cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Tinjauan Teoritis Tentang Migrasi Sistem Informasi Akuntansi Pendekatan Relasional ke Pendekatan Objek Weli Weli
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The object-oriented approach in system design and development is gaining popularity. Some literature in information systems demonstrate that object-oriented approach is viewed as superior to conventional system development such as relational database approach. There were many advantages of object-oriented approach such as easier modeling, more efficient model reuse and more convenient maintenance.In this paper we introduce you to object-oriented design for Accounting Information Systems by migrate the relational approach to object-oriented approach based on Entity Relationship and REA diagram for revenue cycle.Keywords: ER Diagram, REA Model, object oriented design, terminologi, karakteristik.
Sistem Informasi Geografis Objek Wisata Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Berbasis Web Dewi Soyusiawaty; Rusydi Umar; Rochmat Mantofani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi di bidang komputer yang begitu pesat telah mendorong semakin berkembangnyasebuah informasi. Salah satunya informasi geografis dunia pariwisata. Perkembangan informasi pariwisata diPropinsi Bangka Belitung dari tahun ketahun semakin meningkat, tapi dalam mempromosikan dan memajukanpariwisata Dinas Pariwisata masih menggunakan cara manual yaitu wisatawan yang datang ketempat-tempatobjek wisata atau ke Dinas Pariwisata akan diberi booklet atau buku panduan. Informasi yang dibuat olehDinas Pariwisata setempat menjadi sangat terbatas karena masyarakat luas tidak bisa mendapatkan informasitentang kepariwisataan sehingga perlu dibuatkan media alternatif untuk menginformasikan pariwisata PropinsiKepulauan Bangka Belitung agar bisa dinikmati masyarakat luas, peta lokasi objek wisata juga belum ada,selain itu penyimpanan data yang masih manual membuat pencarian data memerlukan waktu agak lama, makaperlu dirancang sistem informasi geografis yang menarik dalam bidang kepariwisataan di Propinsi KepulauanBangka Belitung yang mampu memberikan informasi bagi masyarakat luas, mampu menampilkan peta, danmampu menyimpan dataMetode penelitian yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data melalui studi literature, wawancara,dan observasi, menganalisa kebutuhan perangkat lunak, melakukan digitasi peta dengan Arc View, membangundatabase dengan mysql, merancang antar muka menggunakan Macromedia Dreamweaver dan PHP, melakukanpengujian program sebagai tahap akhir dalam pembuatan sistem informasi geografis objek wisata berbasis web.Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem informasi geografis di Propinsi Kepulauan Bangka Belitungyang berbasis web yang didalamnya juga terdapat informasi jenis wisata, fasilitas pendukung dan jarak. Hasilpengujian sistem dengan alpha test dan black box test menunjukan bahwa program ini dinyatakan baik dan siapuntuk diimplementasikan.Kata kunci: Pariwisata, Propinsi, Kepulauan, Bangka Belitung, SIG, Web.
