cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
FUZZY INFERENCE SYSTEM DENGAN METODE TSUKAMOTO SEBAGAI PEMBERI SARAN PEMILIHAN KONSENTRASI (STUDI KASUS: JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA UII) Arkham Zahri Rakhman; Helmanatun Nisa Wulandari; Geralvin Maheswara; Sri Kusumadewi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan pemilihan konsentrasi sangatlah berpengaruh terhadap kegiatan akademik mahasiswa. Dengan adanya konsentrasi, diharapkan setiap mahasiswa dapat lebih fokus pada bakat yang dimiliki. Keputusan penentuan konsentrasi harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, hal ini diharapkan agar mahasiswa mampu mengikuti materi yang disampaikan juga sesuai dengan nilai yang dimilikinya.Pada penelitian ini akan digunakan Fuzzy Inference System (FIS) dengan metode Tsukamoto untuk menentukan kecenderungan konsentrasi studi mahasiswa dari nilai matakuliah yang ada. Input yang dibutuhkan adalah nilai matakuliah yang sudah diikuti, sedangkan outputnya adalah persentase konsentrasi yang sebaiknya dituju.
Penggunaan Metode Bagging dengan Menerapkan Data Balancing pada Churn Prediction Untuk Perusahaan Telekomunikasi ZK. Abdurahman Baizal; Moch. Arif Bijaksana; Ina Rofi’atun Nasihati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Churn Prediction merupakan salah satu aplikasi data mining yang bertujuan untuk memprediksi parapelanggan yang berpotensial untuk churn. Churn Prediction merupakan salah satu kasus kelas imbalance danchurn merupakan kelas minor. Terdapat beberapa cara untuk mengatasi permasalahan imbalance class yangmelekat pada kasus churn ini. Salah satu contohnya dengan cara melakukan balancing terhadap data trainingatau dengan cara menggunakan metode yang khusus dapat menyelesaikan permasalahan imbalance class ini.Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengetahui apakah metode Bagging dan Lazy Baggingdapat dijadikan solusi dalam mengklasifikasikan data churn. Dalam mendukung penelitian ini, dibuatperangkat lunak yang mengimplementasikan metode Bagging, dan Lazy Bagging. Pengujian dilakukan denganmenggunakan data salah satu perusahaan telekomunikasidi Indonesia. Sebagai metode pembanding adalahBoosting Clementine 10.1 dan C5.0 Clementine 10.1. Analisis dilakukan dengan melakukan penghitunganakurasi model churn prediction yang dinyatakan dalam bentuk lift curve, top decile dan gini coefficient serta fmeasureuntuk penghitungan akurasi data yang imbalance. Dari analisa yang dilakukan, metode Bagging dapatmemprediksikan data churn jika dilakukan balancing terlebih dahulu terhadap data training yang digunakan.Tetapi dari parameter lift curve, gini coefficient, ternyata Lazy Bagging menghasilkan nilai yang lebih baikuntuk data yang sangat imbalance (tanpa balancing)Kata kunci : bagging, lazy bagging, boosting , data imbalance, churn prediction, akurasi.
DevOps: Disrupsi Pengelolaan ICT Pendidikan Tinggi Wahyuni Puji Lestari; Ari Sujarwo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disrupsi sangat penting untuk diperhatikan dalam inovasi teknologi di industri maupun pendidikan. Pengadopsian teknologi untuk proses pembelajaran dan penelitian sangat membantu proses bisnis di pendidikan tinggi. Namun masih banyak kendala yang sering dihadapi dalam penggunaan teknologi untuk ICT pendidikan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan kajian pustaka dari berbagai sumber yang berkaitan. Kemudian didapatkan kesimpulan bagaimana infrastruktur dan arsitektur DevOps dapat menjadi inovasi di era disrupsi teknologi.
