Articles
1,420 Documents
ALAT PENDETEKSI OTOMATIS KEBOCORAN GAS LPG BERBASISKAN ATMEGA 8535
Fauziah .;
Muhammad Subali
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan hasil dari penelitian, telah banyak pengguna kompor minyak tanah beralih ke kompor gas LPG sesuai anjuran pemerintah. Meskipun kompor gas LPG lebih praktis dibandingkan dengan kompor minyak tanah tetapi ada bahaya yang di timbulkan jika terjadi kebocoran gas, yaitu timbul ledakkan bahkan kebakaran. Untuk menanggulangi bahaya tersebut maka dibuatlah Alat yang dapat mendeteksi kebocoran gas LPG. Dimana alat tersebut bekerja apabila sensor figarro TGS 2610 mendeteksi adanya kebocoran gas maka ic ISD 2560 yang berfungsi sebagai perekam akan mengeluarkan hasil rekaman suara melalui speaker dan secara bersamaan fan akan berputar terus menerus sampai bau gas tidak tercium lagi, dan ketika sensor LM35 mendeteksi adanya kenaikan suhu lebih dari 40 derajat celcius maka fan akan berputar sampai suhu menjadi normal yakni dibawah 40 derajat celcius. Dengan demikian bahaya ledakan atau kebakaran yang ditimbulkan akibat penggunaan kompor gas LPG tidak perlu dkhawatirkan.
Metode Pengamanan Enskripsi RC4 Stream Cipher untuk Aplikasi Pelayanan Gangguan
Asti Dwi Irfianti
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aplikasi yang bersifat terpusat dan online 24 jam diperlukan agar dapat memonitoring keseluruhankinerja dalam suatu instansi/perusahaan agar tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan respon informasiserta dapat diakses kapan pun ketika dibutuhkan.Aplikasi web-base merupakan salah satu solusi untuk mewujudkan suatu aplikasi yang bersifat terpusat,akan tetapi karena aplikasi diakses dari media internet/intranet resiko data dicuri atau disalahgunakan olehorang yang tidak bertanggung jawab pun semakin besar. Mengingat kebocoran data dapat disebabkan olehorang dalam atau pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan data.Pengamanan data melalui metode enkripsi RC4 dapat menjadi salah satu solusi dalam hal pengamanan.Data yang ada tidak dapat langsung dibaca tanpa mengetahui secret key yang digunakan.Kata kunci: Data Security, Encryption, RC4 Stream Cipher
Klusterisasi Dokumen Berita Berbahasa Indonesia Menggunakan Document Index Graph
Sari Ernawati;
Arie Ardiyanti;
Erwin Budi Setiawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berita elektronik merupakan media informasi yang paling populer dan interaktif saat ini. Begitu interaktifnya,hingga perkembangannya cukup pesat. Terbukti bertambah banyaknya situs perusahaan maupun situs personal,yang berarti semakin meningkatkan jumlah informasi dan data. Peningkatan yang pesat ini juga dipacu olehpenggunaan internet yang semakin berkembang dibandingkan era sebelumnya. Sebagai akibatnya, jumlahinformasi meningkat secara eksponensial. Banyaknya data yang ada, semestinya dapat memberikan manfaatyang banyak pula. Clustering merupakan salah satu metode untuk pengelompokan dokumen dengan menemukanketerkaitan antardokumen. Saat ini, kebanyakan metode klusterisasi hanya mengandalkan perhitungankesamaan berdasarkan kata dan tidak memperhatikan aspek lain, misalnya kesamaan frasa, misalnya VectorSpace Model. Pada makalah ini berusaha mengklusterkan dokumen dengan metode Document Index Graphyang menggunakan kombinasi dua kesamaan dokumen yaitu; kesamaan berbasis kata dan kesamaan berbasisfrasa. Metode ini diuji coba dengan menggunakan sampel berita berbahasa Indonesia dari media massaberbasis web. Pemilihan fragmentation factor dan similarity threshold yang tepat akan meningkatkan kualitaskluster. Hasil klusterisasi dievaluasi berdasarkan nilai precision dan recall.Kata Kunci: clustering, Document Index Graph, fragmentation factor, similarity threshold.
APLIKASI AHP SEBAGAI MODEL SPK PEMILIHAN DOSEN
Adriyendi Adriyendi;
Rahmadi Rahmadi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research is conducted to apply the Analytical Hierarchy Process (AHP) method applied as modelof Decision Support System in election instructor staff at STAIN Batusangkar. Data collected by throughobservation and interview done in shares of administration academic at college. Here in after data analyzed tolearn the pattern from method used and added with the reference from literature. Experiment done use theMicrosoft Excel/ Expert Choice software known that method can yield the optimal decision in election instructorstaff. There by the method recommended to be applied to getting optimal result.
