cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
PENGARUH SENAM DIABETES MELITUS TERHADAP KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI SANGGAR SENAM PERSADIA KABUPATEN GORONTALO Salindeho, Anggelin; Mulyadi, Ns; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10856

Abstract

Abstract : Diabetes mellitus is a group of metabolic disorders characterized by elevated level of blood glucose due to damage in insulin secretion, insulin action or both. Control of diabetes mellitus become an important goal in controling blood sugar levels. One of the efforts to control diabetes mellitus is the diabetes mellitus gymnastics. The research objective was to determine the effect of exercise on reducing blood sugar levels. Research design is Quasi Eksperimental, consisting of 15 samples of the intervention group and 15 samples control group. Gimnastics diabetes mellitus held 3 times a week for 2 weeks, with examination of blood sugar levels pretest and posttest. Using a T-test at significance level of 95% (á 0,05). Results of the study the characteristics of the sexes are mostly women, age range 44-70 years and most education is high school level, pretest sugar levels above normal and posttest results has decreased. Conclusion of the study is that gymnastics effect on blood sugar levels of diabetes patients with type 2 diabetes mellitus. Suggestions research, for futher research would be to develop research by adding the variables such us diet patterns, length of study 4-6 weeks and begins with mild intensity gimnastic. Keywords: Gymnastics Diabetes Mellitus, Blood Sugar Levels Abstrak : Diabetes melitus merupakan sekumpulan gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat kerusakan pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Pengendalian diabetes melitus menjadi tujuan yang penting dalam pengontrolan kadar gulah darah. Salah satu upaya pengendalian DM yaitu dengan senam diabetes. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh senam terhadap penurunan kadar gula darah. Desain penelitian quasi eksperimental, terdiri dari 15 sampel kelompok intervensi dan 15 sampel kelompok kontrol. Senam diabetes melitus dilaksanakan 3 kali seminggu selama 2 minggu, dengan pemeriksaan kadar gula darah pretest dan posttest, munggunakan uji T pada tingkat kemaknaan 95% (á 0,05). Hasil penelitian karakteristik jenis kelamin sebagian besar adalah perempuan, rentang umur 44-70 tahun dan pendidikan terbanyak adalah tingkat SMU, kadar gula darah pretest diatas normal dan hasil posttest mengalami penurunan.Kesimpulan dalam penelitian adalah terdapat pengaruh senam diabetes melitus terhadap kadar gula darah penderita DM tipe 2. Saran penelitian, untuk peneliti selanjutnya kiranya dapat mengembangkan penelitian dengan menambahkan variabel penelitian seperti pola diit, lama waktu penelitian 4-6 minggu, serta dimulai dengan senam intensitas ringan. Kata Kunci : Senam Diabetes Melitus, Kadar Gula Darah.
AKTIVITAS BERMAIN DOMINO SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FUNGSI KOGNITIF BERHITUNG PADA LANSIA Taplo, Yusti Muzdalifa; Madianung, Agnes; Kanine, Esrom
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22884

Abstract

Abstrack: Dominoes is one leisure activity that is familiar and easy to be played by all ages,including the elderly. When playing dominoes then the elderly will feel relaxed and relaxes themind that stimulates brain cells that eventually can maintain cognitive function, one numeracy.The Aim of the research to know the activity of playing domino as a medium to improvecognitive function counting on the elderly. The method of this research uses quasi experiment,research design with pretest-posttest approach with control group. Samples with the techniqueof sampling non probability sampling is carried out, using the method of total sampling totalsample with as many as 40 respondents. The results of research using the Mann Whitney testat 95% significance level, obtained significant value that is 0.007 or smaller than the value ofsignificance 0.05 (0.007 < 0.05). Conclusion, the results show that the activity of playingdominoes can improve the cognitive functions of the elderly so that it can be used as countingas one of the relaxing activities to enhance cognitive function of elderly, especially countingability.Keywords: Activities Playing Domino, Math AbilityAbstrak: Permainan domino adalah salah satu aktivitas santai yang familiar dan mudahdimainkan oleh berbagai usia termasuk kelompok lanjut usia. Ketika bermain domino makalansia akan merasa santai dan merilekskan pikiran sehingga menstimulasi sel-sel otak yangakhirnya dapat mempertahankan fungsi kognitif, salah satunya kemampuan berhitung. Tujuanpenelitian untuk mengetahui aktivitas bermain domino sebagai media untuk meningkatkankemampuan fungsi kognitif berhitung pada lansia. Metode penelitian ini menggunakan desainpenelitian quasi eksperimen, dengan pendekatan pretest-posttest with conrol grup. Sampeldengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling, menggunakanmetode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Hasil penelitian denganmenggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikanadalah 0,007 atau lebih kecil dari nilai signfikan 0,05 (0,007< 0,05). Kesimpulan, hasilpenelitian ini menunjukan bahwa aktivitas bermain domino dapat meningkatkan kemampuanfungsi kognitif berhitung lansia sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu aktivitas santai untukmeningkatkan fungsi kognitif lansia, khususnya kemampuan berhitung.Kata kunci: Aktivitas Bermain Domino, Kemampuan Berhitung
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SILOAM KECAMATAN TAMAKO KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Lalombo, Alfah Yulied; Palandeng, Henry; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7529

