cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Search results for , issue "2006" : 143 Documents clear
Analisis Kinerja Algoritma Fold-Growth dan FP-Growth pada Penggalian Pola Asosiasi Rully Soelaiman; Ni Made Arini WP.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggalian data sangat penting untuk proses pengumpulan data dan untuk penyimpanan data. Di sisi lain, data mentah yang tersedia sangatlah besar sehingga analisis manual tidak lagi memungkinkan untuk menangani masalah data. Permasalahan utama dari penggalian data adalah munculnya beberapa struktur data baru yang dimaksudkan untuk memperbaiki efisiensi dari penggalian data. Dan tidak satu pun dari struktur data tersebut yang mampu menangani semua masalah penggalian data.Fold-Growth merupakan salah satu dari metode penggalian pola asosiasi dengan menggunakan struktur data SOTrieIT (Support Ordered-Trie Itemset) dalam proses penggalian itemset yang frequent. SOTrieIT adalah sebuah struktur data yang dapat melakukan ekstraksi 1-itemset dan 2-itemset dari semua transaksi dalam basis data. Dengan menggunakan basis data transaksi yang terdiri dari kode transaksi, dan kode dari barang yang di beli, algoritma ini akan diproses untuk menghasilkan pola asosiasi. Pada penelitian ini, algoritma FOLD-growth akan dibagi dalam empat tahapan utama yaitu, tahapan penggalian 1-itemset frequent dan 2-itemset frequent, tahap pemangkasan item-item yang tidak frequent, membangun FP-tree, dan tahapan penggalian semua itemset frequent.Berdasarkan uji coba, yang melibatkan dataset sintetik, dapat disimpulkan bahwa secara umum durasi eksekusi dan utilisasi memori Fold-Growth lebih kecil dibandingkan dengan FP-Growth.Kata Kunci: FP-growth, SOTrieIT, Fold-Growth, pola asosiasi, penggalian data, struktur data.
Penerapan Sistem Kriptografi Kunci-Publik untuk Membentuk Skema Public-Key Watermarking, Mungkinkah? Rinaldi Munir; Bambang Riyanto; Sarwono Sutikno
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skema public-key watermarking mempunyai aplikasi riil untuk memverifikasi watermark di dalam dokumen multimedia yang tersebar di seluruh dunia. Public-key watermarking dapat dianggap sebagai teknologi watermarking generasi kedua. Konsep public-key watermarking banyak mengadopsi konsep di dalam sistem kriptografi kunci-publik. Sistem kriptografi kunci-publik dapat digunakan untuk membentuk fragile public-key watermarking, namun tidak cocok diterapkan untuk mendapatkan robust public-key watermarking. Sistem kriptografi kunci-publik dapat menjadi inspirasi untuk membentuk skema public-key wateramrking. Makalah ini mempresentasikan penggunaan kriptografi kunci publik untuk menghasilkan skema public-key watermarking.Kata kunci: watermark, multimedia, public-key watermarking, fragile, robust, public-key cryptography.
Analisis Kinerja Algoritma PrefixSpan dan Aprioriall pada Penggalian Pola Sekuensial Rully Soelaiman; Dhany Saputra
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PrefixSpan adalah salah satu metode penggalian pola sekuensial yang menggunakan pendekatan Pattern Growth serta melakukan proyeksi sufiks terhadap basis data sekuens, sedangkan AprioriAll adalah salah satu metode penggalian pola sekuensial yang menggunakan pendekatan Apriori serta melakukan pembangkitan dan pengujian sekuens kandidat. Dengan bekal basis data sekuens yang terdiri atas ID kastamer, ID transaksi, dan item yang dibeli, kedua algoritma tersebut dapat menghasilkan pola-pola sekuensial yang memenuhi dukungan minimum yang diinginkan. Secara teoretik kinerja PrefixSpan lebih unggul daripada AprioriAll, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap kinerja dari kedua algoritma tersebut.Dalam penelitian ini dilakukan analisis kinerja algoritma PrefixSpan dan AprioriAll pada penggalian pola sekuensial. PrefixSpan akan disusun menggunakan teknik proyeksi basis data Pseudoprojection dan AprioriAll akan disusun sesuai empat fase prosedurnya, yaitu fase pengurutan, fase litemset, fase transformasi, dan fase sekuens. Kemudian kedua aplikasi ini akan diuji ketangguhannya dengan menggali pola sekuensial dari basis data sekuens sintetik berukuran besar.Berdasarkan uji coba dapat disimpulkan bahwa secara umum durasi eksekusi dan utilisasi memori PrefixSpan lebih kecil daripada AprioriAll dan secara grafis dapat dikatakan bahwa PrefixSpan lebih skalabel dan terpercaya daripada AprioriAll.Kata Kunci: PrefixSpan, Pseudoprojection, AprioriAll, pola sekuensial, penggalian data, dukungan minimum, basis data sekuens, proyeksi basis data.
