cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
ANALISIS KADAR VITAMIN PADA PROSES PASTEURISASI SARI APEL MENGGUNAKAN PULSE ELECTRIC FIELD (PEF) BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 Ika Noer Syamsiana; Ratna Ika Putri
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan makalah ini adalah menganalisis pengaruh kadar vitamin hasil pasteurisasi sari apel menggunakanhasil perancangan pembangkit pulsa tegangan tinggi yang menggunakan high voltage transformator berbasispulse electric field (PEF) dengan pengaturan waktu pengolahan. Berdasarkan hasil pengukuran pembangkitpulsa tegangan tinggi pada keluaran high voltage trafo yang dihubungkan dengan chamber didapatkantegangan rata-rata sebesar 17kV dan arus rata-rata yang melalui chamber sebesar 0,48mA. Dari hasilperancangan alat tersebut dengan melakukan pengaturan waktu pengolahan terhadap pasteurisasi yangdiberikan pada sari apel didapatkan bahwa pasteurisasi sari apel menggunakan PEF tidak merubah kadarvitamin A dan C yang terkandung dalam sari apel, hal itu diperlihatkan sebelum pasteurisasi kadar vitamin Csari apel sebesar 8.17%, sementara kadar vitamin C tertinggi setelah pasteurisasi pada perlakuan selama 50detik sebesar 7.31 % dan terendah pada perlakuan selama 30 detik sebesar 4.04% dan Kadar vitamin A sariapel sebelum pasteurisasi sebesar 0,167μg/g sementara kadar vitamin A tertinggi setelah pasteurisasi padaperlakuan selama 60 detik sebesar 0,444 μg/g dan terendah pada perlakuan selama 10 detik sebesar 0,199 μg/g.Kata Kunci: PEF(pulse electric field), pasteurisasi
Virtual Agent Character untuk Mendukung Intelligent Tutoring System Berbasis Web Bernard Renaldy Suteja; Retantyo Wardoyo; Sri Hartati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi web telah banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, sebut saja elearningyang telah menjadi tuntutan dalam menciptakan learning online. Dalam perkembangannya ternyata elearningini memerlukan faktor pendukung intelligent sehingga dapat menciptakan learning yang cerdas.Intelligent Tutoring System (ITS) atau dapat diartikan sebuah system cerdas pembelajaran menerapkanstrategi pembelajaran secara pedagogical menerangkan urutan content, macam dari feedback yang diterimadan bagaimana materi ajar diberikan atau dijelaskan. Penerapan ITS kedalam system e-learning diharapkanmampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang terjadi.Dalam tulisan ini mencoba memberikan sebuah alternatif cara untuk mendukung terciptanya intelligenttutoring system khususnya sistem komunikasi pembelajaran dengan menghadirkan sosok pengajar dalam bentukVirtual Agent Character.Kata Kunci: agent, intelligent learning system, virtual agent character
Analisis Efisiensi dengan Bantuan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Carles Sitompul
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para manajer dihadapkan pada keputusan-keputusan manajerial yang memilikidampak langsung pada ukuran produktivitas organisasinya. Sebuah sistem yang mampumendukung proses pengambilan keputusan menjadi hal penting untuk dimiliki olehperusahaan. Sistem pendukung keputusan yang tepat dapat meningkatkan produktivitasorganisasi. Salah satu komponen pada sistem pendukung keputusan adalah model keputusan.Model pendukung yang diusulkan adalah model data envelopment analysis (DEA). Model inimampu mengevealuasi produktivitas unit-unit kerja yang ada pada suatu organisasi sehinggamendukung proses pengambilan keputusan untuk perbaikan di masa datang.Kata kunci: sistem pendukung keputusan, data envelopment analysis (DEA), produktivitas.
