cover
Contact Name
Indri Seta Septadina
Contact Email
indri.andriansyah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rulanadnindya.md@fk.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 24067431     EISSN : 26140411     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya with registered number ISSN 2406-7431 (Print) and ISSN 2614-0411 (Online), is a scientific journal managed by Faculty of Medicine Universitas Sriwijaya, Indonesia. It publishes original research articles and reviews in Biomedical Sciences, Medicine (Neurology, Cardiovascular, Respiratory, Gastrointestinal, Urogenital, Endocrine and Metabolism, Integument, Mental Health, Obstetry and Gynecology, Ophtalmology, ENT, Musculusceletal) and Public Health Medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 641 Documents
Karakteristik Karsinoma Sel Skuamosa Rongga Mulut di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Ickman Setoaji; Winarno Priyanto; Andri Hardianto
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.200

Abstract

Kanker rongga mulut merupakan salah satu penyakit saat ini yang menyebabkan kematian di berbagai negara. Skuamous sel karsinoma merupakan jenis kanker yang sering terjadi pada rongga mulut. Hingga saat ini belum ada penelitian mengenai karakteristik Skuamous sel karsinoma rongga mulut di rumah sakit Hasan Sadikin Bandung pada tahun 2019. Penelitian ini bersifat studi deskriptif dengan rancangan retrospektif menggunakan data rekam medis. Penelitian ini bersifat total sampling yang dilakukan pada bulan Januari hingga Desember 2019. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, lokasi, jenis histopatologi dari skuamous sel karsinoma serta terapi yang dilakukan pada pasien tersebut. Jumlah sampel yang didapatkan pada bulan Januari-Desember 2019 sebanyak 28 pasien terdiri dari 13 laki-laki (46%) dan 15 perempuan (54%). Penderita mayoritas berusia 18-65 tahun sebanyak 23 orang (82%) dengan lokasi paling banyak terjadi pada daerah glossus sebanyak 16 orang (57%). Well differentiated merupakan jenis yang paling banyak ditemukan berdasarkan pemeriksaan histopatologis sebanyak 17 orang (61 %). Berdasarkan tindakan yang dilakukan bahwa 24 orang (86 %) dilakukan tindakan terapi definitif dan hanya 4 orang (14 %) hanya dilakukan tindakan diagnostik. Sebagai simpulan gambaran karakteristik karsinoma sel berdasarkan jenis kelamin perempuan memiliki prevalensi yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki dengan rentang usia 18-65 tahun. Berdasarkan lokasi dan pemeriksaan histopatologi mayoritas daerah yang terkena karsinoma sel skuamosa terjadi pada glossus dengan jenis histopatologi well differentiation. Penderita mayoritas dilakukan tindakan terapi definitif meliputi kombinasi terapi pembedahan, kemoterapi maupun radioterapi.
Optimalisasi Pengetahuan Tokoh Masyarakat Mengenai Penyakit Asam Urat Melalui Sosialisasi Kesehatan Evi Lusiana; Nia Savitri Tamzil; Nita Parisa; Desi Oktariana; Gita Dwi Prasasty; Indri Seta Septadina
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.209

Abstract

Penyakit asam urat merupakan dalah satu penyakit yang banyak diderita masyarakat yang ditandai dengan rasa nyeri pada persendian yang disebabkan endapan kristal monosodium urat pada sendi. Sosialisasi kesehatan merupakan upaya perubahan perilaku manusia yang dilakukan melalui pendekatan edukatif. Tujuan enelitian ini mengetahui pengaruh sosialisasi kesehatan mengenai penyakit asam urat terhadap peningkatan pengetahuan pada tokoh masyarakat. Desain penelitian adalah pra eksperimental one group pra test post test design. Sampel yang diambil sebanyak 70 responden yang berasal dari tokoh masyarakat di Kelurahan Kutobatu Palembang, Sumatera Selatan. Data penelitian ini di ambil dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan mengunakan uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan sebelum intervensi berada pada kategori kurang dengan persentase 75% dan sesudah intervensi berada pada kategori baik dengan persentase 90%. Hasil uji statistic wilcoxon dimana p-value=0,02 < α=0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh sosialisasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tokoh masyarakat di Kelurahan Kutobatu Palembang, Sumatera Selatan.
Keragaman Spesies Nyamuk di Dusun Sukoharjo, Desa Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin Dalilah Dalilah; Faiqah Arina Apriliani; Gita Dwi Prasasty; Dwi Handayani; Susilawati Susilawati; R Irpan Pahlepi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.210

