cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Search results for , issue "2006" : 143 Documents clear
Pengkelasan Bentuk Kromosom dengan Menggunakan Metode Fuzzy Membership-Roster Sugiarto Sugiarto; Muhammad Erwin Ashari Haryono; Taufiq Hidayat
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkelasan bentuk kromosom merupakan salah satu cara untuk menyederhanakan kromosom menjadi beberapa kelas. Dengan memanfaatkan fuzzy membership-roster, kromosom dapat dikelaskan menjadi tiga kelas, yaitu, pertama yang dilakukan adalah memasukkan gambar kromosom dan menentukan titik koordinat x dan titik koordinat y pada gambar sesuai dengan pola pengkelasan kromosom. Langkah selanjutnya adalah menghitung jarak dan sudut yang terbentuk pada lengan dan juga kaki kromosom. Tahap berikutnya adalah menentukan kelas kromosom dengan cara menghitung fungsi keanggotaan dari tiga kelas kromosom. Penentuan kelas kromosom ditentukan dengan cara mengambil nilai yang paling maksimum dari tiga fungsi kelas keanggotaan kromosomKata kunci: kromosom, fuzzy membership-roster, median, submedian, Acrocentric
Computer Network Specification for Distributed Spatial Data System Agus Pribadi; I Wayan Astika; M. Arief Syafi’i
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, spatial data and database become very important thing. Spatial data and database are stored into data and database server called data center. The last trend of spatial data and database management utilizes the concepts of data clearinghouse (DCH) and data warehousing (DWH). The Geographic Information System (GIS) can contain a wide variety of geographic data types originating from many diverse sources. Data source providers also come from various locations separately. The main issue of GIS project concerning to the data and information is currentness. In many cases, GIS projects consume a lot of the time to collect data inputs due to the distributed location of data. This condition decreases the currentness of GIS data used in the project. Another major development of recent years is in computer networks. The computer network can make many GIS data providers (server) interconnected. The most current utilization of computer network in the GIS is still used for data transfer and data visualization. The terminal simply provides a means for entering and displaying data for the computer.The objective of this research is to specify the computer network specification to support distributed spatial data processing based on GIS application. This system will be developed based on computer network infrastructure in Indonesia. The research methodology is field study, especially for computer network at Bakosurtanal and Biotrop – MIT as case. The result of this research is computer network specification that is used for spatial data transmission on distributed spatial data especially is in the internet connection.Based on current condition of physical computer network connection, the internet connection by peer-to-peer communication mode was be found unstable. The requested timed out signals were gotten 41.8% - 75.2% in the ping test of internet connection. The required time to transfer a GIS data file about 500 MByte was around 9 hours. Thereby, 100 KByte of GIS data needing data transfer time was around 6 seconds. The current physical connection technique for distributed spatial data using 128 Kbps bandwidth of internet connection, network cable category 5, is not recommended because the network connection is dissatisfactory. The new computer network specification has been arranged to solve the internet connection problem. It characteristics are: a) the intranet backbone uses 10 gigabit mode of fiber optic, b) using at least category 6 of twisted-pair cable for local computer network connection, c) the internet connection capacity (bandwidth) is recommended to apply at least 2 Mbps with stable connection, d) the recommendation of physical computer network topology is tree, e) utilizing a computerized network switch system to manage the computer network resources easier.
Multidimensi pada Data Warehouse dengan Menggunakan Rumus Kombinasi Spits Warnars Harco Leslie Hendric
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multidimensional in data warehouse is a compulsion and become the most important for information delivery, without multidimensional data warehouse is incomplete. Multidimensional give the able to analyze business measurement in many different ways. Multidimensional is also synonymous with online analytical processing (OLAP).Keywords: multidimensional, data warehouse, OLAP