Analisis Kesuksesan Implementasi Sistem Informasi Skripsi pada Program Studi Teknik Informatika Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
Rio Jumardi;
Eko Nugroho;
Indriana Hidayah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract—Sejak tahun 2007, program studi TeknikInformatika UPN “Veteran” Yogyakarta telahmengimplementasikan Sistem Informasi Skrispi untukmendukung kinerja organisasi yang berkaitan denganakomodasi kebutuhan layanan skripsi. Namun padakenyataannya Sistem Informasi Skripsi belum dimanfaatkansecara maksimal. Evaluasi terhadap Sistem Informasi Skripsiperlu dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yangmempengaruhi kepuasan pengguna Sistem Informasi Skripsi.Penelitian ini menggunakan modifikasi model penelitiankesuksesan sistem informasi Delon dan Mclean. Modifikasiyang dilakukan adalah dengan menghilangkan variabel usedari model penelitian. Variabel use dihilangkan karena SistemInformasi Skripsi bersifat mandatory. Terdapat lima variabeldalam penelitian ini yaitu, kualitas informasi, kualitas sistem,kualitas layanan, kepuasan pengguna dan net benefit.Penelitian dilakukan dengan menganalisis hasil kuesioner yangterkumpul dari 45 responden yaitu mahasiswa yang pernahmenggunakan Sistem Informasi Skripsi. Metode analisis yangdigunakan adalah Partial Least Square menggunakan softwareSmartPLS.Hasil analisis menunjukkan kepuasan pengguna SistemInformasi Skripsi dipengaruhi oleh kualitas informasi dankualitas sistem. Net benefit dipengaruhi oleh kepuasanpengguna. Dalam penelitian ini kualitas layanan tidakmempunyai pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Secaraumum Sistem Informasi Skripsi telah memberikan manfaatkepada pengguna, namun dalam implementasi SistemInformasi Skripsi mahasiswa sebagai pengguna merasa perluadanya peningkatan kualitas layanan dari Sistem InformasiSkripsi.Keyword—kepuasan pengguna; sistem informasi skripsi;Model Delon dan Mclean; PLS
Kajian Rekapitulatif Fungsi-Fungsi Dasar Sistem Informasi untuk Institusi Pendidikan
Iping Supriana Suwardi;
Dini Sofiani Permatasari
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Upaya untuk memperoleh sistematika sistem informasi bagi institusi pendidikan yang efisien merupakan bagian dari makalah ini. Dalam hal ini, model relasional yang merupakan basis dari teknologi dataset modern menjadi dasar untuk perancangan sistem yang efektif. Proses pemilihan, penyisipan, dan pengubahan data di dalam suatu dataset akan diakomodasi di dalam model aljabar relasional yang dapat memberikan efek optimasi terhadap kinerja dari suatu sistem informasi.Kata kunci: Dataset, kinerja sistem informasi, aljabar relasional.
Teknik Pemotongan Citra Kromosom Tumpang Tindih Atau Bersentuhan
Moechammad Sarosa
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam melakukan analisis citra kromosom seringkali ditemukan kromosom yang saling tumpang tindihatau bersentuhan, hal ini akan menyulitkan proses analisis karena ekstraksi ciri struktur pita kromosom tidakdapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari teknik/cara pemotongan/pemisahan citra kromosomyang saling tumpang tindih atau bersentuhan. Tahapan pemotongan citra kromosom terbagi dalam dua tahapyaitu segmentasi untuk memilah citra kromosom dari latar belakangnya, dan dilanjutkan dengan separasi yaitumemisahkan citra kromosom dari citra utama berdasarkan hasil analisis background dan foreground suatu citrakromosom. Proses analisis background dan foreground terbagi dalam tiga langkah, langkah pertama melakukanproses penipisan dan deteksi tepian terhadap daerah background dan foreground citra kromosom yang salingtumpang tindih atau bersentuhan. Langkah kedua mengekstraksi ciri titik-titik pada kerangka-kerangka hasilproses penipisan dan deteksi tepian. Langkah terakhir, berdasarkan hasil ekstraksi ciri titik yang diperolehdilakukan pencarian koordinat posisi pemotongan dan melakukan separasi untuk memisahkan citra kromosomdari citra utama.Kata kunci: citra kromosom, segmentasi, analisis background/foreground, penipisan kerangka, deteksi tepian.
