cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Search results for , issue "2007" : 159 Documents clear
Implementasi Video Conference pada Jaringan STT Telkom dengan Protokol H.323 Berbasis Web Irma Noviandari; Rendy Munadi; Hafidudin Hafidudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, pemanfaatan jaringan komunikasi data terus mengalami perkembangan yang pesat. Tidakhanya dari sisi perangkat, tetapi juga dari sisi aplikasi dan sistem transmisi yang digunakan. STT Telkomsebagai salah satu kampus berbasis teknologi telekomunikasi berusaha memanfaatkan perangkat dan jaringanyang tersedia untuk meningkatkan kualitas pendidikannya dan memberikan kemudahan mahasiswa dalammengakses informasi dan materi kuliah yang diajarkan.Salah satu bentuk realisasi dari program tersebut adalah dibangunnya LAN (Local Area Network) danWLAN (Wireless Local Area Network) yang telah mencakup semua bangunan di STT Telkom termasuk kawasankost mahasiswa disekitar kampus. Tidak hanya itu, bandwidth yang disediakan juga sudah termasuk dalamkategori broadband. Tetapi pada kenyataannya, jaringan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Untukitu, dalam Penelitian ini akan dicoba diimplementasikan sebuah aplikasi video conference menggunakanprotokol H.323 berbasis web. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat membantu proses belajar mengajaron-line, rapat on-line, dan kegiatan lain yang membutuhkan tatap muka secara on-line. Sebelum aplikasi inidiimplementasikan, perlu dilakukan pengkajian dan analisa terhadap performansi jaringan (delay, jitter,throughput, dan packet loss) sebagai bahan pertimbangan kelayakan implementasi.Setelah dilakukan sejumlah percobaan dengan beberapa skenario didapatkan hasil bahwa delay arahdownlink lebih baik dan teratur daripada uplink dengan delay rata-rata
Implementasi Kendali Konkurensi pada Basisdata Oracle 10g Nur Wijayaning Rahayu
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti pada sistem operasi, transaksi-transaksi yang terjadi pada basisdata dijalankan secara konkuren,bukan serial. Meskipun pemrosesan serial menjamin setiap transaksi tetap bersifat ACID (atomicity,consistency, isolation, durability), kesenjangan antara response time CPU dan waktu pengiriman transaksimenjadikan konkurensi sebagai solusi terbaik dalam pemrosesan transaksi. Dengan metode ini, sejumlahtransaksi bisa diproses bersamaan karena sistem operasi mampu mengerjakan instruksi-instruksi secaramultiprogramming. Akan tetapi, konkurensi juga menimbulkan masalah penjadwalan jika urutan pemrosesantransaksi diserahkan pada sistem operasi. Oleh karena itu, diperlukan komponen pengendali konkurensi padasoftware basisdata agar sifat ACID untuk setiap transaksi tetap terjamin.Terdapat dua pendekatan konkurensi, yakni optimistik dan pesimistik. Kendali konkurensi optimistik berawaldari asumsi bahwa transaksi-transaksi basisdata jarang bertabrakan, sehingga transaksi bisa langsungdieksekusi. Sedangkan pendekatan pesimistik adalah sebaliknya, sehingga setiap transaksi yang hendakmemodifikasi harus mengunci (memperoleh lock) data tersebut sedari awal. Keduanya memiliki kelebihan dankekurangan masing-masing. Pada tulisan ini dibahas implementasi konkurensi pada basisdata Oracle 10g.Kata kunci: konkurensi, transaksi, lock, basisdata Oracle 10g
Perancangan Roket Terkendali Penembak Pesawat Dilengkapi Chip yang Terintegrasi Algoritma Cerdas Romi Wiryadinata