Sistem Pelaporan Panen Kelapa Sawit, Karet, Produksi CPO (Crude Palm Oil) dan Inti Sawit di PTP Nusantara V Berbasis Short Message Service (SMS) Muhammad Aji Priyatna; Rafialdi R. Abrus
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To facilitate the management in controlling oil palm, rubber, CPO or palm kernel production, PTPN Vput into practice “Reporting System of Oil Palm and Rubber Harvesting and CPO and Palm Kernel ProductionBased on Short Message Service” established internally by IT Department and supported by Agronomy andProcessing Department. The system was built using relatively reasonable price equipment namely: hand phone,connector and 1 unit PC complete with supporting application developed by IT Department using Visual Basicprogramming language, PHP and MySQL database server. SMS server sends daily production dataautomatically to HP number of Directors, Head of Department/Bureau, General Manager, Manager and userthat already listed on database. The implementation of Production data reporting via SMS makes the productiondelivery and monitoring process faster, and it will support the management in decision making process.Keywords: oil palm, SMS, production and management
APLIKASI SHELL SISTEM PAKAR Yeni Agus Nurhuda; Sri Hartati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar kebutuhan akan adanya shell sistem pakar yang dapat digunakan sebagaialat untuk mengembangkan sistem pakar oleh para knowledge engineer atau bahkan seorang pakar denganefisien. Dengan sistem ini diharapkan seorang knowledge engineer atau seorang pakar dapat dengan mudahmengembangkan sistem pakar dengan waktu dan biaya yang sangat murah. Pada dasarnya shell sistem pakarmerupakan sistem pakar yang tanpa dilengkapi dengan basis pengetahuan. Shell sistem pakar ini terdiri atas 2bagian utama, yaitu bagian pengembangan sistem pakar, dan bagian konsultasi. Proses inferensi pada sistemini menggunakan metode forward chaining. Mekanisme inferensi dilakukan dengan melakukan penelusuranbasis pengetahuan yang direpresentasikan dalam pohon inferensi. Proses pengambilan keputusan dilakukanberdasarkan aturan dengan menelusuri pohon inferensi dari akar hingga node terakhir yang merupakankeputusan/kesimpulan dari aturan yang ada.Basis pengetahuan dari sistem ini terdiri atas fakta (kondisi),kesimpulan, dan aturan pada pohon inferensi. Fakta dan kesimpulan dapat dilengkapi dengan gambar grafispada bagian penjelasan. Keluaran dari shell ini adalah sistem pakar yang akan dapat memberikan kesimpulandan penjelasan berdasarkan fakta-fakta yang diberikan selama proses konsultasi.
PENERAPAN E-LEARNING OLAT DENGAN WEBSERVER TER-CLUSTER UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS AKSES E-LEARNING Acep Taryana; Hari Siswantoro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dirancang teknik clustering dan load balancing untuk meningkatkan kapasitas akses sistem e-learning.Struktur cluster webserver 1 node, 2 node dan 3 node di susun untuk meringankan beban akses dari penggunamelalui load balancer Haproxy. Pengujian dilakukan dengan menggunakan aplikasi JMeter yang terhubung keload balancer Haproxy. Haproxy akan mengatur beban akses server-server yang telah didefinisikan dalamclustering webserver. Untuk mengetahui kapasitas e-learning OLAT, pengujian dilakukan pula terhadap sisteme-learning lain yaitu Moodle.Hasil penelitian menunjukkan, beban pemrosesan request untuk OLAT lebih handal dari pada Moodle. OLATmampu menangani request tanpa error sampai dengan 111 ribu akses untuk struktur clustering webserver 3node, sedangkan Moddle hanya mampu menangani sampai dengan 300 request. Hal ini membuktikan bahwaOLAT lebih unggul dari Moodle dalam hal kestabilan akses, dan penerapan teknik clustering webserver yangdipadukan dengan load balancing dapat meningkatkan kapasitas akses sistem e-learning OLAT. Kata Kunci :      response time, testing, webserver clustering, load balancing.
Ekstraksi dan Seleksi Fitur untuk Klasifikasi Sel Epitel dengan Sel Radang pada Citra Pap Smear Rahadian Kurniawan; Dinda Eling Kartikaning Sasmito; Fajar Suryani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan seleksi fitur menggunakan Fisher Criterion, sedangkan pada proses klasifikasi data menggunakan algoritma Backpropagation terhadap 16 fitur yang terlebih dahulu diekstrak dari citra Pap smear. Adapun ke-16 fitur yang digunakan dibagi menjadi 3 kategori, yaitu: Fitur bentuk, Fitur tekstur, dan Fitur intensitas warna. Pada naskah ini terdapat 2 tahap utama, yaitu: 1) Ekstraksi Fitur; dan 2) Seleksi Fitur. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja seleksi fitur pada klasifikasi data dan mencari fitur yang secara signifikan mempengaruhi klasifikasi sel epitel dengan sel radang. Sebagai pembanding, penelitian ini juga membandingkan hasil seleksi fitur antara Fisher Criterion dangan Feature Subset Selection. Hasil yang diperoleh dari proses perbandingan tersebut menunjukkan kesamaan fitur yang secara signifikan mempengaruhi proses klasifikasi sel radang dengan sel epitel. Tingkat akurasi klasifikasi pada penelitian ini adalah 92.5%.
