cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Edisi 1, Maret 2016" : 19 Documents clear
FAKTOR PENYEBAB PELANGGARAN TATA TERTIB (STUDI PADA SISWA DI SMA NEGERI 18 MAKASSAR) Nurul Asmi Arsaf
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.111 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Penyebab Pelanggaran Tata Tertib (Studi Pada Siswa Di SMA Negeri 18 Makassar). Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa yang pernah terlibat pelanggaran tata tertib sekolah sebanyak 20 orang dan guru bimbingan konseling sebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analsis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisiplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk pelanggaran tata tertib di sekolah, yaitu: datang terlambat ke sekolah, alpha (masuk tanpa keterangan), kelengkapan atribut, membolos, dan berkelahi. 2) Faktor penyebab pelanggaran tata tertib di sekolah adalah dari faktor internal yang berasal dari diri siswa ialah rasa malas yang timbul dari dalam diri sendiri. Dari faktor lingkungan sekolah sering ikut-ikutan, mengikuti trend (celana yang botol dan baju yang ketat) dan faktor kendaraan. 3) cara mengatasi siswa yang melanggar tata tertib sekolah ialah dengan cara memberikan teguran secara lisan, memberikan pengarahan, membuatkan surat atau perjanjian, memanggil yang bersangkutan bersama orang tuanya agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi pelanggaran yang diperbuatnya dan diberikan sanksi yang berat seperti skorsing bahkan dikeluarkan dari sekolah.Kata Kunci: Pelanggaran Tata Tertib
MAHASISWA PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI STUDI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI Ahmad Fajrul
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.031 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2335

Abstract

Penelitian ini betujuan 1) untuk mengetahui bagaimana pengalokasian dana beasiswa bidik misi yang diterima mahasiwa pendidikan sosiologi 2) untuk mangetahui bagaimana dampak beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi dalam menunjang prestasi akademik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penerikan informan menggunakan purposive sampling. Dengan kriteria informan seluruh mahasiswa penerima beasiswa bidik misi pendidikan sosiologi angkatan 2010-2014, Dekan Fakultas Ilmu Sosial priode 2008/2013 dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial priode 2013/2018 informan sebanyak 51 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) pengalokasian dana beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi berjalan dengan baik 2) dampak beasiswa bidik misi yang diterima mahasiswa pendidikan sosiologi dalam menunjang prestasi akademik telah berjalan dengan baik karena dengan adanya beasiswa bidik misi mereka yang mempunyai keadaan ekonomi menengah kebawah tetapi mempunyai prestasi akademik yang baik bisa melanjutkan pendidikannya ke Universitas Negeri Makassar.Kata Kunci: Mahasiswa dan Bidik Misi
ANALISIS KESULITAN BELAJAR ACADEMIC LEARNING DISABILITIES PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 1 LILIRIAJA KABUPATEN SOPPENG Syarif, Yeni Purnama
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.826 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui1) Bentuk Kesulitan Belajar Acaemic Learning Disabilities, 2) FaktorPenyebabKesulitanBelajarAcademic Learning Disabilities, 3) Upaya Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Academic Learning Disabilities.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif, dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa yang mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran sosiologi sebanyak 8 orang dan guru mata pelajaran sosiologi sebanyak 2 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analsis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisiplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu trianggulasi waktu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk kesulitan belajar Academic Learning Disabilities, adalah malas untuk belajar dan tidak mempunyai motivasi untuk lebih memahami materi tentang pelajaran, tidak mengerti dengan materi yang disampaikan oleh guru mata pelajaran, dan jarang mengajukan pertanyaan apabila ada materi pelajaran yang tidak dimengerti. 2) Faktor yang paling smempengaruhi kesulitan belajar Academic Learning Disabilities, adalah faktor internal, misalnya faktor jasmania dan faktor psikologis. Sedangkan faktoreksternal, misalnya faktor keluarga, faktor sekolah dan faktor lingkungan luar/masyarakat. 3) Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar Academic Learning Disabilities, adalah dengan memberikan perhatian yang lebih kepada siswa yang bersangkutan seperti lebih memberikan pelajaran tambahan diluar sekolah dan melatih untuk mengerjakan soal-soal, melakukan bimbingan dengan menjelaskan materi secara lebih dalam sehingga siswa dapat memahaminya, setelah itu guru juga memberikan kesempatan pada para siswa untuk memperbaiki nilainya dengan melakukan remidial.Kata Kunci: Analisis Kesulitan Belajar Academic Learning Disabilities
POLA KONFLIK ANTAR PELAJAR DI SMP NEGERI 24 MAKASSAR B, Muthmainnah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.704 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2342