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara maritim dengan daerah yang luas, selain perlu mempertahankan diri dengan militer jugaperlu mempertahankan diri dengan teknologi kedirgantaraan yang dapat dikendalikan dari jarak jauh.Perancangan bertujuan mensimulisasikan studi agar dapat diterapkan langsung pada rudal sesungguhnya danmensejajarkan diri dengan negara maju atau berkembang yang memiliki teknologi kedirgantaraan yang tinggi.Sensor yang digunakan adalah kamera dengan algoritma Neural Network metode backpropagtaionLevenberg-Marquardt sebagai pengenalan pola citra, jenis dan informasi sasaran yang berupa pesawat. Rudaldilengkapi dengan lock system agar rudal dapat mengikuti sasaran dan mengendalikan posisi, arah, gerakan,dan roket pendorong. Pengendali menggunakan tapis Kalman. Hardware yang digunakan adalah chip yangterintegrasi dengan algoritma-algoritma cerdas dan dipilih FPGA sebagai perancangan chip-nya. Untukpengaturan roket menggunakan motor servo agar proses lebih cepat dengan tingkat keakuratan yang tinggi.Perancangan masih merupakan langkah awal penelitan dan masih sebagai konsep dasar inovasi baru,belum mencapai tahap simulasi bahkan implementasi. Kecepatan gerak pesawat sasaran dapat mudah diketahuidan diikuti oleh rudal karena melalui lock sistem. Sampling data image bergantung dari resolusi yangdihasilkan kamera, semakin tinggi resolusi maka data masukan NN akan lebih cepat. Kecepatan pemrosesandata tiap bagian diperhitungkan menggunakan algoritma cepat yang handal dan menggunakan chip yangterintegrasi dengan motor penggerak yang memiliki tingkat akurasi dan proses yang cepat. Pemrosesan databerdampak terhadap pergerakan rudal menjadi sangat cepat dan memiliki ketelitian terhadap setiap perubahanposisi, gerak dan kecepatannya.Kata kunci: Rudal penembak pesawat, Backpropagation Neural Network, Levenberg-Marquardt, FieldProgrammable Gate Array, Tapis Kalman
Persepsi Penggunaan Aplikasi Internet untuk Pemasaran Produk Usaha Kecil Menengah Agustine Eva M.S.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesempatan menerapkan aplikasi internet melalui fasilitas e-commerce dapat memberikan alternativemedia pemasaran produk bagi Usaha Kecil Menngah (UKM). Meskipun penggunaan teknologinya masihrendah, tetapi persepsi para pelaku bisnis UKM terhadap manfaat atas teknologi tersebut memberikan peluangakan implementasinya pada masa yang akan datang. Setidaknya hal tersebut terbukti dari hasil studi empiristerhadap 30 UKM yang ada di wilayah kabupaten Semarang.Kata kunci: e-commerce, UKM
Strategi Pengembangan Kota Bandar Lampung Berbasis Teknologi Menuju Cyber Lampung Technology 2007 (G2CLT-2007) Muhammad Said Hasibuan; Rangga Firdaus
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan perkembangan teknologi informasi di Bandar lampung masih dirasakan belum semua aspekmenyentuh roda pembangunan di lampung. Ini dirasakan masih kurang atau minimnya layanan publik yangmenggunakan Teknologi Informasi (TI). Dibeberapa daerah di Indonesia seperti Sragen, Mataram, Sinjai, Bali,Kutai dan beberapa daerah lainnya sudah menerapkan Teknologi Informasi, internet sebagai tulang punggung(backbone) untuk layanan publik. Kemajuan ini berawal dari komitmen para pimpinan daerah untuk lebih majuselangkah dari daerah lain guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Pelayanan yangmasih dirasakan belum terkoneksi kejaringan internet seperti pelayanan pembuatan KTP online, Pelayanan IMBonline, Pelayanan SIUP dan SITU online dan lain sebagainya. Penerapan WiMAX merupakan salah satu kuncikeberhasilan E-Government dalam Public ServicesKata kunci: Strategi Pengembangan, Teknologi Informasi, Bandar Lampung, Komitmen, Backbone, WiMAX
Perbaikan Algoritma Penggalian Frequent Closed Itemset CHARM Mardiyanto Mardiyanto; Arif Djunaidy
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggalian frequent closed itemset merupakan salah satu bagian penting dari penggalian kaidahassosiasi (Association rule) karena dapat secara unik menentukan himpunan semua frequent itemsets dansupportnya.Berbagai algoritma penggalian frequent closed itemset telah ditemukan, diantaranya adalahalgoritma CHARM dan algoritma DCI_CLOSED. Algoritma CHARM menggunakan format data vertikal diffsetdan metode subsumption check untuk melakukan pemeriksaan duplikasi. Metode ini tidak efisien karenamemerlukan penyimpanan semua frequent closed