Ekstraksi Fitur Bentuk Tumor Payudara Aviarini Indrati; Sarifuddin Madenda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit penyebab kematian wanita kedua di dunia. Citra mamografi merupakan citrayang dapat digunakan sebagai alat bantu mendeteksi keberadaan penyakit tersebut. Keberadaan penyakittersebut ditunjukkan dalam karakteristik objek tumor payudara yang tampak pada citra mamografi. Oleh karenaitulah maka pada paper ini akan dikemukakan algoritma untuk mengekstraksi fitur bentuk tumor payudara yangtampak pada citra mamografi. Algoritma disusun tahap demi tahap diawali dengan memisahkan ataumelokalisasi area yang dicurigai terdapat tumor payudara sehingga diperoleh Region of Interest (ROI),kemudian dilanjutkan dengan mendeteksi tepi objek (edge detection) tumor payudara dan penipisan tepi objek(contour delimitation) tumor payudara.Kata Kunci: ekstraksi, mamografi, region of interest (roi), edge detection, contour delimitation
Aplikasi Teknologi Bluetooth untuk Komunikasi Wireless Bambang Sugiantoro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bluetooth adalah suatu teknologi baru yang mulai dikenal dan digunakan. Teknologi inimemberikan perubahan yang signifikan terhadap peralatan elektronik yang kita gunakan. Jika kitamelihat sekeliling kita dimana keyboard dihubungkan pada komputer. Demikian juga halnya denganprinter, mouse, monitor dan lain sebagainya. Semua peralatan itu dihubungkan dengan menggunakankabel. Akibatnya terjadi masalah banyak kabel yang dibutuhkan di kantor, rumah atau tempat-tempatlainnya. Masalah lain yang ditemui adalah bagaimana menelusuri kabel-kabel yang terpasang jika adasuatu kesalahan atau kerusakan. Bluetooth memperbaiki penggunaan teknologi kabel yang cenderungmenyulitkan ini dengan cara menghubungkan beberapa peralatan tanpa menggunakan kabel.Pada karya tulis ini, dibahas aplikasi spesifik bluetooth, antara lain servis-servis apa saja yangdisediakan oleh teknologi bluetooth; cara kerja bluetooth yaitu bagaimana bluetooth device melakukankoneksi di dalam sebuah piconet serta bluetooth protocol stack.Bluetooth telah berhasil memudahkan koneksi antar beberapa alat dari berbagai vendor tanpakabel dengan tenaga yang kecil serta biaya yang ringan. Dengan bluetooth dapat dibentuk sebuahjaringan kecil atau Piconet yang terdiri dari beberapa peralatan dan sekali lagi, tanpa memerlukankabel.Kata kunci: Bluetooth, Bluetooth Protocol Stack, Piconet, Komunikasi data, Nirkabel.
Pemanfaatan Metode Heuristik dalam Pencarian Jalur Terpendek dengan Algoritma Semut dan Algoritma Genetika Iing Mutakhiroh; Fajar Saptono; Nur Hasanah; Romi Wiryadinata
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanpa program komputer hanyalah menjadi sebuah kotak yang tak berguna. Secara umum, pencarianjalur terpendek dapat dibagi menjadi dua metode yaitu metode konvensional dan heuristik. Pemanfaatan metodeheuristik yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah pencarian jalur terpendek dengan hasil yang lebihvariatif dan dengan waktu perhitungan yang lebih singkat.Pada metode konvensional logika yang dipakai hanya dengan membandingkan jarak masing-masingnode dan kemudian mencari jarak yang terpendek. Namun, kelemahan metode konvesional pada keakuratanhasil yang didapatkan serta tingkat kesalahan yang dihasilkan pada perhitungan. Hal tersebut tidak akanmenjadi masalah jika data yang dibutuhkan hanya sedikit, sebaliknya maka akan menyebabkan peningkatantingkat kesalahan perhitungan dan penurunan keakuratan.Pemanfaatan teknologi informasi pada pencarian jalur terpendek menghasilkan suatu hasil ataukeluaran yang akurat dan tepat, untuk pilihan perjalanan seseorang dengan mempertimbangkan beberapaparameter yang lain. Untuk kasus yang berbeda algoritma akan memberikan hasil yang berbeda, tidak dapatdipastikan bahwa algoritma semut atau genetik yang terbaik. Secara konsep algoritma, metode konvesionallebih mudah untuk dipahami tetapi, hasil yang diperoleh dari metode heuristik lebih variatif. Dengan metodeheuristik, waktu perhitungan yang diperlukan lebih cepat 30% dibandingkan dengan menggunakan metodekonvensional.Kata kunci: Pencarian jalur terpendek, Heuristik, Algoritma Semut, Algoritma Genetika
