cover
Contact Name
Eddy Noviana
Contact Email
eddy.noviana@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281365426537
Journal Mail Official
primary@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by Universitas Riau
ISSN : 23031514     EISSN : 25985949     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary: Journal of Elementary Teacher Education) is a peer-reviewed journal on education and teacher training. This journal encompasses original research articles and review articles.
Articles 1,838 Documents
KONTRIBUSI GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI GURU TERHADAP KINERJA GURU SDN SEKECAMATAN KUBU KABUPATEN ROKAN HILIR Sri Wahyuni; Isjoni Isjoni; Azhar Azhar
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.714 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8613

Abstract

Guru menjadi salah satu unsur sumber daya yang sangat menentukan keberhasilan dalam pendidikan di sekolah, karena guru merupakan unsur manusiawi yang sangat dekat dengan peserta didik dalam pendidikan sehari-hari di sekolah. Depdikbud menyatakan bahwa guru merupakan sumberdaya manusia yang mampu mendayagunakan faktor-faktor lainnya sehingga tercipta proses belajar mengajar yang bermutu dan menjadi faktor utama yang menentukan mutu pendidikan. Oleh karena itu, para pendidik (guru) harus dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas karena pendidikan di masa yang akan datang menuntut keterampilan profesi pendidikan yang bermutu. Sehingga kinerja guru yang profesional dapat menjadi angin segar bagi keberhasilan dalam dunia pendidikan di masa yang akan datang.Latar belakang permasalahan pada penelitian ini terdapat guru yang mengajar di kelas masih berdasarkan pengalaman masa lalunya dari waktu kewaktu sehingga merasa menguasai materi diluar kepala dan tidak mau mengubah kepada hal-hal yang baru termasuk metode pembelajaran, penggunaan media, sistem penilaian yang kurang dipahami dan mengajar secara hafalan atau tanpa persiapan mengajar sebelumnya. Sedangkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru-guru dikatakan bahwa kepala sekolah belum menerapkan fungsi kepemimpinan secara optimal untuk memimpin bawahannya. Selain itu ditemukan fenomena terkait permasalahan yang ada di lapangan mengenai kinerja guru yang dapat diidentifikasi masalahnya, diantaranya: 1) Kemampuan guru mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tidak maksimal sehingga menciptakan suasana pembelajaran yang kurang menarik. 2) Kemampuan dalam pengelolaan kelas masih kurang, sehingga belum tercipta suasana kondusif dikelas dan proses pembelajaran yang menyenangkan. 3) Guru belum maksimal dalam memanfaatkan media sehingga hasil dalam meyalurkan pesan (materi pelajaran) kepada siswa tidak maksimal. 4) Selain itu guru tidak memvariasikan metode pembelajaran, sehingga terjadi kejenuhan dalam diri siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Dari fenomena tersebut bahwa pentingnya kinerja guru dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, untuk itu perlunya peningkatan kemampuan guru dalam hal mengembangkan silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), mengelola kelas, serta memanfaatkan media dan metode pembelajaran dengan baik. Berdasarkan pada latar belakang maka dapat dirumuskan beberapa masalah pada penelitian ini sebagai berikut: 1) Apakah gaya kepemimpinan berkontribusi terhadap kinerja guru? 2) Apakah motivasi berkontribusi terhadap kinerja guru? 3) Apakah gaya kepemimpinan dan motivasi berkontribusi terhadap kinerja?Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru, untuk menganalisis kontribusi motivasi terhadap kinerja guru dan untuk menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan 129 responden dari 98 orang guru SDN Sekecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan dari analisis data ditemukan gaya kepemimpinan berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin baik gaya kepemimpinan yang diberikan akan mempengaruhi semakin efektifnya kinerja guru. ini berarti bahwa gaya kepemimpinan merupakan variable penting untuk diperhatikan agar kinerja guru bisa meningkat. Motivasi berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin tinggi motivasi guru yang di digambarkan dengan etos kerja yang tinggi akan menunjang kinerja guru yang lebih baik. oleh karena itu motivasi guru merupakan variable penting untuk diperhatikan didalam meningkatkan kinerja guru. Dan gaya kepemimpinan dan motivasi guru berkontribusi terhadap kinerja guru. semakin baik gaya kepemimpinan dan tingginya motivasi guru meningkatkan kinerja guru
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN KELAS VI DI SEKOLAH DASAR Ratih Elvia Valda; Ni Luh Sakinah; Siti Mas'ula
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.302 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9195

