cover
Contact Name
Sarifah Putri Raflesia
Contact Email
sarifah@unsri.ac.id
Phone
+628112017224
Journal Mail Official
jsi.fasilkom.unsri@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal)
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 20851588     EISSN : 23554614     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Journal Of Information Systems or abbriviated as JIS is a jorunal that published by Major Of Information Systems Faculty of Computer Science Sriwijaya University. JSI start published in April 2009, which is VOL 1 NO 1 2009. JSI published a journal twice in year , that is on April and October. The mission of JSI are to share, develop and facilitate the output of research paper about Information Systems. JSI also can be place for lectures, teachers, researchers, and all practitioners in the field of Information Technology througout Indonesia, to exchange information about the outputs of recent research that has been done. The scope of JSI’s Journal are : Decission Support System (DSS), Geography Information Systems (GIS), Information System-scale Enterprise (ERP, EAI, CRM, SCM), E-Commerce, E-Government, Information Systems of Hospital, Information Systems of Banking, Information Systems of Industry, Retrieval Information, Information System Secuirity, Information System Web Based, Knowledge based Systems, Mobile Computing, Data Mining, Databases, Data Warehouse, Mutimedia.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
Evaluasi Sistem Informasi Sekolah Terintegrasi Instagram dan WhatsApp Berdasarkan Pengujian ISO 25010 Nur Wachid Hidayatulloh; Prita Dellia
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22233

Abstract

Sistem informasi sangat diperlukan pada sebuah instansi pendidikan dalam menyebarkan informasi. SMK PGRI 1 Bangkalan merupakan salah satu sekolah kejuruan di Kabupaten Bangkalan yang memiliki sistem informasi berbasis website dan diintegrasikan dengan WhatsApp dan Instagram. Namun, website ini belum dievaluasi kualitasnya agar sesuai dengan standar kualitas website pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kualitas dari website SMK PGRI 1 Bangkalan dengan ISO 25010. Pengukuran ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode pengujian yang digunakan adalah ISO 25010. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas website pada aspek functional suitability, portability, performance efficiency, dan usability. Pengujian pertama pada aspek functional suitability, sistem ini dinyatakan 100% sangat baik dari seluruh fungsionalitas yang disediakan pada sistem. Pengujian kedua pada aspek portability, sistem ini juga dinyatakan 100% sangat baik dalam beradaptasi dengan browser yang berbeda. Selanjutnya aspek performance efficiency memiliki rata-rata kecepatan waktu yang sangat baik yakni 1,192s, serta mendapatkan persentase sebesar 85,89% dengan grade B pada pengujian Yslow. Pengujian yang terakhir adalah aspek usability, pengujian menyatakan bahwa sistem ini dinyatakan 90% sangat layak untuk dioperasikan setelah diujikan kepada 20 subjek uji coba.
Implementasi Agile dalam Perancangan Aplikasi Akademik Learning Management System (LMS) Institut Teknologi Kalimantan Berbasis Website Apps Naretha Kawadha Pasemah Gumay; Widya Sartika; Darul Ma'ruf Karim; Dessca Eka Satya Putri; Khalia Rahma Puteri; Bima Agy Bagaskara Saputra; Ricy Firnando; Anna Dwi Marjusalinah; Ardina Ariani
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22719

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat telah memiliki dampak signifikan pada sistem pendidikan di seluruh dunia, yang mengarah pada adopsi teknologi informasi dalam pendidikan. Penggunaan LMS, seperti Moodle, telah menjadi populer dalam mendukung berbagai jenis pembelajaran. Artikel ini mengeksplorasi penggunaan metode Agile dalam desain dan pengembangan LMS di ITK dan mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang mungkin muncul dalam implementasi Agile. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas Agile dalam menghasilkan LMS yang responsif dan adaptif, mengidentifikasi hambatan dan kendala selama implementasi Agile, dan memberikan pedoman praktis untuk menggunakan Agile dalam desain LMS. Metodologi Agile memungkinkan LMS ITK untuk mengembangkan perangkat lunak yang berdasarkan pada prinsip-prinsip serupa atau yang fokus pada pengembangan sistem dalam periode pendek yang memerlukan penyesuaian yang cepat oleh para pengembang terhadap perubahan dalam berbagai bentuk. Model scrum yang digunakan pada metode agile memudahkan pengembang dalam melakukan kolaborasi design dengan membagi tugas dalam beberapa sprint sehingga dapat menghasilkan design dalam waktu singkat untuk memudahkan user dalam menjalankan Website App LMS ITK berupa Courses kuliah, dapat belajar bahasa Inggris (Learn English), ikut pelatihan soft skill atau hard skill melalui (Improve My Skills) dan dapat berpartisipasi dalam lomba (Join Competitions). Metode black box digunakan untuk mengevaluasi desain UI dari LMS ITK dan hasilnya adalah seluruh desain dapat dijalankan dengan valid dan siap untuk di publish kepada user.  Kata Kunci:Agile, Scrum, LMS
Deteksi Objek Serupa Menggunakan You Only Look Once (YOLO3.0) Sri Desy Siswanti; Kharisma Kharisma Kharisma; Ahmad Fali Okilas; Huda - Ubaya; Iman - Saladin; Ghufron - Mubaroq
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.21694