Abstract

Nyamuk adalah vektor penyakit yang menularkan patogen melalui gigitannya pada manusia dan binatang. Beberapa jenis penyakit tular vektor nyamuk di Indonesia yakni Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Filariasis dan Chikungunya. Nyamuk vektor penyakit didominasi dari genus Anopheles, Aedes, Armigeres, Culex dan Mansonia. Peran nyamuk Aedes salah satunya yaitu sebagai vektor penyakit DBD, nyamuk Anopheles merupakan vektor penyakit malaria dan filariasis dan genus lainnya yakni Armigeres dan Culex dapat menularkan patogen filariasis dan Japanese encephalitis. Kabupaten Musi Banyuasin termasuk dalam kategori endemik rendah malaria, selain itu daerah ini juga merupakan daerah endemik Demam Berdarah Dengue. Keberadaan keragaman nyamuk dapat berpotensi penularan penyakit lainnya di kabupaten ini. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik keragamanan nyamuk yang berpotensi menjadi vektor penyakit di Dusun Sukoharjo, Desa Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional yakni survei lapangan. Nyamuk di Dusun Sukoharjo ditangkap pada bulan Agustus 2021 dan di identifikasi pada Laboratorium Entomologi Balai Litbangkes Baturaja. Setiap nyamuk akan diklasifikasikan ke genus dan spesiesnya berdasarkan karakteristik morfologi pada kunci bergambar. Ditemukan empat genus nyamuk yaitu Aedes, Armigeres, Culex, dan Anopheles dengan proporsi berturut-turut 2,6%, 5,1%, 88,5%, dan 3,8%. Sebelas spesies nyamuk ditemukan yakni Aedes lineatopenne, Aedes aegypti ,Armigeres subalbatus, Armigeres kesselli, Culex gelidus, Culex nigropunctatus, Culex quinquefasciatus, Culex tritaeniorhynchus, Culex vishnui, Anopheles kochi, dan Anopheles vagus. Proporsi nyamuk paling banyak ditemukan yakni nyamuk Culex quinquefasciatus. Perlu menjadi kewaspadaan karena nyamuk Culex merupakan potensial vektor untuk penyakit filariasis dan Japanese Enchepalitis.
Detection of Fluoroquinolone Resistance in Mycobacterium tuberculosis Isolate caused by Mutation in the gyrA gene Citra Wulandari; Ziske Maritska
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v9i1.213

Abstract

Tuberkulosis yang resistan terhadap obat merupakan masalah kesehatan masyarakat. TB yang resistan terhadap obat rifampisin dan isoniazid dikenal sebagai MDR-TB, sedangkan XDR-TB adalah MDR-TB yang juga resisten terhadap obat lini kedua, seperti fluoroquinolones (levofloxacin, ofloxacin, dan moxifloxacin). tuberkulosis yang resistan terhadap rifampisin (RR-TB), di mana 78 persen di antaranya menderita tuberkulosis yang resistan terhadap berbagai obat (MDR-TB) (MDR-TB). Fluoroquinolones adalah kelas antimikroba spektrum luas yang telah menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Fluoroquinolones memiliki aktivitas melawan Mycobacterium tuberculosis baik secara in vitro maupun in vivo. Fluoroquinolones dapat menyebabkan resistensi jika digunakan secara tidak tepat atau berlebihan. Menurut beberapa penyelidikan, mayoritas isolat M. tuberculosis yang resistan terhadap fluorokuinolon (sekitar 50-90 persen) memiliki mutasi pada gen gyrA Daerah Penentuan Resistensi Kuinolon QRDR. Namun, keterlibatan genetik dari berbagai mutasi gen gyrA pada isolat Mycobacterium TB yang resisten terhadap resistensi fluoroquinolone tetap menjadi pola mutasi gen gyrA yang tidak diketahui pada isolat Mycobacterium tuberculosis yang resisten. Pada penelitian sebelumnya, mutasi pada gen gyrA ditemukan pada kodon 90 dan 94.
GAMBARAN MANAJEMEN NYERI AKUT PASKA OPERASI PADA PASIEN YANG MENJALANI TINDAKAN OPERASI ELEKTIF DI RSU HAJI MEDAN Fariza Suhaila; Muhammad Jalaludin Assuyuthi Chalil; Andri Yunafri; Abdul Gafar Parinduri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.218

