cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
ANALISIS PERBEDAAN RESPONSE TIME PERAWAT TERHADAP PELAYANAN GAWAT DARURAT DI UNIT GAWAT DARURAT DI RSU GMIM PANCARAN KASIH DAN DI RSU TK.III ROBERT WOLTER MONGINSIDI KOTA MANADO Abdul, Hakim; Rottie, Julia; Karundeng, Michael Y.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12879

Abstract

Abstract:. Emergency room visits can happen to anyone, anytime, and anywhere, this condition requires the readiness of health workers to anticipate events. Management of the state of emergency aid in these areas is still very worrying. Many mortality that occurs in people who should be prevented if we have a concern about the issue. One indicator of the success of the medical countermeasures that speed to provide relief. Response time is the time between the surface demand response or the response time is ≤ 5 minutes. The purpose of this study to analyze differences in response time to emergency care nurses in the emergency department at the General Hospital GMIM Pancaran Kasih and in the General Hospital TK III Robert Wolter Monginsisdi Manado. Research Designe in this research is observational analytic using cross sectional design. Samples were taken by purposive sampling technique totaling 30 respondents. Results using the Mann-Whitney test was obtained p value = 0.011 smaller than α = 0.05. The conclusion of this study is, There are significant differences between the response time nurse in the handling of emergency patients at the Emergency Unit of the General Hospital GMIM Pancaran Kasih and General Hospital TK.III Robert Wolter Monginsidi Manado. Suggestions hoped this research can be used for the development of further research to researchers - researchers who are interested to develop research within the scope of the same, namely in the field of emergency nursing Keywords : Response Time Abstrak: Kejadian gawat darurat bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian itu. Manajemen pertolongan keadaan gawat darurat pada area tersebut sampai saat ini masih sangat menghawatirkan. Banyak angka kematian yang terjadi di masyarakat yang mestinya bisa di cegah bila kita punya kepedulian terhadap masalah tersebut. Salah satu indikator keberhasilan penanggulangan medik yaitu kecepatan memberikan pertolongan. Respons time merupakan waktu antara dari permulaan permintaan ditanggapi atau waktu tanggap yaitu ≤ 5 menit. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan response time perawat terhadap pelayanan gawat darurat di unit gawat darurat di RSU Gmim Pancaran Kasih dan di RSU Tk iii Robert Wolter Monginsisdi Kota Manado. Desain Penelitian dalam penelitian ini adalah observasional analitik, dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling yang berjumlah 30 responden. Hasil Penelitian dengan menggunakan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p value = 0,011 yang lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, Tedapat perbedaan yang signifikan antara response time perawat pada penanganan pasien gawat darurat di UGD RSU. Pancaran Kasih GMIM dan RSU Tk.III Robert Wolter Monginsidi Manado. Saran diharapkan penelitian ini dapat digunakan untuk pengembangan penelitian lebih lanjut kepada peneliti - peneliti yang berminat untuk mengembangkan penelitian dalam bidang keperawatan gawat darurat
PERBEDAAN STRES KERJA ANTAR SHIFT PERAWAT DI RUANGAN GAWAT DARURAT MEDIK RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO Pongoh, Valarencia Vialytha; Warouw, Herman; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8091

Abstract

Abstrak: Shift kerja merupakan salah satu sumber dari stres bagi tenaga kerja, banyak keluhan akibat shift seperti gangguan tidur, selera makan menurun, gangguan pencernaan dan kelelahan. Stres kerja adalah ketidakmampuan individu dalam memenuhi tuntutan-tuntutan pekerjaannya sehingga ia merasa tidak nyaman dan tidak tenang Tujuan Penelitian ialah untuk mengetahui Perbedaan Stres Kerja Antar Shift Perawat di Ruangan Gawat Darurat Medik RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain penelitian menggunakan metode (survey) analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di Ruangan Gawat Darurat Medik. Jumlah sampel yakni 30 perawat dengan menggunakan teknik Total Sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner. Hasil penelitian tidak ada perbedaan stres kerja antara Shift pagi dengan Shift sore nilai r = 0,645 α ≥ 0,05, tidak ada perbedaan stres kerja antara Shift pagi dengan Shift malam nilai r = 0,486 α ≥ 0,05, dan tidak ada perbedaan Shift sore dengan Shift malam nilai r = 0,645 α ≥ 0,05 atau H0 Gagal ditolak. Kesimpulanya bahwa stres kerja perawat berada pada stres ringan yaitu 80.0%, maka dari itu agar perawat dapat mempertahankan pelayanan keperawatan secara optimal, perawat harus mengelola waktu sebaik mungkin dalam menjalankan shift yang sudah dijadwalkan.Kata kunci: Stres Kerja, Shift Kerja
HUBUNGAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN AKNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER II DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Kundre, Rina Margaretha
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.18056

