cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Geografi Indonesia
ISSN : 02151790     EISSN : 2540945X     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
Identifikasi Bidang Gelincir Zona Rawan Longsor Menggunakan Metode Geolistrik Di Ruas Jalan Toraja – Mamasa Sudarwin Kamur; Samsi Awal; Ahmad Iskandar
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 2 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.48262

Abstract

Abstrak. Metode geolistrik tahanan jenis merupakan salah satu dari metode geofisika yang dapat mendeteksi aliran listrik di bawah permukaan bumi. Salah satu aplikasi metode geolistrik tahanan jenis adalah dapat mengidentifikasi bidang gelincir pada daerah rawan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bidang gelincir pada daerah rawan lonsor di ruas jalan Toraja – Mamasa. Hasil dari pengukuran geolistrik tahanan jenis dipadukan dengan hasil pengeboran di beberapa titik agar tidak terjadi kesalahan dalam proses interpretasi batuan yang diduga sebagai penyebab terjadinya tanah longsor. Informasi tentang perlapisan tanah tersebut digunakan untuk mengetahui batas-batas ketidakstabilan pada lapisan tanah yang dapat menjadi acuan dalam pengembangan wilayah, khususnya ruas jalan Toraja - Mamasa. Dalam penelitian ini diperoleh nilai resistivitas yang berbeda-beda untuk setiap batuan. Variasi resistivitas yang diperoleh dimulai dari 0 – 978 Ωm. Nilai resistivitas batuan pada bidang gelincir di lokasi penelitian berada pada bidang batas 50-300 Ωm. Batuan  penyusunnya berupa batupasir lempung, lava andesit dan basalt. Abstract The resistivity geoelectric method is one of the geophysical methods that can detect the flow of electricity below the earth's surface. One application of the resistivity geoelectric method is to identify the slip field in landslide prone areas. The research aimed to discover slip area of landslide prone zone at the segment road of Toraja-Mamasa. The results of the geoelectric resistivity measurements are combined with the results of drilling at several points so that there are no errors in the process of rock interpretation which are thought to be the cause of landslides. Information about the soil layers is used to determine the boundaries of instability in the soil layer which can be used as a reference in regional development, especially the Toraja - Mamasa road segment. In this research, it was obtained different resistivity values for each rock. The resistivity variation obtained started from 0 - 978 Ωm. The rock resistivity value in the slip plane at the research location is in the 50-300 Ωm boundary fields. The rocks lithologies are clay sandstones, andesite lava and basalt. 
Dampak Gempa Lombok dan Sumbawa 2018 Terhadap Sumber Penghidupan dan Strategi Kelangsungan Hidup Keluarga Korban Abdur Rofi; Humam Zarodi
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 2 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.49132

Abstract

Abstrak. Gempa Lombok dan Sumbawa 2018 mengakibatkan 564 kematian, 1.584 luka-luka, dan 396.032 warga mengungsi. Selain itu, gempa tersebut merusak 239.954 rumah. Studi ini dilakukan untuk mengkaji lebih jauh dampak gempa terhadap sumber penghidupan keluarga korban dan stategi kelangsung hidup mereka pasca gempa. Studi ini menggunakan data mentah dari survei rumah tangga korban yang dilakukan oleh UNDP. Jumlah sampel yang adalah 770 keluarga yang diambil secara sistematik random sampling dari daftar keluarga korban gempa di 7 kecamatan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Studi ini menemukan bahwa gempa berdampak pada penghidupan 74,32% rumah tangga yang tersebar di seluruh kabupaten. Dampak paling signifikan adalah berkurangnya pendapatan, kehilangan pekerjaan, berkurangnya kemampuan fisik untuk bekerja, hilangnya pemasok dan pasar. Dampak tersebut bervariasi antar kabupaten/kota. Untuk mengatasi terganggunya sumber mata pencaharian, kegiatan/upaya keluarga korban antara lain meminjam, mengurangi konsumsi, menjual aset, dan berganti pekerjaan. Abstract.The 2018 Lombok and Sumbawa earthquakes resulted in 564 deaths, 1,584 injuries, and 396,032 residents displaced. Also, the earthquake damaged 239,954 houses. This study is conducting to examine further the impact of the earthquake on the livelihoods and  livelihood strategy. This study uses raw data from the household survey. The total sample  was 770 families taken by systematic random sampling from a list of earthquake victim families in 7 districts. Data were analyzed descriptively quantitatively. This study found that the earthquake's impact on livelihoods for 74.32% household spread across all districts. The most significant impact is reduced income, loss of employment, reduced physical ability to work, loss of suppliers and markets. These impacts vary between districts/cities. To overcome the disruption to their livelihood sources, the survivor's family's activities/efforts include borrowing, reducing consumption, selling assets, and changing jobs. 
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Tenaga Kesehatan dalam Tanggap Darurat Bencana Banjir di Puskesmas Bidara Cina Jakarta Timur Fathinah Ranggauni; Adella Rismadianti; Arga Buntara; Fandita Tonyka Maharani; Rafiah Maharani Pulungan
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 2 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.49765

