cover
Contact Name
Eddy Noviana
Contact Email
eddy.noviana@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281365426537
Journal Mail Official
primary@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by Universitas Riau
ISSN : 23031514     EISSN : 25985949     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary: Journal of Elementary Teacher Education) is a peer-reviewed journal on education and teacher training. This journal encompasses original research articles and review articles.
Articles 1,838 Documents
HAMBATAN GURU MATEMATIKA DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Refny Widialistuti; Nurhizrah Gistituati; Alwen Bentri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.458 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9255

Abstract

Kurikulum merupakan perancangan kependidikan dalam mempunyai posisi yang berpengaruh terhadap aktivitas kependidikan. Perubahan kurikulum KTSP pada Kurikulum 2013 menyebabkan guru mengalami hambatan dalam penerapannya di proses pembelajaran. Kurikulum 2013 meliputi lima aspek pembelajaran, yakni pengamatan, pertanyaan, pengumpulan, pengasosiasikan, dan pengkomunikasian. pembelajaran matematika telah dipelajari oleh siswa di sekolah. Salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kecakapan logika berpikir, analitik, sistematik, kritis, inovatif, dan kreatif, serta berkemampuan dalam melakukan kerja sama adalah pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika ini diasumsikan sulit diterima oleh siswa, untuk itu diperlukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru dalam menyusun alat pembelajaran dan aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan mengumpulkan sepuluh artikel dari jurnal nasional yang relevan dengan hambatan guru matematika dalam penerapan kurikulum 2013 di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga aktivitas dalam pemprosesan pembelajaran dalam kurikulum 2013, yaitu aktivitas awal, aktivitas inti, dan aktivitas akhir. Pada aktivitas awal, guru sulit dalam penyusunan RPP dan pengalokasian waktu pembelajaran. Pada aktivitas inti, guru didapati sulit dalam membuat siswa berfokus dalam proses pembelajaran. Pada aktivitas akhir, guru sulit dalam memberikan dampingan kepada siswa dalam penarikan simpulan sehingga sulit dalam evaluasi proses pembelajaran. 
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELAKSANAAN KKG (KELOMPOK KERJA GURU) DI SMP NEGERI 6 DUMAI Leni Suryani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.649 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9386

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi guru di SMP Negeri 6 Dumai. Untuk itu perlu dilakukan suatu tindakan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu melalui Pelaksanaan KKG (Kelompok Kerja Guru). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam di SMP Negeri 6 Dumai  melalui Kelompok Kerja Guru. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan tentang peningkatan kompetensi guru dalam mengajar melalui pelaksanaan KKG (Kelompok Kerja Guru) di SMP Negeri 4 Dumai. Hasil penelitian pada aspek pelaksanaan KKG yang dibawakan oleh tutor diketahui bahwa dari siklus I meningkat pada siklus II. Jika pada siklus I mendapatkan skor sebesar 75% maka pada siklus II sudah lebih baik dengan mendapatkan perolehan skor sebesar 95%. Pada aspek kepeserta didikan didapatkan pada siklus I sebesar 58% dengan kategori cukup baik dan pada siklus II meningkat menjadi 70% dengan kategori baik. Pada aspek evaluasi yang diberikan oleh tutor diketahui bahwa pada siklus I mendapatkan persentase sebesar 60% atau dengan kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 76% atau dengan kategori baik. Dari uraian pengolahan data dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa kompetensi guru dapat ditingkatkan melalui pelaksanaan KKG di SMP Negeri 6 Dumai.
THE EFFECTIVENESS OF PROJECT-BASED WORKSHEETS TO IMPROVE STUDENTS’ NATURAL SCIENCE CONCEPT UNDERSTANDING IN ELEMENTARY SCHOOL Asfa Zulfiyah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.883 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9183