Abstract

Abstract: Tuberculosis is contagious infection diseases caused by mycobacterium tuberculosis. Observation from siloam health center district of Tamako in Sangihe Island regency is most patients with pulmonary tuberculosis. Male sex who has the habit of smoking. The purpose of this research to determine the relationship of smoking and the incidence of pulmonary tuberculosis in siloam health center district of Tamako Sangihe Island. Method in this research used analytic survey crosssectional approach. This research was conducted at district of Tamako in October 2014 to January 2015.The samples in this research amounted to 30 people. Sample were taken used total sampling. Data obtained used the questioner and observation sheets. The data were abalysed used univariate and bivariate analysis includes chi square test with. The result of this research showed the values of p=0,01 which means that the p-value is smaller than the value of α=0,05. Conclution that there is a significant relationship between smoking and incidence of pulmonary tuberculosis.Suggested for futher research are expected to further investigate other factors that may cause the incidence of pulmonary tuberculosis. Keywords : Smoking Habit, Tuberculosis, TamakoSiloamHealth Center Abstrak: Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Hasil observasi di Puskesmas Siloam kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagian besar penderita Tuberkulosis Paru (TB paru) berjenis kelamin laki-laki yang memiliki kebiasaan merokok.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian tuberkulosis paru di puskesmas siloam kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe.Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di lakukan di kecamatan Tamako pada bulan oktober 2014 sampai januari 2015.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang.Teknik pengumpulan sampel diambil menggunakan total sampling. Data diperoleh menggunakan koesioner dan lembar observasi. Analisa data dilakukan meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square pada program komputer. Hasil penelitian ini diperoleh nilai p= 0,01 yang berarti nilai p lebih kecil dari nilai α (0,05). Maka dapat Kesimpulan bahwa ada hubungan bermakna antara kebiasaan merokok dengan kejadian tuberkulosis paru. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor yang lain yang dapat menyebabkan kejadian tuberkulosis paru. Kata kunci : Kebiasaan Merokok, Tuberkulosis Paru, Puskesmas Siloam Tamako
PERBEDAAN SIKLUS MENSTRUASI IBU PENGGUNA KONTRASEPSI SUNTIK CYCLOFEM DENGAN DEPO MEDROXY PROGESTERONE ASETAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTANG UTARA 1 Magas, Maria Magdalena; Kundre, Rina; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12012

Abstract

Abstract: Some women have complained about the use of contraceptive methods cause menstrual problems. The problem can be not menstruate at all to heavy and prolonged menstruation. In addition to menstrual disorders, there are side effects that would occur include acne, weight gain, headaches, nausea and breast tenderness. The purpose of this study to determine differences in the menstrual cycle women using injectable contraceptives depot Medroxycyclofem with progesterone acetate in Puskesmas North Bontang 1. The designresearch is an analytic survey research using cross sectional design. This research was done was done in Puskesmas North Bontang 1 in December 2015-January 2016. Sampling techniques, is non random sampling with purposive sampling method and number of samples of 64 people. The research instrument used questionnaire. Data analysis performed using the Mann Whitney test at the significance level of 95% (É‘ <0.05). Results obtained value of p = 0.000. Conclusion There are differences in the menstrual cycle women using injectable contraceptives depot Medroxycyclofem with progesterone acetate in Puskesmas North Bontang 1. Suggestions provide counseling on side effects of injections and also alternatively use another form of contraception that does not cause side effects, so no worries of acceptors. Keywords:Contraception,Menstrual Cycle, Side Effects Abstrak: Sejumlah perempuan mengeluhkan pemakaian metode kontrasepsi menyebabkan masalah menstruasi. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekali sampai menstruasi berat dan berkepanjangan. Selain gangguan menstruasi, ada efek samping yang akan terjadi diantaranya adalah timbulnya jerawat, kenaikan berat badan, sakit kepala, mual dan nyeri payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi ibu pengguna kontrasepsi suntik cyclofem dengan depo medroxy progesterone asetat di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara 1. Desain Penelitian merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara Satu pada bulan Desember 2015-Januari 2016. Teknik Sampling, yaitu non random sampling dengan metode purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa Data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95% (É‘ < 0,05). Hasil Penelitian diperoleh nilai p=0,000. Kesimpulan terdapat perbedaan siklus menstruasi ibu pengguna kontrasepsi suntik cyclofem dengan depo medroxy progesterone asetat di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara Satu. Saran memberikan konseling tentang efek samping KB suntik dan juga alternatif menggunakan kontrasepsi lain yang tidak menimbulkan efek samping sehingga tidak ada kekhawatiran dari akseptor KB. Kata Kunci : Kontrasepsi, Siklus Menstruasi, Efek Samping
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA REMAJA DI SMA N 1 KAKAS Warouw, Inggrid; Posangi, Jimmy; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24333