Abstract

Saat ini deteksi objek yang digabungkan dengan sistem AI sering digunakan untuk mendeteksi (objek dalam sebuah gambar. Hal ini telah diaplikasikan dalam dikehidupan sehari sehari diantaranya di bidang pertahanan, sistem pengawasan suatu kota maupun dipakai  pada fitur mobil untuk meminimumkan kecelakaan. Dalam paper ini  fokus membahas deteksi objek menggunakan YOLO3.  Objek yang dideteksi dalam paper ini adalah truk dan bus, kedua kendraaan tersebut merupakan kendaraan beroda empat berbentuk persegi panjang  yang sering ditemukan dijalan. Kedua kendaraan ini merupakan objek berbentuk mirip dan kadang keliru untuk identifikasi kedua objek tersebut. Sistem ini dimulai dari membuat dataset  gambar truk dan bus, dimana dataset ini terdiri dari data training dan dataset. Kemudian dilanjutkan dengan proses  ekstrasi fitur yang menggunakan metode Darknet-53 dan deteksi objek menggunakan  Feature Pyramid Network (FPN), akhirnya jika dikenali maka objeknya akan diberikan bounding box. Tujuan dari proses ini mendapatkan nilai akurasi dengan  objek yang memiliki bentuk yang  mirip dan mencari faktor yang mempengaruhi nilai akurasi tersebut.  Hasil proses deteksi objek menggunakan YOLO3 dapat menaikkan nilai akurasi pada objek dengan bentuk serupa, walaupun terdapat beberapa  kelemahan. Faktor yang mempengaruhi  nilai akurasi yaitu nilai threshold yang sangat mempemgaruhi  dalam membedakan  bentuk objek yang satu dengan objek yang lain terutama jika objek tersebut memiliki bentuk yang mirip
PEMILIHAN KURSI LIPAT PORTABLE DI ONLINE MARKETPLACE MENGGUNAKAN METODE TOPSIS Ahmad Juniar
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22754

Abstract

Kursi lipat portable banyak digunakan karena ringkas atau berukuran kecil saat dilipat, serta ringan saat dijinjing. Kursi lipat portable digunakan sebagai tempat duduk sementara orang tua atau orang yang tidak mampu berdiri dalam waktu lama di area rekreasi dan tempat ibadah. Banyaknya pilihan di market place online seperti Tokopedia dan Shopee membuat banyak orang mengalami kesulitan dalam memilih kursi lipat terbaik. Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan metode TOPSIS digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kriteria pemilihan kursi lipat portable ada 4 (empat), yaitu ringkas atau berukuran kecil saat dilipat, ringan saat dijinjing, harga yang murah serta faktor kenyamanan saat digunakan. Tahap pertama dari metode ini membentuk matrik evaluasi kemudian matrik normalisasi. Kriteria yang bersifat cost dan benefit ditentukan. Kemudian langkah ketiga menghitung matrik normalisasi yang sudah berbobot. Langkah keempat menghitung matrik solusi ideal positif dan negatif, kemudian Langkah kelima menghitung jarak setiap alternatif  terhadap matrik solusi ideal positif dan negatif. Langkah keenam adalah menghitung nilai kesamaan yang terbaik sampai yang terburuk dari tiap alternatif dan kemudian diurutkan. Berdasarkan perhitungan, kursi lipat plastik berjenis teleskopik memiliki nilai kesamaan tertinggi yaitu 0.7443 terhadap solusi ideal
Faktor TRUST Sebagai Penentu Niat Adopsi Mobile QRIS Dengan Value-Based Adoption Model Studi Kasus Di Provinsi Papua Barat Nurul Putri Ramadhani; Dedi Iskandar Inan; Christian Dwi Suhendra; Ratna Juita; Marlinda Sanglise
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22231