Abstract

Profile of nutritional status and eating behavior of doctors in their work To determine the description of acute post-operative pain management in patients undergoing elective surgery at RSU Haji Medan. This research is a descriptive study with a cross-sectional research design on elective post-operative patients. In this study, the number of respondents who participated was 66 people, with the largest gender being 37 people (56.1%), the average age was 40 years, and the majority of respondents were Javanese, namely 25 people (37.9%) . The highest preoperative pain intensity was moderate pain, amounting to 41 people (62.1%). The majority of pain intensity in the first 8 hours after surgery was moderate pain, in the second 8 hours the majority was mild pain and in the third 8 hours the majority was no pain. The majority of post-operative analgesic regimens use a combination of intravenous injection of ketorolac 30 mg and paracetamol 1 gram per 8 hours. The majority of the side effects felt by respondents after surgery were nausea.
DIAGNOSIS KOMUNITAS DALAM UPAYA PENURUNAN KASUS KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI DESA TALAGA, WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKUPA Sianne Wijaya; Zita Atzmardina
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.223

Abstract

Kekurangan energi kronik (KEK) merupakan kondisi ibu hamil yang mengalami malnutrisi, berlangsung menahun dan mengakibatkan gangguan kesehatan pada ibu dan bayi. Upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kekurangan energi kronik merupakan hal yang dilakukan untuk menurunkan kasus KEK di wilayah kerja Puskesmas Cikupa. Metode diagnosis yang digunakan adalah Paradigma Blum, pengumpulan data melalui mini survei. Prioritas masalah ditentukan dengan metode non skoring delphi. Akar penyebab masalah menggunakan fishbone. Hasil intervensi dilihat dari nilai test setelah penyuluhan dan skrining KEK. Pemantauan menggunakan siklus Plan–Do-Check-Action (PDCA) dan evaluasi dengan pendekatan sistem. Dari hasil analisis data menggunakan t-test didapatkan terdapat perbedaan rata-rata yang bermakna (P-value <0,01 dengan nilai mean difference 17,65). Intervensi dianggap berhasil karena adanya peningkatan nilai rata-rata post test dari pre test. Diharapkan dengan peningkatan pengetahuan, peserta dapat membagikan informasi ke lingkungan sekitar sehingga diharapkan dapat menurunkan kasus KEK di Puskesmas Cikupa.
PENYEBAB GANGGUAN PENGLIHATAN DAN KEBUTAAN PADA ANAK Elsya Mulyani; Febrina Art; Indri Seta Septadina
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.224

Abstract

Pendahuluan: Pencegahan kebutaan pada anak karena penyebab yang dapat dihindari (avoidable blindness) menjadi salah satu prioritas dari World Health Organization (WHO). Prevalensi kebutaan pada anak-anak sebesar 6,3 per 10.000 anak. Gangguan penglihatan pada anak akan mengganggu perkembangan fungsi visual, motorik, dan kognitif serta psikososial. Sekitar 50% penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan pada anak dapat dihindari. Tata laksana yang tepat akan menurunkan angka kejadian kebutaan pada anak sehingga diperlukan identifikasi penyebab kebutaan pada anak. Metode: Pencarian literatur dilakukan dengan menggunakan search engine di beberapa database seperti PubMed, EuropePMC, Science Direct, dan Springer link dengan menggunakan kata kunci terkait topik. Hasil: Penyebab kebutaan pada anak sangat bervariasi dan dapat diklasifikasikan berdasarkan kelainan pada lokasi anatomi mata dan organ lain yang terlibat. Kesimpulan: Penyebab gangguan penglihatan dan kebutaan pada anak dijumpai paling banyak adalah kelainan pada bola mata secara keseluruhan.
PERBANDINGAN PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI DAN SALMONELLA SP PADA HARI PERTAMA DAN HARI KEDUA DI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG Khaira Rezkina; Ance Roslina
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.225

