cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
Model “PIN SENJA” (Pusat Informasi Dan Konseling Remaja) Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Dian Isti Anggraini; Efrida Warganegara; Ety Apriliana; Novita Carolia; Merry Indah Sari; Efriyan Imantika
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.190

Abstract

Model PIN SENJA (pusat informasi dan konseling remaja) merupakan suatu model yang dirancang dan dimodifikasi untuk kegiatan promosi kesehatan dan KIE kesehatan reproduksi remaja, melatih cara menjaga kebersihan dan kesehatan organ genitalia dan reproduksi remaja serta membentuk kader PIN SENJA. Model ini juga dirancang dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi, bagaimana menjaganya dan mencegah terjadinya masalah kesehatan reproduksi seperti seks pranikah, kehamilan remaja, pernikahan dini, penyakit infeksi genitalia dan infeksi menular seksual, HIV-AIDS, narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) serta pornografi.. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku remaja mengenai kesehatan reproduksi, meningkatkan keterampilan remaja untuk menjaga personal hygiene dan membentuk duta PIN SENJA. Metode yang akan dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan, melatih keterampilan, dan membentuk duta PIN SENJA sebagai agen KIE pada 40 orang siswi MA Dinniyah Putri Lampung. Hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian didapatkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebanyak 90% menjadi pemahaman yang baik, dan 10% peserta memiliki pemahaman yang cukup mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja. Kemampuan KIE siswi MA Dinniyah Putri Lampung sebagai peserta juga sudah cukup baik, hampir 95% peserta sudah memahami dan mampu melakukan KIE melalui evaluasi simulasi dan diskusi. Rerata hasil pretes adalah 57,87 dan mengalami peningkatan di hasil postes yaitu sebesar 84. Berdasarkan analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan bahwa terdapat perbedaan rerata yang bermakna secara statistik nilai pretes dan postes peserta pengabdian mengenai kesehatan reproduksi (p=0,000). Peningkatan kemampuan siswi MA Dinniyah Putri Lampung untuk melakukan KIE mengenai kesehatan reproduksi remaja dalam upaya mencegah terjadinya gangguan kesehatan remaja dengan model PIN SENJA ini terbukti efektif
Diffuse Large B-Cell Lymphoma of the Heart Faizah Dwi Tirtasari; Budiarsinta; Rita Cempaka; Nungki Anggorowati; Nugira Dinantia
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.191

Abstract

Background: Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL) of the heart accounts for only 1% of primary cardiac tumors. Histopathology examination becomes the primary key for diagnosis and immunohistochemistry evaluation for defining non-Hodgkin lymphoma (NHL) subtype is able to predict the patient prognosis and treatment modality options. Case description: 70-year-old man complained of shortness of breath. Echocardiographic examination revealed mass occupied the left atrium measured 5.9 x 2.9 cm inherent with interatrial septum and mass with a stem in the right atrium measured 4.6 x 2.4 cm. Intraoperative, considerable amount of extracardiac mass was found, mass extension was unable to be determined. Thoracic surgeon decided to sample the extracardiac mass without performing cardiac surgery. The histopathologic features showed round blue cell tumor resembling a NHL. Immunohistochemical staining were consistent with diffuse NHL, large cell, high grade lymphoma, suitable for DLBCL. Discussion and conclusion: Round blue cell tumor of extracardiac mass with positive expression of LCA and CD 20 is suitable for B-cell non-Hodgkin lymphoma. Ki-67 immunohistochemical staining revealed a 70-80% proliferation index which indicates a high-grade lymphoma and defining diagnosis and treatment of DLBCL.
Risiko Pribadi Penularan COVID-19 pada Masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat Tahun 2020 Muhammad Rynaldisatya Barsyah Putra; Anandia Putriyuni; Irma Primawati; Dita Hasni
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.192

