cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG INTERNA RSUD NOONGAN Oroh, Merryani E.; Rompas, Sefti; Pondaag, Linnie
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5220

Abstract

Abstract: Patient’s satisfaction is influenced by any factors, in this case the characteristic of patient. Purpose: at the factors that related to the inpatient’s level of satisfaction to the service of nursing in Interna’s room of Noongan Hospital. Technique research: research was conducted by cross-sectional method with purposive sampling in choosing sample. The number of sample is 100 respondents. Independent variable included gender, age, time of nursing and patient’s satisfaction. The data were collected by using patient’s level of satisfaction and observation sheet. Technique in analyzing the data used chi square in level of significance 95 % (α 0,05). The result: research showed that respondent with highest result was female (53 %), age > 40 years old (73%), time of nursing 2-6 days (78%), and most respondents satisfied with the nursing service (73%). The result of statistical test was there was a relationship between gender and patient’s level of satisfaction where p value = 0,005 < α=0,05, there was no relationship between age and patient’s level of satisfaction where p value = 0,539 < α=0,05, there was relationship between the time of nursing and patient’s level of satisfaction where p value = 0,016 < α=0,05. Suggestion: For nurse, it was expected can develop the quality of the service of nursing by put the attention of the characteristics of patient. Keywords : Characteristics, patient’s satisfaction, nursing service. Abstrak: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam hal ini adalah karakteristik pasien yang merupakan penentu prioritas indikator kualitas pelayanan kesehatan dan penentu prioritas tingkat kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan keperawatan di ruang Interna RSUD Noongan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel yang ditemukan 100 responden. Teknik analisa data menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan hasil tertinggi adalah pasien berjenis kelamin perempuan (53%), umur > 40 tahun (73%), lama perawatan 2-6 hari (78%), dan sebagian besar responden puas terhadap pelayanan keperawatan (73%). Hasil uji statistik adalah ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,005 < α=0,05, tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,539 < α=0,05, ada hubungan antara lama perawatan dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,016 < α=0,05. Sehingga jenis kelamin dan lama perawatan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Bagi perawat diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan keperawatan, dengan memperhatikan karakteristik pasien. Kata kunci :Karakteristik, kepuasan pasien, pelayanan keperawatan
HUBUNGAN KINERJA PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Rama, Rifka E.; Wowor, Mona; Gannika, Lenny
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24348

Abstract

Abstrack: Performance is a person’s achievement with regard to all tasks assigned to him.Patient satisfaction can be influenced by factors such as, not in line with expectations andreality, service and personnel behavior is unsatisfactory, the physical condition of theenvironment, the cost is too high, and the promotion is not in accordance with reality. Thepurpose of this research is to identify The Correlation between nurse’s performances andpatient’s satisfaction in Emergency Room of RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Thisresearch used cross sectional approach. The respondents are consisted of 94 patients and thesampling technique used purposive sampling. Questionnaires were used as the measuringinstrument. The result of this research was analyzed by statistical analysis used chi square.The result indicates value (p=0,000) which means the Ha was accepted or there is correlationbetween nurse’s performance and patient’s satisfaction in Emergency Room of RSU GMIMPancaran Kasih Manado. In conclusion this study shows that there are relations between thenurse performance and the patient’s satisfaction in Emergency Room of GMIM PancaranKasih Public Hospital.Keywords : Nurse performance, Patient satisfactionAbstrak: Kinerja merupakan pencapaian atau prestasi seseorang berkenaan dengan seluruhtugas yang dibebankan kepadanya. Kinerja perawat yang andal, mandiri, dan professional akanmembuat pasien merasa puas melalui asuhan keperawatan yang diberikan. Kepuasan pasiendapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti, tidak sesuai harapan dan kenyataan, layanan danperilaku personel kurang memuaskan, kondisi fisik lingkungan tidak menunjang, biaya terlalutinggi, dan Promosi/iklan tidak sesuai dengam kenyataan. Tujuan penelitian ini untukmengidentifikasi hubungan kinerja perawat dengan kepuasan pasien di IGD RSU GMIMPancaran Kasih Manado. Desain Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional.Responden terdiri dari 94 pasien dengan teknik pengambilan sampel dengan cara PurposiveSampling. Pengumpulan data menggunakkan kuesioner. Hasil Penelitian uji kolerasi yangdigunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai(P=0,000) yang berarti Ha di terima atau ada hubungan yang signifikan antara kinerja perawatdengan kepuasan pasien di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Kesimpulan hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja perawatdengan kepuasan pasien di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Kata kunci : Kinerja Perawat, Kepuasan Pasien
HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG TERAPI INFUS (INTRAVENA) DENGAN KEJADIAN FLEBITIS DI IRINA A BAWAH RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lumolos, Febrianty J.; Mulyadi, Ns; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5211