Abstract

Many changes that happened in teenagers. Changes that occur one of them is hormonal changes that can be the cause of various body changes and disorders, one of them is acne vulgaris. The aim of this research is to determine the relationship between the regularity of menstrual cycle with the incidence of acne vulgaris in the second semester students in Nursing Science Program Faculty of Medicine, University of Sam Ratulangi Manado. The research design was analytic survey with cross sectional design. The population is all girls students in second semester. The sample of this research is 60 respondents with sampling method using purposive sampling technique. The instrument used is the regularity questionnaire of the menstrual cycle and the incidence of acne vulgaris. The result of statistical test using Chi Square test at significance level 95% (α = 0,05), then got ρ = 0,000. This means that the value of p < α (0.05). Thus, there is a significant relationship between Regulatory Menstrual Cycle With Acne Vulgaris Event In Second Semester Students in Nursing Science Program Faculty of Medicine, University of Sam Ratulangi Manado. Suggestions are more emphasized on optimal handling to prevent the occurrence of acne vulgaris. Keyword : menstrual cycle, incidence of acne vulgaris Banyak perubahan yang terjadi pada masa remaja. Perubahan yang terjadi salah satunya adalah perubahan hormonal yang dapat menjadi penyebab berbagai perubahan tubuh serta gangguan salah satunya adalah akne vulgaris. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara keteraturan siklus menstruasi dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa semester II di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi yaitu semua remaja putri semester II. Sampel penelitian ini 60 responden dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner keteraturan siklus menstruasi dan kejadian akne vulgaris. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05), maka didapatkan nilai ρ = 0,000. Ini berarti bahwa nilai p < α (0,05). Dengan demikian bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Keteraturan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Semester II di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Saran lebih ditekankan pada penanganan yang optimal untuk mencegah kejadian akne vulgaris. Kata kunci : Siklus menstruasi, Akne vulgaris
PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI IRINA F NEUROLOGI BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Sikawin, Claudia Agustina; Mulyadi, Ns .; Palandeng, Henry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2174

Abstract

Abstract: Stroke is a neurological emergency disease caused by sudden disruption of cerebral blood flow which resulted  in the death of brain’s nerve cells that causing motoric and sensory dysfunction so that ended in disability or death. Range of Motion Exercise is an exercise performed to evaluate and improve the function of the musculoskeletal system and is also one of therapy in stroke patients that aims to increase cerebral blood flow, minimize disability caused by stroke, so as to refine sensory motoric  function. Objectives: The objectives of this study is to identify the effects of Range of Motion Exercise to the muscle strength of stroke patients in Neurology Department of General Hospital Prof. R. D. Kandou Manado. Method: This study is a quasi experiment with methods Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique that used is purposive sampling. Primary data gain from patient observation sheets  and secondary data from the medical records of patients treated  at Neurology Department of General Hospital Prof. R. D. Kandou Manado. Sample: this study involving 15 respondents in the research period June 14, 2013 – June 28, 2013 and performed in inpatient room F Neuro BLU RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Results: the analysis by using a Paired Sample T test statistic-Test wit significance level (α) 0.05, shows scores and muscle strength before and after done the exersice range of motion have elevated the score average of 3.87. Conclusion: the influence of practice range of motion of muscle strength in patients with stroke value of P = 0.003. Keywords : Stroke, ROM and Muscle of Power Abstrak: Stroke merupakan suatu penyakit kegawatdaruratan neurologis yang terjadi akibat terganggunya aliran darah otak secara tiba-tiba yang mengakibatkan kematian sel saraf otak sehingga terjadi disfungsi motorik dan sensorik yang berdampak  pada timbulnya kecacatan ataupun kematian. Latihan Range of Motion adalah suatu latihan yang dilakukan untuk menilai dan meningkatkan fungsi sistem muskuloskeletal dan juga merupakan salah satu terapi lanjutan pada pasien stroke yang bertujuan untuk meningkatkan aliran darah otak, meminimalkan kecacatan yang ditimbulkan, sehingga dapat memperbaiki fungsi sensorimotorik. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh latihan Range of Motion terhadap kekuatan otot pasien stroke di BLU RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Metode: Penelitian ini bersifat Kuasi Eksperimen dengan metode Nonequivalent Control Group Desain. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Data primer berasal dari lembar hasil observasi pasien dan data sekunder dari rekam medis pasien yang dirawat di Irina F Neurologi BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Sampel : Penelitian ini melibatkan 15 responden dalam periode waktu penelitian 14 Juni 2013 – 28 Juni 2013 dan dilakukan di ruang rawat inap F Neuro BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Hasil : analisa dengan menggunakan uji statistic Paired Sample T-Test dengan tingkat kemaknaan (α) 0.05, menunjukkan score kekuatan otot sebelum dan sesudah dilakukan latihan range of motion mengalami peningkatan score rata-rata 3.87. Kesimpulan : adanya pengaruh latihan range of motion terhadap kekuatan otot pada pasien stroke dengan nilai P = 0.003. Kata kunci : Stroke, ROM dan Kekuatan Otot
PERBEDAAN KEPERCAYAAN DIRI PADA MAHASISWA PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI Ratnawati, Evie; Siwu, James F; Hamel, Rivelino S
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14670