Abstract

Air minum isi ulang adalah air minum yang diproses melalui penjernihan dan tidak memiliki merek yang di produksi oleh depot air minum isi ulang. Air minum yang dikonsumsi harus terhindar dari cemaran mikroba, seperti Escherichia coli dan Salmonella sp. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan jumlah koloni Escherichia coli dan Salmonella sp pada hari pertama dan hari kedua di depot air minum isi ulang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan pendekatan case control teknik Non Probability Sampling dengan metode Total Sampling yaitu mengambil seluruh sampel (9 sampel) di Kelurahan Tegal Sari I-III dilanjutkan identifikasi bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp terhadap sampel di Laboratorium Mikrobiologi FK UMSU. Hasil: Tidak terdapat Escherichia coli pada media EMB dan Salmonella sp pada media SSA. Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak adanya pertumbuhan Escherichia coli dan Salmonella sp pada air minum yang didapat dari depot.
KARAKTERISTIK IBU DAN BAYI PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RSUP DR. MOHAMMAD HOESIN PALEMBANG TAHUN 2021 Muhammad Faza Loebis; Afifa Ramadanti; Septi Purnamasari
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.226

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah bayi dengan berat lahir dibawah 2.500 gram. Kejadian BBLR di Sumatera Selatan mengalami peningkatan drastis dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan ini perlu dievaluasi karena BBLR merupakan indikator kesehatan ibu, nutrisi, pelayanan persalinan, dan kemiskinan. Kondisi BBLR menjadi penyumbang terbanyak sebagai penyebab kematian neonatal sebesar 37% di Sumatera Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu dan bayi pada bayi berat lahir rendah di RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien BBLR di RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2021. Dari 62 sampel penelitian, berat lahir terbanyak berada pada BBLR (1500-2499 gr) sebanyak 44%. Karakteristik ibu BBLR dominan berada pada ibu dengan usia 20–35 tahun (74,2%), usia gestasi 33–36 minggu (41,9%), paritas 1–3 anak (56,5%), riwayat hipertensi (43,8%), dan tidak memiliki riwayat COVID-19 saat kehamilan (88,7%). Penyakit tersering yang menyertai BBLR adalah penyakit membran hialin (30,8%).
THYROID CRISIS AS THE CAUSE OF SUDDEN DEATH: AN AUTOPSY FINDING Djai Yen Liauw; Vionita Simanjuntak
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i1.227

Abstract

Sudden death can occur due to previously known or undiagnosed thyroid diseases. This case reports the death of a 21-year-old woman with symptoms suggestive of thyroid crisis. The victim’s family suspected foul play based on physical findings on the body. However, police investigation and autopsy results revealed a history of pre-existing thyroid disease. The autopsy findings showed enlargement of the thyroid gland and lung edema. Forensic histology also revealed chronic inflammation in the thyroid gland and bleeding in the lung tissue. In conclusion, the victim’s death was attributed to poorly controlled hyperthyroidism which leads to thyroid crisis. This case highlights the importance of proper management and treatment of thyroid diseases, as well as knowledge of physical signs related to postmortem changes. In this context, the case does not fulfill criminal elements but is more related to the pre-existing health condition of the victim. Therefore, a comprehensive analysis is conducted, considering the available information, including the victim’s medical history, witness testimonies, autopsy findings, and other relevant evidence. The investigation of this case holds broad significance, not only in the medical and forensic aspects but also in terms of legal and justice implications.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 2 (2023) Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers Vol 10, No 1 (2023) Vol. 9 No. 3 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 3 (2022) Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 3 (2021) Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 1 (2021) Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 7 No. 3 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 6, No 1 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol. 5 No. 3 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 5 No. 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 5, No 1 (2018) Vol. 4 No. 3 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 3, No 3 (2016) Vol. 3 No. 3 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 2 (2016) Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 3 No. 1 (2016): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 3 (2015): OKTOBER 2015 Vol 2, No 3 (2015) Vol. 2 No. 3 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2015): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi Vol 1, No 1 (2014): Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi More Issue