Efektifitas Teknologi Informasi dalam Proses Belajar Mengajar pada Universitas Budi Luhur Spits Warnars Harco Leslie Hendric
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In general, however, IT will empower students to have greater control over the learning process, with all the benefits associated with active learning and personal responsibility. Not only will students decide when to learn and how to learn, increasingly they will also decide what to learn and how that learning is to be certified. Traditionally, higher education institutions have combined several functions in their faculty. Faculty are architects as they design learning programs; navigators as they help advise students in their course of study; instructors when they lecture; mentors when they help students form a sense of connectedness to the world; and evaluators and certifiers as they decide to grant students grades or degrees.Keywords: learning process, active learning, higher education
Pengembangan Situs Komunitas dengan Framework CakePHP Hendrik Hendrik
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknoogi internet dan web telah memunculkan cabang ilmu baru yakni web engineering (rekayasa web). Guna memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap matakuliah rekayasa web yang diampu penulis, maka penulis mengembangakan sebuah situs komunitas yang dapat digunakan mahasiswa sebagai wadah repository proyek-proyek web yang mereka kerjakan dan media diseminasi pengetahuan terkait dengan proyek pengembangan web. Pengembangan situs ini memanfaatkan framework CakePHP yang diharapkan dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis web secara cepat. Selain itu, karena framework ini dikembangkan oleh komunits open-source maka dimungkinkan pulabagi kita untuk berpartisipasi dalam pengembangannya.Kata kunci: situs komunitas, framework, CakePHP, PHP, rekayasa web
Robot Cerdas Pemadam Api Menggunakan Proyeksi Integral Setiawardhana Setiawardhana; Riyanto Sigit; Dadet Pramadihanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah manusia yang paling sering dihadapi adalah masalah keamanan dalam pekerjaan. Kebakaran merupakan suatu masalah yang penanganannya membutuhkan pengorbanan dan tidak jarang membahayakan bagi tim penyelamat itu sendiri. Dalam hal ini, robot dapat berfungsi sebagai pengganti peran manusia dalam menjalankan pekerjaan yang sangat rawan bagi keselamatan manusia. Pada penelitian ini mengambil contoh permasalahan kebakaran rumah untuk disimulasikan karena permasalahan ini merupakan permasalahan sehari-hari yang paling sering dihadapi. Fungsi robot disini adalah mengantisipasi kebakaran secara dini dengan mematikan sumber api.Prosesnya adalah pengambilan citra secara automatis dengan melakukan thresholding sehingga diperoleh citra yang hanya mempunyai dua nilai derajat keabuan yaitu hitam dan putih, melakukan proyeksi integral untuk mencari daerah atau lokasi dari objek gambar yang berbeda, melakukan differensial terhadap hasil integral proyeksi, sehingga didapatkan tingkat perbedaaan antar baris (dari 0 - 255), dipakai dalam memandu navigasi robot dan menghindari halangan, juga dapat mendeteksi belokan dan menentukan arah gerak.Diharapkan dengan proses diatas dapat membuat robot otomatis untuk menyelesaikan beberapa tugas yang diadopsi dari tema Kontes Robot Cerdas Indonesia 2006, yaitu “Robot Cerdas Pemadam Api”.Kata kunci: real time,thresholding, proyeksi integral, differensial.