Abstract

Abstract: Self confidence is an attitude or belief that is contained within ourselves. For those who smoke have the perception that smoking adds confidence as an effort to gain social support and be a pleasant relaxation. As for those who do not smoke to own perception of confidence for sure it has been able to control your own life to live healthy non-smoking, thereby reducing the risk of diseases such as coronary heart disease and pneumonia. The purpose of this study to analyze the differences self confidence in the student smokers and nonsmokers in the Faculty of Public Health, University of Sam Ratulangi. The research method is the method of comparative research with cross sectional approach. The sampling technique in this research is purposive with a minimal amount of sample of 30 smokers and 30 nonsmokers. The data collection is done by using a questionnaire. Processing data using computer with the mann-whitney test with 95% significance level (α = 0.05). The results of research by mann-whitney test analysis showed no difference in the confidence in the student smokers and nonsmokers (p = 0.110). Conclusion confidence there is no difference in student smokers and nonsmokers in the School of Public Health. Keywords: confidence, smokers, non-smokers. Abstrak: Kepercayaan diri adalah sikap atau keyakinan yang terdapat dalam diri sendiri. Bagi mereka yang merokok memiliki persepsi bahwa merokok menambah kepercayaan diri karena merupakan upaya memperoleh dukungan sosial dan menjadi relaksasi yang menyenangkan. Sedangkan bagi mereka yang tidak merokok memeliki persepsi kepercayaan diri karena yakin telah mampu mengendalikan kehidupan diri sendiri dengan hidup sehat bebas rokok sehingga mengurangi resiko penyakit seperti jantung koroner dan pneumonia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa perbedaan kepercayaan diri pada mahasiswa perokok dan bukan perokok di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. Metode penelitian yaitu metode penelitian komparatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu purposif dengan jumlah minimal sampel 30 perokok dan 30 bukan perokok. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program komputer dengan uji mann-whitney dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian dengan uji analisa mann-whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan kepercayaan diri pada mahasiswa perokok dan bukan perokok (p=0,110). Kesimpulan tidak terdapat perbedaan kepercayaan diri pada mahasiswa perokok dan bukan perokok di Fakultas Kesehatan Masyarakat. Kata kunci: kepercayaan diri, perokok, bukan perokok
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP PASCA STROKE ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN USIA PRODUKTIF DI POLIKLINIK NEUROLOGI RSU PANCARAN KASIH MANADO Mulyadi, Ns; Malara, Reginus T.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.25191