Kompresi dan Dekompresi Data Menggunakan Protokol Kompresi Quantum Schumacher M. Ramdlan Kirom; Ahmad Rizal D.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep mekanika kuantum telah mampu diaplikasikan dalam dunia informasi dan telah menciptakan sebuahteori informasi kuantum. Data dalam konsep informasi kuantum direpresentasikan dalam bentuk quantum bit(qubit). Kompresi data dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam transmisi data tanpa mengurangi kualitasdata (lossless). Kompresi kuantum adalah metode kompresi dengan menyatakan data dalam qubit, selanjutnyajumlah qubit direduksi. Kompresi Schumacher merupakan salah satu contoh dari protokol kompresi kuantum.Parameter-parameter yang dianalisa dan dibandingkan untuk sisi pengirim adalah pada rasio dan waktukompresi, sedangkan untuk sisi penerima adalah akurasi dan waktu dekompresinya.Kata Kunci: Kompresi. qubit, Kompresi Schumacher
Model Pengelolaan Guru yang Berbasis Decision Support Sistem dalam Rangka Peningkatan Efektifitas dan Efisiensi Kinerja Pegawai di Era OTDA Tri Pudjadi; Anak Agung Nyoman Sukawati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendukung tercapainya efektifitas dan efisiensi kinerja pegawai dalampengelolaan guru, dengan cara mengembangkan model pengelolaan guru yang berbasis Decision SupportSystem sehingga diperoleh hasil yang sesuai dengan kenyataan, meningkatkan produktifitas, sederhana,fleksibel, dapat dimanfaatkan dari berbagai daerah secara mudah dengan mengaksesnya melalui web.Pengembangan model terebut dinamakan ”e-guru Otda”.Tiga tahap kegiatan pengembangan, yaitu pembuatan desain model diawali dengan analisa kebutuhanpegawai (pengelola guru) pada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.. Setelah model tersusun untuk mengujitingkat kepraktisan dan relevansi, selanjutnya dilakukan uji coba model.Kemudian implementasi pada pegawaipengelola guru pada Dinas Pendidikan kabupaten/kota sampel, lalu dilakukan verifikasi terhadap keberhasilanmodel ”e-guru Otda” untuk mengetahui kekuatan hubungan antara model ”e-guru Otda terhadap kinerjapengelola guru (pegawai) dan seberapa besar variasi untuk kinerja pengelola guru dapat dijelaskan melaluimodel ”e-guru Otda”.Kata kunci: guru, decision support system,otonomi daerah, otda
Error Correction Of Rate-Gyroscope Calibration For Inertial Navigation System Algorithm Romi Wiryadinata; Wahyu Widada
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebelum memasuki tahap pengembangan algoritma INS, sensor-sensor yang digunakan pada IMU(Inertial Measurement Unit) perlu dilakukan kalibrasi, dari hasil kalibrasi akan diketahui adanya selisihbesaran yang disebabkan beberapa faktor. Tulisan ini membahas tentang hasil penelitian untuk koreksi errordari rate-gyroscope pasca kalibrasi menggunakan bandul. Pengujian berbasis acuan gaya gravitasi bumiseperti menggunakan bandul selain lebih mudah dilakukan juga karena cocok untuk pengujian pada kecepatanrotasi yang rendah. Diperoleh bahwa adanya faktor scaling dan bias pada sensor menyebabkan hasil secarahardware dan simulasi software menjadi sangat jauh dari yang diharapkan. Dari peneltian ini juga perludilakukan lanjutan untuk mencari parameter lainnya sehingga nilai output dari sensor akan sama dengan nilaisesungguhnya. Hasil penelitian memperoleh nilai selisih antara data referensi dengan data hasil koreksi dengannilai selisih terkecil yaitu 0.62o dan nilai terbesar 1.87o.Kata kunci: Koreksi kesalahan, kalibrasi rate-gyroscope, System Navigasi Inersia
Pemanfaatan Bahasa Pemrograman Untuk Membuat Model Permukaan Digital Metode Triangulasi Irreguler Network (TIN) Jasmani Jasmani; Edwin Tjahyadi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Terrain Model (DTM) atau Model Permukaan Digital banyak digunakan dalam berbagai bidang.Banyak pula software-software yang tersedia berfungsi untuk pembentukkan Model Permukaan Digital. Tapipada umumnya harga software tersebut selain mahal juga sulit untuk pengoperasiannya. Dengan memanfaatkanbahasa pemorgraman Visual Basic 6.0 dan keunggulan software AutoCad 2000 dalam pengolahan grafikdibidang teknik, kita sudah bisa membuat aplikasi untuk pembentukkan Model Permukaan Digital denganmetode Triangulasi Irreguler Network (TIN). Di mana input data dari titik-titik acak yang berkoordinat,kemudian di rangkai dalam rangkaian segitiga. Dari rangkaian segi tiga tersebut di interpolasi sehinggamenjadi data titik-titik grid yang teratur dan dari data grid tersebut dapat digambarkan Model PermukaanDigitalnya pada AutoCad 2000 lewat bahasa pemrograman Visual Basic 6.0.Kata Kunci: DTM, TIN, Digital, Visual Basic, AutoCAD.
