cover
Contact Name
Aziz Salam
Contact Email
aziz_salam@ung.ac.id
Phone
+6285299819372
Journal Mail Official
jurnal_nike@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
ISSN : 23032200     EISSN : 27225836     DOI : https://doi.org/10.37905/.v0i0.6885
Core Subject : Agriculture, Social,
The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; aquaculture; capture fisheries; and socio-economic-cultural affairs of coastal communities.
Articles 263 Documents
Karakteristik Kimia dan Organoleptik Nugget Ikan Layang (Decapterus sp.) yang Disubtitusi dengan Tepung Ubi Jalar Putih (Ipomea batatas L) Gustiarni Utiarahman; Rita Marsuci Harmain; Nikmawatisusanti Yusuf
The NIKe Journal VOLUME 1 NOMOR 3, DESEMBER 2013
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.203 KB) | DOI: 10.37905/.v1i3.1232

Abstract

Salah satu hasil diversifikasi produk perikanan adalah nugget ikan layang (Decapterus sp.) yang disubtitusi dengan tepung ubi jalar (Ipomea batatas L). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula terbaik nugget ikan layang yang disubtitusi dengan tepung ubi jalar, dan untuk mengetahui karakteristik kimia serta organoleptiknya. Eksperimen dilakukan dengan 3 (tiga) perlakuan perbandingan tepung tapioka dan tepung ubi jalar berbeda, yaitu Formula A (2:1), Formula B (1:1), dan Formula C (1:2). Substitusi tepung ubi jalar terhadap tepung tapioka tidak memberikan pengaruh nyata (p>0,05) terhadap uji organoleptik skala hedonik warna dan kenampakan tetapi memberikan pengaruh nyata (p
Pengaruh Dosis Pakan Tubifex Sp Berbeda terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Sidat di Balai Benih Ikan Kota Gorontalo Ike Juwita Sari; Syamsuddin .; Mulis .
The NIKe Journal VOLUME 3 NOMOR 2, JUNI 2015
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.415 KB) | DOI: 10.37905/.v3i2.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pakan Tubifex sp Terhadap pertumbuhan benih ikan sidat (Anguilla marmorata). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan 4 perlakuan 3 ulangan. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan sidat (Anguilla marmorata) sebanyak 300 ekor dengan rata-rata panjang awal 4,87 cm dan berat awal 0.105 gram, sebagai perlakuan digunakan dosis pakan Tubifex sp yaitu (A) 5 %, (B) 8%, (C) 11% dan (D) 14%. Wadah penelitian yang digunakan berupa 12 buah box sintetis transparan dengan kapasitas volume 26 liter yang dilengkapi dengan aerasi. Pengukuran panjang dan berat benih dilakukan seminggu sekali, selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan panjang dan berat tertinggi ditunjukkan pada perlakuan D sebesar 0,24 cm dan 0,063 gram, C 0,09 cm dan 0,031 gram, B 0,08 cm dan 0,020 gram dan pertumbuhan terendah yaitu pada perlakuan A 0,07 cm dan 0,018 gram. Sintasan benih ikan sidat selama penelitian yaitu 84%. Hasil analisis sidik ragam panjang dan berat benih ikan sidat menunjukan bahwa dosis pakan Tubifex sp yang berbeda memberikan pengaruh sangat nyata dengan nilai F Hitung panjang dan berat sebesar 17.7 dan 136.51 sedangkan nilai F Tabel (0,01) sebesar 7.59. Hasil penelitian dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat kepercayaan 99%. Kata kunci: Anguilla marmorata, Tubifex sp, pertumbuhan
Umur Simpan Produk Julung-julung Asap Tumbuk Halus pada Kemasan Polietilen dan Semi Aluminium Foil | Shelf life of finely-ground-smoked finfish on polyethylene and semi-aluminum foil packagings Muslimin Muslimin; Asri Silvana Naiu; Nikmawatisusanti Yusuf
