cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Edisi 3, November 2018" : 21 Documents clear
RESIPROSITAS PEDAGANG (PASSAMBU’) SAYUR DI DESA MASALLE KECAMATAN MASALLE KABUPATEN ENREKANG Saharia Saharia; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.957 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) faktor yang mendorong resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang, dan 2) bentuk resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Snow ball sampling, dengan kriteria yaitu masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang perantara (passambu’), petani sayur dan pembeli yang masih melakukan resiprositas. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tekhnik keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; Resiprositas Pedagang (passambu’) Sayur Di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang yaitu 1) faktor yang mendorong resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang : a) faktor keterbatasan modal, b) faktor kekeluargaan, c) faktor kebutuhan barang 2) bentuk resiprositas pedagang (passambu’) sayur di Desa Masalle Kecamatan Masalle Kabupaten Enrekang adalah: a) resiprositas sebanding terjadi antara petani dengan pedagang (passambu’), b) resiprositas umum terjadi antara sesama pedagang (passambu’) dan c) resiprositas negatif terjadi antara pedagang (passambu’) dengan pembeli.\
DISKURSUS “AKU BENCI NARKOBA” DAN EFEK KUASANYA TERHADAP PELAJAR MAKASSAR YANG DIREHABILITASI DI YKP2N MAKASSAR Asmaul Husna; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.924 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bentuk kuasa diskursus “Aku Benci Narkoba” terhadap pelajar Makassar yang direhabilitasi di YKP2N Makassar dan 2) Mengetahui efek kuasa yang ditimbulkan dari diskursus “Aku Benci Narkoba” terhadap pelajar Makassar yang direhabilitasi di YKP2N Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan kriteria pelajar Makassar yang masih aktif dan di seragam sekolahnya terdapat atribut “Aku Benci Narkoba” dengan jumlah informan sebanyak 7 pelajar. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data meliputi tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap kesimpulan (verifikasi). Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kuasa diskursus “Aku Benci Narkoba” terhadap pelajar Makassar yang direhabilitasi di YKP2N Makassar tidak memiliki bentuk baik dari kuasa atas pikiran maupun kuasa atas tubuh. Sebaliknya, dari segi pikiran banyak diantara mereka yang tidak mengetahui makna dari wacana “Aku Benci Narkoba” dan dari segi tubuh (tindakan) mereka justru acuh terhadap wacana “Aku Benci Narkoba” sehingga pelajar tetap melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba. Hal itu dapat terjadi karena adanya wacana-wacana tandingan dari teman sepermainan pelajar penyalahguna narkoba yang mampu mengalahkan kuasa wacana “Aku Benci Narkoba” seperti wacana “Narkoba itu bagus”, “Kita kuat jika memakai narkoba” dan “Dengan Narkoba kita fly” yang lebih mampu memberikan kuasa atas pikiran dan tubuh pelajar penyalahguna narkoba. 2) Diskursus “Aku Benci Narkoba” tidak memiliki efek kuasa terhadap pelajar Makassar yang direhabilitasi di YKP2N Makassar. Adapun yang melatarbelakangi pelajar penyalahguna narkoba untuk mengikuti program rehabilitasi dan memunculkan niat berhenti menyalahgunakan narkoba yakni karena adanya kuasa wacana lain yaitu wacana “The Creed” dari pihak YKP2N melalui para Konselor Pendamping pelajar penyalahguna narkoba di YKP2N Makassar sehingga mampu memunculkan rasa sadar dari diri sendiri (memikirkan keluarga dan malu terhadap lingkungannya), takut tertangkap pihak kepolisian, dan tidak ingin rehabilitasi lagi (apabila tertangkap kembali).
PERAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MEMBENTUK SIKAP KEPEMIMPINAN SISWA DI SMA NEGERI 4 BANTAENG Istiqama, Rizka Nur; Agustang, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.532 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peran kegiatan ekstrakurikuler paskibraka sekolah, pramuka, palang merah remaja dalam membentuk sikap kepemimpinan siswa di SMA Negeri 4 Bantaeng, 2) Faktor-faktor pendukung dan penghambat siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler paskibraka sekolah, pramuka, palang merah remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan kriteria yang digunakan yaitu siswa yang sudah aktif 1 tahun lebih pada kegiatan ekstrakurikuler paskibraka sekolah, pramuka, dan palang merah remaja dan siswa yang menjadi pengurus pada kegiatan ekstrakurikuler paskibraka sekolah, pramuka, palang merah remaja. Jumlah informan yaitu sebanyak 23 siswa dan 3 pembina. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Peran kegiatan ekstrakurikuler paskibraka, pramuka, palang merah remaja dalam membentuk sikap kepemimpinan di SMA Negeri 4 Bantaeng yaitu a) tempat untuk memberikan tugas, b) tempat memberi motivasi, c) tempat berkegiatan yang menyenangkan, d) tempat untuk memberikan tantangan, e) tempat untuk menerapkan hukuman dan tata tertib melalui latihan atau kegiatan yang telah disusun dan direncanakan 2) Faktor pendukung siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler paskibraka sekolah, pramuka, PMR yaitu ketersediaan sarana dan prasarana, ketersediaan pembina, minat siswa. Faktor penghambat yaitu masalah dana, lokasi kegiatan yang jauh, kesehatan, jadwal kegiatan.
PELAKSANAAN PROGRAM KERJA JUMAT BERAMAL DALAM MENINGKATKAN SOLIDARITAS SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 13 BONE Anugrah, Anugrah; Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.614 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Jumat Beramal dalam meningkatkan solidaritas sosial siswa di SMA Negeri 13 Bone. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan data primer 2 orang guru dan 18 siswa dengan menggunakan teknik sampel snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan program kerja Jumat Beramal dalam meningkatkan solidaritas sosial siswa di SMA Negeri 13 Bone menampakkan suatu kebiasaan dan dilembagakan oleh salah satu organisasi sekolah dalam bentuk program kerja dimana dalam pelaksanaan program kerja tersebut terlihat adanya kerja sama dan gotong royong. 2) Faktor yang mendukung pelaksanaan  program Jumat Beramal dalam meningkatkan solidaritas sosial siswa di SMA Negeri 13 Bone meliputi (a) dorongan naluri, (b) dukungan orang tua, (c) dukungan guru, (d) pengaruh lingkungan, sedangkan faktor yang menghambat pelaksanaan  program Jumat Beramal dalam meningkatkan solidaritas sosial siswa di SMA Negeri 13 Bone meliputi (a) keterbatasan waktu dalam pelaksanaannya (b) keterbatasan dana (c) munculnya keluhan mengenai informasi semua pihak yang menerima sumbangan Jumat Beramal dan rincian jumlah dana yang digunakan setiap pihak penerima sumbangan tersebut yang tidak dipublikasi secara umum kepada siswa, (d) timbulnya tanggapan miring dari beberapa pihak tertentu.  3) Solidaritas sosial yang dimiliki siswa pasca diterapkannya program Jumat Beramal di SMA Negeri 13 Bone yaitu solidaritas sosial siswa mulai berkembang, karena sebagian besar siswa sudah mulai konsisten memperlihatkan berbagai partisipasinya dalam pelaksanaan program Jumat Beramal.