Otomatisasi Pengelompokkan Koleksi Perpustakaan dengan Pengukuran Cosine Similarity dan Euclidean Distance Heri Kurniawan; Rizal Fathoni Aji
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah perpustakaan mempunyai bilangan katalog yang sangat besar. Katalog tersebut bertambah setiap waktu seiring dengan pertambahan cirinya yang sangat beragam. Otomatisasi pengklasifikasian katalog tanpa mendefinisikan kategori sebelumnya akan mempercepat dan mempermudah pengelompokkan kategori secara lebih objektif. Otomatisasi terdiri dari dua langkah yaitu pengelompokkan dan pemberian label. Sebagai langkah awal implementasi otomatisasi yang efektif, paper ini mencoba melihat kinerja pengelompokkan dokumen melalui penerapan Cosine Similarity dan Euclidean Distace sebagai distance measure dalam algoritma Kmeans.Kata kunci: Clustering, Kmeans, Euclidean, Cosine Vector, Frekuensi term, Unsupervised
Design of Microcontroller-Based Portable Instrument for Measuring P-Wave Speed in Impact-Echo Method Slamet Riyadi; Khairul Anuar Mohd. Nayan; Mohd. Marzuki Mustafa
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Impact-echo method is widely used for non-destructive testing on concrete evaluation. One of the procedures of this method is determining P-wave speed by measuring travel time of P-wave ( between two transducers. For this purpose, a microcontroller-based portable instrument is developed. This research proposes a PIC microcontroller routine using interrupt-on-change and timer0 features. On concrete, impact waves reach the first accelerometer and will interrupt the main routine and start the timer0. When the waves reach the second accelerometer, the timer0 will be stopped. The value of the timer represents the travel time of P-wave. Therefore, the P-wave speed can be calculated. The routine is verified using controlled signal generated by internal PIC. The accurate result of the travel time measurements is presented. )tΔKeywords: impact-echo, P-wave speed, PIC microcontroller, interrupt-on-change, timer0
Kertas Kerja Audit Sistem Informasi (Sebuah Gagasan Baru dalam Standar Profesional Pemeriksaan dan Pengembangan Sistem Informasi) Idris Asmuni
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit sistem informasi yang telah mulai dikembangkan dalam organisasi usaha berbasis komputer menjadi perhatian manajemen dan analis sistem untuk memberikan rekomendasi mengenai tingkat kepastian bisnis yang memadai melalui pengelolaan sistem informasinya. Proyek sistem informasi dikembangkan selain berdasarkan tujuan , juga memperhatikan aspek manajerial dalam transaksi yang memberikan keputusan strategis mengenai kinerja bisnis ke depan melalui pemberdayaan komponen sistem informasi perusahaan.Untuk mencapai penilaian sistem informasi yang baik melalui pemeriksaan, dibutuhkan alat dan mekanisme pencatatan sebagai bahan acuan yang menjadi dasar pengembangan sistem informasi pengendalian interen yang efektif. Makalah ini menguraikan tentang pentingnya dokumentasi dalam penugasan audit untuk memastikan sistem pemeriksaan berdasarkan fakta historis dan standar kerja yang professional. Peran kertas kerja dalam tinjauan perspektif IASII (Ikatan Auditor Sistem Informasi Indonesia) berdasarkan standar professional auditor, salah satunya adalah mengisyaratkan aturan dalam penugasan audit berupa teknis perencanaan audit di lapangan. Hal ini penting mengingat, kebutuhan akan pengelolaan sistem informasi ke depan akan sangat ditentukan oleh program pemeriksaan yang memadai dan menjadi acuan untuk rekomendasi perbaikan sistem.Dengan adanya perencanaan kertas kerja yang baik diharapkan, dua hal dapat dicapai yaitu : standar kerja professional dan rekomendasi perbaikan atau penilaian sistem yang terarah dan terpadu.Kata Kunci: kertas kerja, standar professional, dokumentasi sistem dan proyek informasi.
Sistem Lelang Barang Berbasis Web pada Organisasi Agustinus Noertjahyana; Andre Julius; Adi Wibowo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pelelangan barang yang ada pada suatu organisasi seringkali masih bersifat tradisional. Penjual dan pembeli saling bertemu di suatu tempat untuk mengadakan transaksi. Namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi maka sangat memungkinkan dikembangkannya sistem lelang berbasis Web. Pada sistem ini pembeli tidak langsung bertemu dengan penjual namun semua bisa melakukan transaksi kapan pun dan di lokasi mana pun. Adapun caranya adalah dengan memanfaatkan infrastruktur yang ada dalam suatu organisasi. Pada sistem ini fokus hanya kepada sistem lelang yang terjadi di dalam suatu organisasi, bukan secara umum.Tujuan dari dikembangkannya sistem ini adalah untuk bisa mengoptimalkan inventaris yang ada pada suatu organisasi namun cenderung tidak dipergunakan lagi sehingga diharapkan dapat meningkatkan tingkat efisiensi dari suatu barang.Kata kunci: sistem lelang, inventaris, organisasi.