Analisa Kinerja Sistem Deteksi Terdistribusi Pada Jaringan Sensor Nirkabel Eni Dwi Wardihani; Wirawan Wirawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem deteksi terdistribusi jaringan sensor nirkabel, sejumlah sensor disebar dalam suatu daerahtertentu untuk mendeteksi suatu target. Sensor mengumpulkan data dan membuat keputusan sementaraberdasarkan data yang diperoleh. Keputusan sementara dari sensor dikirimkan ke pusat pengolahan data yangdisebut fusion center. Fusion center membuat keputusan final hipotesa yang mendekati benar berdasarkan datayang dikirimkan sensor. Kinerja dari system dapat dilihat dari parameter yang dinamakan probabilitas deteksisystem dan probabilitas false alarm. Disini akan dievaluasi parameter-parameter tersebut untuk berbagai macamkondisi jaringan sensor nirkabel.Kata kunci : deteksi terdistribusi , jaringan sensor nirkabel, fusion center, probabilitas deteksi, probabilitasfalse alarm
DESAIN SISTEM HELP DESK TROUBLESHOOTING HARDWARE DAN SOFTWARE ONLINE Iwan Purwanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya penerapan teknologi dalam sebuah perusahaan maka terbentuklah sebuah bagian baru yaitubagian teknologi informasi dimana bagian ini beranggotakan para praktisi-praktisi teknologi informasi yangmemiliki tugas untuk menyokong bagian-bagian yang lain dari perusahaan dalam hal penggunaan teknologisehingga dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya ternyata tidaksemudah seperti dibayangkan seperti di atas. Bagi orang awam teknologi informasi merupakan sebuah hal yangasing dan tidak mereka pelajari dalam ruang lingkup pekerjaan mereka. Oleh karena itu sudah merupakankewajiban dari bagian teknologi informasi ini untuk membantu agar penerapan teknologi informasi yang adadiperusahaan mereka dapat membantu pekerjaan mereka bukan malah memperlambat.Oleh karena itudibutuhkan sebuah media untuk dapat membantu para pegawai agar dapat mengatasi masalah-masalah yangberasal dari teknologi informasi baik termasuk masalah perangkat keras komputer maupun perangkat lunaksehingga sedikit banyak para pegawai tersebut dapat menyelesaikan sendiri masalah-masalah kecil yangmuncul dan disisi lain akan meringankan tugas dari pegawai bagian teknologi informasi. Pengembangan sistemHelp Desk Troubleshooting Hardware dan Software yang akan dikembangkan ini menggunakan methodologizeand frame work, dirasakan pengatasan masalah dewasa ini masih tidak maksimal karena tidak adanyainteraksi antara user dan bagian IT padahal sistem ini sejatinya dibuat hal tersebut menjadi key word dalampengentasan permasalahan sesuai dengan methode yang akan dikembangkan dan sebagai salah satu saranaagar antara bagian IT bisa meningkatkan pelayanan terhadap user tanpa user merasa ditinggalkan merupakanalasan pengembangan dengan menggunakan methodologi tersebut.
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DALAM LAYANAN PENJUALAN BERBASIS WEB PADA MALL PURI INDAH Nurbo Jatmiko; Hadi Syahrial; H. M. Misni
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, dewasa ini informasi dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang menarik, salah satunya yang terkenal saat ini adalah sistem multimedia. Mal Puri Indah sebagai salah satu mal terkemuka di Jakarta, selalu berusaha meningkatkan pemasarannya dengan menerapkan beberapa alternatif promosi agar mampu bersaing dengan dengan mal -mal lainnya. Salah satu alternatif yang kami tawarkan adalah sistem promosi berbasiskan multimedia yang berupa website. Website ini menyediakan berbagai informasi penting tentang Mal Puri Indah dalam bentuk sistem multimedia yang menarik untuk para pengunjungnya maupun calon pengunjung (masyarakat) yang dapat melihatnya melalui Website Mal Puri Indah. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah IMSDD (Interactive Multimedia System Design and Development). Di mana dalam mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengembangkan sistem promosi ini adalah melalui studi kepustakaan dan metode penelitian lapangan dengan membagikan kuesioner kepada para pengunjung Mal Puri Indah serta melakukan wawancara dengan karyawan dan manager IT Mal Puri Indah. Dari hasil pengimplementasian dan evaluasi sistem promosi (website) ini, diketahui bahwa Website Mal Puri Indah ini cukup menarik dan mudah digunakan oleh user. Selain itu data yang disajikan juga cukup lengkap dan berguna bagi pengunjung Mal Puri Indah. Simpulan yang didapat adalah bahwa website ini dapat membantu meningkatkan pemasaran Mal Puri Indah dan mengurangi biaya operasional dalam mempromosikan Mal Puri Indah.
