cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
PENGARUH DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MEMAHAMI STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS CERPEN PADA PESERTA DIDIK KELAS XI SMA Risang Harjati Mukti
SURYA BAHTERA Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.676 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh Discovery Learning terhadap motivasi belajar peserta didik dalam memahami struktur dan kaidah teks cerpen, 2) pengaruh Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik dalam memahami struktur dan kaidah teks cerpen, 3) perbandingan kemampuan peserta didik dalam memahami struktur dan kaidah teks cerpen yang diajar dengan model Discovery Learning dengan peserta didik yang tidak diajar dengan model Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 1 Wadaslintang Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 53 peserta didik, dengan kelas XI MIA 1 sebagai kelompok kontrol dan kelas XI MIA 2 sebagai kelompok eksperimen. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan tes. Kuesioner, berupa skala sikap digunakan untuk mengetahui motivasi belajar. Tes berupa soal pilahan ganda berjumlah 20 butir. Tes ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar memahami struktur dan kaidah teks cerpen. Hasil penelitian dengan taraf signifikasi α=0,05 menunjukkan bahwa peserta didiksetelah mendapat perlakuan model pembelajaran Discovery Learninglebih termotivasi yaitu dari skor 80,00 menjadi 85,62.Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar pascates kelompok eksperimen berpengaruh yaitu dari nilai rata-rata 53,28 menjadi 74,14. Selisih nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model Discovery Learning 20,86,  sedangkan selisih nilai rata-rata peserta didik yang tidak diajar dengan model Discovery Learning 30,96. Simpulan dari penelitian ini adalah1) terdapat pengaruh yang positif penggunaan model Discovery learning terhadap motivasi belajar peserta didik, 2) terdapat pengaruh yang positif penggunaan model Discovery Learning terhadap hasil belajar peserta didik, dan 3) peserta didik yang diajar dengan model Discovery Learning hasilnya lebih baik daripada peserta didik yang tidak diajar dengan model Discovery Learning. Kata kunci: Discovery learning, motivasi belajar, hasil belajar  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN MEDIA POSTER PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 17 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Siti Amanah
SURYA BAHTERA Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.572 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran menulis cerpen menggunakan media poster pada siswa kelas VII SMP N 17 Purworejo; (2) pengaruh media poster terhadap minat dalam menulis cerpen; (3) peningkatan keterampilan menulis cerpen dengan media poster siswa kelas VII SMP Negeri 17 Purworejo. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal uraian, lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan angket. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengecek keabsahan data, digunakan teknik validitas data melalui triangulasi sumber, triangulasi teori dan triangulasi metode. Dalam penyajian analisis data digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, penerapan pembelajaran menulis cerpen menggunakan media poster meliputi memperhatikan media poster yang diberikan guru, mengientifikasi (menentukan ide dan unsur-unsur cerpen), menulis cerpen sesuai tema, pengaruh media  poster dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis cerpen. Hal ini terbukti dari persentase rata-rata jumlah siswa yang dapat mencapai indikator keberhasilan yaitu dari keseluruhan aspek yang diamati (perhatian terhadap pembelajaran, keaktifan, respon, dan perhatian terhadap tugas). Pada prasiklus rata-rata hasil observasi sebesar 29,85, kemudian meningkat menjadi 47,40 pada siklus I, lalu meningkat lagi pada siklus II sebanyak 75,80, peningkatan keterampilan siswa dalam menulis cerpen menggunakan media poster dapat dilihat dengan adanya peningkatan hasil (nilai) pembelajaran menulis cerpen siswa. Pada saat prasiklus hanya sebesar 19,35% siswa yang mencapai (KKM=71) dengan nilai rata-rata 57,77, pada siklus I nilai rata-rata 68,35 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,64 dan nilai tertinggi yang dicapai siswa adalah 90.   Kata kunci: Menulis cerpen, Media poster