The NIKe Journal VOLUME 4 NOMOR 1, MARET 2016
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.489 KB) | DOI: 10.37905/.v4i1.4636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan ikan julung-julung (Hemirhampus affinis) asap tumbuk halus pada kemasan polietilen dan kemasan semi aluminium foil. Ikan julung-julung asap kemudian ditumbuk halus dan dikemas dan disimpan pada suhu 25oC, 30oC dan 35oC. Laju perubahan kapang dihitung dengan menggunakan persamaan Arrhenius danpenentuan umur simpan ditentukan berdasarkan persamaan ordo nol. Umur simpan ikan julung-julung asap tumbuk halus pada kemasan polietilen lebih bertahan pada suhu ruang yaitu 37,6 hari. Sedangkan kemasan semi aluminium foil dapat lebih mempertahankan umur simpan pada suhu yang lebih tinggi dan pada suhu ruang hanya mampu bertahan hingga 42,43 hari. The aim of this study was to determine the shelf life of finely-ground-smoked finfish (Hemirhampus affinis) on polyethylene and semi-aluminum foil packagings. Smoked fish are then finely ground and packaged and stored at 25oC, 30oC and 35oC. The rate of change in molds is calculated using the Arrhenius equation and the shelf life is determined based on the zero order equation. The shelf life of finely-ground-smoked finfish in polyethylene packaging is better at room temperature is 37.6 days. While the semi-aluminum foil packaging can better maintain shelf life at higher temperatures and at room temperature can only last up to 42.43 days. Katakunci: umur simpan; ikan julung-julung; Hemirhampus affinis; asap tumbuk halus; polietilen; semi aluminium foil; kemasan; kapang. Keywords: shelf life; finfish; Hemirhampus affinis; finely-ground-smoked; polyethylene; semi-aluminum foil; packaging; mold.
Pemberian Pakan Alami Cacing Sutera pada Benih Ikan Lele Sangkuriang | Natural feeding of silk worms to Sangkuriang catfish seeds Susanto Kasim; Hasim Hasim; Mulis Mulis
The NIKe Journal VOLUME 6 NOMOR 2 | JUNI 2018
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.709 KB) | DOI: 10.37905/.v6i2.5186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh frekuensi pemberian pakan alami cacing sutera (Tubifex sp) terhadap pertumbuhan benih ikan lele sangkuriang (Clarias sp). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata (p < 0,05) terhadap pertumbuhan panjang dan berat benih lele sangkuriang. Rata-rata pertumbuhan panjang dan berat tertinggi ditunjukkan pada perlakuan C berturut-turut sebesar 0,023 cm dan 0.011 gr, disusul perlakuan B berturut-turut sebesar 0,011 cm dan 0,007 gr, dan terendah pada perlakuan A berturut-turut sebesar 0,005 cm dan 0,005 gr. Hasil ini menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pakan alami cacing sutera sebanyak 4 kali memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan benih lele sangkuriang. This study aims to determine the effect of the frequency of natural feeding of silk worms (Tubifex sp) on the growth of sangkuriang catfish (Clarias sp). The study used a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 3 replications. The analysis showed that there was a significant difference (p
Kondisi Terumbu Karang di Perairan Desa Bintalahe Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Chika A. Naiu; Femy M. Sahami; Sri Nuryatin Hamzah
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 1, MARET 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.483 KB) | DOI: 10.37905/.v2i1.1248