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola konflik dan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik antar pelajar di SMP Negeri 24 Makassar.Jenispenelitian yaitu penelitian kualitatif Dengan penentuan informan melalui teknik purposive samplingdengan kriteria yaitu siswa yang pernah terlibat konflik sebanyak 10 orang. Teknikpengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, wawancara dandokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data danpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwakonflik yang terjadi di SMP Negeri 24 Makassar adalah konflik individu dan konflik kelompok dimana Pola konflik antar individu ialah konflik terbuka dimana seorang pelajar yang melakukan suatu perkelahian dalam bentuk yang sangat nyata sehingga membutuhkan berbagai tindakan untuk mengatasi penyebab konflik antar individu agar tidak menimbulkan berbagai macam dampak negatif sedangkan Pola konflik antar kelompok yaitu konflik terbuka dan konflik yang berada dipermukaan maksudnya konflik pelajar kelompok tersebut tidak berakar atau berlarut dan muncul karena adanya kesalahpahaman tentang suatu hal yang dapat diatasi dan dapat diselesaikan dengan komunikasi.Faktorpenyebab terjadinya konflik antar pelajar adalah faktor internal atau diri siswa ialah siswa mudah tersinggung, cepat emosi, dan tidak ingin remehkan oleh temannya atau kelompok pelajar lainnya. Faktor lingkungan sekolah tempat dan kondisi sekolah yang menjadi peluang melakukan perkelahian serta pengawasan pihak sekolah masih kurang. Faktor lingkungan pergaulan siswa rasa solidaritas yang tinggi diantara pelajar serta siswa sering bergaul dengan kelompokyang melakukan suatu tindakan yang menyimpang seperti tawuran.Kata Kunci: Konflik Pelajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 9 MAKASSAR Satnawati, Satnawati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.74 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan pemahaman siswa melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 1 SMA Negeri 9 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 21 laki-laki dan 13 perempuan pada tahun ajaran 2014/2015 semester genap pada mata pelajaran Sosiologi pokok bahasan kelompok sosial dan masyarakat multikultural. Pengumpulan data digunakan dengan tes tertulis, nontertulis, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil tes siklus I rata-rata nilai yang diperoleh siswa 79,58 dengan nilai ketuntasan klasikal 76,47 persen, karena belum mencapai ketuntasan klasikal yang telah ditetapkan sebesar 85 persen maka dilanjutkan pada siklus II. Pada hasil tes siklus II rata-rata nilai yang diperoleh siswa 91,14 dengan nilai ketuntasan klasikal mencapai 100 persen. Dengan pencapaian ketuntasan belajar yang maksimal sehingga penelitian tindakan kelas ini sampai pada siklus II. Sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Sosiologi dengan pokok bahasan kelompok sosial dan masyarakat multikultural pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 9 Makassar.Kata Kunci : Model Problem Based Learning terhadap Pemahaman Siswa
KESADARAN DIRI DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Fevi Wulandari
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.403 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2337

