cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
GALERI SENI KOMUNITAS SENIMAN BOROBUDUR INDONESIA bella, annes
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.508 KB)

Abstract

Candi Borobudur sebagai icon Budaya Dunia harus diperkuat dengan aktivitas para seniman disekelilingnya, sebab daya tarik Candi Borobudur akan memudar tanpa aktivitas seni dan budaya di sekitarnya. Seniman di sekitar Borobudur yang diwadahi oleh Komunitas Seniman Borobudur Indonesia mempunyai citra yang unggul di bidang kesenian. Namun, para seniman di Komunitas Seniman Borobudur Indonesia dianggap belum kompak dalam produktifitas kerjanya, karena sering kali mereka hanya mengeluarkan karya seni jika akan ada acara tertentu. Padahal kiprah para seniman akan terpinggirkan tanpa wadah dan organisasi yang kuat dalam bekerja. Sehingga dibutuhkan galeri sebagai wadah bagi para seniman dalam berkarya, memamerkan hasil karya mereka, serta menjualnya. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian galeri dan museum, fungsi dan aktifitas di galeri dan museum, dan standar-standar galer dan museum, studi pandang tinjauan tentang seni, serta studi banding beberapa galeri. Dilakukan juga tinjauan mengenai Kabupaten Magelang, perkembangan kesenian dan kebudayaan di daerah tersebut, serta program-program pemerintah yang mendukungnya. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep arsitektur organik. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan tapak dilakukan pada 3 alternatif lokasi dengan menggunakan matriks pembobotan. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KAB. BANJARNEGARA Frilia, Ika
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1728.837 KB)

Abstract

Dalam perkembangannya, pemerintah daerah Kab.Banjarnegara akan mulai menata beberapa kawasan menjadi suatu kawasan perkantoran supaya dinamika pembangunan fisik kawasan kota Banjarnegara dapat berkembang secara terencana. Dalam rangka mengkonsepkan kantor pelayanan publik yang terpadu, sehingga diperlukan suatu perencanaan dan perancangan perkantoran yang strategis dan ideal untuk kebutuhan publik itu sendiri, maka di sediakan lahan milik pemerintah daerah yang berada dalam lingkungan pengembangan untuk perkantoran pemerintah Banjarnegara. Salah satu kantor yang akan di bangun yaitu Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang kantor, pengertian dan standar-standar mengenai kantor dinas pemertintahan, , serta studi banding beberapa kantor dinas yang telah ada. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep kontekstual dengan lingkungan di indonesia yaitu tropis.. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
PURWOKERTO EXPO CENTER probosiwi, larasati; sudarwanto, budi; dwiyanto, agung
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1590.73 KB)