Abstract

QRIS adalah sistem pembayaran yang menstandarkan seluruh pembayaran non tunai dengan menggunakan media QR code. Di Provinsi Papua Barat trend penggunaan QRIS semakin meningkat namun dibandingkan dengan jumlah uang yang beredar di provinsi tersebut relatif kecil. Faktor kepercayaan penting bagi individu untuk mengadopsi Mobile QRIS karena mereka perlu melihat transaksi non tunai menggunakan Mobile QRIS ini aman dan terpercaya. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menyelidiki apakah faktor kepercayaan merupakan penentu niat adopsi ponsel QRIS di Provinsi Papua Barat dengan mengintegrasikan model VAM. Tiga variabel kontrol juga diperkenalkan dalam model sebagai efek moderasi terhadap niat untuk mengadopsi variabel: umur, pengalaman, pendidikan. SEM-PLS digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan Perceived Usefulness, Perceived Enjoyment, Perceived Fee dan Trust menunjukan pengaruh signifikan terhadap Niat Adopsi Mobile QRIS di Papua Barat (R2=74,9%), sedangkan Perceived Technicality dan semua variabel moderasi tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap niat untuk mengadopsi Mobile QRIS di Papua Barat. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan merupakan faktor yang mempengaruhi niat untuk mengadopsi Mobile QRIS di Papua Barat.Kata Kunci— Trust, Mobile Banking, QRIS, Value-Based Adoption Model, Intention to adopt
DETEKSI PENYAKIT TUBERKULOSIS MELALUI SEGMENTASI CITRA MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS Nanda Dwi Husna Sadikin; Nandi Dwi Husni Sadikin; Niki Marco; Sesilia Wati; Ignatius Wiseto Prasetyo Agung
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.21902

Abstract

Tuberkulosis telah menjadi penyakit yang sangat berbahaya, penularan yang cepat dan mudah menjadi penyakit menular paling berbahaya di dunia saat ini. Deteksi bakteri mycobacterium tuberkulosis pun diperlukan untuk mempercepat diagnosis pasien, agar pasien dapat segera diobati dan penularan dapat dihentikan. Dalam penelitian ini, sebuah pendekatan segmentasi citra yang menggabungkan model warna LAB dan algoritma clustering K-Means diajukan untuk memisahkan dengan akurat area yang berisi bakteri tuberculosis dalam citra dari latar belakang. Pertama-tama, citra mikroskopis diubah ke dalam ruang warna LAB guna mengekstraksi komponen warna yang paling sensitif terhadap perbedaan intensitas dalam citra bakteri mycobacterium tuberculosis. Selanjutnya, melalui penerapan algoritma K-Means clustering, piksel-piksel citra dikelompokkan menjadi beberapa kelompok berdasarkan perbedaan intensitasnya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu mengisolasi area yang berisi bakteri mycobacterium tuberculosis dalam citra mikroskopis dengan akurasi dan efisiensi yang tinggi. Meskipun hasil akurasi yang tinggi didapatkan dengan cara diamati secara visual, penting untuk dicatat bahwa validasi akurasi segmentasi ini menjadi tantangan karena kurangnya cara yang objektif untuk memvalidasi keberadaan bakteri tuberkulosis dalam citra hasil. Namun, hasil penelitian ini memberikan indikasi yang kuat bahwa pendekatan segmentasi yang diusulkan ini memiliki potensi sebagai langkah awal dalam pengembangan sistem deteksi otomatis bakteri tuberculosis yang lebih canggih.
ANALISIS KUALITAS WEBSITE SIAPBESIBOK BERDASARKAN ISO/IEC 15504, WEBQUAL 4.0 DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Jummiati Jummi; Renny Puspita Sari; Nurul Mutiah
Jurnal Sistem Informasi Vol 15, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jsi.v15i2.22415

Abstract

Penerimaan Peserta Didik Baru online digunakan untuk menerima dan menyeleksi calon peserta didik baru dengan website SIAPBESIBOK. Dalam pengembangan website SIAPBESIBOK masih terdapat kendala seperti sering error, fitur yang belum berfungsi dengan baik, dan belum pernah dilakukan analisis mengenai kualitasnya sehingga perlunya analisis kualitas untuk menunjang website bekerja lebih baik. Analisis dilakukan dengan metode webqual 4.0 untuk menilai kualitas website dari pengguna akhir. Metode IPA untuk menilai tingkat kepentingan pelayanan dengan persepsi pengguna terhadap kinerja website untuk mengidentifikasi layanan yang perlu ditingkatkan. ISO/IEC 15504 menilai perangkat lunak berdasarkan nilai kapabilitas dan prosesnya. Pemetaan webqual 4.0 dan ISO/IEC sebagai referensi pembuatan rekomendasi, pemetaan dilakukan dengan mencari hubungan yang sesuai pada setiap penjelasan antara kedua metode. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dari 3 sekolah di Kabupaten Mempawah. Dari analisis kesesuaian didapatkan nilai rata-rata 95.92% dikategorikan tidak puas, tingkat kinerja lebih rendah daripada harapan pengguna sehingga kualitas website masih belum baik karena kinerja website rendah. Analisis kesenjangan menyatakan semua nilai negatif dengan nilai rata-rata -14.90, artinya website SIAPBESIBOK masih belum memenuhi harapan dari pengguna. Analisis kuadran terdapat 6 indikator webqual 4.0 pada kuadran pertama yang harus dilakukan perbaikan yaitu USA1, USA6, INF3, SV4, SV5, SV6. Hasil dari analisis dapat disimpulkan kinerja website masih rendah dan belum memenuhi harapan dari pengguna sehingga perlunya perbaikan untuk meningkatkan kualitas website.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kesuksesan Manajemen Proyek Teknologi Informasi: Studi Kasus Perguruan Tinggi di Indonesia Setiawan, Chanief Budi; Himawan, Arif; Wati, Krisna Mutiara
JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) Vol 17 No 1 (2025): Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18495/jsi.v17i1.186