PEMETAAN MODEL TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI YANG MENUNJANG STRATEGI DAN VISI ORGANISASI DI INDONESIA PADA BANK SWASTA XYZ
Guntur Arbiansyah;
Denden Kristianto;
. Neneng
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teknologi Informasi telah menjadi peranan yang sangat penting dalam menunjang strategi dan visiorganisasi. Hal ini didasari oleh Survey yang dilakukan oleh PricewaterhouseCooper pada tahun 2003 dan2005. Hasil survey menunjukkan bahwa 52% di tahun 2003 dan 57% di tahun 2005 menyatakan TI memegangperanan yang sangat penting dalam mewujudkan strategi dan visi perusahaan. Industri keuangan sepertiperbankan merupakan salah satu industri yang tertinggi yang menyatakan bahwa TI berperan sangatpentinguntuk mewujudkan strategi dan visi perusahaan dibandingkan industri lainnya. Oleh karena itu penulisingin melihat kesesuaian model tata kelola TI pada Bank XYZ dengan beberapa kerangka kerja dan teori yangtelah ada. Penulis tidak merancang kembali tata kelola TI yang sudah ada pada bank XYZ hanyamendeskripsikan tata kelola TI nya. Peneliltian dilakukan dengan menggunakan tiga kerangka kerja tata kelola TI berikut : kerangka kerjastruktur, dan kerangka kerja Hubungan atau Komunikasi, kerangka kerja IT Governance Institute, dan kerangkakerja Australian Standard for Good Corporate Governance of ICT. Penulis akan memetakan tata kelola TI padabank XYZ ke kerangka kerja-kerangka kerja tersebut. Setelah memetakan tata kelola TI pada Bank XYZ penuisakan menganalisa menggunakan teori tata kelola TI dari ketiga kerangka kerja tersebut dan mencari temuan-temuan dalam penganalisaannya.Dari hasil analisis penulis menenemukan bahwa tata kelola bank XYZsebagian besar sesuai dengan ketiga kerangka kerja yang digunakan. Penulis juga menemukan ada sebuah proses pada bank XYZ yaitu formally tracking business value of ITyang belum dijalankan dengan baik. Penulis menyarankan agar Bank XYZ melakukan Post ImplementationReview terhadap setiap proyek sehingga kepekaan terhadap tantangan dan sumber masalah dalam menciptakannilai dari TI meningkat.Kata Kunci: Tata Kelola TI, Pemetaan model tata kelola TI.
Kajian Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan untuk Mendeteksi Secara Dini Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
Tatang Rohana;
Muh Arifuddin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wajib Pajak Orang Pribadi diberi kebebasan untuk memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Kepatuhan pemenuhan kewajiban tersebut, salah satunya ditunjukkan dengan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Dengan data mining, kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dapat dideteksi. Wajib Pajak Orang Pribadi akan diklasifikasikan, mana yang lapor dan mana yang tidak lapor. Algoritma berbasis jaringan syaraf tiruan, yaitu Multilayer Perceptron (MLP) dan Support Vector Machine (SVM) akan diterapkan untuk mengetahui akurasi dari tugas klasifikasi. Penerapan itu selanjutnya diuji dengan confusion matrix dan kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) sehingga dapat diketahui algoritma mana yang memperoleh akurasi yang lebih tinggi.
Perbandingan Neural Network (NN) Observer dan Neural Network-Genetic Algorithm (NN-GA) Observer untuk Estimasi Kecepatan Motor Induksi
Bambang Purwahyudi;
Soebagio Soebagio;
Mauridhi Hery Purnomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam makalah ini membahas perbandingan kontrol kecepatan tanpa sensor kecepatan motor induksiyang dioperasikan dengan metoda field oriented control (FOC). Kecepatan motor induksi diestimasi oleh suatuobserver. Estimasi kecepatan motor oleh observer hanya memerlukan masukan tegangan dan arus stator.Metode observer yang dibandingkan adalah antara Neural Network (NN) dan Neural Network-GeneticAlgorithm (NN-GA). Algoritma pembelajaran NN yang digunakan kedua metode ini menggunakanbackpropagasi, sedangkan GA pada metoda kedua digunakan untuk mengoptimasi parameter-parameter NNsehingga diperoleh struktur NN yang sederhana. Kedua Observer dirancang untuk menentukan pola kecepatansudut rotor, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengendalian kecepatan motor induksi. Hasil simulasimenunjukkan bahwa NN-GA observer mempunyai Standart Error Estimasi lebih baik dibandinggkan denganNN Observer dan kedua observer dapat mengestimasi kecepatan rotor motor induksi.Kata kunci: Neural Network-Genetic Algorithm, Observer, Field Oriented Control.