Abstract

Abstrack: Adolescent aggressive behavior is an emotional state that is a mixture of feelings of frustration and hatred or anger. This is based on the emotional state in depth of each person as an important part of the emotional state that can be projected into the environment, inside or destructively. One of the factors thant influence aggressive behavior is parenting which is divided into three types, that are authoritarian parenting, permissive pareting, and democratic parenting. The porpose oh this study is to know The Relationship of Parenting Style with Aggressive Behavior Adolescent at SMA N 1 Kakas. The research method uses a cross sectional approach. Respondents consisted of 74 teenage boys in class XI with sampling techniques using Total Sampling. Data collection using a quessionnare. Chi square test result with confidence level of 95% v (α 0.05), where the value of P = 0.023 is smaller than α = 0.05. Conclusion there is a relationship between parenting parents with aggressive behavior inadolescent in SMA N 1 Kakas.Keywords: The Relationship of Parenting style, Aggressive Behavior, Adolescent.Abstrak:Perilaku agresif remaja merupakan suatu keadaan emosi yang merupakan campuran perasaan frustasi dan benci atau marah. Hal ini didasari keadaan emosi secara mendalam dari setiap orang sebagai bagian penting dari keadaan emosional yang dapat diproyeksikan ke lingkungan, ke dalam diri atau secara destruktif. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku agresif adalah pola asuh orang tua yang terbagi dalam tiga tipe, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif, dan pola asuh demokratis. Tujuan peneliti ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku agresif pada anak usia remaja di SMA N 1 Kakas. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Responden terdiri dari 74 remaja laki-laki kelas XI dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95%v(α 0,05), dimana nilai p = 0,023 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku agresif pada anak usia remaja di SMA N 1 Kakas.Kata Kunci : Pola asuh orang tua, Perilaku agresif, Remaja.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIARE TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SEKOLAH DASAR 69 MANADO Gurning, Taruly; Mulyadi, Ns; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5174