Abstract

Sekarang ini pertemuan dan konvensi dapat sebagai alat penyebaran dan pertukaran informasi tentang hal-hal baru serta masalah-masalah yang sifatnya universal terhadap kepentingan masyarakat di suatu daerah. Konvensi dan pertemuan tersebut dapat bersifat internasional, nasional maupun regional yang biasa dilakukan oleh perusahaan, kantor pemerintah atau instansi lainnya. Adanya kegiatan pertemuan atau konvensi diharapkan dapat menjadi pendorong bagi perkembangan di berbagai aspek di suatu wilayah. Seperti aspek industri ekonomi yang berkaitan dengan kegiatan pariwisata, hiburan, dan sebagainya. Purwokerto merupakan ibukota dari Kabupaten Banyumas. Kota ini merupakan kota yang berkembang sebagai pusat kegiatan bisnis, perdagangan, industri, serta investasi dari kota-kota di wilayah sekitarnya. Purwokerto merupakan daerah yang potensial sebagai tempat di selenggarakannya konvensi dan produk industri/ perdagangan maupun pariwisata dalam skala local maupun skala nasional. Berkembangnya MICE di Kota Purwokerto dengan sendirinya akan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Dan tentu dengan berkembangnya MICE tersebut akan mendorong laju perekonomian Purwokerto, dan menciptakan atmosfer budaya baru, yaitu berkembangnya Purwokerto menjadi kota metropolitan. Purwokerto akan menjadi pusat bisnis baru di Kabupaten Banyumas dan menjadi nadi perekonomian di Jawa Tengah.
TERMINAL BUS TYPE A DI KABUPATEN DEMAK galuh, diah; nugroho, satrio; budi, agung
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem transportasi merupakan kegiatan profesional yang tidak dibatasi oleh batas geografi, kegiatan lalu lintas tertentu dan moda transportasi. Transportasi memegang dalam kehidupan manusia, timbul tuntutan untuk menyediakan sarana dan prasarana transportasi agar pergerakan mereka dapat berlangsung secara aman, nyaman, teratur, dan lancar serta ekonomis dari segi waktu maupun biaya. Dengan memperhatikan rencana kebutuhan lokasi simpul jalan yang merupakan bagian dari Rencana Tata Ruang, ditetapkan dua puluh lima kota dengan fasilitas Terminal Bus tipe A, dan salah satunya Kabupaten Demak. Kabupaten Demak terletak sangat strategis, baik secara regional maupun nasional. Kabupaten ini dari segi transportasi merupakan titik tengah jalur pada pantai utara Jawa dari barat ke timur maupun sebaliknya. Hal ini memberi keuntungan dari kedudukan Kabupaten Demak sebagai kota penyangga Ibukota propinsi Jawa Tengah bahwa Kota Semarang akan menjadi simpul jasa dan distribusi yang akan terus berkembang. Oleh karena itu diperlukan strategi guna menarik dan mendukung pertumbuhan kota, minimal mampu menampung arus pergerakan regional Jawa Tengah, maupun nasional. Kota Semarang berpotensi sebagai pusat perkembangan transportasi yaitu sebagai pintu gerbang ke kawasan nasional dan memiliki peran mendorong kemajuan daerah sekitarnya. Terminal Tipe B Bintoro Demak, saat ini juga sudah tidak dimungkinkan kembali untuk dikembangkan ataupun direnovasi. Letak tapak terminal saat ini sudah berada di tengah Kota Demak karena perkembangan Kota yaitu kurang dari satu kilometer dari alun-alun Masjid Agung Demak.
BANJAR BARU INTERNATIONAL CIRCUIT DENGAN PENEKANAN DESAIN HI-TECH bhirawan, bio; darmawan, edy; suyono, bambang
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.281 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki peminat khusus dalam dunia otomotif khusus nya dalam olahraga balap, dapat dilihat dari event yang terus berkembang di Indonesia khusus nya di Kalimantan Selatan, dapat dilihat banyak nya para pembalap nasional yang terlahir dari sana, dan banyak nya event nasional yang diselenggarakan dengan rutin disana. Namun semua ini tidak didukung pemerintah secara maksimal dalam menunjang dan mendukung aktivitas dunia balap yang ada, Banjar Baru memiliki beberapa potensi dalam dunia otomotif di Indonesia seperti, Posisi geografis yang berada di tengah tengah Indonesia, dukungan masyarakat yang besar dalam dunia otomotif, lahan yang berlimpah, dan banyak lagi potensi yang terdapat disana. Sampai saat ini hanya terdapat satu sirkuit di Indonesia yang memenuhi standar sirkuit dari FIA (Federation Internationale de I’Automobile), FIM (Federation Internationale de Motorcyclisme), dan badan dunia otomotif lain di Indonesia yang bisa digunakan untuk event Internasional, namun sirkuit tersebut tidak terawat dan tentu saja sangat kurang untuk menampung minat dari masyarakat didalam nya baik itu dalam event skala regional hingga Internasional. Dengan dukungan pemerintah secara penuh dan serius serta partisipasi mereka merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengembangkan dunia balap yang ada di Banjar Baru bahkan di Indonesia dalam bentuk sirkuit berskala Internasional dengan penekanan desain Hi-Tech sehingga dapat mengikuti jaman dan dapat mengembangkan potensi dunia otomotif di Indonesia.
SINEPLEKS IMAX DI SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR POST MODERN putra, harind; iswanto, Dhanoe; riskiyanto, resza
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1468.576 KB)

