cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Pemrosesan Paralel Menggunakan Komputer Heterogen Syarif Hidayat
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuanr,jumlah permintaan sumber daya komputer juga semakin meningkat. Beberapa bidang yang membutuhkan komputasi tingkat tinggi tersebut adalah simulasi numerik problem-problem ilmiah dan teknik. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan pemrosesan paralel. Idenya adalah dengan membagi suatu proses menjadi beberapa bagian untuk kemudian didistribusikan ke dalam beberapa komputer untuk dikerjakan secara simultan. Umumnya, komputer yang digunakan pada pemerosesan paralel adalah komputer yang homogen. Namun pada paper ini akan ditunjukan pemrosesan paralel menggunakan komputer yang spesifikasinya berbeda. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan resource yang telah ada sehingga tidak diperlukan alokasi komputer secara khusus untuk membangun sistem yang akan menjalankan pemrosesan paralel.Kata kunci: Pemrosesan paralel, sistem paralel, heterogen, MPI, Knoppix
Perancangan Program Pengenalan Wajah Menggunakan Fungsi Jarak Metode Euclidean Pada Matlab Harry Kurniawan; Taufiq Hidayat
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan wajah erat kaitannya dengan biometrik, dikarenakan penggunaan karakter – karakter unikmanusia. Banyak metode yang digunakan dalam pengenalan wajah, salah satunya yaitu dengan menggunakanfungsi jarak metode Euclidean. Metode Euclidean membandingkan jarak minimum image pengujian (testing),dengan database image pelatihan(training). Untuk ekstraksi ciri image citra digunakan metode SPCA (SimplePrinciple Component Analysis) yang lazim digunakan untuk penajaman citra pada proses pengenalan /identifikasi.Kata kunci : pengenalan wajah, fungsi jarak euclidean, biometrik, SPCA.
Pembentukan Intisari Topik secara Otomatis dalam Suatu Paragraf dengan Model Vector Space Model Muhammad Erwin Ashari Haryono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is the implementation of both topic model text summarization and Information retrieval model.This paper conducted on identyfing topical coherency inside one paragraphs of an expository text. Expositorytext is a kind of text which is intended for publicity such as journal, news etc. Many expository text consist oflong sequences of paragraphs with very little structural demarcation, while others consist of sequences ofparagraphs which still discuss the same topic. This paper uses vector space model to identify topical coherencybetween paragraphs. Vector space model measures lexical similarity between adjacent paragraphs, withassumption that the more similar two adjacent paragraphs are, the more likely it is that the current topiccontinues. We use expository text from one week daily local newspaper “Kedaulatan Rakyat” from cultural andeducational topic. We choose 20 sample for testing our method, the result is not very good for the precisionamong main idea and its paragraphs (approximately 60 percentage success and 40 failured).Keyword: expository text, topical coherency, vector space model model
E-Learning di Indonesia : Kenapa Tidak? Djuniadi Djuniadi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-Learning sudah merupakan hal yang sering didengar seiring dengan kemajuan teknologi perangkatkeras komputer dan teknologi internet. E-learning merupakan perangkat lunak pembelajaran online yangmenggunakan jaringan komputer baik global (internet) maupun lokal (intranet). Perangkat lunak e-learningjuga dikenal sebagai Learning Management Systems (LMS), Course Management Systems (CMS) atau VirtualLearning Environment (VLE). LMS saat ini ada yang berupa produk komersial, open source atau tailor made.Produk tailor made sulit untuk diketahui nama maupun feature-nya, hal ini karena biasanya menjadi pemilikpribadi dari lembaga yang membuat atau memesannya. Produk komersial memerlukan biaya untukmendapatkannya, dan itu biasanya tidak murah, seperti WebCT, Blackboard, Virtual U dsb. Satu kelompokproduk yang lain lagi yaitu produk open source antara lain Moodle, ILIAS, Fle, MimerDesk, KEWL dsb. LMSini bersifat gratis dan tidak kalah kualitasnya dengan LMS komersial. EduTools melakukan review terhadap 67LMS, hasilnya hanya lima LMS yang menggunakan pendekatan pedagogik. Empat diantaranya adalah produkopen source, yaitu Moodle, Fle, MimerDesk, dan KEWL. Jadi kesempatan Indonesia menggunakan e-learningtools yang baik dan gratis sangat terbuka. Untuk memilihnya perlu mempertimbangkan beberapa faktor demikeberhasilan implementasinya, antara lain 1) development tools software dari LMS 2) pendekatan pedagogik 3)sumber daya manusia yang tersedia 4) infrastruktur.Kata kunci: e-learning, LMS, opensource, pedagogic approach