Abstract

Abstrak. Tanggap darurat adalah suatu tindakan yang dilakukan dengan secepat mungkin pada saat bencana terjadi untuk mencegah potensi buruk terhadap masyarakat. Dalam tanggap darurat bencana ini, dibutuhkan tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan dan pengalaman pelatihan terkait tanggap darurat bencana banjir. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap tenaga kesehatan dalam tanggap darurat bencana banjir di Puskesmas Bidara Cina. Desain penelitian ini adalah cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peran Puskesmas Bidara Cina 1, 2 dan 3. Sebanyak 32 tenaga kesehatan dilibatkan dalam penelitian ini dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh responden dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan dengan sikap tenaga kesehatan dalam tanggap darurat bencana banjir (p=0,029). Bagi penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan simulasi tanggap darurat bencana banjir sebagai variabel tindakan tanggap darurat bencana. Abstact.Emergency Response is an immediate action conducted when a disaster occurs to prevent any potential adverse impact on people. In emergency response, community health workers who have sufficient knowledge and training experience in flood disaster emergency response are required. The purpose of this research was to examine the relationship between knowledge and attitude of community health workers about flood disaster emergency response at Bidara Cina Primary Health Cares (PHC). The design of this research was a cross-sectional design with quantitative and qualitative approaches to know the role of Bidara Cina 1, 2 and 3 Primary Health Cares in flood disaster emergency response. A total of 32 community health workers were recruited in this research by using total sampling technic. Data collection was conducted by questionnaires filling and interviews. The result shows that there was a significant relationship between knowledge and attitude of community health workers about flood disaster emergency response (p=0,029). Further studies which use a flood disaster emergency response simulation as an additional variable are recommended.
Penyusunan Basis Data Spasial Fasilitas Bangunan Gedung bagi Penyandang Disabilitas (Universitas Gadjah Mada Menuju Kampus Inklusi) R. Suharyadi; Iswari Nur Hidayati; Wuri Handayani
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.50199

Abstract

Sebagai universitas terkemuka di tanah air, Universitas Gadjah Mada harus siap menjelma sebagai kampus inklusi. Artinya, kampus yang ramah terhadap penyandang diasbilitas. Untuk menjadi kampus inklusi, maka pengelola kampus harus menyediakan fasilitas yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Untuk itu penyusunan database spasial bangunan Gedung dengan informasi fasilitas penyandang disabilitas perlu diwujudkan. Basis data yang disusun akan bersumber dari data penginderaan jauh, dan memanfaatkan fasilitas sistem informasi geografis untuk pemanfaatan data spasial. Tujuan penelitian adalah (1) inventarisasi dan menyusun basis data bangunan gedung dan bangunan fasilitas untuk penyandang disabilitas di Kampus Universitas Gadjah Mada, (2) memberikan rekomendasi penyediaan bangunan fasilitas untuk penyandang disabilitas kampus UGM. Interpretasi visual digunakan sebagai metode untuk ekstraksi bangunan Gedung di UGM. Citra penginderaan jauh yang digunakan berupa mosaic foto udara format kecil yang dipotret dengan menggunakan wahana tanpa awak. Survey lapangan dilakukan dengan cara sensus pada seluruh bangunan Gedung di kampus UGM. Penyusunan basis data spasial menggunakan fasilitas sistem informasi geografi. Hasil penelitian berupa data base spasial bangunan Gedung dan bangunan fasilitas untuk penyandang disabilitas di kampus UGM. Atribut yang menyertadi data base tersebut antara lain aksesibilitas bagi penyandang disabilitas berupa ramp atau lift, guiding block, dan fasilitas toilet.
Potensi Bencana Alam di Kawasan Bekas Danau Purba Borobudur Edi Widodo; Hastuti Hastuti; Muhsinatun Siasah Masruri
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 2 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.50260