Abstract

Abstract:Intravenous therapy used for treat various patient conditions. Phlebitis is one of many complication of intravenous therapy distribution. Purpose this study is to know relation knowledge of the patient about infusion teraphy (intravenous) with phlebitis incidence at IRINA A Bawah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. This study implemented with cross sectional method, sampling poll with total sampling. Obtained total sample is 30 peoples. Data analysis was perfomed using chi-square at the 95% significance level (α 0,05). The result of this study obtained respondents with highest result are patient with male sex (80%), age 31-40 (43,3%), education highschool (53,3%), and most of the respondents have a good knowledge about infusion therapy (76,7%) and not exposed phlebitis (80%). Result of statistic test is no relation between patient knowledge about infusion therapy with phlebitis insidence with P value=0,120> α=0,05. For nursing profesion particulary hospital nurse need to do health education to patient about infusion therapy with the complication. For the patient being on treatment infusion therapy must attention that the medical personil information to prevent the complication of the infusion therapy. Keywords : infusion, phlebitis, knowledge Abstrak: Terapi intravena digunakan untuk mengobati berbagai kondisi pasien. Flebitis merupakan salah satu komplikasi dari pemberian terapi intravena. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien tentang terapi infus dengan kejadian flebitis di ruang IRINA A Bawah BLU RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan total sampling. Jumlah sampel yang ditemukan 30 responden. Teknik analisa data menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan hasil tertinggi adalah pasien berjenis kelamin laki-laki (80%), umur 31-40 tahun (43,3%), pendidikan SMA (53,3%), dan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang terapi infus (76,7%) dan tidak mengalami flebitis (80%). Hasil uji statistik adalah tidak ada hubungan antara pengetahuan pasien tentang terapi infus dengan kejadian flebitis dimana P value = 0,235 > α=0,05. Untuk profesi perawat khususnya perawat di rumah sakit perlu melakukan tindakan pendidikan kesehatan kepada pasien tentang terapi infus dan komplikasinya. Bagi pasien yang sedang dalam perawatan terapi infus harus memperhatikan apa yang disampaikan tenaga medis agar tidak terjadi komplikasi dari terapi infus. Kata kunci : Terapi infus, flebitis, pengetahuan
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN PERILAKU DIET PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 9 MANADO Lintang, Anastasia; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8144

Abstract

ABSTRAK: Citra tubuh adalah pandangan tentang penampilan fisik seseorang. Pada masa remaja terjadi kepedulian terhadap berat badan dan bentuk tubuh. Hal ini mendorong remaja untuk melakukan perilaku diet. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan perilaku diet pada remaja putri di SMA Negeri 9 Manado. Desain Penelitian menggunakan Cross Sectional. Sampel 50 remaja putri, dengan menggunakan desain non probability sampling yaitu total sampling. Data penelitian ini diuji menggunakan program computer dengan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan 95% (α<0,05). Hasil penelitian dari uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara citra tubuh dengan perilaku diet pada remaja putrid di SMA Negeri 9 Manado. Saran perlunya pendidikan tentang pola makan dan pola diet yang sesuai bagi remaja putri.Kata Kunci : Remaja, Citra Tubuh, Perilaku Diet
HUBUNGAN TIMBANG TERIMA (OPERAN SHIFT) DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP BANGSAL RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Kundre, Rina; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25174

