cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,071 Documents
PREDIKSI JUMLAH FATALITAS DENGAN METODE ARTIFICIAL NEURAL NETWORK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG LALULINTAS TAHUN 2009 DAN KARAKTERISTIK WILAYAH Agus, Supratman
Jurnal Transportasi Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.955 KB)

Abstract

Abstract Law No. 22 of 2009, on Road Traffic and Road Transport, stated that the fatality data should be complemented with data coming from the hospital. The fatality data reported by the police is the data from the place of traffic accident. Two variables, population and number of vehicles, have been used to predict the number of traffic accident fatalities in many countries. The purpose of this study was to develop a multivariable Artificial Neural Network model for the prediction of fatality in Indonesia. The predictive model was built with input population data of 2007-2010 from the 26 counties and cities in West Java. The study results showed that the ANN three variables with two hidden layer (ANN3-2HL) model is the best-fatality prediction models and prediction of the number of fatalities in West Java Province for 2010 is 3,872 people, which means greater than the number in the data of the Indonesian National Police. Model ANN3-2HL is expected to be used to predict the actual number of fatalities in road safety studies in Indonesia. Key words: traffic, road safety, accidents, fatalities  Abstrak Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, menyatakan bahwa data fatalitas perlu dilengkapi dengan data yang berasal dari rumah sakit. Data fatalitas yang dilaporkan oleh Kepolisian berasal dari lokasi kejadian. Untuk memprediksi jumlah fatalitas kecelakaan lalulintas di banyak negara, digunakan dua variabel, yaitu jumlah penduduk dan jumlah kendaraan. Tujuan studi ini adalah mengembangkan model Artificial Neural Network multivariabel untuk prediksi fatalitas di Indonesia. Model prediksi dibangun dengan input data populasi tahun 2007-2010 dari 26 kabupaten-kota di Jawa Barat. Hasil studi menunjukkan bahwa model ANN tiga variabel dengan dua hidden layer (ANN3-2HL) merupakan model prediksi fatalitas terbaik dan jumlah prediksi fatalitas tahun 2010 di Provinsi Jawa Barat adalah 3.872 orang, yang berarti lebih banyak dari data Kepolisian Republik Indonesia. Model ANN3-2HL diharapkan dapat digunakan untuk meramalkan jumlah fatalitas aktual pada studi keselamatan jalan di Indonesia. Kata-kata kunci: lalulintas, keselamatan jalan, kecelakaan, fatalitas
MENUJU TERCIPTANYA SISTEM TRANSPORTASI BERKELANJUTAN DI KOTA-KOTA BESAR DI INDONESIA Tamin, Ofyar Z.
Jurnal Transportasi Vol 7, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.384 KB)

Abstract

Abstract This paper describes some urban transportation problems faced by big cities in Indoniesia. Several problems related to sustainable transportation are described and alternative solutions are presented. Transport Demand Management Policy is recommended as one alternative for solving the problems.Keywords: sustainable transportation system, transport demand management.
PENGARUH LINGKUNGAN TROPIS INDONESIA PADA PENUAAN ASPAL DAN MODULUS KEKAKUAN RESILIEN CAMPURAN BERASPAL Yamin, R. Anwar; ., Herman
Jurnal Transportasi Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.884 KB)

Abstract

Abstrak Kinerja struktur perkerasan jalan yang merupakan suatu struktur yang tidak terlindung sangat dipengaruhi oleh kondisi klimatik lokasi di mana jalan tersebut dibangun. Kondisi klimatik ini memberikan pengaruh jangka panjang tidak saja pada kinerja struktur perkerasan jalan tetapi juga pada respon struktur perkerasan tersebut terhadap beban karena kondisi klimatik sangat menentukan kecepatan penuaan aspal. Penuaan aspal adalah suatu parameter yang baik untuk mengetahui durabilitas campuran beraspal. Penuaan ini menyebabkan terjadinya pengerasan pada aspal dan selanjutnya akan meningkatkan kekakuan campuran beraspal dan akhirnya akan mempengaruhi kinerja campuran tersebut.  Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap penuaan aspal dan pada modulus kekakuan Cement Treated Asphalt Mixture (CTAM) dan Split Mastic Asphalt (SMA)  pada iklim tropis Indonesia.  Untuk mencapai tujuan tersebut, kedua campuran ini dikondisikan terhadap pengaruh lingkungan dengan cara mengeksposnya secara langsung di udara terbuka selama 0, 1, 3, 6, 9, 12, 15, 18, dan 21 bulan. Uji laboratorium dilakukan pada campuran yang sudah dikondisikan dan pada aspal hasil ekstraksinya.  Selain itu, data penuaan aspal kedua campuran yang didapat dari studi ini dibandingkan dengan data sekunder penuaan aspal yang diperoleh dari campuran Hot Rolled Sheet (HRS) yang ada di lapangan. Kata-kata kunci : Pengaruh klimatik, CTAM, SMA, sifat aspal, modulus kekakuan
THE EFFECT OF MOTORIZATION TO THE DEVELOPMENT OF URBAN PUBLIC TRANSPORT Joewono, Tri Basuki; Santosa, Wimpy; Susilo, Yusak O.; Parikesit, Danang
Jurnal Transportasi Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.476 KB)