Abstract

A teacher still becomes a role model in providing a source of science and knowledge in the classroom in Indonesia up to now. Students become inactive and quickly bored during the learning process. It was due to the teacher’s teaching style that still uses traditional and less innovative. This research attempts to ascertain the effect of project-based worksheets on elementary school students’ natural science concept understanding. The research method uses a post-test-only control design of experimental quantitative research. The population in this research involved the second-grade students of SDI Miftahul Huda. There are two samples, which consist of 24 students of class IIA in the control and 24 students of class IIB in the experimental class. The data analysis used in this research is the independent sample t-test, normality testing, and homogeneity testing. As a result, a sig value (2-tailed) is 0.000 < 0.05, which means H0 is disaccepted and H1 is accepted. In addition, a significant difference between the control and experimental classes was discovered. Thus, project-based worksheets can help elementary school students to improve their understanding of natural science concepts. 
CONTEXTUAL TEACHING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD N 2 BARENGLOR KECAMATAN KLATEN UTARA Putri Zudhah Ferryka; Isna Rahmawati; Tukiyo Tukiyo
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.535 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9344

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar yang terjadi di sekolah dasar dikarenakan proses penyampaian pembelajaran yang dilakukan guru monoton, hanya menggunakan metode ceramah. Guru memilih menggunakan metode ceramah karena metode ini dianggap mudah Tujuan dari penelitian untuk mengetahui  model pembelajaran contextual teaching learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data. tes dan non-tes. Subjek dalam  penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N 4 Barenglor Klaten Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan jumlah keseluruhan 28 siswa. Hasil belajar siswa Kelas IV SD N 2 Barenglor mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari rata-rata kelas prasiklus yang semula sebesar 65,4 kemudian pada siklus I meningkat menjadi 74,3 dan pada akhir siklus II meningkat lagi menjadi 78,7. Persentase ketuntasan belajar siswa pada prasiklus sebesar 25%, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 60,71%, dan pada akhir siklus II meningkat lagi menjadi 78,57%. 
TINJAUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM IPS DI SEKOLAH DASAR Yulfia Nora; Nurhizrah Gistituati; Alwen Bentri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.28 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9249

Abstract

Kependidikan IPS bertujuan untuk menjabarkan pengembangan kurikulum IPS di setiap level sekolah di Indonesia. kependidikan IPS, pengembangannya mempunyai sejarah yang mempunyai dinamika dan polemik di Indonesia. Tinjauan pengembangan kependidikan IPS mempunyai metode historis yang dapat menjelaskan pengembangan kependidikan IPS diadaptasikan dari pelopor pengembangan kependidikan IPS, yaitu Amerika dan Inggris yang menjadi acuan kependidikan IPS di Indonesia. Pengembangan kependidikan IPS di Indonesia berdasarkan keadaan masyarakat dan kepemerintahan Indonesia sehingga berpengaruh terhadap pemantuan dan revisi desain kurikulum kependidikan IPS di Indonesia sampai pada pembelajaran sekolah. Penelitian menggunakan kajian kepustakaan yang dikumpulkan berdasarkan sejumlah review jurnal yang dikelompokkan secara historis berdasarkan tinjauan penggunaan kurikulum IPS di sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kependidikan IPS memberdayakan perkembangan kecanggihan teknologi yang melibatkan masyarakat sebagai objek pengembangan kependidikan IPS. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pengembangan kependidikan IPS memerlukan keterlibatan perkembangan zaman sejalan dengan kecanggihan teknologi dan masyarakat agar tetap berkembang dan dinamis keilmuan IPS di kependidikan Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA GAME INTERAKTIF ELEKTRONIK BERBASIS QUIZWHIZZER PADA SUBTEMA USAHA PELESTARIAN LINGKUNGAN Lia Audina; Teti Rostikawati; Resyi A. Gani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.355 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media game Interaktif Elektronik Berbasis QuizWhizzer Subtema Usaha Pelestarian Lingkungan pada peserta didik kelas V SDN Cikutamahi 01. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) tipe ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Untuk mengetahui kelayakan media game Interaktif Elektronik Berbasis QuizWhizzer, peneliti melakukan validasi dengan 6 orang ahli, uji coba, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan game Interaktif Elektronik Berbasis QuizWhizzer layak digunakan sebagai media evaluasi di kelas. Dari data hasil validasi dengan para ahli, didapatkan rata-rata nilai validasi ahli media sebesar 92%, rata-rata validasi ahli bahasa sebesar 100%, dan rata-rata validasi ahli materi sebesar 98,33%. Serta dari hasil uji coba kelompok kecil diperoleh sebesar 81,33%, dan data hasil uji coba lapangan diperoleh sebesar 95,23% dalam kategori “Sangat Baik”. Dapat disimpulkan bahwa media game interaktif elektronik berbasis QuizWhizzer pada subtema usaha pelestraian lingkungan yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan sebagai alat evaluasi di kelas V SDN Cikutamahi 01.
IMPLEMENTATION OF STUDENTS SOCIAL ATTITUDE IN THEMATIC LEARNING AT CLASS IVA OF ELEMENTARY SCHOOL Micko Yulandri; Febrina Dafit
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.078 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9334