Abstract

Pendahuluan: Salah satu spesies Coronavirus (CoV), yaitu Severe Acute Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dapat mengakibatkan suatu penyakit menular yang disebut Corona Virus Disease-2019 (COVID-19). Semua orang pada umumnya rentan terhadap COVID-19, terutama orang-orang yang memiliki risiko pribadi untuk tertular oleh virus ini. Oleh karena itu, dengan mengetahui risiko pribadi penularan COVID-19 dapat bermanfaat bagi kita untuk berhati-hati saat menjalani kehidupan sehari-hari, berhati-hati untuk menghadiri suatu acara, lebih memahami bagaimana kondisi medis yang dapat mempengaruhi kesehatan sendiri jika sakit karena COVID-19, antisipasi perawatan medis yang mungkin diperlukan jika sakit, dan dapat mengelola kondisi apa pun yang untuk mengurangi risiko penularan COVID19. Tujuan penelitian: Mengetahui risiko pribadi penularan Corona Virus Disease-2019 pada masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan menggunakan kuesioner melalui google form. Hasil: Berdasarkan hasil survei pada Masyarakat di Kota Padang, Sumatera Barat, didapatkan bahwa risiko pribadi tertular COVID-19, yaitu risiko rendah (67,7%), dan risiko sedang (32,3%). Responden dengan risiko tinggi tertular COVID-19 tidak didapat dalam penelitian ini. Survei ini merupakan gambaran individu yang secara sukarela berpartisipasi dalam mengisi kuesioner untuk dianalisis, namun demikian setidaknya penelitian ini dapat menggambarkan secara sekilas kondisi kota Padang saat ini. Kesimpulan: Responden yang memiliki risiko sedang untuk tertular COVID-19 yang terbanyak berdasarkan jenis kelamin adalah perempuan, kelompok umur 19-30 tahun, wilayah domisili di Kecamatan Koto Tangah, pendidikan terakhir sarjana/S1, dan pekerjaan jenis lainnya.
The Expression of NFATc1 is more Predominant in Triple Negative Breast Carcinoma Patients Riana Sari Puspita Rasyid; Krisna Murti; Zen Hafy
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.193

Abstract

Karsinoma payudara adalah keganasan paling umum pada wanita di negara maju dan berkembang. Karsinoma payudara invasif diklasifikasikan menjadi 4 subtipe yaitu luminal A dan B, human epidermal growth factor receptor 2 (HER2) dan triple negative yang memiliki prognosis terburuk. Nuclear factor of activated T cell (NFATc) 1 merupakan faktor transkripsi penting dalam proses transformasi dan perkembangan keganasan. Oleh karena itu, ekspresi NFATc1 dapat menentukan prognosis karsinoma payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran NFATc1 pada progresivitas karsinoma payudara. Bahan dan metode, 52 blok parafin dipilih dan disiapkan untuk menilai ekspresi NFATc1 dengan imunohistokimia. Data ini diambil dari rekam medis: yaitu klasifikasi molekuler, usia pasien, ukuran tumor, invasi limfovaskular dan grade tumor. Ekspresi NFATc1 positif diamati pada 4 sampel yaitu pada inti luminal A (1 dari 12; 8,8%), luminal B (1 dari 15; 6,7%), dan triple negative (2 dari 12; 16,7%), tetapi tidak ada ekspresi NFATc1 yang terdeteksi dalam sampel HER2. Secara klinis, pasien ini lebih banyak pada usia dekade kelima (38,5%), dengan ukuran tumor lebih besar (≥2 cm; 90%), invasi limfovaskular positif (80,8%), dan derajat tinggi (3; 59,6%). Ekspresi NFATc1 lebih dominan pada karsinoma payudara triple negative.
Case Report : Definisi dan Faktor Prediktor Thrombosis Stent Jusup Endang; Enny Nugraheni
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.194