Abstract

Abstrak Bencana dapat terjadi kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja. Potensi bencana dapat terjadi tidak terkecuali di kawasan bekas Danau Purba Borobudur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bencana di kawasan bekas Danau Purba Borobudur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan trianggulasi teknik.  Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan potensi bencana alam di kawasan bekas Danau Purba Borobudur meliputi gempa bumi, erupsi gunungapi, tanah longsor dan banjir.   Abstract Disasters can happen anytime, anywhere and to anyone. Potential disasters can occur not least in the area of the former Borobudur Ancient Lake. This study aims to determine the potential for disasters in the area of the former Borobudur Purba Lake. This research is a qualitative descriptive study. The data collection technique used technical triangulation. Data analysis using the Miles & Huberman model. The results showed the potential for natural disasters in the Ancient lake Borobudur former include earthquakes, volcanic eruptions, landslides and flooding. 
Distribusi Keruangan Penanaman Modal di Kabupaten Bantul Aprilia Prasmudika Sighita; Bambang Sriyanto Eko Prakoso
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.51561

Abstract

Kabupaten Bantul meraih prestasi tingkat nasional di tahun 2008 yakni memperoleh penghargaan dalam KPPOD Award. Penghargaan yang diperoleh menjadi awal yang baik bagi Kabupaten Bantul dalam memperbaiki iklim penanaman modal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis distribusi keruangan penanaman modal dan pengaruh karakteristik wilayah terhadap pemilihan lokasi penanaman modal. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis tetangga terdekat, dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa distribusi keruangan penanaman modal di Kabupaten Bantul terdistribusi di 10 kecamatan, sedangkan 7 kecamatan lainnya belum menjadi destinasi penanaman modal. Untuk lokasi perusahaan penanaman modal membentuk pola dispersed atau merata dengan nilai R sebesar 5,920887 (R>1). Sebagian dari lokasi penanaman modal berada di tepi jalan raya. Pemilihan lokasi penanaman modal di Kabupaten Bantul dipengaruhi oleh faktor daya tarik karakteristik wilayah seperti pertumbuhan ekonomi dan jumlah objek wisata. Bantul Regency won the national award of KPPOD in 2008. That award was a good commencement to improve Bantul Regency’s investment climate. The aims of this research were to identify and analyse the spatial distribution of investment and the effect of regional characteristics on the selection of investment site. The analytical techniques used in the research are descriptive analysis, nearest neighbour analysis, and multiple regression analysis. Based on the analysis, it can be concluded that distribution of investment in Bantul Regency distributed in 10 sub-districts, while 7 others are not yet be destination of investment. For the location of investment firms forms a dispersed pattern with R value 5,920887 (R>1). Some investment firm are located on the edge of highway. The selection of investment sites in Bantul regency is affected by the attraction factors of the region characteristics such as economic growth and number of tourism objects.   
Analisis ekologi bentanglahan di Taman Nasional Baluran dan sekitarnya Alfi Wira Wijaya; Aulia Ika Rahmawati; Ardyani Putri Wijaya; Eni Paryani; Heni Dwi Lestari; Ikhwan Amri; Lutfi Ardianti; Syella Rachma Putri; Eko Haryono
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.51956