Implementasi Fitur Perekomendasian Bahan Ajar Berdasarkan Prior Knowledge pada Student Centered E-Learning Environment Harry B. Santoso; Tunggul Fardiaz; Zainal A. Hasibuan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran seringkali diasumsikan bahwa pembelajar memiliki prior knowledge yang sama.Padahal dalam realitasnya tidaklah selalu demikian. Di sinilah urgensi fasilitas perekomendasian bahan ajar(learning object recommender) untuk meningkatkan kualitas interaksi dalam hal ini kegiatan diskusi dalammengkonstruksi pengetahuan baru dengan mekanisme pengayaan prior knowledge pembelajar. Tulisan inibertujuan untuk memperkenalkan sistem yang akan memberikan rekomendasi bahan ajar berdasarkaninformasi tentang prior knowledge pembelajar. Pengembangan fitur perekomendasian bahan ajar yangdielaborasi dalam tulisan ini adalah pengembangan fitur perekomendasian dengan pemilihan bahan ajarsecara statis (pre-defined) di atas Student Centered E-Learning Environment (SCELE). SCELE sendirimerupakan learning management system berbasis sistem open source, yaitu Moodle dan telah dimodifkasisesuai kebutuhan. Dengan memanfaatkan fitur ini, mahasiswa mendapatkan bahan ajar sesuai dengan priorknowledge yang dimiliki, seperti level dasar (basic), menengah (medium), dan tinggi (advance).Kata Kunci: Perekomendasian bahan ajar, SCELE, prior knowledge
Pengembangan Sistem Penalaran Berbasis Kasus untuk Mengantisipasi Masalah Kegagalan Sistem Informasi Iping Supriana Suwardi; Juwairiah Juwairiah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya untuk mengatasi kegagalan sistem informasi pada saat operasional merupakan kajian dari banyak pihak. Makalah ini berisi kajian alternatif dalam rangka mengatasi masalah tersebut. Pendekatan yang digunakan disini adalah model Penalaran Berbasis Kasus (Case-Based Reasoning) dengan strategi utamanya menggunakan ukuran kemiripan (similarity). Secara garis besar, pengalaman-pengalaman kegagalan SI dikumpulkan dari berbagai sumber, kemudian akan dipelajari, diklasifikasi, dan ditransformasi sehingga menjadi elemen pengetahuan yang akan menjadi basis kerja dari mekanisme yang dikaji.Kata kunci: Kegagalan SI, Penalaran Berbasis Kasus, ukuran kemiripan (similarity)
Antisipasi Cybercrime Menggunakan Teknik Komputer Forensik Yudi Prayudi; Dedy Setyo Afrianto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logika fuzzy dikembangkan untuk menangani permasalahan-permasalahan yang himpunanpenyelesaiannya tidak tepat (kabur). Dalam banyak permasalahan, logika fuzzy dipilih karena toleransinyaterhadap ketidaktepatan data dan karena lebih alami. Untuk setiap permasalahan yang bisa diselesaikandengan fuzzy, penentuan tipe dan parameter himpunan fuzzy dilakukan secara subjektif. Akibatnya, setiap orangakan punya kesimpulan yang berbeda untuk masalah yang sama karena himpunan fuzzynya berbeda.Untuk mengatasi permasalahan itu digunakan algoritma genetika, karena algoritma ini paling cocokdigunakan untuk optimasi. Algoritma genetika digunakan untuk mengoptimasi parameter-parameter dan tipekurva himpunan fuzzy. Evaluasi terhadap kromosom-kromosom di algoritma genetika dilakukan denganmembandingkan kedekatan hasil implementasi himpunan fuzzynya dengan data konsekuen. Semakin sedikitselisihnya dengan data konsekuen, maka kromosom tersebut semakin tinggi fitnessnya.Dari penelitian yang dilakukan, algoritma genetika dapat digunakan untuk menentukan tipe kurva danparameter kurva yang paling optimal. Dengan optimalnya tipe kurva dan parameter kurva dalam sebuah sistemfuzzy, maka hasil inferensi fuzzy baik inferensi monoton ataupun dalam FIS (Fuzzy Inference System)diharapkan akan semakin tepat.Kata kunci: algoritma genetika, himpunan fuzzy, optimalisasi.