Abstract

Abstract The aim of this study is to explore the effect of motorization to the development of urban public transportation in urban areas in Indonesian city in the last decade. The study employs many statistical data regarding motorization and urban public transport. It can be concluded that the motorization will continue to grow, and the existing transport policy should be re-questioned. It roots on the lack of acceptable provision of public transport in term of quality and quantity, but also as a result of high preference on using private transport. The challenge becomes excessive and complex, since there is no appropriate visionary road map for development of urban public transport. In answering this problem, the authors propose an abstract of two sequence approach, namely setting priority in taking side in provision of acceptable mobility for all, and followed with the redefinition of urban transport development by implementing transit-oriented development.Key words: motorization, urban public transport, development, sustainability.
ANALISIS KEBUTUHAN FASILITAS TERMINAL PENUMPANG DI BANDAR UDARA ADISUTJIPTO-YOGYAKARTA Palupi, Asri Wahyuniati; Priyanto, Sigit; Sartono, H. Wardhani
Jurnal Transportasi Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.279 KB)

Abstract

Abstrak Peningkatan permintaan penumpang di Bandar Udara Adisutjipto-Yogyakarta serta peningkatan status menjadi bandar udara internasional menuntut tersedianya fasilitas yang dapat mewadahi kegiatan yang berlangsung. Perkembangan pergerakan angkutan udara di Bandar Udara Adisutjipto mengindikasikan bahwa fasilitas terminal penumpang eksisting sudah tidak mampu lagi menampung volume penumpang yang ada.Kebutuhan fasilitas bandar udara dibangun berdasarkan prakiraan (forecast) untuk mencari hubungan antara permintaan (demand) dengan kapasitas fasilitas yang ada sehingga kebutuhan fasilitas bandar udara dapat ditentukan. Proyeksi penumpang dilakukan dengan membentuk persamaan regresi linier berganda antara volume penumpang sebagai variabel tergantung (dependent variable) dengan jumlah penduduk, PDRB, atau PDRB per kapita sebagai variabel bebas (independent variable). Analisis kebutuhan luas terminal penumpang dilakukan berdasarkan jumlah penumpang pada saat jam puncak dan standar luas yang berlaku. Perhitungan lalu lintas pada jam puncak dilakukan dengan memasukkan faktor jam puncak (Cp) terhadap pergerakan lalu lintas harian, menggunakan formula JICA (Japan International Cooperation Agency).Jumlah penumpang domestik pada jam puncak tahun 2024 adalah 1.516 penumpang dengan 24 pergerakan pesawat dan fasilitas terminal penumpang domestik yang dibutuhkan adalah sebesar 22.399,78 m2. Jumlah penumpang internasional pada jam puncak sampai dengan tahun 2024 mencapai 170 penumpang dengan 3 pergerakan pesawat dan fasilitas terminal penumpang internasional yang dibutuhkan adalah sebesar 2.345,70 m2.Kebutuhan ruang parkir tahun 2024 adalah seluas 16.639,68 m2 untuk menampung 661 mobil penumpang, 124 taksi dan 42 sepeda motor.Konsep perencanaan pengembangan terminal penumpang Bandar Udara Adisutjipto-Yogyakarta adalah secara vertikal dan horisontal dengan sistem bangunan linier.Kata-kata kunci: jam puncak, peak hour, forecast, demand
STUDI RONGGA MENERUS DAN KINERJA PERMEABILITAS PERKERASAN ASPAL PORUS LAPIS GANDA Diana, I Wayan
Jurnal Transportasi Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.878 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari kadar rongga menerus dan kinerja aliran pada perkerasan aspal porus lapis ganda, agar diperoleh lapisan perkerasan dengan kapasitas drainase dapat berfungsi efektif selama masa layan. Pada penelitian ini dibuat 3 macam kombinasi benda uji yaitu: (i) A (10/14 mm), (ii) B (10/20 mm), dan (iii) C (14/20 mm) dengan ukuran 50 x 30 x 5 cm. Pengujian permeabilitas yang dilakukan adalah uji permeabilitas horizontal (kh), uji permeabilitas vertikal (kv) untuk mendapatkan koefisien permeabilitas ekivalen (ke). Di samping itu, dipelajari kinerja aliran permukaan (surface run off) dan aliran bawah permukaan (base flow). Peralatan yang dipergunakan adalah simulasi curah hujan (rainfall simulator) dengan intensitas curah hujan 600 mm/jam, dibuat tiga variasi kemiringan permukaan jalan yaitu 2%, 4%, dan 6%.Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar rongga menerus dengan Metode Perancis lebih besar 6 1% dibandingkan dengan Metode Archimedes. Koefisien permeabilitas ekivalen aspal porus lapis ganda A (10/14) diperoleh ke = 0,264 cm/detik, B (10/20) diperoleh ke = 0,288 cm/detik, dan C (14/20) diperoleh ke = 0,401 cm/detik.Hasil pengujian simulasi curah hujan dengan intensitas hujan 600 mm/jam, diamati setiap interval sepuluh menit selama satu jam. Volume air yang terukur 15000 cm3/10 menit, terurai menjadi aliran permukaan (AP) dan aliran bawah permukaan (AB) serta vulume air sisa yang terserap di dalam aspal porus (AS). Volume aliran kombinasi (A) sebesar 15,897% (AP) dan 83,456% (AB), sisanya berupa air yang terserap sebesar 0,647% (AS).Untuk kombinasi (B) diperoleh sebesar 3,239% (AP), 96,138% (AB), dan 0,623% (AS). Sedangkan untuk kombinasi (C) diperoleh sebesar 0% (AP), 99,339% (AB), dan 0,661% (AS).Kombinasi yang paling efektif adalah C (14/20) memberikan kinerja permeabilitas paling baik dan tidak ada aliran permukaan untuk semua variasi kemiringan permukaan jalan.Kata-kata kunci: rongga menerus, permeabilitas, lapis ganda
DAMPAK LALULINTAS MENERUS PADA JARINGAN JALAN DI KOTA METRO Putra, Sasana
Jurnal Transportasi Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.032 KB)