Abstract

Penelitian ini bertujuan1)Untuk mengetahui bagaimana kesadaran diri pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar 2) Untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar pada mahasiswa program studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar 3) Untuk mengetahui gambaran dampak kesadaran diri terhadap motivasi belajar pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan penarikan informan menggunakan purposive sampling. Kriteria mahasiswa yang memiliki relasi di kampus pendidikan sosiologi angkatan 2011-2014, mahasiswa yang tidak memiliki relasi mewakili setiap angkatan, informan sebanyak 10 orang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan dan verivikasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kesadaran diri mahasiswa pendidikan sosiologi berada pada kesadaran diri normal di mana membuat dan mengambil tindakan yang bertanggungjawab di mana statusnya sebagai mahasiswa mau menyelesaikan studi secepatnya sesuai target dan kesadaran diri sangat memberikan dampak positif bagi mahasiswa karena mahasiswa cenderung melakukan tugas dengan penuh kedisiplinan dan rasa tanggungjawab, 2) motivasi belajar mahasiswa sadar akan pentingnya pendidikan dan selain ingin menambah ilmu pengetahuan ini di pengaruhi oleh faktor dari dalam individu di tambah dengan faktor dari luar juga kerap membantu seperti halnya dorongan orang tua sangat berpengaruh dalam membantu mahasiswa untuk menunjang pembelajaran dengan memberikan semangat motivasi belajar untuk menyelesaikan studi pendidikannya, 3) Dampak kesadaran diri terhadap motivasi belajar dengan adanya kesadaran diri yang melahirkan rasa tanggungjawab akan penyelesaian studi secepatnya sesuai target dan kesadaran akan pentingnya pendidikan serta dorongan dari orang tualah menjadi faktor yang sangat berpengaruh karena memberikan dorongan dan motivasi lebih kepada mahasiswa untuk lebih giat belajar.Kata Kunci: Kesadaran Diri dan Motivasi Belajar
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM PELAYANAN PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 TANETE RILAU KABUPATEN BARRU Zulfadilah Zulfadilah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.566 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa pengurus komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau Kabupaten Barru tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi pengurus komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau Kabupaten Barru dalam menjalankan perannya. Hasil penelitian menujukkan bahwa Komite di SMA Negeri 1 Tanete Rilau tidak menjalankan perannya sebagaimana mestinya, karena masih kurangnya pemahaman mengenai peran dari komite sekolah itu sendiri, kurangnya rasa tanggung jawab sebagian pengurus dan ketidak pahaman mengenai adanya pendidikan gratis. Dan kendala yang dihadapi oleh pengurus komite SMA Negeri 1 Tanete Rilau dalam menjalankan perannya yakni kendala waktu, kurangnya partisipasi masyarakat, dan keterbatasan dana. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan penelitia melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Pengabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teknik.Kata Kunci: Peran Komite Sekolah
MOTIVASI PENDIDIKAN DI KELURAHAN OMPO KABUPATEN SOPPENG Nurhidayah Nurhidayah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.813 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2344