Abstract

Taman Nasional Baluran memiliki kondisi geomorfologi dan iklim yang khas sehingga dapat membentuk sabana. Masalah yang terjadi di Taman Nasional Baluran adalah adanya perubahan penutup lahan seiring berjalannya waktu. Kondisi tersebut diikuti dengan perubahan struktur ekologi bentanglahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penutup lahan berdasarkan aspek geomorfologi dan dinamika perubahannya di Taman Nasional Baluran. Teknik sistem informasi geografis dan penginderaan jauh digunakan untuk menginterpretasi kondisi geomorfologi dan penutup lahan. Analisis ini juga menggunakan software FRAGSTAT untuk mengkuantifikasi landscape metrics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap penutup lahan memiliki pola sesuai dengan kondisi geomorfologi. Temuan lain menunjukkan bahwa penutup lahan semak dan belukar, sabana, serta hutan lahan rendah mengalami perubahan luas secara signifikan selama tahun 1997-2019.  Fragmentasi yang terjadi pada penutup lahan di Taman Nasional Baluran, terutama sabana yang mengalami penurunan luas, turut mengancam kelestarian habitat flora dan fauna asli. Baluran National Park has unique geomorphology and climate conditions, so savannas possibly formed. The problem that happened in Baluran National Park is the land cover changes over time. The condition then followed by the change of landscape ecology structures. Therefore, this study aims to analyze land cover patterns based on geomorphological aspects and the change dynamics in Baluran National Park. Geographic information systems and remote sensing techniques were used to interpret the geomorphological and land cover condition. This analysis also used FRAGSTAT software to quantify landscape metrics. The result showed that each land cover has a pattern in accordance with geomorphological characteristics. Other findings showed that the land cover of shrubs, savannas, and lowland forests underwent significant changes during 1997-2019. The fragmentation that has occurred on Baluran National Park’s land cover, especially savannas that have decreased in area, also threatens the preservation of native flora and fauna habitats. 
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Status Kemiskinan Rumah Tangga Pada Wilayah Central Bussiness District (CBD) di Kota Makassar Rusman Rasyid; Andi Agustang; Andi Tenri Pada Agustang; Bastiana Bastiana; Najamuddin Najamuddin
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.54461

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi status kemiskinan rumah tangga pada wilayah central bussiness district (CBD) di Kota Makassar melalui pengamatan, dan wawancara mendalam terhadap 98 rumah tangga miskin sebagai sampel. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik binner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor- faktor yang secara nyata mempengaruhi status kemiskinan rumah tangga pada wilayah central bussiness district (CBD) di Kota Makassar dengan selang kepercayaan mencapai 94,9 % yaitu tingkat pendidikan, kesanggupan menyediakan bahan makanan, kesanggupan membayar biaya pengobatan, luas lantai bangunan tempat tinggal, dan tingkat pendapatan 
Kelayakan Usahatani Padi dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Petani di Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan Sudrajat Sudrajat
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.54500

