan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika soal cerita bagi para guru dan para siswa sekolah dasar di Surabaya, khususnya
Pentingnya Pengelolaan Kelas terhadap Keberhasilan Proses Belajar Mengajar di Sekolah Dasar Supriyono,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan hal mutlak yang harus dikuasai oleh guru dalam proses belajar mengajar. Dengan pengelolaan kelas yang baik , maka proses pembelajaran dapat dicapai secara maksimal. Sehubungan dengan hal tersebut, pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru  di SDN Jepara III Surabaya dapat  dijadikan model sebuah pengelolaan kelas yang efektif. Guru berupaya melakukan kegiatan pembelajaran secara wajar namun dari sisi efisiensi dan efektivitas berhasil dengan baik. Inilah yang dirasakan mampu memberikan nilai lebih bagi proses pembelajaran di SDN  Jepara III Surabaya
Penggunaan Strategi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Kritis Mahasiswa PGSD Wahyu Sukartiningsih,
Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 4 (2006)
Publisher : Pendidikan Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas pembelajaran menggunakan strategi Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis mahasiswa Program D2 PGSD-UNESA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas, yang teridiri atas tiga siklus pembelajaran, yaitu (1) memunculkan ide aktual dan kritis dari bahan bacaan dan menginformasikannya, (2) mereviu bahan bacaan dan menginformasikannya, dan (3) menulis karya ilmiah dan karya ilmiah populer hasil dari kegiatan membaca kritis dan menginformasikannya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan strategi Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan membaca kritis mahasiswa Program D2 PGSD-UNESA: 1) secara kuantitatif, berupa peningkatan nilai membaca kritis mahasiswa, (2) secara kualitatif, berupa meningkatnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6