Abstract

Abstract: Nursing performance is the performance of work shown by the nurse in performing duties of nursing care within a certain period. The performance of the nurse is caused by many factors one of which is the operation shift (take-over shift) which is defined as a way of conveying and receiving something (reports) relating to the state of the client. The purpose of this research is to know the relation of operation shift (take-over shift) with the performance of nurse in GMIM Pancaran Kasih Hospital Wards. The research method used descriptive analytic design with cross sectional approach. The sample in this study amounted to 44 nurses GMIM Pancaran Kasih Hospital Wards by using total sample technique sampling. The instrument used is a questionnaire. The result of the research is by using chi square statistic test wich read in table fisher’s exact test obtained value (pvalue = 0.036 <α = 0,05).Keywords: Operation shift, PerformanceAbstrak: Kinerja keperawatan merupakan prestasi kerja yang ditujukan oleh perawat pelaksana dalam melaksanakan tugas-tugas asuhan keperawatan dalam jangka waktu tertentu. Kinerja perawat disebabkan oleh banyak faktor salah satu diantaranya yaitu timbang terima (operan shift) yang didefinisikan sebagai suatu cara dalam menyampaikan dan menerima sesuatu (laporan) yang berkaitan dengan keadaan klien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan timbang terima (operan shift) dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap bangsal RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Metode Penelitianmenggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 perawat pelaksana yang ada di ruang rawat inap bangsal RSU GMIM Pancaran Kasih Manado dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.Hasil penelitiandengan menggunakan uji statistik chi squareyang dibaca pada tabel fisher’s exact testdiperoleh nilai (pvalue= 0,036 < α 0,05). Kesimpulanialah ada hubungan antara timbang terima (operan shift) dengan kinerja perawat pelaksana di ruang rawat inap bangsal RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Kata Kunci:Timbang terima, Kinerja
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN DENGAN PENYEMBUHAN LUKA EPISIOTOMI PADA IBU POST PARTUM DI RUANGAN IRINA D BAWAH RSUP PROF Dr.R.D KANDOU MALALAYANG Moloku, Fiolen; Wantouw, Benny; Sambeka, Jolie
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2183

Abstract

Abstract: The principle of episiotomy is prevention the major damage of soft tissue causes of adaptation overcapacity tightly stretched or tissue elasticity. Because of that, doing episiotomy is based on clinical consideration and proper technique agree with women’s condition. Episiotomy wound is the hardest area to keep in order to still clean and dry. Accurate observation and treatment are needed to ensure the area healing quickly and rutine inspection to know the infection signs or inflamation on that area. Objective. This study aims to find out relationship between knowledge and healing of episiotomy wound in women’s post partum the upper room of irina D Prof Dr R.D Kandou Malalayang hospital.Methods. This research using analytic survey and processing by frequence distribution table.Result. This research showed that women’s knowledge about wound treatment in good level are 31 respondent (women 79,5%)) and healing of episiotomy wound in good level are 29 women’s (74,4%).Conclusion. This research there is relationship Between Knowledge And Healing of Episiotomy Wound in Women’s Post Partum. Keywords: Knowledge, Episiotomy Wound Abstrak: Prinsip tindakan episiotomi adalah pencegahan kerusakan yang lebih hebat pada jaringan lunak akibat daya regang yang melebihi kapasitas adaptasi atau elastisitas jaringan. Oleh sebab itu pertimbangan untuk melakukan episiotomi harus mengacu pada pertimbangan klinik yang tepat dan teknik yang paling sesuai dengan kondisi yang sedang di hadapi.  Luka episiotomi merupakan daerah yang sulit di jaga agar tetap bersih dan kering. Pengamatan dan perawatan khusus di perlukan untuk menjamin daerah tersebut agar dapat sembuh dengan cepat dan harus selalu di lakukan inspeksi untuk dapat mengetahui apakah ada tanda-tanda infeksi atau peradangan pada daerah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang perawatan dengan penyembuhan luka episiotomi pada Ibu post partum. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dan diolah dengan distribusi frekuensi kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian di dapatkan bahwa pengetahuan ibu tentang perawatan dengan penyembuhan luka episiotomi berpengetahuan baik ini di buktikan oleh adanya 31 responden (79,5%) dan penyembuhan luka baik di buktikan oleh 29 responden (74,4%). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan tentang perawatan dan penyembuhan luka episiotomi pada Ibu post partum. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyembuhan luka episiotomi
HUBUNGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI IBU DENGAN KELANCARAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU MENYUSUI DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Radharisnawati, Ni Kadek; Kundre, Rina; Pondaag, Linnie
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14691