Abstract

Kelayakan usahatani secara finansial harus menjadi perhatian yang sangat penting dalam kebijakan pembangunan pertanian.  Hal ini terjadi karena kelayakan usahatani  menentukan besarnya nilai keuntungan finansial yang diterima petani. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan: pertama mengetahui kondisi sosial-demografi dan ekonomi petani padi; kedua menganalisis kondisi finansial usahatani padi yang mencakup biaya, penerimaan dan pendapatan  atau keuntungan usahatani padi;  dan ketiga menganalisis kelayakan  usahatani padi  dan pengaruhnya terhadap pendapatan petani di Desa Margoluwih Kecamatan Seyegan. Jumlah sampel sebanyak 90 petani  yang diambil secara random sampling. Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari instatsi pemerintah. Data disajikan dalam bentuk tabel  dan dianalisis secara deskriptif  kuantitatif. Hasil penelitian menemukan adanya variasi kondisi sosial-ekonomi dan demografi petani, sedangkan hasil analisis finansial menemukan  adanya variasi  biaya usahatani menurut luas lahan dan variasi  penerimaan atau pendapatan  menurut perbedaan hasil  produksi dan  biaya. Sementara itu, berdasarkan analisis kelayakan usahatani padi dengan  R/C ratio maupun dengan B/C ratio menunjukkan bahwa kegiatan usahatani padi masih layak dan secara signifikan nilai kelayakan tersebut berpengaruh positif  terhadap pendapatan yang diterima petani.  Financial feasibility of farming must be a very important concern in agricultural development policy.This happens because the feasibility of farming determines the value of financial benefits received by farmers. Based on this, this research was conducted with the aim to; firstly knowing the socio-demographic and economic conditions of rice farmers; the second analyzes the financial condition of rice farming  which includes the cost, revenue and income or profits from rice farming; and third, analyzing the feasibility of rice farming and its effect on farmers' income in  Margoluwih Village of Seyegan District. The total sample of 90 farmers taken by random sampling. Primary data was collected through structured interviews using a questionnaire,  while secondary data is collected from government agencies. Data is presented in tabular form and analyzed descriptively quantitatively. The results of the study found variations in the socio-economic and demographic conditions of farmers, whereas the results of financial analysis found variations in farming costs according to land area and variations in revenue or income according to differences in production results and costs. Meanwhile, based on the feasibility analysis of rice farming with R/C ratio and with the B/C ratio shows that rice farming activities are still feasible and significantly the feasibility value has a positive effect on the income received by farmers. 
Deteksi pengaruh gelombang Kelvin pada fluktuasi uap air di tropopause menggunakan model inversi Dita Fatria Andarini; Noersomadi Noersomadi
Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.54759

Abstract

Analisis pengaruh gelombang ekuatorial Kelvin terhadap fluktuasi uap air (H2O) di lapisan tropopause (paras tekanan udara 100 hPa), dilakukan dengan  memanfaatkan data Microwave Limb Sounder (MLS) Aura versi 4.2 dan angin zonal NCEP DOE Reanalysis II sepanjang tahun 2017. Model inversi gelombang melalui pendekatan Newtonian diterapkan untuk mencari parameter amplitudo (A) dan fasa (φ) gelombang dominan pada variasi anomali H2O (H2O*). Hasil penyelarasan model inversi menunjukkan perambatan H2O* positif ke arah timur bersesuaian dengan angin zonal (U) positif (angin baratan) yang identik dengan pergerakan gelombang Kelvin. Perambatan ini didominasi oleh bilangan gelombang k1 dengan A1 dan φ1 berturut–turut sebesar 0,44 dan 21,1°.  Penulis menemukan bahwa variasi uap air dipengaruhi oleh perubahan angin baratan menjadi angin timuran dan konvergensi sebesar 0,15 × 10–5 s–1. Analisis komposit diagram relatif terhadap nilai maksimum H2O* menunjukkan adanya pengaruh gelombang ekuatorial Kelvin terhadap distribusi uap air di tropopause. Penelitian terkait pengembangan model kopel troposfer dan stratosfer perlu mempertimbangkan proses dinamika gelombang Kelvin dan proses radiatif dari konsentrasi uap air di tropopause. Analysis on the influence of equatorial Kelvin wave on the fluctuations in water vapor (H2O) at tropopause (100 hPa air pressure level) has been done utilizing Microwave Limb Sounder (MLS) Aura version 4.2 and zonal wind (U) from NCEP DOE Reanalysis II data throughout the year of 2017. The inverse wave model using Newtonian approximation has been applied to determine the dominant of both wave amplitude (A) and phase (φ) parameters on the H2O anomaly (H2O*). The fitting of inverse modeling result showed an eastward propagation of positive H2O* associated with positive U (westerly wind) which is identical as Kelvin wave movement. The propagation is dominated by wavenumber k1 where A1 and φ1 is 0.44 and is 21.1°, respectively.  The authors found that water vapor variations were influenced by the reversal of zonal wind from easterly to easterly and the convergence as large as 0,15 × 10–5 s–1. The composite analysis relative to the maximum value H2O* showed the influence of equatorial Kelvin wave in the water vapor distribution at tropopause. The research on the development of the troposphere –stratosphere coupling model may need to consider the dynamical process of the equatorial Kelvin wave and radiative process of water vapor concentration in the tropopause. 