Abstract

Implantasi stent telah menjadi kemajuan besar dalam intervensi koroner perkutan (PCI), mengurangi frekuensi penutupan akut dan restenosis dari stent. Stent, bagaimanapun juga merupakan bahan logam, dan implantasi mereka dalam arteri koroner memicu aktivasi platelet, yang dapat menyebabkan pembentukan trombus dan trombosis stent berikutnya. Kejadian trombosis stent telah dilaporkan dalam sejumlah studi yang sebagian besar telah menemukan angka kejadiannya sebesar 0,5-2% dan kematian akibat trombosis stent telah dilaporkan setinggi 45%. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan riwayat klinis dan analisis kasus sub akut stent trombosis yang terjadi setelah penggunaan NSAID dan untuk meninjau prediktor yang menyebabkan stent thrombosis ini. Pasien usia 57 tahun dilakukan PTCA dengan menggunakan 2 stent DES overlapped pada daerah LAD. Paska tindakan pasien mengkonsumsi NSAID ibuprofen dan na diklofenak. Dalam 3 hari pasien masuk ke ruang gawat darurat RS PJNHK dengan diagnosa akut anterior STEMI onset 2 jam killip 1 TIMI 4/14 e.c dd/ sub akut stent thrombosis. Pasien dilakukan tindakan primary PCI. Selama perawatan pasien dengan klinis dan haemodinamik stabil dilakukan ekokardiografi didapatkan fungsi ventrikel kiri 30%.
Analisis Postur dan Durasi Belajar selama Perkuliahan Daring terhadap Keluhan Low Back Pain pada Mahasiswa Ilmu Kesehatan Dan Teknologi Muhammadiyah Palembang Ayu Rahmayana; Novrikasari; Rizma Adlia Syakurah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.195

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 terjadi perubahan pola belajar dalam kegiatan pendidikan seperti alur proses belajar, lamanya interaksi dengan media online selama proses perkuliahan dan pola duduk menjadi faktor penyebab munculnya low back pain. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui pendekatan “cross sectional” dengantehnik pengambilan random sampling sebanyak 133 responden. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara postur belajar dan durasi belajar terhadap kejadian low back pain pada mahasiswa di IKesT Muhammadiyah Palembang. Hasil penelitian menunjukkan postur daring dengan kategori berisiko sebanyak 67 orang (87%) sedangkan kategori tidak berisiko sebanyak 39 orang (69,6%) dengan nilai p-value sebesar 0,014 (p-value < 0,05). Nilai Prevalence Ratio (PR) menunjukkan angka 2,921 artinya responden memiliki resiko 2,921 kali lebih besar dibanding responden yang tidak berisiko terhadap kejadian Low Back Pain (95% CI= 1,217-7,007). Hasil penelitian berdasarkan durasi belajar ditemukan mahasiswa yang belajar < 4 jam sebanyak 47 orang (85,5%) dan mahasiswa yang belajar > 4 jam sebanyak 59 orang (75,6%) dengan nilai p-value sebesar 0,243 (p-value > 0,05). Nilai Prevalence Ratio (PR) menunjukkan angka 1,892 artinya mahasiswa yang belajar > 4 jam lebih berisiko 1,892 kali lebih besar untuk mengalami kejadian low back pain dibanding mahasiswa yang belajar < 4 jam (95% CI= 0,761-4,703). Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara postur saat daring dengan kejadian LBP dan tidak ada hubungan antara durasi belajar dengan kejadian low back pain pada mahasiswa IKesT Muhammadiyah Palembang. Mahasiswa disarankan untuk tetap memperhatikan postur saat belajar, melakukan peregangan (stretching) sebelum dan setelah belajar serta tidak melakukan kegiatan monoton dalam satu waktu.
Pengaruh Pemberian L-Arginine terhadap Perbaikan Kerusakan Endotel Arteri Koroner pada Jantung Mencit (Mus Musculus) Model Preeklampsia Alip Sudarmono; Indra Wiji Sari Dewi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.196