Abstract

Abstract: Nutritional needs of breastfeeding mothers is the arrangement of a balanced diet recommended for nursing mothers that consists of energy, protein, fat, vitamins, and minerals. The smoothness of mother's milk (ASI) is a lot of breast milk can leak out through the nipple, before be given breasts feel tense, the baby's weight rose satisfactorily according to age, if enough breast milk after feeding the baby will fall asleep/quiet. The purpose of this study to analyze the nutritional needs mother's relationship with the smoothness of breast milk (ASI) in nursing mothers at health centers Manado Bahu. The research method is observational analytic with cross sectional. The sampling technique that by using the formula slovin with the number of 95 samples. The data collection is done by using a questionnaire.. The results based on chi-square test with a significance level of 95 % (α = 0,05) obtained by value p = 0,003 which a smaller than α (0,05) with Ho rejected and Ha accepted. Conclusion there is a significant correlation of maternal nutritional needs with the smoothness of breast milk (ASI) in nursing mothers at health centers client at Puskesmas Bahu Manado. Key Words: Nutritional Needs Fulfillment mother, smoothness of breast milk, Breastfeeding mothers Abstrak: Pemenuhan kebutuhan gizi ibu menyusui adalah susunan menu seimbang yang dianjurkan untuk ibu menyusui yang terdiri dari energi, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Kelancaran Air Susu Ibu (ASI) adalah air susu ibu yang banyak dapat merembes keluar melalui puting, sebelum disusukan payudara terasa tegang, berat badan bayi naik dengan memuaskan sesuai umur, jika air susu ibu cukup setelah menyusu bayi akan tertidur/tenang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan pemenuhan kebutuhan gizi ibu dengan kelancaran air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui di Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan rancangan cross secsional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan rumus slovin dengan jumlah 95 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95 % (α ≤ 0,05) diperoleh nilai p = 0,003 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) dengan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan pemenuhan kebutuhan gizi ibu dengan kelancaran air susu ibu (ASI) pada ibu menyusui di Puskesmas Bahu Kota Manado. Kata Kunci : Pemenuhan Kebutuhan Gizi Ibu, Kelancaran ASI, Ibu Menyusui
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Nurmansyah, Muhamad; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25229

Abstract

Abstrack Hypertension is a condition where a person experiences a rise in blood pressure either slowly or suddenly. Hypertension sufferers are currently experiencing an increase, especially in the age stage of the elderly. One of the factors that influence hypertension is difficulty in controlling emotions, which can increase the levels of adrenaline hormone which results in increased blood pressure. The purpose was to identify the relationship of emotional intelligence with hypertension degrees in the elderly. The design study is cross sectional. Samples is 69 respondents with a purposive sampling technique. Data collection uses a questionnaire consisting of 30 questions and observation sheets. Results used Chi Square test with 95% significance level obtained a significant value of p = 0.003 or smaller than 0.05. Conclusion there is a relationship between emotional intelligence and hypertension degrees in the elderly at public health center of Ranotana Weru .Keywords: Hipertertension, Emotional inteligence and hipertension degreesAbstrak : Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kenaikan tekanan darah baik secara lambat maupun mendadak. Penderita hipertensi saat ini mengalami peningkatan, apalagi pada tahap usia lansia. Salah satu faktor yang mempengaruhi hipertensi adalah kesulitan dalam mengendalikan emosi, di mana dapat meningkatkan kadar hormone adrenalin yang emngakibatkan tekanan darah meningkat. Tujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan derajat hipertensi pada lansia. Metode penelitian menggunakan cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yang terdiri dari 69 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 30 pertanyaan dan lembar observasi . Hasil penelitian dengan menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95 % diperoleh nilai signifikan p = 0.003 atau lebih kecil dari 0.05. Kesimpulan ada hubungan kecerdasan emosional dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Ranotana Weru.Kata Kunci : Hipertensi, Kecerdasan Emosional, Derajat Hipertensi
HUBUNGAN KARAKTERISTIK POLISI LALU LINTAS DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DI DIREKTORAT LALU LINTAS POLDA SULAWESI UTARA Lumangkun, Pamaya Emilia; Kumaat, Lucky T.; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5269