Abstract

Abstract : Stroke refers to any sudden neurological disorder that occurs due to restriction or cessation of blood flow through the arterial supply system of the brain. Age is a risk factor for stroke because the aging process occurs in all organs including brain blood vessels become fragile. One of the psychological conditions affected after a stroke is quality of life. Post stroke, male patients have better results. Statistically, anxiety levels in female patients appear more frequently. The purpose is to know the Differences in Quality of Life Post Stroke Between Male and Female Earning Age in Neurology Polyclinic at Pancaran Kasih Hopital Manado. The samples 37 men and 37 women used the technique purposive sampling. The design of the research is Mann-Whitney U test using the WHOQOL-BREF questionnaire to obtain data from respondents. The result in can P-value value of total quality of life by 0,037 (p <0,05). The conclusion The level of quality of life of men is higher than that of women. There is a difference in the total quality of life in the male and female respondent groups postproductive age in the neurological polyclinic at Pancaran Kasih Hopital ManadoKeywords: Man and Woman, Post Stroke, Quality of Life, WHOQOL-BREFAbstrak : Stroke mengacu kepada setiap gangguan neurologik mendadak yang terjadi akibat pembatasan atau terhentinya aliran darah melalui sistem suplai arteri otak. Usia merupakan faktor resiko stroke karena proses penuaan terjadi pada semua organ tubuh termasuk pembuluh darah otak yang menjadi rapuh. Salah satu kondisi psikologis yang terpengaruh setelah serangan stroke adalah kualitas hidup. Pasca stroke, pasien laki-laki memiliki hasil yang lebih baik. Secara statistik, tingkat kecemasan pada pasien perempuan lebih sering muncul. Tujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup pasca stroke antara laki-laki dan perempuan usia produktif di Poliklinik Neurologi RSU Pancaran Kasih Manado. Sampel berjumlah 37 laki-laki dan 37 perempuan menggunakan teknik purposive sampling. Desain Penelitian yaitu uji Mann-Whitney U dengan menggunakan kuisioner WHOQOL-BREF untuk mendapat data dari responden. Hasil Penelitian di dapat nilai P-value total kualitas hidup sebesar 0,037 (p<0,05). Kesimpulan Tinkat kualitas hidup laki-laki lebih tinggi dari pada perempuan. Ada perbedaan total kualitas hidup pada kelompok responden laki-laki dan perempuan pasca stroke usia produktif di poliklinik Neurologi RSU. Pancaran Kasih Manado.Kata Kunci : Laki-laki-Perempuan, Pasca Stroke, Kualitas Hidup, WHOQOL-BREF
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHANPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI KATARAK DI BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT SULAWESI UTARA Maloring, Novita; Kaawoan, Adeleida; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5252

Abstract

Abstract: Cataractis a conditionwhere there is acloudiness inthe lens offibersormaterialsinside thelenscapsule. The successful treatment ofcataractis notalsoseparatedfrom thepost operative treatment. Post operativetreatmentalsodetermine the successofthe treatmentof cataracts, among others, knowledgeandattitudesand compliancein the treatment ofpost-cataract surgery. The purpose ofthis study was toknow the correlation betweenknowledgeandattitudesin the treatment compliance of patientspostcataract surgeriesat the publicEye HealthCenter in North Sulawesi. The research are design with observationalanalyticusing cross sectional approachstudy. Have implemented on 10-18 July2014, 63 of total sample.Thestatistic test chi square (x² )shows the correlation betweenknowledgeandattitudesin the treatment compliance of patientspostcataract surgeryat the publicEye HealthCenter in North Sulawesi. (ñ = 0,00< á = 0,05. With there correlation between attitudesandpost operativecataracttreatmentcomplianceat the PublicEye HealthCenter in North Sulawesi (ñ = 0,011 < á = 0,05). This study was expected tobe used asa referencein thelibraryandinformationtoconductfurther researchrelated tothe cataract. Keywords :Knowledge, attitudes, treatmentcompliance, patientspostcataract surgery. Abstrak: Katarak merupakan keadaan dimana terjadi kekeruhan pada serabut atau bahan lensa didalam kapsul lensa. Keberhasilan pengobatan katarak tidak luput juga dari perawatan pasca operasi. Perawatan pasca operasi juga sangat menentukan keberhasilan dari pengobatan katarak antara lain yaitu pengetahuan dan sikap serta kepatuhan dalam perawatan post operasi katarak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam perawatan pada pasien post operasi katarak di Balai Kesehatan Mata masyarakat Sulawesi utara. Desain penelitian bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional study.Telah di laksanakan pada 10-18 juli 2014,jumlah sampel 63 responden. Hasil Uji statistik uji chi square (x²) menunjukan adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawatan post operasi katarak di Balai kesehatan Mata Masyarakat Sulawesi Utara,(ñ = 0,00 < á = 0,05). Serta ada hubungan Sikap dengan kepatuhan perawatan post operasi katarak di Balai kesehatan Mata Masyarakat Sulawesi Utara (ñ = 0,011 < á = 0,05). Diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi dalam perpustakaan dan informasi dalam melakukan penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan katarak. Kata kunci : Pengetahuan, sikap, kepatuhan perawatan, pasien post operasi katarak.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN HIPERTENSI DI DESA BATU KECAMATAN LIKUPANG SELATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA Koyongian, Agnes Stella; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8781

