cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Kategorisasi Pengguna Internet di Kalangan Pelajar SD dan SMP Menggunakan Metode Twostep Cluster Emir Mauludi Husni; Agus Fatulloh
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet di kalangan anak-anak dan remaja sudah menjadi tren, sehingga jika tidak hati-hati dalam menyikapi dan menggunakannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi mereka. Kurangnya kontrol ketika ber-internet, maraknya kasus bullying, mengakses situs-situs yang tidak sesuai  adalah beberapa contoh negatif yang dapat saja menimpa mereka. Penelitian ini ingin melihat karakteristik pengguna internet serta seberapa besar dampak negatif yang terjadi di kalangan anak-anak dan remaja khususnya para siswa-siswi SD dan SMP di  kota Bandung. Model penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan survei ke beberapa sekolah SD dan SMP yang ada di kota Bandung. Metoda penentuan sampel menggunakan metoda multistage random sampling dan untuk analisis data menggunakan distribusi frekuensi, chi-square, uji-t, dan metoda twostep cluster. Hasil dari penelitian ini terdapat enam kelompok karakteristik pengguna internet sesuai dengan kecenderungan karakteristik dominannya dengan tingkat kepercayaan 95% dan pengembangan lebih lanjutnya dapat menghasilkan sebuah panduan ber-internet aman bagi anak-anak dan remaja.
Studi Penerapan Sistem Adaptif Othogonal Frequency Division Multiplexing untuk Aplikasi Multiuser Bobby Juan Pradana; Arfianto Fahmi; Dharu Arseno
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik Othogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan teknik modulasi multicarrier, yang mengizinkan spektrum antar subcarrier saling overlap sehingga memiliki efisiensi bandwidth yang tinggi. OFDM memecah data kecepatan tinggi menjadi data kecepatan rendah.OFDM dengan modulasi adaptif dapat digunakan untuk sistem komunikasi dari base station ke user (downlink) dengan menggunakan bandwidth yang tersedia untuk dibagi-bagi menjadi independent subchannel. Dalam skenario multiple access nantinya tiap user memiliki bit rate yang berbeda-beda.Sehingga dengan menggunakan Algoritma Alokasi Subcarrier Adaptif untuk Sistem Multiuser OFDM maka hasil yang didapat pada simulasi menunjukkan bahwa kinerja sistem multiuser akan sama dengan single user pada kanal AWGN dan saat keadaan diam. Untuk kanal multipath fading, kinerja multiuser hanya berbeda 1 – 2 dB dibandingkan single user untuk masukan empat user. Sistem multiuser dengan skema Variable Bit Rate (VBR) sesuai untuk aplikasi dengan target bit rate di bawah 20 Mbps, sedangkan skema Constant Bit Rate (CBR) sesuai untuk aplikasi dengan target bit rate di atas 20 Mbps.Skema CBR digunakan untuk pencapaian bit rate requirement dalam suatu aplikasi dan dapat menggambarkan multiple access arah downlink untuk user pada jarak dan posisi yang berbeda-beda.Kata kunci: OFDM, multiple access, alokasi subcarrier, VBR, dan CBR.1. PENDAHULUANTeknik modulasi multicarrier Othogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan teknik modulasi multicarrier, yang mengizinkan spektrum antar subcarrier saling overlap sehingga memiliki efisiensi spektrum yang tinggi. OFDM memecah data kecepatan tinggi menjadi data yang kecepatan rendah, sehingga efek frequency selective yang dialami sinyal OFDM akan menjadi flat fading pada tiap-tiap subcarrier. Teknik estimasi kanal akan memberikan peningkatan kinerja sistem OFDM, sehingga efek kanal yang menyebabkan fading dapat dikurangi.Untuk estimasi kanalnya menggunakan channel estimator satu dimensi. Mengasumsikan kondisi kanal adalah multipath fading yang terdistribusi Rayleigh dengan noise yang bersifat Additive White Gaussian Noise (AWGN). Sehingga dengan mengetahui kondisi SNR kanal, maka dapat dilakukan pengalokasian subcarrier untuk memodulasi data dalam sistem OFDM ini.Untuk mengoptimalkan kinerja sistem OFDM, pada penelitian ini akan diteliti penerapan modulasi adaptif pada sistem OFDM. Modulasi adaptif tergantung pada kanal, dimana karakteristik kanal menentukan besarnya SNR di penerima. Informasi mengenai SNR digunakan untuk memilih mode modem. Analisis dilakukan terhadap unjuk kerja OFDM dengan modulasi adaptif berupa pengukuran Bit Error Rate (BER) dan dibandingan dengan sistem OFDM modulasi tunggal. Algoritma yang digunakan untuk proses adaptasi mode modem berupa algoritma alokasi subcarrier atau algoritma adaptive bit- loading pada sistem OFDM.Sistem OFDM ini dicoba diterapkan sebagai teknik multiple access. Sistem yang diteliti pada penelitian ini tidak menggunakan OFDMA (Orthogonal Frequency Division Multiple Access) secara murni, tetapi penggabungan antara sistem OFDM dengan TDMA.Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat kinerja penerapan sistem modulasi adaptive pada sistem multiuser OFDM dimana kinerja dilihat pada kanal multipath fading yang terdistribusi secara rayleigh. Sedangkan metoda yang digunakan adalah simulasi menggunakan perangkat lunak Matlab 7. Kelebihan metoda penelitian menggunakan simulasi adalah pendekatan yang dilakukan bisa dilakukan secara ideal menurut teoritis dan kelemahan dari metoda ini adalah lamanya waktu simulasi bergantung pada spesisfikasi komputer yang digunakan.2. SISTEM MULTIUSER OFDM2.1 Dasar OFDMSinyal OFDM merupakan penjumlahan beberapa subcarrier yang dimodulasi menggunakan Phase Shift Keying (PSK) atau Quadrature Amplitude Modulaton (QAM) dimana untuk modulasi baseband menggunakan blok IFFT. Sinyal lowpass OFDM dapat dituliskan persamaannya dengan beberapa carrier termodulasi secara paralel. Persamaannya dapat dinyatakan sebagai berikut:H-1
DETEKSI CODE SMELL PADA KODE PROGRAM DALAM REPRESENTASI AST DENGAN PENDEKATAN BY RULES Hanson Prpihantoro Putro; Inggriani Liem
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada makalah ini dijelaskan bagaimana deteksi code smell dilakukan dengan menganalisis beberapa aspekyang berpengaruh pada keberadaan code smell dalam suatu kode program. Tujuan penelitian ini adalahmelakukan deteksi code smell yang bisa digunakan untuk semua bahasa pemrograman, khususnya untuk menilaihasil praktikum tugas kuliah pemrograman. Dengan representasi AST dan pendekatan by rules, dilakukananalisis untuk menentukan parameter, proses deteksi untuk kemudian diimplementasikan ke dalam sebuahperangkat detektor. Untuk mempermudah proses pengolahan data, yang digunakan sebagai masukan dankeluaran program detektor ini adalah file dengan format XML. Validasi telah dilakukan dengan memilih 26smell yang berhasil dideteksi dalam pengujian perangkat detektor iniKata Kunci: code smell, AST, code smell detection by rules, XML
Multipoint to Point EKG Monitoring Berbasis ZigBee Sugondo Hadiyoso; Suci Aulia
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian sebelumnya, telahdirealisasikan perangkat monitoring EKG berbasis Wifidan ZigBee namun masih bersifat point to point sehinggatidak dapat digunakan untuk memonitor banyak pasiendalam satu perangkat display. Sistem point to pointmenjadi tidak efisien ketika digunakan pada beberapapasien yang memerlukan pemantauan secara bersamaan.Oleh karena itu diperlukan konfigurasi multipoint to pointuntuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada penelitianini telah direalisasikan suatu sistem monitoring EKG yangmengaplikasikan konfigurasi jaringan multipoint to pointmenggunakan perangkat ZigBee sebagai modultransceiver. Sebagai penelitian awal, direalisasikan sistemmonitoring untuk tiga (3) perangkat EKG pada sisi pasiendan satu perangkat penerima sebagai penampil data sinyalEKG. Sistem ini kita sebut 3 to 1 EKG monitoring system.Perangkat EKG pada proyek ini menggunakan tekniksadapan bipolar lead berbasis segitga Einthoven dengansadapan lead II sebagai standar monitoring EKG.
Interoperasi MARC dan Basis Data Relational Kusrini Kusrini
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research intend to communicate relational database model in libraryinformation-system software development with application using data in MARC format. Thewriter has followed the designing, implementation and testing process’ for 2 algorithms to bethe main subject in this paper: MARC-to-Relational and Relational-to-MARC. MARC-to-Relational algorithm is applied when it needed data in MARC format to be processed inrelational model. Conversely, Relational-to-MARC algorithm is applied to publish data fromRelational database model in MARC Format .Keywords: MARC, library, relational database, OPAC.