Abstract

Abstrack: Introduction School Children are children aged 6 - 12 years, school children are susceptible to the disease one of which is a diarrheal disease. Diarrhea is a bowel disorder characterized by bowel movements more than 3 times a day with liquid stool consistency, can be accompanied by mucus and even blood. The purpose of the study Increasing knowledge of the behavior of the prevention of diarrhea in children through school health education. The research method of this study Pre experimental design of this study to design one group pretest and post test design. Respondents in this study were fifth grade school age children up to 30 children, with total sampling, conducted pre-test questionnaire mengisis, then performed through the medium of health education leaflets, after the post-test was conducted to fill the questionnaire. test analysis using a non-parametric test using the Wilcoxon test to determine the effect of health education on the knowledge of the behavior of the prevention of diarrhea in children of school age. Results of the study P = 0.001 indicates that there is a significant difference regarding knowledge of diarrhea before and after health education. Conclusion research ie no effect of health education on the knowledge of the behavior of diarrhea prevention of diarrhea in children aged Primary School Public Elementary School 69 in Manado. Suggestion health education is more often carried out by the school in order to add insight to children - primary school children and attempt an understanding of the behavior of disease prevention, especially diarrhea. Keyword : Diarrhea, knowledge, health education, school-age children Abstrak: Pendahuluan Diare adalah gangguan buang air besar atau BAB yang ditandai dengan buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinjak cair, dapat disertai lendir bahkan darah. Tujuan penelitian meningkatkan pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak sekolah melalui pendidikan kesehatan. Metode penelitian Pre eksperimental dengan rancangan one group pretest and post test design. Responden anak usia sekolah kelas V sebanyak 30 anak dengan menggunakan Total Sampling, dilakukan pre test mengisis kuesioner dilakukan pendidikan kesehatan melalui leaflet, setelah itu dilakukakan post test mengisi kuesioner. Uji analisis menggunakan uji non parametrik menggunkan Wilcoxon Test untuk mengetahuai pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak usia sekolah. Hasil penelitian P = 0,001 terdapat perbedaan bermakna mengenai pengetahuan tentang diare sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Kesimpulan penelitian ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diare terhadap pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak usia Sekolah Dasar di SD Negeri 69 Manado. Saran pendidikan tentang kesehatan lebih sering dilaksanakan oleh sekolah agar dapat menambah wawasan bagi anak – anak sekolah dasar dan upaya pemahaman tentang pencegahan tentang penyakit terutama diare. Kata Kunci : Diare, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan,Usia Sekolah
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DI DALAM RUMAH DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK UMUR 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS SARIO KOTA MANADO Milo, Salma; Ismanto, Amatus Yudi; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8087

Abstract

Abstrak:ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) akan terjadi apabila kekebalan tubuh menurun.Beberapa upaya dapat dilakukan untuk menurunkan resiko penyakit ISPA, antara lain denganmenghilangkan kebiasaan merokok di dalam rumah. Kejadian ISPA pada anak di Puskesmas SarioKota Manado menduduki peringkat pertama diantara 10 penyakit yang paling menonjol. Tujuanpenelitian ini untuk mengidentifikasi kebiasaan merokok di dalam rumah dan kejadian ISPA sertauntuk menganalisis hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian ISPA.Desain penelitianyang digunakan adalah desain Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakanlembar kuisioner.Sampel pada penelitian ini berjumlah 51 responden yang didapat menggunakanteknik consecutive sampling.Hasil penelitianuji statistik menggunakan uji chi-square pada tingkatkemaknaan 95% (α ≤ 0,05),maka didapatkan nilai p= 0,002. Ini berarti bahwa nilai p< α(0,05).Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadianISPA pada anak. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti mengenaifaktor-faktor lain seperti Ventilasi Rumah, Kepadatan Hunian, Status sosioekonomi yang dapatmenyebabkan penyakit ISPA.Kata Kunci : ISPA, Kebiasaan Merokok
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 2 LANGOWAN KECAMATAN LANGOWAN UTARA Suwuh, Frilen; Rompas, Sefti; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.17871

Abstract

Abstract: Adolescence is defined as a developmental period of transition betweenchildhood and adulthood that includes biological, cognitive, and socio-emotionalchanges. Smartphones are used by teenagers for internet access, playing games,listening to music, taking pictures, viewing pornographic images at a glance, andusing them to contact a girlfriend. Sexual behavior performed by teenagers areoften holding hands, kissing, hugging, and have dating. The purpose of the studyto determine whether there is a relationship between the use of smartphones withadolescent sexual behavior in SMA 2 Langowan. The design of the observationalanalytic study and using a cross sectional study approach with a sample size of 96adolescents, data were collected from respondents using a smartphone usagequestionnaire and sexual behavior. Chi square test results obtained significantvalue p value = 0.000 <0,05 then concluded (Ho) rejected and (Ha) accepted. Thisconclusion shows that there is a relationship of smartphone use with teenage sexualbehavior in SMA 2 Langowan.Keywords: smartphones, sexual behaviorAbstrak: Remaja diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anakdan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosialemosional.Smartphone digunakan oleh remaja untuk akses internet, bermainpermainan, mendengarkan musik, mengambil gambar, melihat gambar pornosepintas, dan menggunakannya untuk menghubungi pacar. Perilaku seksual yangdilakukan oleh remaja yaitu sering berpegangan tangan, berciuman, berpelukan,dan telah berpacaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubunganpenggunaan smartphone dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2Langowan. Desain penelitian observasional analitik dan menggunakanpendekatan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 96 remaja, datadikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner penggunaansmartphone dan perilaku seksual. Hasil penelitian uji Chi square diperoleh nilaisignifikan p value = 0.000<0,05 maka disimpulkan (Ho) ditolak dan (Ha) diterima.Kesimpulan hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan penggunaan smartphonedengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Langowan.Kata Kunci: penggunaan smartphone, perilaku seksual
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI TENTANG PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI SMA NEGERI 1 MANADO Pondaag, Cheren Christine; Wungouw, Herlina; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2170