Abstract

Abstract Metro is one of the cities in Lampung Province, Indonesia. It is located between Eastern Lampung and Central Lampung Districs and becomes a junction of two regional highway, i.e. Central Sumatera Highway and Sumatera Eastern Coast Highway. This position produces high traffic flow on route assignment in Metro City. This study aims to observe the impact of trough on road network performance in Metro City. TRANPLAN  is used to model the performance of the network and the result is be compared with the field condition. The results indicate that the potency of daily trough traffic load in Metro City is about 24,99%  from the whole interzones movement. The research also indicate that there is no problem with the performance of traffic network in Metro City for time being (with error margin less than 20%). The problem of traffic jamp is predicted happens in 2013 where V/C ratio of several main roads in Metro City are more than 0,8. Trought traffic load contributes about 21% of V/C ratio of traffic network in Metro City. Keywords: trought traffic, OD matrix, route assignment, V/C ratio
KARAKTERISTIK KORBAN KECELAKAAN LALULINTAS DI KOTA MAKASSAR Muhtar, Munawir; Ali, Nur; Ramli, Muh. Isran
Jurnal Transportasi Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.081 KB)

Abstract

Abstract Traffic accident is a serious problem in the city of Makassar.  This study tries to describe the characteristics of traffic accident in that city. Samples were collected and surveys were conducted using interview and questionnaire techniques. The results show that the traffic accident victims in Makassar are dominated by students, with the age ranging from 16 years to 21 years. The largest portion of the victims in this city used motor cycles when involved in traffic accidents.Keywords: traffic accident, accident characteristic, and accident victim.
ANALISIS OPERASIONAL WAKTU SINYAL LAMPU LALULINTAS PADA TEMPAT PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI DI RUAS JALAN PAHLAWAN KOTA MADIUN Supriyani, Endah
Jurnal Transportasi Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.544 KB)