Abstract

Pengembangan  pada artikel ini didesain untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis etnomatematika yang dinilai valid dan praktis oleh dosen ahli serta guru sekolah dasar. Budaya di kota Malang yang dikaitkan dengan etnomatematika pada video pembelajaran ini meliputi Keripik Tempe, Keramik Dinoyo, serta Alun-Alun Tugu Kota Malang yang berbentuk lingkaran. Tiga video pembelajaran tersebut masing-masing dikelompokkan berdasarkan pengertian dan unsur-unsur lingkaran, cara mencari luas dan keliling lingkaran, dan cara menyelesaikan masalah matematika materi lingkaran yang dijelaskan melalui etnomatematika budaya di kota Malang. Video pembelajaran diawali dengan kegiatan pembuka, kemudian diceritakan sejarah budaya di kota Malang tersebut, kemudian dikaitkan dengan materi lingkaran dan diakhiri dengan kegiatan penutup disertai evaluasi berupa pemberian soal. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah R2D2 (recursive, reflective, desaign and develompent). Berdasarkan hasil pengembangan media dan uji coba tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran berbasis etnomatematika pada materi lingkaran kelas VI valid dan praktis digunakan di sekolah dasar sebagai media pembelajaran.  
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI DENGAN TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV Lia Khaerunisa; Zeri Rahman Hakim; M. Taufiq
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.969 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8567

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kelayakan, mendapatkan nilai dari para ahli, serta respon peserta didik dari media yang peneliti coba kembangkan, yaitu Monopoli SETAPARULA (Senjata, Tari, Pakaian, Rumah, Lagu) dengan tema Indahnya Keragaman di Negeriku. Penelitian dilakukan di SDN Panunggangan 1 dengan subjek penelitian kelas IV dan 10 peserta didik untuk diuji coba terbatas. Jenis penelitian yang digunakan pada metode penelitian pengembangan (Research and Development) ialah dari Borg dan Gall yang dimodifikasi dari Sugiyono, hal tersebut terdiri dari 6 tahapan yaitu: tahap analisis masalah, tahap pengumpulan data, tahap pengembangan desain produk, tahap validasi desain produk, tahap uji perbaikan (revisi) desain produk, dan tahap uji coba produk. Instrumen yang digunakan berupa lembar angket untuk validasi ahli dan respon peserta didik. Hasil uji validasi oleh para ahli (ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan ahli pendidikan) terhadap kualitas media monopoli yang dikembangkan termasuk dalam kriteria layak dengan presentase penilaian sebesar 78,21%. Hasil uji coba terbatas pada peserta didik terhadap media monopoli mendapatkan kriteria sangat layak dengan presentase penilaian sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media monopoli yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA MONOPOLI TATA SURYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR Tresia Situmorang; M. Jaya Adi Putra; Gustimal Witri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.28 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.8984