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya motivasi pendidikan dan bagaimana peran pemerintah dalam meningkatkan pendidikan diKelurahan Ompo Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian adalah masyarakat di Kelurahan Ompo Kabupaten Soppeng. Jumlah informan sebanyak 26 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik snowbal sampling. Adapun kriteria informan yaitu penduduk asli, tingkat pendidikan maksimal SMA dan pemerintah setempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab rendahnya motivasi pendidikan masyarakat di Kelurahan Ompo dipengaruhi oleh motivasi intrinsik yaitu banyak diantara masyarakat yang merasa bosan belajar, tidak memiliki niat untuk melanjutkan pendidikan, tidak mampu untuk berpikir dan merasa tidak percaya diri dan motivasi ekstrinsik yaitu faktor lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Lingkungan keluarga meliputi perhatian orang tua, faktor ekonomi dan usia pernikahan, sementara faktor lingkungan masyarakat meliputi teman sebaya/sepermainan dan faktor jarak atau akses ke sekolah. Peran Pemerintah dalam meningkatkan motivasi pendidikan masyarakat di Kelurahan Ompo Kabupaten Soppeng adalah memfasilitasi anak yang ingin mendapatkan beasiswa, menyediakan sarana dan prasarana pendidikan, mengadakan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan dan pelatihan kejar paket A.Kata Kunci: Motivasi Pendidikan
PROSES ADAPTASI MAHASISWA BARU DI PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Sri Rahayu
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.27 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana proses adaptasi mahasiswa baru di Pendidikan Sosiologi yang ada di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, (2) faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat mahasiswa baru dalam melakukan proses adaptasi di Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Adapun yang menjadi kriteria informan penelitian ini yaitu mahasiswa baru Pendidikan Sosiologi angkatan 2014 dan mahasiswa senior angkatan 2011, angkatan 2012, dan angkatan 2013 Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data secara konkret. Teknik pengabsahan data yang digunakan yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) proses adaptasi mahasiswa baru di program studi Pendidikan Sosiologi terjalin dengan baik, ini dapat dilihat dari interaksi yang terjadi antara sesama mahasiswa baru maupun mahasiswa baru dengan senior yang dilihat pada saat penyambutan mahasiswa baru 2014 atau LDKM. Bentuk komunikasi yang terjadi antara lain tegur sapa, tukar pikiran, kunjung mengunjungi, pinjam meminjam barang dan kerja sama dalam suatu kegiatan seperti: latihan dasar kepemimpinan mahasiswa (LDKM), dialog akademik, diskusi publik dan bazar. Adapun proses yang dilakukan dalam melakukan adaptasi mahasiswa baru Pendidikan Sosiologi yaitu interaksi, toleransi dan harmonisasi, serta integrasi. 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat terjadinya proses adaptasi di prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yaitu: (a) Faktor pendukung: adanya keinginan untuk saling mengenal dan bergaul dengan sesamanya, adanya perasaan kelompok yang sama, adanya perlakuan yang baik dari senior, adanya kesamaan sosial (kesamaan daerah, etnis dan budaya). Pendidikan sangat mendukung terjadinya proses adaptasi di prodi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. (b) Faktor penghambat: adanya sebagian mahasiswa yang bersifat egois, adanya sebagian mahasiswa yang salah mengartikan bahasa (faktor bahasa).Kata Kunci: Proses Adaptasi Mahasiswa Baru
INTERAKSI SOSIAL SISWA AKSELERASI DAN SISWA REGULER SMP NEGERI 2 PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Fitriani M, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.831 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk interaksi sosial serta faktor pendorong dan penghambat terjadinya interaksi sosial siswa akselerasi dan siswa reguler SMP Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan menggunakan teknik purpsosive sampling dengan jumlah informan sebanyak 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kerjasama antara siswa akselerasi dan siswa reguler terwujud dalam kelompok belajar bersama, keterlibatan kepanitian dalam kegiatan yang diselenggarakaan oleh pihak sekolah, serta satu team lomba sebagai perwakilan sekolah. Persaingan yang terjadi disebabkan jumlah siswa yang diikutkan lomba sebagai perwakilan sekolah lebih banyak dipilih dari kelas akselerasi sehingga muncul rasa cemburu pada siswa reguler. Kontravensi yang terjadi merupakan kontravensi yang sederhana berupa tindakan saling memaki baik itu dan melakukan tindakan protes. Serta terdapat konflik yang disebabkan oleh rasa iri maupun rasa tidak adil bagi siswa reguler karena tidak diperlakukan dengan sama oleh pihak sekolah. Sedangkan akomodasi yang digunakan ketika terjadi konflik ialah menggunakan toleransi. 2) Faktor yang mendorong terjadinya interaksi sosial ada tiga yaitu adanya kepentingan-kepentingan yang sama, adanya sebuah pekerjaan yang membutuhkan tenaga yang banyak serta adanya sikap keterbukaan. 3) Faktor penghambat terjadinya interaksi sosial ada dua yaitu kepadatan aspek akademik siswa akselerasi berupa pemberian tugas dari guru dan adanya label yang diberikan kepada siswa akselerasi sebagai siswa yang sombong, egois, dan bersikap semaunya sendiri.Kata Kunci: Interaksi Sosial Siswa Akselerasi Dan Siswa Reguler

Page 1 of 2 | Total Record : 19