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada ibu dan janin. Pada preeklampsia terjadi peningkatan produk lipoperoksidasi dan nitritoksida sintase (NOS), sementara antioksidan enzimatik (vitamin C dan E), superoksida dismutase (SOD) dan glutation peroksidase (GPx) mengalami penurunan. Pemberian L-arginine bertindak melalui jalur sintase nitrat oksida dengan cara menghambat nitrit oksida sintase inhibitor sehingga produksi nitrit oksida akan meningkat dan dapat memberi dampak terjadinya vasodilatasi vaskuler serta memperbaiki hipoksia, diharapkan terjadi dilatasi vaskuler dengan ditemukannya nitrat oxide (NO) didalam endothelium plasenta, cakram korion dan pembuluh darah vili yang memiliki kontribusi pemeliharaan tonus pembuluh darah basal dan menurunkan kinerja vasokonstriktor seperti endotelin ( ET-1) dan tromboksan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian L-ARGININE terhadap gambaran kerusakan endotel : ketebalan dan diameter arteri coroner pada jantung mencit (Mus Musculus) model preeklampsia. Penelitian ini merupakan studi eksperimental, menggunakan 30 mencit (Mus Musculus) bunting yang dibagi secara random dalam tiga kelompok, yaitu kelompok bunting normal, model preeklampsia dan model preeklampsia dengan pemberian L-Arginine. Mencit model preeklampsia dibuat dengan menyuntikan anti Qa2 10 ng ip pada hari ke-1 sampai dengan hari ke-4 kebuntingan yang akan menghilangkan ekspresi Qa2 (homolog dengan HLA-G ibu hamil preeklampsia). Hasil penelitian menunjukkan rerata diameter arteri coroner mencit bunting normal 1098,12 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia 821,58 µm. dengan nilai p=0,004 (p<0,05). Rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia 821,58 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia dengan pemberian L-Arginine 991,27 µm. dengan nilai p=0,019 (p<0,05). Rerata diameter arteri coroner mencit bunting normal 1098,12 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia dengan pemberian L-Arginine 991,27 µm. dengan nilai p=0,326 (p>0,05). Rerata ketebalan arteri coroner mencit bunting normal 178,13 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia 235,29 µm. dengan nilai p=0,009 (p<0,05). Rerata ketebalan arteri coroner mencit bunting normal 178,13 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia dengan pemberian L-Arginine 169,96 µm. dengan nilai p=0,669 (p>0,05). Rerata ketebalan arteri coroner mencit model preeklampsia 235,29 µm dibandingkan rerata diameter arteri coroner mencit model preeklampsia dengan pemberian L-Arginine169,96 µm. dengan nilai p=0,002 (p<0,05). Kata Kunci
Gambaran Fungsi Pendengaran Penerbang Helikopter Skuadron 11/Serbu Periode Tahun 2019-2020 Sigit Sasongko; Awan Buana; Wildan Kurniawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.197

Abstract

Gangguan Pendengaran Akibat Bising (GPAB) adalah tuli saraf akibat paparan bising keras dalam waktu lama. Di lingkungan militer sering dijumpai personil dengan GPAB. Salah satu profesi yang berisiko terjadi GPAB adalah penerbang, dengan beberapa faktor yang berpengaruh adalah usia dan lama kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengambil data epidemiologi tentang fungsi pendengaran para pilot helikopter yang berisiko terjadi GPAB. Penelitian bersifat deskriptif observasional kuantitatif dengan desain potong lintang. Subjek penelitian adalah penerbang helikopter Skuadron-11/Serbu di Lanud Achmad Yani, Semarang berjumlah 32 orang, yang diambil dari data rekam medik. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Hasil audiogram menunjukkan 32 orang penerbang adalah normal, pada seluruh kategori usia dan lama kerja. Hasil ini disebabkan penggunaan alat pelindung telinga (APT) berbentuk helm penerbang yang telah sesuai, yang mereduksi bising lebih dari 14 dB pada frekuensi 250 Hz, 21 dB pada frekuensi 1000 Hz, 26 dB pada frekuensi 2000 Hz, 37 dB pada frekuensi 4000 Hz, dan 42 dB pada pada frekuensi 8000 Hz.. Lama kerja penerbang tergolong singkat dengan jadwal latihan terbang hanya 2 kali seminggu dan lama terbang sekitar 2-3 jam. Kesimpulan penelitian menunjukkan gambaran fungsi pendengaran normal pada seluruh prajurit penerbang helikopter Skuadron-11/Serbu, berdasarkan usia dan lama kerja.
Derajat Fibrosis dan Skor Nafld pada Hepar Tikus Diabetes Mellitus Tipe 2 Remaja Mohamad Alif Ramadan; Rokhima Lusiantari; Miranti Dewi Pramaningtyas
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.198