Abstract

Initiatives to develop IT projects in the education sector have shown significant potential to improve the quality of learning in Indonesia. Effective IT project management is crucial to the progress of this IT project. Nevertheless, the study reveals that from 2017 to 2021, there were obstacles in the form of a relatively high number of project failures (61%), and only 18% of information technology initiatives were successful. This study is designed to assist organizations in identifying and managing critical factors in their organizational culture to achieve success in IT project management as part of their efforts to achieve national technological resilience. The respondents in this study were lecturers and education personnel at universities in Indonesia who met specific criteria, including their involvement in information technology initiatives at their institutions. This investigation employed a convenience sampling method in conjunction with a non-probability sampling technique. According to the analysis, the success of information technology project management was significantly enhanced by organizational culture, which encompassed communication, awards and incentives, learning, and cooperation. The study's findings can assist Indonesian firms in recognizing and controlling key elements of their organizational culture that contribute to the success of IT project management inside their establishments, hence enhancing Indonesia's technological resilience as a whole.
Penerapan Metode Forward Chaining untuk Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Ginjal Berbasis Website Husaini; At-Tharfi’in, Khairunnisa; Misbullah, Alim; Zahnur
JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) Vol 17 No 1 (2025): Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18495/jsi.v17i1.191

Abstract

An expert system is used to replicate the knowledge and reasoning of an expert to assist in decision-making, diagnosis, prediction, and problem-solving in a specific field. Expert systems have been applied across various domains, including healthcare, such as for diagnosing kidney diseases. In this case, the web-based expert system for kidney disease diagnosis is designed to help analyze symptoms and provide an initial diagnosis based on the knowledge and rules of an expert. The system is designed to be utilized by the public, allowing users to input their symptoms, after which the system will provide a diagnosis. It is expected that this expert system can help the public detect kidney disorders early by applying expert knowledge integrated within the system. Another benefit of this system is that it makes it easier for users to perform self-diagnosis and detect potential kidney issues early based on the symptoms they experience. This expert system is developed using the forward chaining method, leveraging the Laravel framework and MySQL database. Forward chaining is a reasoning technique that starts by using available facts and then progresses through relevant premises to reach a conclusion. The use of this method ensures a systematic and accurate reasoning process for generating diagnoses or decisions based on the input information. Testing of the application shows that the developed expert system has successfully met expectations in helping the public accurately and easily identify kidney diseases. Additionally, the application of forward chaining allows the system to provide precise diagnoses based on the symptoms entered by the user, improving the ease of access to health information efficiently.
Dampak Mobile Apps terhadap Digitalisasi Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palembang dalam Brand image dan Brand Quality Theo, Paray Theo Lonando; Haryanto, Dedi; Setiawan, Arif; Nanda Putra, Wafig
JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal) Vol 17 No 1 (2025): Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18495/jsi.v17i1.198

Abstract

Perkembangan sistem informasi (mobile apps) sangat penting bagi UMKM ,penggunaan sistem informasi membuat proses lebih efisien. Banyak usaha kecil, menengah dan mikro yang masih menggunakan secara manual untuk mengolah data menggunakan buku tulis, yang tentunya tidak efisien .Kemajuan teknologi, khususnya internet dan perangkat mobile, telah mengubah cara berbisnis .Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengadopsi teknologi baru dapat meningkatkan proses bisnis mereka, menjual produk dan layanan mereka secara digital, dan mendapatkan akses yang lebih luas dan cepat terhadap informasi pasar. berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Palembang, per Desember 2022 terdapat 80.903 unit usaha UMKM yang ada di Kota Palembang, berdasarkan jumlah UMKM yang relatif banyak dan terus bertambah setiap tahunnya menunjukan permasalahan seperti belum memanfatkan media teknologi informasi khususnya mobile untuk membantu meningkatkan pemasaran produk UMKM dan meningkatkan penjualan produk , pada penilitian ini menggunakan metode metode Kualitatif dengan pendekatan grounded theory , grounded theory adalah analisis metodis penelitian data dan digunakan untuk mengevaluasi wawancara, observasi, protokol, partisipasi, keterlibatan langsung, dan seterusnya