cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI
ISSN : 08536708     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado, sebagai media informasi, penelitian dan karya ilmiah dalam bidang Ilmu Ekonomi, Ekonomi Perencanaan, Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Publik, Ekonomi Perusahaan dan Ekonomi Keuangan, yang berasal dari para pengajar, alumni, mahasiswa dan masyarakat umum. Jurnal ini terbit minimal tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari, Juni, Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 1,057 Documents
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PARIWISATA DI KOTA MANADO Tulumang, Alvenia Mirane; Kawung, George M.V; Layuck, Imelda A.C
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 04 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penyerapan tenaga kerja mampu di pengaruhi oleh variabel-variabel dari industri  pariwisata seperti tingkat upah, jumlah kamar hotel dan jumlah wisatawan  mancanegara pada sektor industri pariwisata di Kota Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan data sekunder dengan sumber data berasal dari Badan Pusat Statistik Kota Manado. Dalam penelitian ini periode waktu yang digunakan berkisar pada tahun 2005-2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan pengelolahan data menggunakan aplikasi SPSS 22. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel tingkat upah berpengaruh signifikan,jumlah kamar hotel berpengaruh positif dan tidak signifikan, dan jumlah wisatawan  mancanegara berpengaruh positif tetapi tidak signifikan  terhadap penyerapan tenaga kerja sektor inndustri pariwisata di Kota Manado.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TABUNGAN MASYARAKAT PADA BANK UMUM DI PAPUA BARAT(PERIODE TAHUN 2008-2017) Klasjok, Kristina; Rotinsulu, Tri Oldy; Maramis, Mauna Th. B
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 18, No 3 (2018)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tabungan masyarakat merupakan jumlah yang disisihkan seorang individu dari pendapatannya untuk investasi atau menurut teori ekonomi pendapatan yang tidak dikonsumsikan. Biasanya semakin tinggi pertumbuhan ekonomi dan semakin makmur suatu negara semakin tinggi pula tingkat tabungan masyarakat. tingkat tabungan menyebabkan pertumbuhan bertambah secara semester. Hal ini dikarenakan ketika seorang menabung secara terus-menerus, sehingga memiliki modal yang banyak untuk memproduksi barang dan jasa, memberi mereka tambahan unit modal tidak akan meningkatkan produktivitas mereka, karena keuntungan mereka otomatis akan menurun. Judul penelitian yang diambil adalah untuk analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tabungan masyarakat pada bank umum di papua barat periode 2008-2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di papua barat, PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di papua barat, sedangkan tingkat inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di papua barat.
ANALISIS PAJAK BUMI BANGUNAN PERDESAAN PERKOTAAN DI KOTA BITUNG Kaunang, Dessy Febiola; Masinambow, Vecky A.J.; Rorong, Ita Pingkan
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 03 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, pajak bumi dan bangunan ada 2 jenis yaitu P2 dan P3. PBB-P2 adalah daerah pedesaan dan perkotaan, PBB-P3 adalah sektor pertanian, perikanan, dan pertambangan. PBB-P2 sebelumnya adalah pajak pusat kemudian dilimpahkan ke pajak daerah. Peraturan ini berlaku sejak awal 2014. Beberapa daerah sudah dibuat sejak transisi PBB-P2 2012. Salah satu daerah yang melakukan transfer adalah di Kota Bitung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung pendapatan keluarga ke PBB-P2 di Kota Bitung dan pengaruh tidak langsung melalui konsumsi rumah. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa variable pendapatan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah, variable konsumsi rumah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PBB-P2 dan variable pendapatan keluarga keluarga berpengaruh tidak signifikan terhadap PBB-P2 melalui konsumsi rumah.