Pembuatan Aplikasi untuk Melatih dan Menguji Kecepatan Serta Ketepatan Pengetikan dengan Sistem Score Berbasis Sistem Fuzzy Rudy Adipranata; Rolly Intan; Yonathan Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetikan termasuk salah satu kemampuan dasar yang diperlukan dalam pekerjaan atau studi. Untuk melakukan pengetikan, biasanya orang menggunakan mesin ketik, tetapi sekarang ini dengan semakin banyaknya pengguna komputer, maka fungsi mesin ketik perlahan-lahan digantikan dengan komputer. Tetapi tidak semua orang mempunyai kemampuan mengetik dengan benar yaitu dengan menggunakan sepuluh jari.Untuk membantu seseorang meningkatkan kemampuan mengetik dengan benar, pada penelitian ini dibuat sebuah aplikasi yang dapat melatih pengetikan serta menghitung kecepatan dan ketepatan pengetikan yang telah dilakukan seseorang. Hanya saja berbeda dengan aplikasi yang biasanya menghitung score akhir hasil pelatihan secara absolut, pada aplikasi ini digunakan sistem fuzzy untuk menghitung score akhir.Untuk menentukan score digunakan penilaian secara absolut dan relatif untuk kecepatan dan ketepatan mengetik. Kemudian kedua buah score tersebut yaitu score absolut dan relatif digabungkan dengan menggunakan over weighted averanging operation. Setelah score ketepatan dan kecepatan didapat, digunakan generalized means untuk menggabungkan kedua score tersebut menjadi score akhir.Kata kunci: sistem fuzzy, latihan pengetikan, generalized means, over weighted averaging
Penerapan Algoritma AHP untuk Prioritas Penanganan Bencana Banjir Mohammad Imamuddin; Trihono Kadri
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memahami kondisi topografi, penggunaan dan penataan lahan, curah hujan, dll., maka timbulnya masalah banjir di berbagai daerah di Indonesia sulit untuk dihindari. Untuk itu masyarakat harus dipersiapkan dapat hidup layak pada daerah bencana banjir dan diperlukan strategi dan manajemen yang tepat untuk mempersiapkan hal tersebut.Untuk penyusunan program kegiatan rehabilitasi daerah bencana banjir diperlukan (1) inventarisasi lokasi dan besaran bencana banjir, (2) inventarisasi dampak sosial, lingkungan dan ekonomi bencana banjir, (3) penyusunan kriteria dalam penanganan bencana banjir, (4) penyusunan prioritas penanganan bencana banjirTulisan ini membahas satu dari berbagai metoda yang ada untuk memprioritaskan daerah rawan banjir dengan skala tertentu dan implementasinya untuk pengambil kebijakan para pemimpin dalam menetukan prioritas penanganan banjir.Kata Kunci: AHP, Banjir, Prioritas penangganan
Penggunaan Penalaran Temporal untuk Terapi Penyakit Kusrini Kusrini
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giving treatment for disease need long time evaluation. Doctors have to conclude continued treatment after get progress from the first one. In this resaerch, researcher offer using temporal reasoning to advise treatment for patient’s disease.The result of this research is a software application which advise treatment to patient. The treatment which is given divide into two: first therapy and continued teraphy. Continued therapy is given by considering the previous therapy, long therapy and patient’s progressKeywords: Treatment, Temporal Reasoning, Disease.
Sistem Pendukung Keputusan untuk Pemilihan Proyek Pengembangan Sistem Informasi Yogi Yusuf Wibisono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem informasi menjadi sangat penting seiring dengan semakin kompleksnya aktivitas di dalam perusahaan, serta semakin tingginya tuntutan terhadap keakuratan dan kecepatan aktivitas. Tahapan pengembangan sistem informasi meliputi perencanaan, analisis, desain, dan konstruksi. Tahap perencanaan menghasilkan beberapa area bisnis, tiap area bisnis akan diidentifikasi proses bisnis dan sistem-sistem informasi yang dibutuhkan pada area tersebut, sistem informasi yang diidentifikasi akan didesain pada tahap desain, dan selanjutnya dibangun suatu sistem informasi. Sangatlah sulit jika perusahaan harus mengembangkan seluruh sistem informasi secara bersamaan dikarenakan kebutuhan terhadap sumber yang sangat besar. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, perusahaan akan membuat prioritas dan memutuskan area mana yang akan dibangun terlebih dahulu.Tahap perencanaan yang dilakukan di PT. X menghasilkan beberapa area bisnis, yaitu: keuangan, akuntansi, perencanaan dan pengendalian produksi, produksi, pembelian, penjualan, dan sumber daya manusia. Ada beberapa kriteria yang dipertimbangkan dalam penyusunan prioritas pengembangan area bisnis, kriteria-kriteria tersebut adalah: benefit (pencapaian faktor kunci keberhasilan, pencapaian sasaran, solusi terhadap masalah), permintaan (tekanan permintaan dari pimpinan, kebutuhan), dampak organisasional, kesuksesan (derajat kompleksitas, panjang proyek, resiko), kebutuhan sumber (kebutuhan dana, ketersediaan analis). Tidaklah mudah menangani kriteria yang majemuk, bersifat kuantitatif maupun kualitatif, dan saling bertentangan, sehingga dibutuhkan suatu tool yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang mempertimbangkan kriteria-kriteria tersebut.Salah satu tool yang dapat digunakan adalah analytical hierarchy process (AHP). Penerapan AHP dalam membantu pengambilan keputusan pemilihan area bisnis memberikan bobot kriteria sebagai berikut: benefit [0.515] (pencapaian faktor kunci keberhasilan [0.172], pencapaian sasaran [0.172], solusi terhadap masalah [0.172]), permintaan [0.057] (tekanan permintaan dari pimpinan [0.009], kebutuhan [0.0.047]), dampak organisasional [0.084], kesuksesan [0.16] (derajat kompleksitas [0.086], panjang proyek [0.026], resiko [0.048]), kebutuhan sumber [0.186] (kebutuhan dana [0.148], ketersediaan analis [0.037]). Sementara untuk alternatif (area bisnis) mempunyai bobot prioritas sebagai berikut: perencanaan strategis [0.134], peramalan [0.129], pemrosesan order [0.132], pembelian [0.084], produksi dan persediaan [0.297], penjualan [0.121], dan sumber daya manusia [0.09]. Dari hasil di atas area bisnis produksi dan persediaan mempunyai tingkat kepentingan yang paling tinggi dibandingkan dengan area bisnis lainnya. Area tersebut dapat dipertimbangkan untuk dikembangkan sistem informasinya terlebih dahulu.Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, Anlaytical Hierarchy Process, Perencanaan Sistem Informasi
Analisis Sistem Komputerisasi Kode Rekening Penerimaan Kas Bagian Keuangan PT. Astra International, Tbk. (Isuzu Bandar Lampung) Yenni Fransiska
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kas adalah aktiva perusahaan yang paling lancar (licuid), karena kas merupakan unsur modal kerja yang paling tinggi likuiditasnya. Keadaan kas yang tinggi/rendah akan memberikan gambaran tentang perputaran uang kas dan keuntungan yang dapat dicapai perusahaan dari perputaran kas. PT Astra International Tbk – Isuzu merupakan salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang otomotif.Selama melakukan penelitian di PT Astra International Tbk - Isuzu Bandar Lampung, penulis melihat proses penerimaan kas pada bagian keuangan/kasir, mulai dari penerimaan kas pada bagian keuangan/kasir sudah terkomputerisasi sampai dengan pengarsipan dokumen tertata dengan baik. Hanya saja proses penerimaan kas dalam input kode rekening masih dilakukan secara manual sehingga hal ini sering mengakibatkan kesalahan dalam pengiputan kode rekening.Didalam makalah ini penulis mencoba memberikan solusi yang dapat membantu karyawan PT Astra International Tbk - Isuzu Bandar Lampung dalam proses penerimaan kas, sehingga dapat membantu proses transaksi penerimaan kas pada bagian keuangan/kasir dan efisiensi dari karyawan dan tingkat kesalahan dapat diminimalisir.Kata kunci: komputerisasi, kode rekening, kas, keuangan/kasir
Alat Bantu Pengajaran Mata Kuliah Sistem Komunikasi Bagian Modulasi Digital Umu Habibah; Budi Prasetya; Bambang Sumajudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat memacu munculnya beberapa aplikasi baru termasuk di dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah pengajaran berbantuan komputer yaitu suatu sistem komputer yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengajaran melalui interaksi yang dilakukan antara user dengan materi pengajaran yang diprogramkan ke dalam komputer.Pada penelitian ini dibahas mengenai pembangunan alat bantu pengajaran untuk mata kuliah sistem komunikasi bagian modulasi digital. Materi modulasi digital yang akan dibuat simulasinya adalah Amplitude Shift Keying (ASK), Frekuensi Shift Keying(FSK), Binary Phase Shift Keying (BPSK) dan Quadrature Phase Shift Keying (QPSK). Alat bantu pengajaran ini dibangun dengan mengembangkan materi tutorial, visualisasi dan evaluasiDalam pengerjaan penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu. Menyiapkan teori-teori yang berkenaan dengan materi, membuat software simulasi, dan terakhir analisa. Antara teori dan software simulasi disatukan dalam halaman web. Analisa dilakukan di bagian simulasi dan analisa quisioner oleh pemakai.Kata Kunci: Alat Bantu Pengajaran, Modulasi Digital, ASK, FSK, BPSK, QPSK
Sistem Rekomendasi Bahan Ajar untuk E-Learning Hervin Islahudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem rekomendasi bahan ajar untuk eLearning diperlukan agar pemberian bahan ajar dapat diserap secara efektif oleh siswa. Rekomendasi yang diberikan harus memperhatikan beberapa faktor seperti tingkat pemahaman siswa yang berbeda-beda, kualitas bahan ajar yang diberikan, dan bahan ajar yang direkomendasikan harus dapat membantu mentupi kelemahan siswa. Untuk itu, teknik rekomendasi yang digunakan juga tidak hanya menggunakan sebuah teknik rekomendasi. Teknik utama yang digunakan dalam rekomendasi di sini adalah dengan menggunakan model-based collaborative filtering dan rekomendasi berdasarkan kelompok siswa.Kata kunci: eLearning, teknik rekomendasi

Page 4 of 15 | Total Record : 143