Abstract

Abstract: Cervical cancer is a malignant tumor growing inside the uterus or the cervix. Cervical cancer occuring the uterine cervix, an area reproductive organs in a woman who was the entrance to the uterus and positioned between the womb (uterus) with coitus (vagina). Health Education is the process of change behavior that dynamic, where such change is not just about the process of the transfer of material or the theory of a person to another person and neither set of procedures, but the changes occur awareness of within individual, group, or society own. This purpose to know the effect of health education on the level of student knowledge about cervical cancer prevention in SMA Negeri 1 Manado. The study design is Pre-Experimental design with one group pre-post test to assess the effect of health education on the level of student knowledge . The sample in this study that is numbered 100 students of SMA Negeri 1 Manado who have met the criteria for inclusion or exclusion criteria using purposive sampling technique. Analysis of the test data using Wilcoxon test using SPSS version 16. The Conclusion, there are significant influence between health education on the level knowledge about cervical cancer pervention with significant values 0,000. Keywords: Health education, level of knowledge, cervical cancer Abstrak: Kanker leher rahim (kanker  serviks) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim atau serviks. Kanker serviks terjadi pada serviks uterus, suatu daerah organ reproduksi pada wanita yang merupakan pintu masuk ke rahim dan terletak antara rahim (uterus) dengan liang senggama (vagina). Pendidikan Kesehatan adalah proses perubahan perilaku yang dinamis, dimana perubahan tersebut bukan sekedar proses transfer materi/teori dari seseorang ke orang lain dan bukan pula seperangkat prosedur, akan tatapi perubahan tersebut terjadi adanya kesadaran dari dalam diri individu, kelompok, atau masyarakat sendiri. Tujuan Penelitian ini mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks di SMA Negeri 1 Manado. Desain penelitian ini bersifat Pra-Eksperimental dengan Design one group pre-post test untuk menilai pengaruh p
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI IBU HAMIL DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN ANTENTAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS RANOTANA WERU KECAMATAN WANEA KOTA MANADO Lumempouw, Vinny J.R.; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14075

Abstract

Abstract : Antenatal Care (ANC) is a health service given by health workers for a mother for her pregnancy and executed in accord with standars service prescribed in obstetrics service standards. The lack of utilization of Antenatal Care (ANC) by pregnant woman is associated with many factors. One of them is the economic social factors (education, work and income) of pregnant woman. Aid of the study: is to identify the relationship of economic social factor of pregnant woman with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity at Ranotana Weru Public Centre Subdistric Wanea of Manado City. Method: design of this study using analytic survey with cross sectional approach. Using total sampling technique that involved 45 persons. The tools were used in this study are questionnaire sheet and the maternity notes at Maternal and kid’s health notes. Result: analysis was using the Chi-Square test with a significance level of 95%(α=0,05) and shows that the ρvalue is 0,000 <α=0,05 for education, the ρvalue is 0,06 >α=0,05 for the work and the ρvalue is 0,003 <α=0,05 for income. Conclusion: there is the relationship of education with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity, there is the relationship of income with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity and there is no relationship of workers with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity at Ranotana Weru Public Health Centre. Keywords: Economic Social Factor, Regularity, Checking Antenatal Care (ANC) Abstrak : Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan yang dberikan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama kehamilannya dan dilaksanakan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan. Kurangnya pemanfaatan Antenatal Care (ANC) oleh ibu hamil berhubungan dengan banyak faktor. Salah satu diantaranya adalah faktor sosial ekonomi (pendidikan, pekerjaan dan pendapatan) ibu hamil. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. Metode: menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 45 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan catatan kehamilan dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak. Hasil: analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05) dan menunjukkan nilai ρ=0,000 untuk pendidikan ibu hamil, nilai ρ=0,06 untuk pekerjaan ibu hamil dan nilai ρ=0,003 untuk pendapatan keluarga ibu hamil. Kesimpulan: terdapat hubungan pendidikan dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC), terdapat hubungan pendapatan dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan tidak terdapat hubungan pekerjaan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. Kata Kunci : Faktor Sosial Ekonomi, Keteraturan, Pemeriksaan Antenatal Care (ANC)