Abstract

IPA adalah ilmu pengetahuan yang mendalami mengenai alam semesta beserta isinya, peristiwa yang ada terjadi didalamnya, pembelajaran IPA ini bersifat kompleks dan luas.  Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran yang berbantuan media permainan yang sesuai, menarik dan efektif, sehingga tercapainya tujuan dan motivasi dalam belajar. Model pembelajaran STAD dapat menekankan interaksi antara peserta didik untuk saling memotivasi dan saling membantu menguasai materi yang dipelajari peserta didik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD terhadap motivasi belajar siswa di kelas. Penelitian dilakukan secara ofline, adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 60  siswa. Kelas kontrol adalah  kelas dengan metode ceramah, sedangkan kelas eksperimen adalah kelas yang diberi perlakuan model kooperatif tipe STAD  berbantuanmedia monopoli tata surya. Data diperoleh melalui pretest dan posttest. Metode yang digunakan metode eksperimen dengan desain penelitian quasi experimen design dengan rancangan  Nonequivalent Control Group Design. Data dianalisis dengan teknik analisis uji hipotesis dan uji t. Hasil menunjukan bahwa uji hipotesis diperoleh hasil signifikan (2-tailed) sebesar 0,000. Maka diliat dari nilai signifikan < 0,05, artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan  terdapat pengaruhmodel pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media monopoli tata surya terhadap motivasi belajar siswa di kelas VI SDN 35 Pekanbaru.PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA MONOPOLI TATA SURYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SEKOLAH DASAR
EFEKTIVITAS MODEL SUPERVISI AKADEMIK BERBASIS COACHING MOTIRTAR Erik Wahyudi; Sri Utaminingsih; Erik Aditia Ismaya
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.14 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9189

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model supervisi akademik berbasis coaching MOTIRTAR. Pelaksanaan supervisi akademik di sekolah dasar Kecamatan Nalumsari belum berjalan dengan maksimal. Terdapat permasalahan diantaranya rendahnya kinerja guru dalam mengelola pembelajaran di kelas, kurangnya kenyamanan guru saat pelaksanaan supervisi yang dilakukan kepala sekolah, dan kurangnya pembinaan yang dilakukan kepala sekolah sebagai tindak lanjut supervisi yang dapat membantu guru untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan salah satu tujuannya adalah menganalisis keefektifan pengembangan model supervisi akademik berbasis coaching MOTIRTAR bagi guru SD di Kecamatan Nalumsari. Data dikumpulkan dengan observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, uji n-gain, dan uji t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan model supervisi akademik berbasis coaching MOTIRTAR terlihat dari peningkatan nilai supervisi awal dan akhir kelas kontrol dan eksperimen yaitu sebesar Sig (2-tailed) 0.491 > 0.05 dengan nilai rata-rata 29,61 dan 41,43.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMAN 1 KOTA SUKABUMI Tantan Hadian; Rachmat Mulyana; Nana Mulyana; Ida Tejawiani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.332 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Studi dilakukan dengan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi projek yang dilakukan sekolah. Penelitian diawali dengan studi dokumentasi, penyebaran angket kepada 32 orang guru sebagai responden, wawancara dan observasi lapangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perencanaan meliputi pembentukan tim, pembuatan buku panduan teknis, penentuan tema projek. Sementara itu, pengorganisasian projek meliputi pembentukan tim pembimbing kelompok projek, penentuan objek penelitian dan penentuan struktur siswa dalam kelompok. Pelaksanaan Projek dimulai dari penentuan rumusan objek penelitian, perumusan masalah, pembuatan instrument penelitian, pelaksanaan observasi, pembuatan laporan, dan pembuatan blog untuk upload laporan projek. Sedangkan,  pengawasan dan evaluai projek dilakukan dalam pengawasan secara internal dan eksternal. Tema projek satu adalah tentang kearifan lokal, sementara tema projek dua adalah tentang rekayasa teknologi.  Pelaksanaan projek dilakukan dengan sistem blok, yaitu dilakukan dalam waktu 3-4 minggu. Akhir projek dilakukan dengan  panen karya, yaitu publikasi berupa presentasi hasil karya siswa yang di hadiri oleh siswa, guru, dan orang tua siswa baik secara luring maupun daring. Temuan masalah dari penelitian adalah kurang koordinasinya manajemen sekolah, baik internal maupun eksternal, sebanyak 46% responden guru tidak dilibatkan dalam perencanaan projek ini dan kurang berperannya pengawas sekolah dan komite sekolah. Temuan lainnya adalah kurangnya keaktifan siswa yaitu hanya 59 % yang secara aktif dalam mengikuti kegiatan projek. Bentuk penilaian dan penetapan tujuan projek belum mencerminkan ketercapaian profil pelajar Pancasila. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK Gusti Ayu Mahayukti; Sariyasa Sariyasa; Ni Luh Cipta Sari
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.09 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8539