Abstract

Abstract : Chronic disease defined as a medical condition or health issue related with the symptoms or defections which are need a long term management. Hypertension become one of the stern diseases and categorize as an illness that might kill someone quietly because commonly the patient do not realize that himself or herself is suffering the hypertension before he or she check the blood pleasure. The purpose of this study was to investigate the correlation between family roles and medical treatment compliance of hypertension patients in Batu South Likupang North Minahasa. The research method used cross sectional analytic survey and chi square test for the statistical test. The population in this study was hypertension patients who attended a medical treatment at the health centre clinic of Batu. This study did in Batu on March 18 to April 18 2015. The sample taken in this research was 64 respondents and used purposive sampling technique. The Questionnaires used as the instruments of this study. The result was p-value = 0.000. In conclusion there is any significant correlation between family roles and the medical treatment compliance of the hypertension patient. Suggestion the result of this study could give more information and knowledge for those who want to do the research related to this study and developed by correlating it with other variables such as self motivation and medical treatment of hypertension patient. Key Words : Family roles, compliance of medical treatment, hypertension patient. Abstrak : Penyakit kronik di definisikan sebagai kondisi medis atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan gejala-gejala atau kecacatan yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang. Hipertensi menjadi salah satu penyakit yang sangat serius dan dikategorikan sebagai penyakit yang dapat membunuh seseorang secara diam-diam karena pada umumnya penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya.Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Peran Keluarga Dengan Kepatuhan Berobat Pasien Hipertensi Di desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara. Metode penelitian survey analitik dengan desain cross sectional dan uji statistik yang digunakan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien hipertensi yang datang berobat di Puskesmas Batu. Penelitian ini dilakukan di Desa Batu pada tanggal 18 maret-18 april 2015. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil diperoleh p-value =0,000. Kesimpulan ada hubungan peran keluarga dengan kepatuhan berobat pasien hipertensi. Saran Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan tambahan ilmu pengetahuan bagi peneliti selanjutnya dan dapat melakukan penelitian serta dapat mengembangkan dengan meneliti variabel lainnya seperti motivasi diri dengan kepatuhan berobat pasien hipertensi. Kata Kunci : Peran Keluarga, Kepatuhan Berobat, Pasien Hipertensi
HUBUNGAN SIKAP PERAWAT DENGAN STRES AKIBAT HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Hulinggi, Ismanto; Masi, Gresty; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19479