Abstract

Social attitude refers to the becoming of students' social attitudes in order to make them honest, disciplined, responsible, and caring for others. The research described in this article is to describe the students’ becoming of social attitudes and obstacles found by teachers in applying social attitudes in thematic learning. The method used is descriptive research with a qualitative approach. The research involved students and homeroom teachers at class IVA. The data collection method is carried out by observation, interviews, and documentation. The results indicate that the circumstances in the research field teachers and students have already embedded social attitudes in the teaching and learning processes. The social attitudes that appeared in this research are tolerance, self-confidence, and mutual cooperation. The implementation of social attitudes is seen when group discussion and learning interactions in the classroom. Yet, the implementation of these social attitudes has not been applied optimally. It is due to several existing inhibition factors like students’ low self-awareness, uncontrolled associations, and children’s inner behavior. However, teachers should be tried to adapt themselves to students through socialization such as in school, family, and society. Various attempts are given by teachers in order to make students instill their social attitudes like maximizing the application of teaching and learning methods, linking the material with social attitudes, and providing guidance to apply learning methods in groups. 
PENERAPAAN KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ira Rahmayuni Jusar; Nurhizrah Gistituati; Alwen Bentri
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.259 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9254

Abstract

Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar masih mempunyai polemik meskipun sudah berubah menjadi kurikulum merdeka. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar mempunyai dinamika pada siswa dan guru. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar menjelaskan keberhasilan guru dalam pengembangan silabus dan RPP di kelas. Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar berpengaruh terhadap kebijakan kepemerintahan dalam mengatur dan keterelaksanaan penerapan kurikulum 2013 tersosialisasikan dengan baik kepada guru dan siswa. Penelitian menggunakan kajian kepustakaan yang dikumpulkan berdasarkan sepuluh review jurnal yang dikelompokkan berdasarkan tujuan pembelajaran yang dilakukan dengan meta-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar telah dilakukan dengan baik, seperti keterencanaan pembelajaran matematika, keterlaksanaan pembelajaran matematikan, keevaluasian proses dan hasil pembelajaran berdasarkan kurikulum 2013. Standar proses kurikulum 2013 dan prosedur penerapan standar kurikulum 2013 mencakup pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup, meskiput terdapat kendala dalam pendistribusian buku siswa dan buku guru dan kesulitan guru dalam memahami Pembuatan lembar kerja siwa. 
ETHNOPEDAGOGY-BASED LITERACY E-MODULE ON INDONESIAN LEARNING SUBJECT Sri Rochmayanti; Galih Istiningsih
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i1.9265

Abstract

This paper discusses a product of an Ethnopedagogy-based literacy e-module on Indonesian learning subjects for grade IV text material. The research is the ADDIE model development research, which consists of five stages, analysis, design, planning, implementation, and evaluation. The research subjects involved linguists, materials experts, culture experts, design experts and media experts, and teacher and student trials. The object of the research is an Ethnopedagogy-based literacy e-module for grade IV SD students on Indonesian learning subjects. Data collection used questionnaires, observations, and interviews through the validity of the learning media questionnaire instrument. Data were analyzed using quantitative descriptive and qualitative descriptive analysis methods. The results indicate that the product validation test based on the subject matter expert test percentage was 97.00%, the learning culture expert test was 98.00%, the learning media expert test was 92.56%, the design expert test was 98.76%, and the language expert test was 96.00%. The teacher trial was 97.25%, the individual trial was 94.25%, and the small group trial was 90.00%. It can be concluded that pedagogy-based literacy e-modules are feasible and practical to use as teaching materials for story text material in Indonesian language learning subject content for grade IV SD and can be used as a medium for literacy and introduction to local culture.
NEED ANALYSIS OF ETHNOPEDAGOGY-BASED THEMATIC LEARNING MODULES DEVELOPMENT FOR GRADE V ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS IN PEKANBARU Febrina Dafit; Zaka Hadikusuma Ramadan; Nuramalina Nuramalina; Alfian Yogi
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v12i1.9359