itemsets sebelumnya. Algoritma DCI_CLOSED menggunakanformat data vertikal bitvectors dan menggunakan metode order preserving untuk melakukan pengecekanduplikasi. Metode ini efisien karena tidak memerlukan penyimpanan frequent closed itemsets sebelumnya.Berdasarkan riset dan teori yang berkaitan dengan penggalian frequent closed itemsets, belum adaalgoritma yang mengintegrasikan penggunaan format data vertikal diffset dan pengecekan duplikasi tanpamelakukan penyimpanan semua frequent closed itemsets sebelumnya. Sehingga ada peluang penelitian untukmerancang perbaikan algoritma CHARM yang lebih efisien penggunaan memorinya. Metodenya adalahmenggabungkan subsumption check pada cabang yang sedang dienumerasi dan metode order preserving,sehingga tabel hash tidak menyimpan semua frequent closed itemsets sebelumnya.Hasil penelitian menunjukkan algoritma perbaikan CHARM lebih efisien penggunaan memorinya biladibandingkan dengan algoritma CHARM untuk nilai minimum support yang semakin kecil.Kata kunci: Penggalian Kaidah Asosiasi,Perbaikan Algoritma CHARM, Frequent Closed Itemset, Diffset
Klasifikasi Kandungan Nutrisi Bahan Pangan Menggunakan Fuzzy C-Means Sri Kusumadewi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, bahan pangan digolongkan dalam 4 kelompok besar, yaitu kelompok hijau, kelompokkuning, kelompok jingga dan kelompok merah. Pada setiap golongan masih mencakup cukup banyak bahanpangan dengan kandungan nutrisi yang relatif beragam, sehingga cukup membingungkan apabila seseorangmenginginkan kelompok bahan pangan dengan kandungan nutrien tertentu. Pada penelitian ini, telah dibangunsistem yang mampu mengklasifikasikan bahan pangan berdasarkan kandungan nutriennya denganmenggunakan Fuzzy C-Means (FCM).Proses clustering telah dilakukan dengan parameter, jumlah cluster = 3, pembobot = 2, dan maksimumiterasi = 100. Proses clustering dilakukan terhadap setiap kelompok dengan 73 bahan pangan pada kelompokhijau, 23 bahan pangan pada kelompok kuning, 43 bahan pangan pada kelompok jingga, dan 16 bahan panganpada kelompok merah.Hasil clustering pada kelompok hijau menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengankalori tinggi, vit-A rendah, vit-B1 cukup, vit B2 tinggi, vit B3 tinggi, vit-C sedang, kalsium rendah, zat besisedang, dan serat sedang; cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori sedang, vit-A tinggi, vit-B1 rendah, vit B2 rendah, vit B3 rendah, vit-C rendah, kalsium sedang, zat besi rendah, dan serat rendah; dancluster ke-3: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, vit-A sedang, vit-B1 tinggi, vit B2 tinggi, vitB3 sedang, vit-C tinggi, kalsium tinggi, zat besi tinggi, dan serat tinggi. Hasil clustering pada kelompok kuningmenghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori sedang, hidratarang sedang, danprotein sedang; cluster ke-2: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, hidratarang rendah, danprotein rendah; cluster ke-3: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori tinggi, hidratarang tinggi, danprotein tinggi. Hasil clustering pada kelompok jingga menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahanpangan dengan kalori tinggi, hidratarang tinggi, protein tinggi, dan lemak tinggi; cluster ke-2: adalah kelompokbahan pangan dengan kalori sedang, hidratarang sedang, protein sedang, dan lemak sedang; cluster ke-3:adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, hidratarang rendah, protein rendah, dan lemak rendah;Hasil clustering pada kelompok merah menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengankalori sedang, hidratarang sedang, protein sedang, dan lemak sedang; cluster ke-2: adalah kelompok bahanpangan dengan kalori rendah, hidratarang tinggi, protein tinggi, dan lemak rendah; cluster ke-3: adalahkelompok bahan pangan dengan kalori tinggi, hidratarang rendah, protein rendah, dan lemak tinggi.Kata kunci: fuzzy, nutrisi, cluster.