KINERJA GURU BK MENGHADAPI SISWA BERMASALAH DI SMK YPKK LIMBUNG KABUPATEN GOWA Amalia, Sri Wahyuni Reski; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.695 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana kinerja Guru BK menghadapi siswa bermasalah di SMK YPKK Limbung Kabupaten Gowa, 2) Faktor apa yang menghambat kinerja Guru BK menghadapi siswa bermasalah di SMK YPKK Limbung Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu guru BK yang ada di SMK YPKK Limbung Kabupaten Gowa. Jumlah informan sebanyak 14 orang diantaranya guru BK sebanyak 3 orang, siswa sebanyak 10 orang dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan meeduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Kinerja guru BK menghadapi siswa bermasalah memang belum maksimal walaupun aktivitas-aktivitas kerja sudah dilakukan dari segi menasehati, mengarahkan, membimbing, melakukan kunjungan rumah, memberikan surat panggilan orang tua, dan tanda tangan diatas materei, tapi terbukti pelanggaran-pelanggaran itu masih terjadi berulang-ulang. 2) Faktor penghambat Kinerja guru BK mengahadapi siswa bermasalah antara lain karena guru BK yang ada di SMK YPKK Limbung bukan berlatar belakang Bimbingan dan Konseling dan tidak sesuai dengan profesi yang dimiliki sebagai guru BK akan tetapi berprofesi sebagai guru bidang studi yang hanya diangkat oleh kepala sekolah untuk menjabat sebagai guru BK, selain itu kurangnya sarana dan prasarana yang bisa membantu mereka melaksanakan tugasnya sebagai guru BK seperti dari segi sarana tidak tersedianya komputer di ruangan BK, kemudian dari segi prasarana ruangan BK yang ada di SMK YPKK Limbung sempit sehingga hanya bisa melayani beberapa siswa saja.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI PADA SMA DI KECAMATAN POLEWALI) Yana, Asti; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.021 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA di Kecamatan Polewali,2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kepala sekolah dalam melaksanakan strategi peningkatkan mutu pendidikan di SMA di Kecamatan Polewali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan kriteria yang digunakan yaitu kepala SMA Negeri di Kecamatan Polewali dan guru yang mengajar di SMA Negeri di Kecamatan Polewali.Jumlah informan yaitu sebanyak 4 kepala sekolahdan 4 guru.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data yaitu menggunakan teknik Triangulasi Sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu melakukan pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, pemberian arahan kepada guru, meningkatkan profesionalisme guru, melakukan pembinaan khusus bagi peserta didik serta melakukan pendekatan kekeluargaan. 2) Faktor yang mempengaruhi kepala sekolah dalam melaksanakan strategi peningkatkan mutu pendidikan yaitu: motivasi kerja, lingkungan sosial dan partisipasi masyarakat serta persepsi masyarakat.
PERILAKU AKADEMIK AKTIVIS ( STUDI KASUS PADA MAHASISWA FIS UNM YANG AKTIF DI ORGANISASI DAERAH ) Wildana, Aan; Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.472 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor yang mempegaruhi perilaku akademik aktivis mahasiswa FIS UNM yang bergabung di organisasi daerah. 2) Dampak organisasi daerah terhadap perilaku akademik mahasiswa FIS UNM yang aktif di organisasi daerah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yaitu mahasiswa fakultas ilmu sosial semester 3 keatas, masih aktif sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Makassar, mahasiswa yang sementara aktif atau pernah aktif di dalam organisasi daerah.Jumlah informan sebanyak 13 Orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Faktor yang mempengaruhi perilaku akademik aktivis mahasiswa FIS UNM yang aktif di organisasi daerah adalah a) pengaruh kondisi fisik yang tidak stabil, b) pengaruh pengaruh teman sebaya maupun senior, dan c) pengaruh tanggung jawab yang di emban. 2) Dampak organisasi daerah terhadap perilaku akademik mahasiswa FIS UNM yang bergabung di organisasi daerah adalah a) dampak positif,  mendapat skill baru seperti public speaking, manajemen konflik dan tehnik lobi, bisa menambah teman dan memperluas jaringan, dan juga sebagai sarana belajar selain di bangku kuliah b) dampak negatifnya yaitu mahasiswa lebih mementingkan organisasi daerah dibanding dengan perkuliahan dan kegiatan lainnya yang ada di kampus, jarang berinteraksi dengan teman kampus, penurunan IPK,  sulit membagi waktu antara kuliah dan organisasi.
DAMPAK PENYALAHGUNAAN OBAT-OBATAN TERLARANG (STUDI KASUS SMA NEGERI 6 TAKALAR) Wahyudin, Wahyudin; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) faktor penyebab penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh siswa di SMA Negeri 6 Takalar, dan 2) dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh siswa di SMA Negeri 6 Takalar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun jumlah informan pada penelitian ini terdiri 12 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Faktor penyebab penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh siswa di SMA Negeri 6 Takalar yaitu; a) faktor internal diantaranya; kurangnya kontrol diri, yang kemudian didukung oleh, b) faktor eksternal diantaranya; faktor social dan agama sebagai salah satu kontrol sosial, faktor ekonomi, faktor keluarga, dan faktor pendidikan, dan 2) Dampak penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh siswa di SMA Negeri 6 Takalar yaitu; a) dampak positif diantaranya; tidak ada sama sekali karena dalam jangka waktu yang lebih lama akan berdampak buruk bagi diri dan orang lain, dan b) dampak negatif diantaranya; dampak terhadap kesehatan, dampak terhadap psikis, dan dampak terhadap lingkungan sosial.