Abstract

Penelitian mengenai kondisi terumbu karang telah dilakukan di perairan Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tutupan karang hidup dan kondisi terumbu karang serta hubungan antara kondisi terumbu karang dengan parameter fisika kimia perairan di Desa Bintalahe. Penelitian dilakukan pada Bulan November sampai Desember 2013. Lokasi penelitian ditentukan pada 3 stasiun yang berbeda berdasarkan perbedaan aktivitas yang dilakukan di sekitar stasiun. Pengambilan data dilakukan dengan metode LIT (Line Intercept Transect) dengan membuat transek pada masing-masing stasiun di kedalaman 3 m dan 10 m. Analisis data menggunakan analisis persen tutupan karang dan analisis korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa tutupan karang hidup di Desa Bintalahe termasuk dalam kategori sedang pada kedalaman 3 m untuk semua stasiun dan kedalaman 10 m untuk Stasiun 2 dan 3, sementara pada kedalaman 10 m Stasiun 1 masuk dalam kategori buruk. Persentase tutupan karang hidup pada kedalaman 3 m pada Stasiun 1 sebesar 42,16%, Stasiun 2 sebesar 35,18%, dan Stasiun 3 sebesar 37,32%. Pada kedalaman 10 m persentase tutupan karang hidup di Stasiun 1 sebesar 23,54%, Stasiun 2 sebesar 34,62%, dan Stasiun 3 sebesar 33,14%. Hasil Analisis korelasi menunjukkan bahwa parameter fisika kimia perairan terukur memiliki korelasi yang sangat lemah dan tidak signifikan dengan persentase tutupan karang hidup di Desa Bintalahe dengan nilai korelasi yaitu (-) 0,146 - 0,049. Kata kunci: Persentase tutupan, kondisi karang, Desa Bintalahe.
Effects of Addition of Vitamin C on Artificial Feed for the Growth of Humpback Grouper’s Seeds Rahman Tamutu; Syamsuddin Syamsuddin; Mulis Mulis
The NIKe Journal VOLUME 6 ISSUE 4 | DECEMBER 2018
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.703 KB) | DOI: 10.37905/.v6i4.5252

Abstract

This study aims to determine the effect of adding different doses of vitamin C to otohime artificial feed for the growth of humpback grouper (Chromileptis altivelis) seeds. This study used an experimental method and a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The results showed that the highest growth in length and weight was shown in treatment D respectively 1.96 cm and 4.14 g, followed by treatment C amounting to 1.87 cm and 4.12 g, followed by treatment B 1.65 cm and 4 , 07, and the lowest in treatment A of 1.57 cm and 3.97 g. The results of the analysis of variability in humpback grouper seed weight showed that the addition of vitamin C, which had a different significant effect (p
Hedonic Quality Analysis of Flour-Based Longgi Brownies Cake substituted with Tilapia Sri Steviana Limbe; Lukman Mile; Nikmawatisusanti Yusuf
The NIKe Journal VOLUME 7 ISSUE 4 | DECEMBER 2019
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.732 KB) | DOI: 10.37905/.v7i4.5036

Abstract

This study aims to determine the effect of substitution of tilapia (Oreochromis niloticus) flour to the organoleptic characteristics of Longgi (Xanthosoma sagitifolium) flour-based brownies cake. The hedonic quality organoleptic analysis of the data used is the Kruskal-Wallis test parameters, namely the taste, texture, aroma and color. Duncan further test using the test. The results showed that the use of tilapia flour has a real effect on the value of the hedonic quality of taste, texture, aroma and color. Hedonic quality characteristics of the brownies with tilapia flour substitution are of different values range from 5.48 to 8.28 with the criteria for taste “less sweet” to “no sweet taste”; 6.36 to 8.24 with the criteria of texture is less dense to dense; 7.48 to 8.28 with the criteria of color brown to blackish brown and smelling the aroma from 5.36 to 8.04 with the criteria “no scent” to “fragrant aroma”. Keywords: Brownies; longgi; Xanthosoma sagitifolium; tilapia; Oreochromies niloticus; fish flour; quality; substitution; organoleptic.
Kerapatan dan Sebaran Lamun di Perairan Teluk Tomini | Density and distribution of seagrass in Tomini Gulf Olpin Y Umar; Femy M Sahami; Citra Panigoro
The NIKe Journal VOLUME 4 NOMOR 1, MARET 2016
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.803 KB) | DOI: 10.37905/.v4i1.4631