Abstract

Menonton film di bioskop merupakan kegiatan pengisi liburan yang cocok bagi keluarga yang memiliki sedikit waktu liburan. Menonton telah menjadi gaya hidup tersendiri bagi masyarakat kota yang membutuhkan hiburan. Hal ini juga didukung dengan semakin banyak film-film yang diproduksi baik dalam maupun film luar negeri. Kota Semarang saat ini memiliki tiga tempat menonton, yaitu XXI Paragon, 21 Ciputra, dan E-Plaza Cinema. Ketiga tempat ini masih menggunakan format film lama untuk penyajian filmnya. Teknologi IMAX menyajikan pengalaman menonton film yang berbeda dari teknologi lainnya. Saat ini, banyak film-film Hollywood yang dibuat dalam format IMAX. Karena itu, IMAX dapat menjadi pilihan yang menarik terutama bagi pecinta film di Semarang.
HOTEL RESORT DI KAWASAN WISATA AIR PANAS GUCI – KABUPATEN TEGAL PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR ORGANIK saragi, samia; setioko, bambang; setyowati, erni
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tegal merupakan salah satu tujuan wisata yang memiliki potensi alam dan budaya di Jawa Tengah. Salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Tegal yang telah menjadi objek wisata unggulan dalam lingkup Jawa Tengah adalah objek wisata air panas yang berada di Desa Guci. Kawasan Wisata Air Panas Guci memiliki potensi pengembangan wisata berawal dari sumber mata air panas, kearifan budaya lokal yang masih tetap dipertahankan, yaitu wayang dan tarian, komoditi teh dan jamu yang telah melekat dengan kabupaten Tegal. Perkembangan Kepariwisataan ini berdampak pada jumlah pengunjung yang terus meningkat dan berbanding lurus dengan kebutuhan akan sarana akomodasinya. Oleh karena itu, dengan banyaknya fasilitas yang dikembangkan, diperlukan adanya sarana akomodasi berupa fasilitas penginapan yang memberikan pelayanan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam di Guci secara lebih lama. Jenis penginapan yang sesuai adalah Hotel Resort. Hotel Resot merupakan sebuah respon terhadap perkembangan kawasan wisata yang juga menjadi hotel resort pertama yang memberikan fasilitas berupa wahana pertunjukan, tea spa and massage, serta café jamu sebagai salah satu pemasaran dari ciri khas Kabupaten Tegal Penekanan desain pada hotel resort ini adalah arsitektur organik yang dalam proses desain mempertimbangkan unsur organik baik dari bentukan bangunan hingga penyelarasanna terhadap lingkungan sekitar. Penataan Hotel Resot merespon tapak dan view menuju ke bagian bawah desa Guci, yaitu kecamatan Bumijawa, dan beberapa Kecamatan dari Kabupaten Tegal.
MUSEUM ZOOLOGI DI KOTA SEMARANG damayanti, anisa; Indrosaptono, Djoko; iswanto, dhanoe
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.836 KB)