Abstract

Abstract: Hospitalization in children is a stressful experience for both the children themselvesand their parents. The number of stressors experienced by children when undergoinghospitalization interfere adversely affecting the child's development. The hospital environmentcanbe a cause of stress and anxiety in children.In line with the increase in the number ofchildren who were hospitalized late population at risk of an increase in children who havedevelopmental disorders. The Purpose of this study was to is to analyze correlation betweennurse behavior and stres of hospitalzation to Children at Pre School at Pancaran KasihChristian Evangelical Church In Minahasa Hospital Manado. Methode in this study useddescriptive analytic with cross sectional design. Sampling technique using tipe judgementsampling involved 47 respondents. Results of this study based on chi-square the views of thefisher’s exact test obtained ρ value=0,012. This means that the value of ρ is less than the valueof α (α=0.05), thus it can be said that H0 is rejected. Conclusion There is significantcorrelation between nurse behavior and stres of hospitalzation to Children at Pre School atPancaran Kasih Christian Evangelical Church In Minahasa Hospital Manado.Keywords : Between Nurse Behavior, Stres Of Hospitalzation, Children at Pre SchoolAbstrak: Hospitalisasi pada anak merupakan pengalaman yang penuh dengan stress, bagi anakitu sendiri maupun orang tua. Banyaknya stressor yang dialami anak ketika menjalanihospitalisasi menimbulkan dampak negatif yang menganggu perkembangan anak. Sejalandengan peningkatan jumlah anak yang dirawat dirumah sakit akhir-akhir ini, beresiko terjadipeningkatan populasi anak yang mengalami gangguan perkembangan. Tujuan penelitian iniadalah untuk menganalisis hubungan sikap perawat dengan stress akibat hospitalisasi pada anakusia pra sekolah di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Metode penelitian yang digunakanyaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik Pengambilan Sampel padapenelitian ini yaitu tipe judgement sampling dengan jumlah 47 sampel. Hasil Penelitianberdasarkan uji chi-square yang dilihat dari fisher’s exact test diperoleh nilai ρ value=0,012.Hal ini berarti nilai ρ lebih kecil dari nilai α (α=0,05), dengan demikian dapat dikatakan bahwaH0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan sikap perawatdengan stress akibat hospitalisasi pada anak usia pra sekolah di RSU Pancaran Kasih GMIMManado.Kata Kunci : Sikap Perawat, Stres Akibat Hospitalisasi, Anak Usia Pra Sekolah
HUBUNGAN TINDAKAN HEMODIALISA DENGAN TINGKAT DEPRESI KLIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI BLU RSUP PROF.DR.R.D.KANDOU MANADO Lukman, Nabila; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinan
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2207

Abstract

Abstract: Chronical kidney disease occours after the damage of nephron mass and losses its ability to perform regulatory and excretory function and must undergo hemodialysis to preserve life. The impact of illness and treatment procedures are the stressor that can cause depression. Purpose of this research is to know about the relationship with level of deopression and hemodialysis in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado. This research is a descriptive analytic with cross sectional design (study cut latitude). The sampling method used to purposive sampling, The research method used in this study is cross sectional. Sample were taken based on purposive sampling that consist of 60 respondents. Research instruments used to quistionnaires study consisted of 20 questions. The answers of questions which there are in kuisioner, the data that already collected is being analized using the Chi-square test and counted by SPSS program. The result of this research which is gain the trusted level of 95% show value p=0,000. This p-value is smaller than α = 0,05. The conclusion of this research is showed that a significant relationship with level of depression and hemodialysis in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado hospital. Suggestion the important role for nurses hemodialysis unit is doing biopsychosocial education to the patient, as well as providing positive feedback in the healing process of patients with chronical kidney disease in BLU. Hospital. PROF. DR. R. D. Kandou Manado.Keywords: chronical kidney disease, hemodyialisis, depression.References : book 12 (2000-2012) and 10 journalAbstrak: Penyakit Ginjal Kronik terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak masa nefron ginjal sampai pada titik ketika keduanya tidak mampu untuk menjalankan fungsi regulatorik dan ekstetoriknya untuk mempertahankan homeostatis dan harus menjalani tindakan hemodialisa untuk mempertahankan hidupnya. Adanya dampak dari prosedur pengobatan yang harus dijalaninya merupakan suatu stressor yang dapat terjadinya depresi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahuinya hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional (potong lintang). Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan purposive sampling yaitu sebanyak 60 orang. Instrument penelitian yang digunakan berupa kuisioner penelitian yang terdiri dari 20 pertanyaan. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuisioner, data yang didapatkan dianalisa dengan menggunakan uji chi-square dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian yang didapat pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p=0,000. Nilai p ini lebih kecil dari nilai α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan tindakan hemodialisa dengan tingkat depresi klien penyakit ginjal kronik di RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran peran penting untuk perawat unit hemodialisa yaitu melakukan pendekatan secara biopsikosiosial kepada pasien, serta memberikan masukan postif dalam proses penyembuhan pasien penyakit ginjal kronik di BLU RSUP. Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata kunci: penyakit ginjal kronik, hemodialisa, depresi