ANALISIS PENERIMAAN RETRIBUSI PARKIR DI KOTA JAYAPURA Weya, Yason; Masinambow, Vecky A. J.; Rorong, Ita Pingkan F.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 02 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang retribusi parkir dengan pokok masalah penelitian bagaimana kontribusi retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota jayapura  periode 2010-2017.. Analisis yang dijelaskan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskripsi, dengan data runtut waktu (time series) dari periode 2010-2017. Adapun variabel penelitiannya adalah kontribusi retribusi parkir di Kota Jayapura. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi penerimaan retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah kota Jayapura cenderung berfluktuatif dari tahun anggaran 2010-2017, yaitu kontribusi retribusi parkir rata-rata 68,12% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura. Implikasi dari penelitian ini adalah: Penerimaan retribusi parkir perlu ditingkatkan untuk lebih menunjang kontribusi retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Jayapura. Lahan parkir yang terdapat di Kota Jayapura perlu pengawasan yang lebih ketat dari Perusahaan Daerah Parkir Kota Jayapura agar parkir liar tidak semakin menyebar dimana-mana. Ini terjadi karena pengelola parkir tidak berjalan dengan efektif dan efisien.
ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA Rolos, Farli Jemri; Naukoko, Arman T.; Tumangkeng, Steeva Y.L.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 03 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu wujud dari desentralisasi fiskal untuk memberikan sumber-sumber penerimaan bagi daerah yang dapat digali dan digunakan sendiri sesuai dengan potensinya,Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pendapatan asli daerah Kabupaten Minahasa dengan melihat faktor-faktor yang memberikan pengaruh yaitu pajak daerah dan investasi swasta metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis tabel.Untuk mengetahui besarnya pengaruh Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Minahasa, Untuk mengetahui besarnya pengaruh Investasi swasta terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Minahasa,Untuk mengetahui pengaruh Pajak Daerah dan  Investasi Swasta secara slimutan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Minahasa.Berdasakan hasil penelitian secara individu variabel pajak mampu memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah, sementara untuk variabel Investasi swasta tidak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah,dan secara bersama-sama variabel Pajak Daerah dan Investasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Minahasa.Analisis Potensi Pajak Darah sebagai sumber pendapatan asli darah di Kota Metro dimana pajak darah mampu memberikan pengaruh dan memiliki potensi terhadap perkembangan Pendapatan Asli Darah yang ada di Kota Metro.
ANALISA STRUKTUR PEREKONOMIAN DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Wauran, Patrick Ch.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur ekonomi dipergunakan untuk menunjukkan komposisi atau susunan sektor-sektor ekonomi dalam suatu perekonomian. Sektor yang dominan atau yang diandalkan mempunyai kedudukan paling atas dalam struktur tersebut dan menjadi ciri khas dari suatu perekonomian. sektor ekonomi  menjadi sumber mata pencaharian sebagian terbesar penduduk yang ada di Negera Indonesia serta menjadi penyerap tenaga kerja yang terbesar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sector apa yang merupaka sector basis dan non basis serta daya saing ekonomi di Kabupaten Minahasa Tenggara. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ) dan analisis Shift Share. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat enam sektor ekonomi yang merupakan sector basis atau unggulan di Kabupaten Minahasa adalah sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan kemudian sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor  Pengadaan Listrik dan Gas selanjutnya sektor  Konstruksi diikuti oleh sektor Transportasi dan Pergudangan dan terakhir sektor Real Estate. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan atau total maka perekonomian Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki daya saing atau keunggulan kompetitif regional yang tinggi atau kuat terhadap perekonomian Sulawesi Utara.