Abstract

Kota Semarang yang merupakan sebuah ibukota Provinsi di Jawa Tengah adalah sebuah kota yang tengah tumbuh menjadi sebuah kota yang berkembang di berbagai sector. Tidak hanya sector ekonomi namun juga pembangunan, dan pariwisata juga mengalami peningkatan yang signifikan. Di jantung Kota Semarang kini dapat dilihat banyak sekali bangunan-bangunan pencakar langit yang sedang dibangun, serta menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan di seluruh daerah di Kota Semarang. Pada libur akhir pekan disetiap pusat-pusat perbelanjaan dipenuhi oleh masyarakat-masyarakat di Kota Semarang dan bahkan para pelancong pun tidak luput untuk ikut mengunjungi pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Semarang. Namun pembangunan di sector penunjang pendidikan sangatlah minim. Bangunan-bangunan bersejarah dan museum tidak lagi di minati oleh masyarakat Kota Semarang. Banyak diantara masyarakat menganggap museum adalah bangunan yang menyeramkan karena kurangnya perawatan dan pemeliharaan. Citra museum sebagai bangunan yang memiliki nilai sejarah serta unsur pendidikan yang kuat seakan kalah pamor dengan keberadaan pusat-pusat pebelanjaan yang ada di Kota Semarang. Belum adanya bangunan Museum yang memiliki konsep edukasi dan entertainment di kota Semarang sehingga diharapkan Museum Zoologi Kota Semarang dapat menunjang aspek pendidikan di Kota Semarang sekaligus menjadi ikon wisata baru di Kota Semarang yang memiliki penekanan desain Arsitektur Post Modern.
ASRAMA MAHASISWA DI SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR TROPIS amanda, muhammad; woro, titien; hardiman, gagoek
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2895.727 KB)

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang pesat merupakan hal yang selalu mendasari munculnya tuntutan kebutuhan akan tempat tinggal di kota-kota besar. Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penduduk Kota Semarang pada tahun 2011 mencapai 1.544.358 jiwa. Tentu saja jumlah tersebut belum termasuk jumlah perpindahan penduduk dari luar kota ke Semarang. Adanya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang sedang berkembang pesat seperti Universitas Diponegoro (UNDIP) di daerah Tembalang (bagian tenggara Kota Semarang) menjadikan banyaknya jumlah pendatang lebih didominasi oleh kalangan pelajar. Seiring dengan meningkatnya jumlah peminat PTN ini, jumlah migrasi mahasiswa pendatang ke kawasan kampus UNDIP Tembalang-pun dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga BPS mencatat pada tahun 2011 kecamatan ini sebagai penyumbang jumlah pendatang terbesar di Semarang. Perkembangan yang pesat membuat pembangunan cenderung tidak beraturan di sekitar lingkungan kampus, sehingga lahan yang tersedia tidak mampu dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Harga tanahpun semakin melonjak dan langka. Fenomena ini tentu mendorong minat investasi perusahaan pengembang untuk membuat hunian vertikal baru sekelas apartemen yang saat ini menjadi solusi praktis dari masalah yang ada, serta lebih banyak diminati oleh kalangan mahasiswa di kota-kota besar. Untuk itu diperlukan sebuah kajian yang meninjau lebih dalam mengenai pengertian hunian vertikal untuk mahasiswa, dalam hal ini dinamakan ‘asrama mahasiswa’ untuk kelas menengah keatas yang memiliki fasilitas sekelas apartemen. Dilakukan juga beberapa studi banding mengenai hunian vertikal untuk mahasiswa di beberapa kota besar lain, untuk kemudian disesuaikan dan diterapkan berdasarkan kondisi di kecamatan Tembalang, Semarang. Pendekatan perancangan dilakukan dengan penekanan desain arsitektur tropis menyesuaikan iklim setempat, dengan mempertimbangkan aspek fungsional, kinerja, teknis dan kontekstual bangunan setipe.
KURSUS MUSIK MODERN DI SEMARANG danieryanto, elza; darmawan, edy; werdiningsih, hermin
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : IMAJI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.53 KB)

Abstract

Kursus Musik Modern di Semarang adalah sebuah tempat pendidikan musik non formaluntuk anak-anak ( usia prasekolah sampai usia SD ) yang terletak di kota Semarang sebagaisarana penyaluran dan pengembangan bakat anak dalam bermusik denganmempertimbangkan psikologi perkembangan dan perilaku anak untuk menciptakan suasanayang nyaman dan efektif dalam kegiatan belajar dan mengajar musik. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang Musik, kursus music, bangunan sekolah music, pengertian dan cirri-ciri Arsitektur Post Modern dan Green Architcture. Sebagai kesimpulan, luasan program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Page 6 of 45 | Total Record : 446