Abstract

Abstrak Salah satu upaya untuk membantu pejalan kaki dalam menyeberang jalan secara aman dan teratur adalah dengan penggunaan fasilitas penyeberangan pejalan kaki yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas untuk mengatur waktu penyeberangan. Namun,  fasilitas lampu penyeberangan dengan sistem tombol (tidak otomatis) tidak bisa dimanfaatkan secara optimal oleh pejalan kaki penyeberang jalan, seperti yang terjadi di ruas Jalan Pahlawan Kota Madiun (depan Plaza Madiun). Oleh karena itu perlu analisis yang lebih mendalam tentang operasional lampu lalu lintas untuk penyeberangan pejalan kaki tersebut.Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer berupa volume pejalan kaki penyeberang jalan dan volume lalu lintas kendaraan pada waktu sebelum buka plaza (pukul 08.00 – 10.00 WIB), pada saat buka plaza (pukul 10.00 – 21.00 WIB) dan pada waktu setelah plaza tutup (pukul 21.00 – 22.00 WIB) pada ruas Jalan Pahlawan Kota Madiun pada hari akhir pekan (Sabtu , 2 Juli 2005 dan Minggu, 3 Juli 2005), serta hari kerja (Senin, 4 Juli 2005 dan Rabu, 6 Juli 2005). Data sekunder berupa peta wilayah dan data jumlah penduduk Kota Madiun.Hasil penelitian menunjukkan waktu siklus (C) lampu penyeberangan dan tundaan yang dialami oleh pejalan kaki (dp) sebagai berikut :  a) Hari akhir pekan : C sebelum plaza buka = 820 detik dan dp = 344,721 detik, C saat plaza buka = 270 detik dan dp = 51,298 detik, C setelah plaza tutup = 940 detik dan dp = 400,529 detik. b) Hari kerja : C sebelum plaza buka = 820 detik dan dp = 344,721 detik, C saat plaza buka = 360 detik dan dp = 109,293 detik, C setelah plaza tutup = 940 detik dan dp = 400,529 detik. Dari analisis dapat diketahui pula kinerja ruas jalan setelah adanya pengaturan lampu lalu lintas untuk penyeberangan pejalan kaki sebagai berikut : a) Hari akhir pekan : sebelum plaza buka derajat kejenuhan (DS) = 0,357 mengakibatkan tundaan kendaraan (dv) = 4,701 detik/kendaraan, saat plaza buka DS = 0,561 mengakibatkan dv = 32,341 detik/kendaraan, dan setelah plaza tutup DS = 0,217 mengakibatkan dv = 3,863 detik/kendaraan. b) Hari kerja : sebelum plaza buka DS = 0,320 mengakibatkan dv = 4,477 detik/kendaraan, saat plaza buka DS = 0,383 mengakibatkan dv = 13,714 detik/kendaraan , dan setelah plaza tutup DS = 0,186 mengakibatkan dv = 3,730 detik/kendaraan. Dari hasil analisis terhadap operasional waktu siklus lampu lalu lintas pada tempat penyeberangan pejalan kaki menunjukkan bahwa operasional lampu lalu lintas tersebut dapat mengakomodasi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan, tetapi harus juga memperhatikan tundaan yang dialami oleh pejalan kaki dan kendaraan bermotor.Kata-kata kunci: Analisis Operasional waktu sinyal rambu lalu lintas
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DAN MONITORING ALAT PEMBERI ISYARAT LALULINTAS BERBASIS TEKNOLOGI SMS GATEWAY Wijayanto, Hendra; Saputra, Achmad Muzaki Adi; Hidayat, Harits Rachmat; Istiyanto, Bambang
Jurnal Transportasi Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.426 KB)

Abstract

Abstract The use of information and communication technology to overcome problems at intersections has been widely used. However, these technologies are still focused on managing traffic and road users and has not been used to access information about the condition of traffic control devices. In the City of Tegal, the assessment of the traffic signal devices is conducted using manual system which requires large number officers. Therefore, a new system which can inform the traffic signal devices condition automatically is needed. In this study, an automatic information and monitoring system for traffic signal devices, called SIMAPILL, was designed by using SMS Gateway. This system can give information related to the condition of traffic signal equipment in real time. By utilizing the results of this study, traffic signal equipment problems can be solved easily, quickly, and accurately. Keywords: Traffic Signal Equipment, SMS Gateway, intersections, traffic  Abstrak Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengatasi permasalahan di simpang telah banyak digunakan. Namun teknologi tersebut masih difokuskan pada pengaturan pengguna jalan dan lalulintas serta belum digunakan untuk mengakses informasi kondisi alat pengatur tersebut. Untuk mengetahui kondisi Alat Pemberi Isyarat Lalulintas di Kota Tegal saat ini masih digunakan sistem manual yang membutuhkan petugas dalam jumlah yang besar. Karena itu diperlukan suatu sistem baru yang dapat menginformasikan kondisi Alat Pemberi Isyarat Lalulintas secara otomatis. Pada penelitian ini dilakukan rancang bangun Sistem Informasi dan Monitoring Alat Pemberi Isyarat Lalulintas yang disebut SIMAPILL dengan menggunakan SMS Gateway. Sistem ini dapat memberikan informasi kondisi Alat Pemberi Isyarat Lalulintas secara real time. Dengan memanfaatkan hasil penelitian ini kegiatan monitoring Alat Pemberi Isyarat Lalulintas dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan akurat serta proses pengambilan keputusan untuk menangani alat-alat tersebut dapat dilakukan dengan segera. Kata-kata kunci: Alat Pemberi Isyarat Lalulintas, SMS Gateway, persimpangan, lalulintas

Page 18 of 108 | Total Record : 1071


Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 14, No 3 (2014) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) More Issue