Faktor Penentu untuk Pengembangan Kualitas Profesional di Bidang Sistem Informasi Akuntansi Luciana Spica Almilia; Mutia Anugrah Pratiwi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu dalam pengembangan muatan materi mata kuliah yang terkait dengan Sistem informasi akuntansi (SIA) untuk menghadapi permintaan dalam dunia kerja akan professional Sistem informasi akuntansi (SIA) yang berkualitas. Faktor penentu yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari: (1) Faktor Pengetahuan Bisnis, (2) Faktor Aplikasi Kemajuan SI, (3) Faktor User Support, (4) Faktor Programming, (5) Faktor Perencanaan Sistem. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan Provider yang ada di Surabaya. Sedangkan responden didalam penelitian ini adalah Professional Sistem Informasi yang terbagi kedalam tiga group yaitu : analis, programmer dan end user support division (devisi pendukung pemakai akhir) pada perusahaan-perusahaan provider yang dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, fungsi Pengetahuan Bisnis dibentuk oleh variabel memahami lingkungan bisnis, mengartikan masalah bisnis dan menghasilkan solusi teknologi yang tepat, dan pengetahuan bisnis. Kedua, aplikasi kemajuan sistem dibentuk oleh variabel programming, e-commerce, end-user computing support dan informasi perencanaan sistem, manajemen dan. Ketiga, pemakai pendukung dibentuk oleh variabel sistem pakar, kemampuan untuk menghasilkan dan menyampaikan keefektifan informasi dan presentasi yang meyakinkan, pengetahuan industri spesifik dan pemakai pendukung. Keempat, programming dibentuk oleh variabel telekomunikasi/ networks, CASE tools dan perencanaan sistem. Kelima, perencanaan sistem dibentuk oleh variabel pelatihan/ pengetahuan, informasi akses dan keamanan dan kemampuan untuk bekerja lebih dekat kepada para pemakai dan pemeliharaan hubungan baik dengan pelanggan.Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, profesional SI, muatan materi SI, analisis faktor.
Implementasi Desain Sistem Informasi Obat dalam Live CD Beserta Aplikasi Administrasinya Dwi Pudjaningsih; Uji Sektiawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan sistem informasi obat yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan informasi yang valid,relevan dan tepat waktu adalah semakin tinggi, sementara pencarian secara konvensional melalui pustakamenjadi lebih tidak efisien dari sisi waktu dan biaya. Konsep pengembangan dibagi menjadi beberapa tahapyaitu: perencanaan untuk penelusuran kebutuhan mengenai informasi obat, analisis kebutuhan aplikasi,perancangan, implementasi, testing, evaluasi. Dengan aplikasi yang dibuat, user akan lebih dimudahkan denganhanya memanggil aplikasi melalui web browser, sehingga implementasi menggunakan client-side scriptingdalam pemrograman web akan dipilih untuk pengembangannya. Atribut informasi obat yang dapat ditampilkansebanyak 22 macam. Aplikasi ini sebagai solusi pencarian informasi obat dengan mudah baik oleh tenagamedis, apoteker dan masyarakat umum.Kata Kunci: Informasi Obat, Pengembangan, Aplikasi, Browser

Page 11 of 142 | Total Record : 1420