Memanfaatkan Sistem Pakar untuk Membantu Analisa Diagnosa Penyakit Obstetri dan Ginekologi I Gede Susrama
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Too many problems of the death rate caused by the birth. First, it is caused by the less information aboutthe obstetry health and ginekology. The second is, the women still feel ashame to consult directly to the doctorabout their private health, it is why, because most of the obstetry and the ginekology doctor are men. And thethird is, there are too many people think that the health problems can be solved by the traditional way which isuncertain to able to diagnose the body condition. So, waiting untill the condition become worse, they are visitingthe specialist doctor. To solve those problems, it is built an intelligent system program that can be used fordiagnosing the disease, especially for the women health. Intelligent system is a computer software based onknowledge for the certain domain and using the inference reasoning similar to a human intellectual for solvingthe problems. Intelligent system will identify a kind of the disease to log the indication. This intelligent system isexpected to help and give the preventive suggestion and the medical treatment.Keywords: Intelligent system, Obstetry, Ginekology, Women
E-GOVERNMENT BASED ON CLOUD ENVIRONMENT IN INDONESIA Mubarik Ahmad; Zainal A. Hasibuan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-government is a concept that is believed to improve government services. The revolution of technology nowadays may lead to cloud computing in e-government where services as its core. From literatures, cloud environment offers manybenefits than traditional infrastructure. Therefore, Indonesia as developing country with unique geographical background should be looked at this alternative. From worldwide ranking, e-government in Indonesia is considered less than satisfactory. Implementation e-government tends to ineffective and inefficient. This is because of problems that are found from traditional infrastructure such as lack of competency for human resources in ICT, lack of integration,inefficient investment of infrastructure in regions, etc. Cloud environment is expected to overcome those problems withservice on demand concept on centralized infrastructure. This paper proposes initial architecture for implementing egovernment based on cloud computing in Indonesia.
Telereport Target Heart Rate (THR) pada Cardio Exercise Berbasis Metode Karvonen Ira Puspasari; Musayyanah Musayyanah; Pauladie Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan, selain pola makan dan pola istirahat. Salah satu jenis olahraga adalah cardio exercise, dimana olahraga ini memiliki tujuan untuk menguatkan otot jantung. Olahraga di tempat fitness memiliki kelebihan karena terdapat monitoring dari Personal Trainer, sehingga hasil olahraga tercatat. Selama ini alat-alat olahraga yang ada hanya menampilkan nilai heart rate yang dimonitor dan tidak pernah tersimpan. Selain itu Personal Trainer disaat yang bersamaan melakukan monitoring terhadap beberapa member lain sekaligus. Penelitian ini membuat alat monitoring heart rate, dengan menerapkan metode Karvonen dalam perhitungan target heart rate. Pengujian dilakukan dengan mengambil data real laki-laki dan perempuan, yang memiliki usia berbeda. Hasil pengujian pada penelitian ini, membandingkan alat yang sudah dibuat dengan Electrocardiogram (ECG) di Rumah Sakit, dengan tingkat kesalahan 20.95% untuk nilai Rest Heart rate (RHR). Hasil pengujian metode Karvonen berdasarkan nilai pengujian lima sampel didapatkan nilai ketidaksesuaian pembacaan sensor sebesar 2.69%, dengan waktu rata-rata pencapaian nilai THR untuk lima sampel selama 1 menit 43 detik. Hasil pengujian terhadap pengiriman data secara real time ditampilkan pada LCD dan dikirim melalui SMS. Rata-rata jeda waktu terima data antara LCD dan telepon genggam selama 28.52 detik.

Page 82 of 142 | Total Record : 1420