Sistem Pelaporan Panen Kelapa Sawit, Karet, Produksi CPO (Crude Palm Oil) dan Inti Sawit di PTP Nusantara V Berbasis Short Message Service (SMS) Muhammad Aji Priyatna; Rafialdi R. Abrus
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To facilitate the management in controlling oil palm, rubber, CPO or palm kernel production, PTPN Vput into practice “Reporting System of Oil Palm and Rubber Harvesting and CPO and Palm Kernel ProductionBased on Short Message Service” established internally by IT Department and supported by Agronomy andProcessing Department. The system was built using relatively reasonable price equipment namely: hand phone,connector and 1 unit PC complete with supporting application developed by IT Department using Visual Basicprogramming language, PHP and MySQL database server. SMS server sends daily production dataautomatically to HP number of Directors, Head of Department/Bureau, General Manager, Manager and userthat already listed on database. The implementation of Production data reporting via SMS makes the productiondelivery and monitoring process faster, and it will support the management in decision making process.Keywords: oil palm, SMS, production and management
Memanfaatkan Sistem Pakar untuk Membantu Analisa Diagnosa Penyakit Obstetri dan Ginekologi I Gede Susrama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Too many problems of the death rate caused by the birth. First, it is caused by the less information aboutthe obstetry health and ginekology. The second is, the women still feel ashame to consult directly to the doctorabout their private health, it is why, because most of the obstetry and the ginekology doctor are men. And thethird is, there are too many people think that the health problems can be solved by the traditional way which isuncertain to able to diagnose the body condition. So, waiting untill the condition become worse, they are visitingthe specialist doctor. To solve those problems, it is built an intelligent system program that can be used fordiagnosing the disease, especially for the women health. Intelligent system is a computer software based onknowledge for the certain domain and using the inference reasoning similar to a human intellectual for solvingthe problems. Intelligent system will identify a kind of the disease to log the indication. This intelligent system isexpected to help and give the preventive suggestion and the medical treatment.Keywords: Intelligent system, Obstetry, Ginekology, Women
Analisis Perbandingan Unjuk Kerja Algoritma Lorentz, Julia Set dan Tent Function debagai Algoritma Chaotic Rika Foelyati; M. Ary Murti; Asep Mulyana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam jaringan komunikasi global seperti internet, keamanan data yang ditransmisikan harus dijagadari pihak-pihak yang ingin mencuri atau merusak data tersebut. Untuk menjamin bahwa data aman dalamperjalanan dari pengirim sampai ke tujuannya, maka sebelumnya data dienkripsi menjadi bentuk yang tidakberarti. Terdapat banyak sekali algoritma enkripsi yang telah diterapkan dengan berbagai level/tingkatkehandalan. Seperti pada chaos misalnya, merupakan salah satu metoda enkripsi yang digunakan dalam sistemkeamanan untuk suatu data yang sangat rahasia, yang hanya bisa dibuka dan dibaca oleh pihak-pihak yangtahu kunci-nya. Chaos merupakan suatu pengacakan data dimana mempunyai suatu sifat dasar yaitu sensitivepada kondisi awal. Chaos ini dipakai untuk mengenkripsi dan mendekripsi suatu file informasi, hal inimengingat kemampuan chaos dalam pengacakan data informasi. Cryptography Symmetric merupakan suatumetode kriptografi yang menggunakan kunci yang sama antara si pengirim dan si penerima. Menentukan suatusistem keamanan yang handal dan efektif sangat diperlukan dalam rangka pengamanan suatu file.Untuk mengetahui sampai sejauh mana kehandalan algoritma Chaos tersebut dan bagaimana metodaanalisis kehandalannya, dalam proyek akhir ini, dilakukan analisis dengan membandingkan tingkat kehandalanantara algoritma Lorentz, Julia Set, dan Tent Function dalam proses enkripsi dan dekripsi suatu file informasi.Metoda yang dilakukan adalah dengan melakukan simulasi menggunakan Matlab.Analisa dilakukan berdasarkan beberapa parameter yaitu uji periodic, autocorrelation, power spectraldensity, avallanche effect dan panjang data output pada chaotic algorithm. Dari hasil analisa tersebut diperolehbahwa algoritma Lorentz lebih handal daripada algoritma lainnya.Kata kunci: Algoritma Chaos, algoritma Lorentz, Julia Set, Tent Function, dan perbandingan

Page 9 of 16 | Total Record : 159