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa, kepercayaan diri siswa, dan mengetahui tanggapan siswa melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe talking stick. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama tiga siklus di kelas V A dengan jumlah siswa  26 orang. Tes kemampuan komunikasi matematika dengan tes uraian yang dilaksanakan pada akhir tiap siklus, sedangkan angket untuk mengumpulkan data kepercayaan diri dan tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa. Bermula dari 23,46 pada refleksi awal menjadi 76,36 pada siklus III. Begitu pula dengan ketuntasan belajar siswa yang mengalami peningkatan dari 7,69% pada refleksi awal dan terus meningkat menjadi 84,63% pada siklus III. Rata-rata skor kepercayaan diri siswa pada siklus I yang berawal dari 68,15 meningkat menjadi 77,96 pada siklus terakhir, dan tanggapan siswa berada pada kategori positif.  Ini menggambarkan bahwa implementasi model pembelajaran kooperatif tipe talking stick pada siswa SD merupakan solusi alternative untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri siswa. 
IMPLEMENTASI MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR 2 DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR Iis Irma Lisnawati; Julia Julia; Prana Dwija Iswara
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.603 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9016

Abstract

Upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar adalah dengan melaksanakan program MBKM (Kampus Mandiri Belajar  Merdeka) kampus mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi informasi tentang pelaksanaan program mahasiswa Kampus mengajar 2 untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa sekolah dasar, lebih lanjut penelitian ini juga mencangkup hambatan, strategi dan hasil evaluasi mengenai literasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus dan menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mengetahui hambatan, strategi dan hasil evaluasi yang dilakukan oleh mahasiswa kampus mengajar. Partisipan pada penelitian ini merupakan 20 mahasiswa kampus mengajar 2 yang ditempatkan di sekolah dasar dan tersebar di Provinsi Jawa Barat. Adapun data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif, yang terdiri dari tiga alur kegiatan, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa peningkatkan kemampuan literasi siswa meningkat cukup baik, hal ini terlihat dari bertumbuhnya minat membaca dikalangan siswa, kemampuan dalam mengolah informasi, menemukan masalah dan kemampuan siswa dalam memberikan solusi dari permasalahan yang muncul. Beragam strategi pembelajaran yang inovatif berhasil diciptakan oleh mahasiswa kampus mengajar 2, dan menjadikannya salah satu faktor yang membuat kemampuan literasi siswa meningkat cukup baik. 
PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP KEGIATAN LITERASI MEMBACA DENGAN METODE READ ALOUD: UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA Neneng Sri Wulan; Wulandari Wulandari; Dwi Anisa Haftani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.912 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya kemampuan membaca bagi siswa sekolah dasar sebagai fondasi untuk memahami berbagai materi pelajaran, khususnya kemampuan dalam memahami isi bacaan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan membaca dengan metode read aloud. Read aloud adalah kegiatan membacakan nyaring yang dilakukan orang tua atau guru kepada anak. Penelitin ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan dan persepsi siswa terhadap metode read aloud. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode penelitian deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data berupa angket dan studi dokumen. Responden pada penelitian ini adalah 44 siswa kelas I sekolah dasar plus di Kabupaten Purwakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami isi bacaan tergolong baik dengan rata-rata 79,76. Siswa dapat memahami tokoh, isi cerita, konflik, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Persepsi  siswa terhadap kegiatan read aloud adalah baik atau positif. Sebanyak 44 siswa menyukai kegiatan membacakan nyaring. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa metode Read Aloud dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan dalam literasi membaca yang dapat memberikan dampak yang baik bagi siswa sekolah dasar.
PENANAMAN SIKAP NASIONALISME DI MADRASAH IBTIDAIYAH Ahmad Sholeh; Moch. Miftachur Rizki
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.727 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menemukan sikap nasionalisme siswa, upaya guru kelas dalam menanamkan sikap nasionalisme dan kendala yang dihadapi guru kelas dalam menanamkan sikap nasionalisme siswa di MI al-Ma’arif 04 Singosari Malang. Hal ini disebabkan semangat nasionalisme ini mengalami kemunduran. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif deskriptif guna menggambarkan fenomena secara utuh serta menyeluruh melalui pengumpulan data dan disusun dalam bentuk narasi. Teknik pengumpulan data memakai wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya secara umum analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa para siswa Madarasah Ibtidaiyah sudah mempunyai sikap nasionalisme yang baik dengan pemahaman akan nasionalisme yang sudah sesuai standart. Untuk mewujudkan sikap nasionalisme ini secara real guru kelas telah mengupayakannya melalui cara; 1) kegiatan akademik dan 2) kegiatan non akademik seperti; melaksanakan upacara bendera, memperingati hari besar nasional seperti halnya Sumpah Pemuda, Hari Santri, dan lain sebagainya. dan melaksanakan kegiatan Pramuka. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh guru kelas dalam menanmkan sikap nasionalisme tidaklah berarti dan dapat diatasi. Oleh karena itulah guru kelas harus selalu meningkatkan proses penanaman sikap nasionalisme ini agar supaya bangsa Indonesia tetap kokoh akan persatuan dan kesatuannya.