Filter by Year

1988 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 40, No 1 (2026): Majalah Geografi Indonesia Vol 39, No 2 (2025): Majalah Geografi Indonesia Vol 39, No 1 (2025): Majalah Geografi Indonesia Vol 38, No 2 (2024): Majalah Geografi Indonesia Vol 38, No 1 (2024): Majalah Geografi Indonesia Vol 37, No 2 (2023): Majalah Geografi Indoenesia Vol 37, No 1 (2023): Majalah Geografi Indonesia Vol 36, No 2 (2022): Majalah Geografi Indonesia Vol 36, No 1 (2022): Majalah Geografi Indonesia Vol 35, No 2 (2021): Majalah Geografi Indonesia Vol 35, No 1 (2021): Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 2 (2020): Majalah Geografi Indonesia Vol 34, No 1 (2020): Majalah Geografi Indonesia Vol 33, No 2 (2019): Majalah Geografi Indonesia Vol 33, No 1 (2019): Majalah Geografi Indonesia Vol 32, No 2 (2018): Majalah Geografi Indonesia Vol 32, No 1 (2018): Majalah Geografi Indonesia Vol 31, No 2 (2017): Majalah Geografi Indonesia Vol 31, No 1 (2017): Majalah Geografi Indonesia Vol 30, No 2 (2016): Majalah Geografi Indonesia Vol 30, No 1 (2016): Majalah Geografi Indonesia Vol 29, No 2 (2015): Majalah Geografi Indonesia Vol 29, No 1 (2015): Majalah Geografi Indonesia Vol 28, No 2 (2014): Majalah Geografi Indonesia Vol 28, No 1 (2014): Majalah Geografi Indonesia Vol 27, No 2 (2013): Majalah Geografi Indonesia Vol 27, No 1 (2013): Majalah Geografi Indonesia Vol 26, No 2 (2012): Majalah Geografi Indonesia Vol 26, No 1 (2012): Majalah Geografi Indonesia Vol 25, No 2 (2011): Majalah Geografi Indonesia Vol 25, No 1 (2011): Majalah Geografi Indonesia Vol 24, No 2 (2010): Majalah Geografi Indonesia Vol 24, No 1 (2010): Majalah Geografi Indonesia Vol 23, No 2 (2009): Majalah Geografi Indonesia Vol 23, No 1 (2009): Majalah Geografi Indonesia Vol 22, No 2 (2008): Majalah Geografi Indonesia Vol 22, No 1 (2008): Majalah Geografi Indonesia Vol 20, No 2 (2006): Majalah Geografi Indonesia Vol 20, No 1 (2006): Majalah Geografi Indonesia Vol 19, No 2 (2005): Majalah Geografi Indonesia Vol 19, No 1 (2005): Majalah Geografi Indonesia Vol 18, No 2 (2004): Majalah Geografi Indonesia Vol 18, No 1 (2004): Majalah Geografi Indonesia Vol 17, No 2 (2003): Majalah Geografi Indonesia Vol 17, No 1 (2003): Majalah Geografi Indonesia Vol 16, No 2 (2002): Majalah Geografi Indonesia Vol 16, No 1 (2002): Majalah Geografi Indonesia Vol 15, No 2 (2001): Majalah Geografi Indonesia Vol 15, No 1 (2001): Majalah Geografi Indonesia Vol 14, No 1 (2000) Vol 14, No 1 (2000): Majalah Geografi Indonesia Vol 10, No 17 (1996): Majalah Geografi Indonesia Vol 6, No 9 (1992) Vol 6, No 9 (1992): Majalah Geografi Indonesia Vol 2, No 3 (1989) Vol 2, No 3 (1989): Majalah Geografi Indonesia Vol 1, No 2 (1988) Vol 1, No 2 (1988): Majalah Geografi Indonesia Vol 1, No 1 (1988) Vol 1, No 1 (1988): Majalah Geografi Indonesia More Issue