Verifikasi dan Sertifikasi Perangkat Lunak Berbasis Komponen Ario Santoso; Daniel Cahyadi; Richard Lokasasmita
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan perangkat lunak berbasis komponen merupakan pilihan yang sangat menarik bagi parapengembang dan pemilik sistem, karena dapat menurunkan waktu dan biaya pengembangan. Namun carapengembangan seperti ini masih menemui banyak permasalahan dalam prosesnya, khususnya dalam halverifikasi dan sertifikasi komponen.Artikel ini akan memberikan pengantar mengenai sebuah alat bantu yang dibangun dengan tujuan untukdapat menerapkan sertifikasi dan verifikasi pada komponen perangkat lunak.
Kebijakan Keamanan dengan Standar BS 7799/ ISO 17799 pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi Organisasi Henricus Bambang Triantono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini membahas bagaimana Kebijakan Keamanan dengan standar berdasar pada BS 7799/ISO17799 pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi organisasi digunakan – yaitu memastikan bahwa semuadaya upaya terkoordinasi untuk mencapai keamanan yang maksimal. Isu keamanan pada awalnya timbul ketikapara ahli komputer ingin bertukar informasi dan menyebarkan ilmu yang dimilikinya. Mereka kemudianmenghubungkan sistem komputer secara global dan membiarkan setiap orang bebas untuk mengaksesnya (openconcept). Begitu pentingnya aspek keamanan dalam teknologi informasi sehingga beberapa perusahaanpengembang software lantas menjadikan keamanan sebagai prioritas bisnisnya. Software yang "aman" menjadinilai jual tersendiri bagi perusahaan pengembang dan menjadi pertimbangan utama bagi perusahaan penggunayang mengutamakan stabilitas sistem dan kerahasiaan datanya. Orang mulai berpikir untuk memproteksikomputer dan tidak membiarkan semua orang bisa mengakses. Sistem Keamanan merupakan salah satu bagianpenting dalam setiap proses pengembangan suatu bisnis dan investasi, karena dengan sistem keamanan yangbaik resiko atas kehilangan sejumlah nilai yang diinvestasikan menjadi lebih kecil. Keamanan informasi olehbanyak perusahaan masih dianggap sebagai masalah teknis yang cukup ditangani oleh bagian teknologiinformasi (TI) saja, sehingga menghasilkan solusi teknologi tanpa melibatkan proses bisnis. Artinya, perangkatlunak dengan sistem keamanan tercanggih pun sering kali belum mencukupi. Kebutuhan atau kemampuanmenerapkan semua cara pengamanan sistem, apabila diterapkan dalam sistem dengan teknologi pengamananmutakhir dan biaya sangat mahal ternyata tidak serumit itu dan fungsinya pun tidak optimum. Tidak adagunanya membeli sistem murah namun tidak dapat memberikan tingkat keamanan sistem yang diharapkan.Solusi yang ditawarkan kepada perusahaan adalah suatu pedoman atau acuan yang dapat digunakan untukmengamankan data yang dimilikinya yaitu Standard ISO 17799. Standard ISO 17799 adalah merupakan suatuStandard Informasi Secuity Management System (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) yang telah telahdisempurnakan untuk digunakan oleh perusahaan didalam mengamankan data yang dimilikinya.Kata kunci: Aspek Keamanan, Teknologi Informasi, Standard ISO 17799
Visualisasi Aljabar Matriks sebagai Alat Bantu Pembelajaran Ami Fauzijah; Ira Fitriani Widianingrum
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visualization is one of the use of technology for learning process. This applicationused for matrix algebra which more complex calculated operation, to make the learningprocess more attractive and hence will motivate student to study more actively.Keywords: visualization, learning, matrix algebra