ANALISA PERHITUNGAN ICOR DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Masloman, Irawaty
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengukur seberapa besar tambahan investasi yang harus dibutuhkan untuk meningkatkan setiap satu satuan dalam persen pada pertumbuhan ekonomi, untuk bisa menghitungnya dibutuhkan sebuah rasio penghitungan yang lazim digunakan seperti Incremental Capital Output Ratio (ICOR). ICOR merupakan salah satu bagian dari statistik deskriptif yang dikembangkan secara khusus terkait dengan kajian investasi ekonomi makro. Tujuan penelitian adalah untuk melihat angka ICOR di Kabupaten Minahasa Tenggara. Analisis yang digunakan adalah analisis ICOR. Hasil penelitian menunjukan bahwa  tahun 2012 koefisien ICOR pada lag 0 sebesar 8.79 cenderung mengecil dibandingkan pada tahun 2011 sebesar 11.65. hal ini menunjukan bahwa koefisien ICOR pada tahun 2011 menunjukan angka lebih baik pada tahun 2012 pada lag 0. Angka ICOR pada tahun 2011 sebesar 11.65 artinya untuk meningkatkan satu unit output di Kabupaten Minahasa Tenggara dibutuhkan Investasi sebesar  11.65 unit satuan.  Selanjutnya ICOR Kabupaten Minahasa Tenggara terus mengalami penurunan sampai tahun 2017 sebesar 8.09. Pada tahun 2018 mengalami peningkatan angka ICOR sebesar 8.41 dan pada tahun 2019 mengalami penurunan angka ICOR sebesar 8.36.
ANALISA PERHITUNGAN ICOR DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Masloman, Irawaty
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengukur seberapa besar tambahan investasi yang harus dibutuhkan untuk meningkatkan setiap satu satuan dalam persen pada pertumbuhan ekonomi, untuk bisa menghitungnya dibutuhkan sebuah rasio penghitungan yang lazim digunakan seperti Incremental Capital Output Ratio (ICOR). ICOR merupakan salah satu bagian dari statistik deskriptif yang dikembangkan secara khusus terkait dengan kajian investasi ekonomi makro. Tujuan penelitian adalah untuk melihat angka ICOR di Kabupaten Minahasa Tenggara. Analisis yang digunakan adalah analisis ICOR. Hasil penelitian menunjukan bahwa  tahun 2012 koefisien ICOR pada lag 0 sebesar 8.79 cenderung mengecil dibandingkan pada tahun 2011 sebesar 11.65. hal ini menunjukan bahwa koefisien ICOR pada tahun 2011 menunjukan angka lebih baik pada tahun 2012 pada lag 0. Angka ICOR pada tahun 2011 sebesar 11.65 artinya untuk meningkatkan satu unit output di Kabupaten Minahasa Tenggara dibutuhkan Investasi sebesar  11.65 unit satuan.  Selanjutnya ICOR Kabupaten Minahasa Tenggara terus mengalami penurunan sampai tahun 2017 sebesar 8.09. Pada tahun 2018 mengalami peningkatan angka ICOR sebesar 8.41 dan pada tahun 2019 mengalami penurunan angka ICOR sebesar 8.36.
KAJIAN SEKTORAL PEREKONOMIAN KOTA TOMOHON (Analisis Basis dan Daya Saing) Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wilayah memiliki makna sebagai semua upaya yang dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan wilayah yang ditandai dengan pemerataan pembangunan dalam semua sektor dan pada seluruh bagian wilayah. Pertumbuhan ekonomi dapat terjadi secara serentak pada semua tempat dan semua sektor perekonomian, tetapi hanya pada titik-titik tertentu dan pada sektor-sektor tertentu pula. Wilayah yang memiliki potensi berkembang lebih besar akan berkembang lebih pesat, kemudian pengembangan wilayah tersebut akan merangsang wilayah sekitarnya.Kota Tomohon merupakan salah satu daerah otonomi di Sulawesi Utara yang telah melakukan berbagai usaha pembangunan wilayah sejak dimekarkan dari Kabupaten Minahasa tahun 2003. Hasil pembangunan di Kota Tomohon dalam sepuluh tahun terakhir sangat pesat. Pembangunan infrastruktur, sektor pariwisata, sektor perdagangan dan jasa baik swasta maupun pemerintah tergolong baik.Hasil kajian dengan metode Location Quotient menunjukkan bahwa terdapat 6 sektor basis atau sektor unggulan di Kota Tomohon Keenam sektor tersebut adalah  Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Sektor Konstruksi, Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Sektor Konstruksi, Sektor Real Estate, Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, serta Sektor Jasa Lainnya. Melalui kajian dengan metode Shift Share maka diperoleh sektor-sektor ekonomi yang memiliki daya saing yang kuat yakni  Sektor  Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Pemerintah maupun investor swasta diharapkan mampu melakukan investasi di sektor-sektor unggulan yang menjadi kekuatan perekonomian Kota Tomohon.