IMPLEMENTASI ALGORITMA DIRECTED ACYCLIC WORD GRAPH DALAM PERANCANGAN GAME SCRABBLE Arie Lasaprima; Agung Toto Wibowo; ZK Abdurahman Baizal
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menerapkan Artificial Intelligence (AI) pada komputer yang dapat melakukan proses perhitungan lebih cepat dibanding manusia dapat membuat sebuah permainan menjadi lebih menantang dan tidak membosankan. Salah satu platform yang bagus untuk menguji tekhnik AI pada game yaitu game scrabble.AI scrabble yang selalu memilih kata dengan nilai tertinggi dari kemungkinan kata yang dapat disusun di setiap giliran akan dengan sangat mudah dikalahkan oleh pemain manusia yang ahli dalam scrabble. Game ini dirancang agar manusia dapat melawan AI yang yang tidak gampang dikalahkan sehingga permainan menjadi lebih menarik dan menantang. Oleh karena itu dirancang strategi permainan sehingga manusia tidak dapat dengan mudah mengalahkan AI system. AI system akan mengevaluasi pemilihan kata yang akan dimainkan pada setiap giliran. Setiap pilihan kata akan mempengaruhi baik papan permainan maupun kemungkinan pilihan kata pada giliran berikutnya. Pada penelitian ini, dalam membentuk kamus data untuk menyimpan semua kata yang valid digunakan algoritma DAWG. Algoritma DAWG dapat memperkecil ruang penyimpanan dan membantu proses mendapatkan kata yang akan dimainkan. Selain itu juga dilakukan analisis dari ketiga strategi permainan yang dibentuk, untuk melihat performansi masing-masing strategi.Dari hasil implementasi dan pengujian yang dilakukan, strategi permainan scrabble yang memilih kata pada setiap giliran hanya berdasarkan score tertinggi mempunyai persentase kemenangan hanya 40%
Analisis Perbandingan Metode Intensity Filtering dengan Metode Frequency Filtering sebagai Reduksi Noise pada Citra Digital Murinto Murinto; Eko Aribowo; Risnadi Syazali
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citra memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi.Namun kadang pada citra terdapatgangguan (biasa disebut noise) yang menyebabkan citra tersebut tidak dapat dilihat dengan jelas karena adanyanoise.Metode yang biasa digunakan untuk mereduksi noise adalah intensity filtering dan frequency filtering.Pada penelitian ini akan dijelaskan karakteristik dari kedua metode tersebut, serta analisis kelebihan dankekurangannya.Hasil penelitian menunjukkan reduksi noise menggunakan metode high pass frequency filteringlebih mengurangi noise pada citra dibandingkan dengan metode lain namun memerlukan timing-run yang lama.Kata kunci: frequency filtering, intensity filtering, reduksi noise.
PENGENALAN CITRA KARAKTER MANDARIN MENGGUNAKAN METODE MATRIKS KUADRAN PADA MOBILE DEVICE Samuel Mahatmaputra; David David; Rosmina Rosmina; Dewi Lestari
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang hasil penelitian berupa prototype aplikasi pengenalan karakter Mandarin pada handphone Android. Fitur penerjemahan mencakup dua arah dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Mandarin menggunakan input berupa kata-kata dalam huruf latin; dan penerjemahan dari bahasa Mandarin ke dalam bahasa Inggris dengan input berupa foto karakter maupun stroke karakter Mandarin. Pengenalan karakter Mandarin dengan input foto ini dilakukan dengan menggunakan metode customized matriks kuadran. Paper ini menjelaskan cara kerja customized matriks kuadran yang diusulkan untuk efisiensi proses pengenalan karakter pada platform Android dengan sumber daya terbatas. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pengenalan citra dan penjelasan arti dari suatu karakter Mandarin, serta mampu menampilkan karakter Mandarin sesuai denganinput berupa kata dalam bahasa Inggris pada handphone Android
Pembangunan Sistem Informasi Perencanaan Kebutuhan Aset Daerah pada Pemerintahan Kota Cimahi Septia Wahyuni; Faiza Renaldi; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan kebutuhan aset daerah adalah sebuah proses dalam perencanaan pembangunan daerah yang disusun dan dibuat setiap tahun anggaran dengan tujuan untuk memfasilitasi sarana dan prasarana pemerintah daerah. Perencanaan kebutuhan aset daerah harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016, salah satu pemerintahan yang mengacu pada Permendagri adalah pemerintahan kota Cimahi. Saat ini masalah yang terjadi di pemkot Cimahi yaitu belum terintegrasinya data aset dengan monitoring aset yang dimiliki oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hal ini mengakibatkan keterlambatan dalam menyerahkan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) dan Rencana Kebutuhan Pemeliharaan Barang Milik Daerah (RKPBMD) kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pemkot Cimahi, serta belum adanya informasi mengenai masa pakai aset yang dimiliki oleh setiap SKPD. Oleh karena itu dibuatlah sebuah sistem yang dapat mengelola perencanaan kebutuhan aset daerah di pemerintahan kota Cimahi. Dalam pembuatan sistem informasi ini teknik testing menggunakan teknik Black Box dan metode pengembangan perangkat lunak yang akan digunakan adalah Waterfall. Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah sistem informasi yang dapat mengelola perencanaan aset serta memberikan informasi mengenai aset yang perlu diadakan pengadaan atau pemeliharaan.
Developing Multifunctional Serial-Parallel Data Communication Interface for PC-Based Control System Yuliadi Erdani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today, Personal Computers (PC) have increasing role in measurement and control technology. The more and more complex processes in many fields of technique and research can often be controlled only by programmable control systems. The PC-based control system is an alternative and smart solution of programmable control systems. One important thing of the PC-based control system is the serial-parallel data communication. Problems and difficulties with hardware and software concerning serial-parallel data transmission have been discussed in many literatures and are still the important consideration of building PC-based control systems. To overcome mentioned problem, a multifunctional serial-parallel data communication interface has been developed.This paper describes the development of the interface that covers its design and implementation and the discussion of software and hardware problems, and the solutions.Keywords: technique, pc-based control system, data communication