PERILAKU ANOMIE SISWA DI SMA NEGERI 9 MAKASSAR Ismail, ismail; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Penyebab terjadinya perilaku anomie 2) Dampak terjadinya perilaku anomie dan 3) Cara menanggulangi perilaku anomie. Jenis penelitian ini adalah kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria wali kelas, guru BK dan siswa di SMA Negeri 9 Makassar sebanyak 14 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyebab perilaku anomie di SMA Negeri 9 Makassar; a) tekanan terjadi dari lingkungan sekolah dan b) teman sebaya/lingkungan pergaulan, 2) dampak perilaku anomie di SMA Negeri 9 Makassar ada dua yakni; a) dampak negatif seperti merasa malu, mendapatkan hinaan, nilai tidak tuntas, skorsing bahkan dipindahkan dari sekolah, dan b) dampak positifnya yakni terkenal di kalangan guru dan siswa, banyak teman, menguatkan solidaritas antara teman sebaya atau geng yang berperilaku sama dan disegani sehingga muda untuk memerintah siswa lain, dan 3) cara menanggulangi perilaku anomie di SMA Negeri 9 Makassar yakni a) tahap preventif dilakukan dengan cara yaitu adanya perjanjian awal dengan siswa dan pihak sekolah, mengontrol setiap hari siswa, penyampaian pada saat hari senin, dinasehati secara berkala, breafing setiap awal bulan tepatnya setiap minggu pertama hari senin dan terakhir pemberian arahan oleh pihak BK. b) tahap represif dilakukan dengan cara yaitu adanya sanksi yang berlaku pembinaan diruangan BK, pemanggilan kedua orangtua, penanganan secara pribadi oleh wali kelas yang di tindak lanjuti oleh pihak BK lalu terakhir ke kepala sekolah.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGETAHUAN SEKS SISWA SMA NEGERI 10 MAKASSAR Abdullah, Abdul Rahman; Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Mengetahui bagaimana bentuk-bentuk pengetahuan seks siswa SMA Negeri 10 Makassar. (2) Mengetahui dampak media sosial terhadap pengetahuan seks siswa SMA Negeri 10 Makassar. (3) Mengetahui upaya yang dilakukan pihak sekolah untuk menanggulangi dampak negatif media sosial bagi siswa SMA Negeri 10 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik Purposive sampling dengan kriteria siswa SMA Negeri 10 Makassar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk-bentuk Pengetahuan Seks Siswa SMA Negeri 10 Makassar. Berbagai bentuk seks yang diketahui oleh siswa dikenal sebagai Masturbasi (pada wanita) atau onani (pada pria) bersentuhan, antara lain berpegangan tangan, berpelukan, berciuman, bercumbu, dan berhubungan kelamin. (2) Dampak Media Sosial Terhadap Pengetahuan Seks Siswa SMA Negeri 10 Makassar. Siswa menempatkan media sosial sebagai sumber informasi untuk mengetahui seks. Dampak positif yang didapat pada media sosial dimana siswa mampu mengetahui tentang seks dampak negeatif kepada siswa dimana siswa menggunakan media sosial dengan seringnya membuka situs porno atau gambar bugil. (3) Upaya Pihak Sekolah Untuk Menanggulangi Dampak Negatif Media Sosial Bagi Siswa SMA Negeri 10 Makassar. upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah seperti pemberian materi atau pehaman tetntang seks dan pemberian sanksi bagi siswa yang melakukan pelanggaran seperti pemberian hukuman ataupun skorsing pada siswa.

Page 2 of 3 | Total Record : 21