KAJIAN SEKTORAL PEREKONOMIAN KOTA TOMOHON (Analisis Basis dan Daya Saing) Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wilayah memiliki makna sebagai semua upaya yang dilakukan untuk menciptakan pertumbuhan wilayah yang ditandai dengan pemerataan pembangunan dalam semua sektor dan pada seluruh bagian wilayah. Pertumbuhan ekonomi dapat terjadi secara serentak pada semua tempat dan semua sektor perekonomian, tetapi hanya pada titik-titik tertentu dan pada sektor-sektor tertentu pula. Wilayah yang memiliki potensi berkembang lebih besar akan berkembang lebih pesat, kemudian pengembangan wilayah tersebut akan merangsang wilayah sekitarnya.Kota Tomohon merupakan salah satu daerah otonomi di Sulawesi Utara yang telah melakukan berbagai usaha pembangunan wilayah sejak dimekarkan dari Kabupaten Minahasa tahun 2003. Hasil pembangunan di Kota Tomohon dalam sepuluh tahun terakhir sangat pesat. Pembangunan infrastruktur, sektor pariwisata, sektor perdagangan dan jasa baik swasta maupun pemerintah tergolong baik.Hasil kajian dengan metode Location Quotient menunjukkan bahwa terdapat 6 sektor basis atau sektor unggulan di Kota Tomohon Keenam sektor tersebut adalah  Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Pengadaan Listrik dan Gas, Sektor Konstruksi, Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang, Sektor Konstruksi, Sektor Real Estate, Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, serta Sektor Jasa Lainnya. Melalui kajian dengan metode Shift Share maka diperoleh sektor-sektor ekonomi yang memiliki daya saing yang kuat yakni  Sektor  Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Sektor Pertambangan dan Penggalian, Sektor Industri Pengolahan, Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib. Pemerintah maupun investor swasta diharapkan mampu melakukan investasi di sektor-sektor unggulan yang menjadi kekuatan perekonomian Kota Tomohon.

Page 68 of 106 | Total Record : 1057


Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 25 No. 1 (2025) Vol. 24 No. 7 (2024) Vol. 24 No. 6 (2024) Vol. 24 No. 5 (2024) Vol. 24 No. 4 (2024) Vol. 24 No. 3 (2024) Vol. 24 No. 2 (2024) Vol. 24 No. 1 (2024) Vol. 23 No. 10 (2023) Vol. 23 No. 9 (2023) Vol. 23 No. 8 (2023) Vol. 23 No. 7 (2023) Vol. 23 No. 6 (2023) Vol. 23 No. 5 (2023) Vol. 23 No. 4 (2023) Vol. 23 No. 3 (2023) Vol. 23 No. 2 (2023) Vol. 23 No. 1 (2023) Vol. 22 No. 8 (2022) Vol. 22 No. 7 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 7 (2021) Vol 21, No 6 (2021) Vol 21, No 5 (2021) Vol 21, No 4 (2021) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 03 (2020) Vol 20, No 02 (2020) Vol. 20 No. 01 (2020) Vol 19, No 04 (2019) Vol 19, No 03 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 818 - 933) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 649 - 817) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 493 - 648) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 328- 492) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 159 - 327) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 158) Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 1 Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 817) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 776) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 665 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 634 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 221-333 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14 no. 3 - Oktober 2014 Vol 14, No 01 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 2 (2014) Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi More Issue