Abstract

The implementation of thematic learning in elementary schools is a new thing. One of the problems that occur in the implementation of thematic learning is the textbooks published by the Ministry of Education and Culture, which are compiled and used nationally, so it does not indicate the Ethno pedagogy of students' regions and students' knowledge about Indonesian culture, especially the culture in their regions that have still lack and educators do not have reference teaching materials that contain Ethno pedagogy-based thematic learning or instill local cultural values. Basically, thematic learning aims to introduce students to the environment that is closest to students. The purpose of the research is only to analyze and describe the need for the development of Ethno pedagogy-based thematic learning models for elementary school students in Pekanbaru so that the data used are qualitative data. The needs analysis of the development of Ethno pedagogy-based thematic learning modules includes curriculum analysis, student analysis, and teacher needs analysis. Various analyses were carried out to determine the need of developing a comprehensive Ethno pedagogy-based learning module based on the students’ conditions, curriculum, and teacher needs. A thorough and accurate needs analysis is expected to be developed for Ethnopedagogy-based thematic learning modules for grade V elementary school students in Pekanbaru that are based on the needs of the research field. 

Page 73 of 184 | Total Record : 1838


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 6 (2025): December Vol. 14 No. 5 (2025): October Vol. 14 No. 4 (2025): August Vol. 14 No. 3 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2025): April Vol. 14 No. 1 (2025): February Vol. 13 No. 6 (2024): December Vol. 13 No. 5 (2024): October Vol. 13 No. 4 (2024): August Vol. 13 No. 3 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol 13, No 1 (2024) Vol. 13 No. 1 (2024): February Vol. 12 No. 6 (2023): December Vol 12, No 6 (2023) Vol. 12 No. 5 (2023): October Vol 12, No 5 (2023) Vol 12, No 4 (2023) Vol. 12 No. 4 (2023): August Vol. 12 No. 3 (2023): June Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol 12, No 1 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): February Vol 11, No 6 (2022) Vol. 11 No. 6 (2022): December Vol 11, No 5 (2022) Vol. 11 No. 5 (2022): October Vol 11, No 4 (2022) Vol. 11 No. 4 (2022): August Vol. 11 No. 3 (2022): June Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): April Vol 11, No 2 (2022) Vol 11, No 1 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): February Vol. 10 No. 6 (2021): December Vol 10, No 6 (2021) Vol. 10 No. 5 (2021): October Vol 10, No 5 (2021) Vol. 10 No. 4 (2021): August Vol 10, No 4 (2021) Vol. 10 No. 3 (2021): June Vol 10, No 3 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): April Vol. 10 No. 1 (2021): February Vol 10, No 1 (2021) Vol 9, No 6 (2020) Vol. 9 No. 6 (2020): December Vol. 9 No. 5 (2020): October Vol 9, No 5 (2020) Vol. 9 No. 4 (2020): August Vol 9, No 4 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): June Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): April Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): February Vol 9, No 1 (2020) Vol. 8 No. 2 (2019): October Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): April Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): October Vol. 7 No. 1 (2018): April Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): October Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): April Vol. 5 No. 3 (2016): EDISI HUT PGRI KE-71 Vol 5, No 3 (2016): EDISI KHUSUS HUT PGRI KE-71 Vol. 5 No. 2 (2016): October Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): April Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015): October Vol. 4 No. 1 (2015): April Vol 4, No 1 (2015) Vol. 3 No. 2 (2014): October Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): April Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): October Vol. 2 No. 1 (2013): April Vol 2, No 1 (2013) More Issue