Abstract

Abstact: Basic Life Support can be interpreted as a simple effort to overcome a life-threatening situation that can sustain life for a while. Basic Life Support done to help or aid continued to come. The purpose of this study was to determine the correlation of the characteristics of the traffic police with the knowledge level of the provision of basic life support in the Directorate of Traffic Police of North Sulawesi. The study design was a descriptive correlative with cross sectional approach. The sample of this study using total sampling with a sample of 39 people. The data collected were processed using SPSS computer assistance (Statistical Program For Social Science) using the chi-square test at 95% significance level (α ≤ 0.05). These results indicate that there is no significant relationship of each of the characteristics of the traffic police with the level of BLS knowledge in Directorate of Traffic Police in North Sulawesi. Suggestions for the police agencies to be able to pay attention to the problem of knowledge regarding BLS for improvement quality of work. Keywords: basic life support, knowledge, characteristics of traffic police Abstrak: Bantuan Hidup Dasar dapat diartikan sebagai usaha sederhana untuk mengatasi keadaan yang mengancam nyawa seseorang sehingga dapat mempertahankan hidupnya untuk sementara. Bantuan Hidup Dasar dilakukan sampai bantuan atau pertolongan lanjutan datang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik polisi lalu lintas dengan tingkat pengetahuan pemberian bantuan hidup dasar di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara. Desain penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 39 orang. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS (Statistical Program For Social Science) menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05). Hasil penelitian ini menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan dari masing-masing karakteristik polisi lalu lintas dengan tingkat pengetahuan BHD di Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Utara. Saran Bagi instansi kepolisian untuk dapat memperhatikan masalah pengetahuan mengenai BHD untuk peningkatan mutu kerja Kata kunci: bantuan hidup dasar, pengetahuan, karakteristik polisi lalu lintas
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR DI IRINA A RSUP PROF. DR. R.D. KANDOU MANADO Djamal, Rivaldy; Rompas, Sefty; Bawotong, Jeavery
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9596

Abstract

Abstract : Fractures that occur can cause common symptoms are pain, Pain is anuncomfortable feeling and the subjective nature where only people who can feel. It isnecessary to seek the most effective approach in can effort to control the pain.One the biggestfears of fracture patients is pain. For that nurses to provide information to patients and theirfamilies about non-pharmacological therapy can help patient ellemination or reduce painamong music therapy. Purpose of this study wa to determine the effect of music therapy onfracture patients decrease pain scale. The design studyis a quasi experimentaldesign pretestposttestwith control group. TheSample ware taken that the total sample there was 50patients. Data collected by using a questionnaire. The Research Resultson test T-test there isthe effeck of music therapy on pain scale reduction in fracture patients at Irina A RSUP Prof.Dr. R. D. Kandou Manado (P value = 0,000; = 0,05). The conclusionfrom the studyindicate that there is an influence of music therapy on pain scale decline in fracture patients.Suggestions for further research are expented to further investigate the distraks othertechniques associated with decreased pain scale.Keywords: Music therapy, Pain, fracture patiens.Abstrak : Fraktur yang terjadi dapat menimbulkan gejala yang umum yaitu nyeri atau rasasakit, Nyeri merupakan perasaan yang tidak nyaman dan bersifat subjektif dimana hanyapenderita yang dapat merasakannya. Perawat harus mencari pendekatan yang paling efektifdalam upaya mengontrol nyeri.Salah satu ketakutan terbesar pasien fraktur adalah nyeri,untuk itu perawat perlu memberikan informasi kepada pasien dan keluarga pasien tentangterapi non farmakologi yang bisa membantu pasien dalam menghilangkan atau menguranginyeri antaranya terapi musik. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi musikterhadap penurunan skala nyeri pasien fraktur. Desain penelitian yang digunakan quasiexperiment dengan pendekatan desain pretest-posttest with control grup.Sampel yangdiambil yaitu seluruh total sampel yang ada berjumlah 50 pasien. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian berdasarkan uji T terdapatpengaruh terapi musik terhadap skala nyeri pasien fraktur di Irina A RSUP Prof. Dr. R. D.Kandou Manado (P value = 0,000; = 0,05). Kesimpulan dari penelitian menunjukkanbahwa terdapat pengaruh terapi musik terhadap skala nyeri pada pasien fraktur di Irina ARSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saranuntuk peneliti selanjutnya diharapkan dapatmeneliti lebih lanjut mengenai teknik-teknik distraksi lain yang berhubungan dengan skalanyeri.Kata kunci : Terapi musik, nyeri, pasien fraktur.