Abstract

Paper ini mengetengahkan kerapatan dan pola sebaran lamun di Perairan Teluk Tomini Desa Olimoo’o Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Penelitian telah dilaksanakan pada Bulan Mei sampai Bulan September 2014. Metode yang digunakan adalah metode transek garis dengan kuadran berukuran 1x1 meter. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun. Lamun yang ditemukan ada 4 jenis yaitu Cymodocea rotundatadan Syringgodium isoetitolium dari famili Patomogetonaceae, dan Halophila ovalis dan Thalassia hemprichii dari famili Hydrocharitaceae. Cymodocea rotundata memiliki tingkat kerapatan tertinggi dan pola sebaran lamun di Desa Olimoo’o adalah mengelompok. Lamun tumbuh pada substrat yang bervariasi terdiri dari patahan karang mati, berpasir, lumpur berpasir, dan berbatu. This paper presents the density and distribution of seagrass in Tomini Gulf, Olimoo'o Village, Batudaa Pantai, Gorontalo Regency. The study was conducted from May to September 2014 by line transect method with a quadrant measuring 1x1 meters.The research location is divided into 3 stations. Seagrasses were found in 4 types namely Cymodocea rotundata and Syringgodium isoetitolium from the family Patomogetonaceae, and Halophila ovalis and Thalassia hemprichii from the family Hydrocharitaceae. Cymodocea rotundata has the highest density and seagrass distribution in Olimoo Village is clustered. Seagrasses grow on a variety of substrates consisting of broken coral, sandy, muddy sand, and rocky. Katakunci: Lamun; kerapatan; pola sebaran; TelukTomini. Keywords: Seagrass; density; distribution; Tomini Gulf.
Efektivitas Alat Tangkap Bubu dengan Umpan Berbeda untuk Ikan Baronang | Effectiveness of bubu fish trap with different baits for baronang fish Yulianti Bakari; Abd Hafidz Olii; Alfi Sahri Baruadi
The NIKe Journal VOLUME 6 NOMOR 1, MARET 2018
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.408 KB) | DOI: 10.37905/.v6i1.5153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas hasil tangkapan bubu menggunakan umpan berbeda pada spesies tangkapan baronang, di Desa Bajo Kecamata Tilamuta Kabupaten Boalemo. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai Agustus 2016. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode experimental fishing dengan tiga perlakuan jenis umpan: pepaya, ikan ruca dan sisa makanan. Setiap perlakuan diulangi sebanyak 9 kali ulangan yaitu masing-masing jenis umpan ditempatkan dalam 3 buah bubu berbeda sebanyak 3 kali trip. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan jenis umpan yang berbeda berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan ikan baronang yang ditangkap dengan alat tangkap bubu dan semua jenis umpan efektif untuk menangkap ikan baronang. This study aims to determine the effectiveness of bubu fishing gear using different baits on the Baronang catch species, in Bajo Village, Tilamuta District, Boalemo Regency. This research was conducted in September 2014 until August 2016. The method used in this study is an experimental fishing method with three types of bait treatment: papaya, trash fish and food scraps. Each treatment was repeated 9 times in which each type of bait was placed in 3 different traps and operated in 3 trips. The results showed that the use of different types of bait affect the number of catches of baronang fish caught with bubu fishing gear and all the type of baits are effective for catching baronang fish. Katakunci : Efektifitas; hasil tangkapan; bubu; perangkap ikan. Keywords: Effectivity; catch; bubu; fish trap.
Potential and Management Strategy of Small Pelagic Resources in Tomini Gulf Cahniar Djamil
The NIKe Journal VOLUME 8 ISSUE 1 | MARCH 2020
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.313 KB) | DOI: 10.37905/.v8i1.4715

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential and level of utilization and develop a strategy for developing the small pelagic fisheries resources in Tomini Gulf in Gorontalo Province. The method used in this study using a surplus production model from Schaefer and Fox and a study of the strategy of developing small pelagic fisheries resource using SWOT analysis. The results showed that the level of utilization of small pelagic fisheries resources in Tomini Gulf was still under fishing. Using the Schaefer model, an estimated Maximum Sustainable Yield (MSY) of 29.660 tons / year was obtained with an optimal effort of 4.8240 trips / year which was equivalent to 168 purse seiners. Using the Fox model, an estimated Maximum Sustainable Yield (MSY) of 24,300 tons / year was estimated with an optimal effort of 44,000 trips / year which is equivalent to 153 purse seiners. The main thing that needs to be done in the strategy of developing small pelagic fishery resource utilization in Tomini Gulf is to improve fishing operations by adding various types of fishing gear, so as to enable fishing to be more effective and intensive, increase added value of the catch so that fishermen can sell their catch to fish processing plants at best prices. Keywords: Potential; management strategy; small pelagic; Tomini Gulf.