Sistem Temu-Balik Citra Menggunakan Jarak Histogram dalam Model Warna YIQ Arif Rahman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposisi warna merupakan salah satu ciri dari citra yang dapat digunakan sebagai pembeda dalam sistemtemu-balik citra. Komposisi warna piksel dalam suatu citra dapat direpresentasikan dalam histogram warna.Tingkat kemiripan warna antar citra dapat ditentukan berdasarkan nilai jarak antar histogramnya. Semakinkecil nilai jarak antar histogram, semakin tinggi tingkat kemiripan suatu citra. Jarak antar histogram padacitra berwarna dihitung untuk setiap komponen warna. Penelitian ini menggunakan model warna YIQ. Tiapkomponen warna YIQ nilainya dikuantisasi menjadi 128, 64 dan 64 level. Komponen warna Y memiliki jumlahlevel lebih banyak karena memiliki pengaruh lebih dominan pada persepsi mata manusia terhadap warnadibanding komponen yang lain. Jumlah piksel dalam citra berbeda-beda sesuai dengan ukuran citra, sehinggahistogram perlu dinormalisasi agar invarian terhadap ukuran citra. Normalisasi dilakukan dengan membagijumlah piksel tiap level dengan jumlah total piksel citra, sehingga didapatkan jangkauan nilai [0,1] untuk tiaplevel. Total jarak antar histogram merupakan hasil jumlahan dari jarak tiap levelnya yang dihitungmenggunakan rumus jarak Manhattan. Hasil temu-balik diranking berdasarkan nilai jarak antar histogramnya.Kata Kunci: Temu-balik, citra, histogram, YIQ
DATA MART QUERY (DMQ) SOLUSI MEMPERCEPAT DISPLAY DATA DALAM DISTRIBUTED DATABASE SISTEM Untung Rahardja; Retantyo Wardoyo; Shakinah Badar
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan IPTEK yang semakin pesat mendorong timbulnya berbagai pertumbuhan teknologi jaringan.Dengan menggunakan suatu jaringan komputer, suatu informasi dapat tersebar dengan lebih cepat. Informasidisalurkan antara satu database dengan database yang lain sehingga memungkinkan untuk saling berhubungandalam suatu sistem database yang terdistribusi. Banyaknya database yang tersebar membuat suatu sistem kadangberjalan lambat. Sehingga loading yang berlarut-larut dan sering terjadi error karena proses pencarian yangterlalu lama. Dengan Data Mart Query, proses display data dapat lebih cepat. Dalam artikel ini, dilakukanidentifikasi permasalahan yang timbul dari suatu database yang terdistribusi, berbagai penelitian mengenaidistributed database serta manfaat dari metode ini. Metode Data Mart Query dalam distributed databasemerupakan solusi tepat dalam proses display data yang efektif.Kata Kunci: distributed database, data mart query
Pengembangan Model Media Pembelajaran Berbasis Komputer untuk Pendidikan Desain Ruly Darmawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berbasis komputer telah banyak dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun demikian, perlu dipertimbangkan kesesuaian antara karakter disiplin ilmu dengan rancangan media pembelajaran yang dikembangkan. Makalah ini mengangkat pemikiran dalam upaya pengembangan media pembelajaran berbasis komputer yang dapat mendukung proses pendidikan desain. Media pembelajaran ini diarahkan untuk membantu pengajar dalam memberikan materi pelajaran secara komprehensif. Penyelidikan mengenai media pembelajaran ini dilakukan mulai dari telaah umum beberapa teori (pendidikan, teknologi pendidikan, desain, dan pendidikan desain), persiapan materi, pengembangan antarmuka grafis, sampai dengan presentasi akhir media.Kata Kunci: Teknologi Pendidikan, Pendidikan Desain, Media Pembelajaran Berbasis Komputer

Page 49 of 142 | Total Record : 1420