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan peningkatan glukosa darah. Prevalensi diabetes mellitus tipe 2 pada pada anak-anak dan remaja 6,5%. Kondisi Diabetes Mellitus tipe 2 dapat menyebabkan gangguan NAFLD hingga NASH. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efek diabetes melitus tipe 2 terhadap gambaran fibrosis dan skor NAFLD pada histologi hepar tikus remaja. Penelitian ini menggunakan desain post-test only control group. Kelompok perlakuan diinduksi diet tinggi lemak 2 minggu dan streptozotosin. Kelompok kontrol positif diberi streptozotosin dan kelompok kontrol negatif diberi pakan standar. Organ hepar dibuat preparat histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE). Pembacaan preparat berdasarkan kriteria NAFLD activity score (NAS) dan derajat fibrosis. Analisis data menggunakan Kruskal-Wallis Test dengan post-hoc Mann-Whitney U. Hasil pengamatan histopatologi hepar dengan kriteria NAS 1.80 ± 0.447 (K-), 2.20 ± 0.447 (K+), dan 1.60 ± 0.548 (P). Rata-rata hasil terkait derajat fibrosis 1.00 ± 0.000 (K-), 1.60 ± 0.894 (K+), dan 1.00 ± 1.000 (P). Hasil analisis perbandingan kriteria NAS antar kelompok tidak signifikan (p>0,05) dan begitu juga dengan fibrosis tidak signifikan (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang bermakna antara diabetes mellitus tipe 2 dengan gambaran histopatologi hepar pada tikus remaja.
Efektivitas Program ‘Safe Motherhood’ di Puskesmas Poned dalam Menurunkan AKI akibat Kehamilan dan Persalinan Efriyan Imantika; Rodiani; Dian Isti Angraini; Merry Indah Sari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.199

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator kesehatan dan kemajuan pembangunan sebuah negara. Data SDKI tahun 2013 menunjukkan AKI di Indonesia 228/100.000 kelahiran hidup. Salah satu upaya pemerintah dalam menurunkan AKI ditetapkannya Program Safe Motherhood yang dimulai sejak 1997. Masih tingginya AKI di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam memenuhi target pencapaian pembangunan dalam RPJM tahun 2015-2019. Kegiatan ini diharapkan membantu mengevaluasi permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan Program Safe Motherhood di Puskesmas Poned sehingga dapat lebih efektif dan berperan dalam menurunkan AKI di Indonesia khususnya Provinsi Lampung. Metode yang digunakan yaitu menetapkan tolak ukur penilaian pada evaluasi program Safe Motherhood yang belum memenuhi target di Puskesmas Panjang Tahun 2021 berdasarkan Permenkes No.4 tahun 2019. Persentase capaian masing-masing pilar dalam program safe motherhood yaitu persalinan aman bersih oleh nakes di Puskesmas 79,5 %, antenatal care 72,9 %, pelayanan masa nifas 99,7 % dan program Keluarga Berencana 57,6 %. Efektivitas keempat program safe motherhood di Puskesmas Panjang dinilai cukup efektif dalam menurunkan angka kematian ibu, ditunjukkan dengan AKI di wilayah kerjanya yaitu 1 kematian maternal sepanjang tahun 2020 dengan nilai p = 0,04 dan nilai r = -0,68.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 2 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 1 (2022) Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 2 (2021) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 3 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 2 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 3 (2018) Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014) More Issue