Page 71 of 184 | Total Record : 1838


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 6 (2025): December Vol. 14 No. 5 (2025): October Vol. 14 No. 4 (2025): August Vol. 14 No. 3 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2025): April Vol. 14 No. 1 (2025): February Vol. 13 No. 6 (2024): December Vol. 13 No. 5 (2024): October Vol. 13 No. 4 (2024): August Vol. 13 No. 3 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol 13, No 1 (2024) Vol. 13 No. 1 (2024): February Vol 12, No 6 (2023) Vol. 12 No. 6 (2023): December Vol 12, No 5 (2023) Vol. 12 No. 5 (2023): October Vol. 12 No. 4 (2023): August Vol 12, No 4 (2023) Vol. 12 No. 3 (2023): June Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol. 12 No. 1 (2023): February Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 6 (2022): December Vol 11, No 6 (2022) Vol 11, No 5 (2022) Vol. 11 No. 5 (2022): October Vol 11, No 4 (2022) Vol. 11 No. 4 (2022): August Vol. 11 No. 3 (2022): June Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): April Vol 11, No 1 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): February Vol 10, No 6 (2021) Vol. 10 No. 6 (2021): December Vol. 10 No. 5 (2021): October Vol 10, No 5 (2021) Vol. 10 No. 4 (2021): August Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 3 (2021): June Vol. 10 No. 2 (2021): April Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): February Vol 10, No 1 (2021) Vol. 9 No. 6 (2020): December Vol 9, No 6 (2020) Vol 9, No 5 (2020) Vol. 9 No. 5 (2020): October Vol 9, No 4 (2020) Vol. 9 No. 4 (2020): August Vol. 9 No. 3 (2020): June Vol 9, No 3 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): April Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): February Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019): October Vol. 8 No. 1 (2019): April Vol 8, No 1 (2019) Vol. 7 No. 2 (2018): October Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): April Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): October Vol. 6 No. 1 (2017): April Vol 6, No 1 (2017) Vol 5, No 3 (2016): EDISI KHUSUS HUT PGRI KE-71 Vol. 5 No. 3 (2016): EDISI HUT PGRI KE-71 Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): October Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): April Vol. 4 No. 2 (2015): October Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): April Vol. 3 No. 2 (2014): October Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): April Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): October Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): April More Issue