PENERAPAN PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PERCAKAPAN FILM SANG PENCERAH SUTRADARA HANUNG BRAMANTYO, RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SEMESTER 2 SMA Wenny Setiyawan
SURYA BAHTERA Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.055 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pematuhan atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, (2) peringkat pematuhan atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, dan (3) materi pembelajaran bahasa pada keterampilan menyimak dan berbicara serta skenario pembelajaran kesantunan berbahasa dalam percakapan film Sang Pencerah sutradara Hanung Bramantyo sebagai bahan pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara pada siswa kelas X SMA. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data kutipan percakapan antartokoh dalam film Sang Pencerah sutradara Hanung Bramantyo. Data diperoleh menggunakan metode simak dengan teknik sadap dan dilanjutkan dengan teknik lanjutan, yakni teknik Simak Bebas Libat Cakap. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan jenis pragmatis.Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik penyajian informal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) pematuhan atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam percakapan film Sang Pencerah sutradara Hanung Bramantyo yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kemurahan, maksim penerimaan, maksim kerendahan hati, maksim kecocokan, dan maksim kesimpatian; (2) peringkat pematuhan atau pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa disajikan melalui maksim-maksim. Pematuhan prinsip kesantunan berbahasa lebih dominan dibandingkan dengan pelangarannya; (3) hasil penelitian ini relevan sebagai bahan pembelajaran menyimak dan berbicara siswa kelas X semester 2 SMA; dan skenario pembelajaran kesantunan berbahasa terdiri dari tiga langkah, yaitu (1) tahap persiapan, (2) kegiatan belajar mengajar, dan (3) penutup pembelajaran dengan menarik kesimpulan.   Kata kunci : (1) prinsip kesantunan berbahasa, (2) skenario pembelajaran  
ANALISIS NILAI RELIGIUS TOKOH PEREMPUAN KUMPULAN CERPEN KETIKA MAS GAGAH PERGI KARYA HELVY TIANA ROSA DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Amalia Titis Amalia
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.836 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, (1) unsur intrinsik kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi, (2) nilai religius (ekstrinsik) yang terkandung dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi, dan (3) pembelajarannya melalui analisis nilai religius kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi. Populasi penelitian ini terdiri dari empat belas cerpen dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah delapan cerpen, yakni 1)Ketika Mas Gagah Pergi, 2) Jalinan Kasih dar Gerbong Kereta Api, 3) Diary Adelia di Salsabila, 4)Rumondang; 5) Rapsodi September; 6) Selagi AdaKesempatan, 7) Mami, 8) Jilbab Pendekar karya Helvy Tiana Rosa. Sampel penelitian tersebut ditentukan menggunakan teknik pustaka, analisis ini dilakukan dengan metode analisis isi dan disajikan data dengan teknik informal untuk menyajikan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi, yaitu (a) temanya rangkaian perjalanan hidup (spiritual), (b) alur yang digunakan dalam kedelapan kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi yaitu menggunakan alur maju, (c) latar yang digunakan dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi adalah latar tempat dan waktu, (d) penggambaran karakter (penokohan) tokoh-tokoh dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi diungkapkan secara langsung atau analitik, (e) sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama dan orang kedua, (f) amanat yang digunakan dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi adalah kita sebagai muslimah sejati harus dapat mengisi kebaikan dalam hidup kita karena kita tidak tahu kapan kematian menjemput, menghargai orang lain, dan sebagai muslimah yang baik kita harus menjaga aurat karena itu adalah perintah dari Allah. (2) Nilai religius tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa mencakup tiga aspek, terdiri dari: a) hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri. Pembelajaran kumpulan cerpen Ketika Mas Gagah Pergi di SMA sesuai dengan Standar Kompetensi 3 dan 4, dan Kompetensi Dasar nomor 3.1 dan 4.1. Dengan pendekatan Quantum Learningyang terdiri dari enam langkah pokok yang dapat disingkat TANDUR, yaitu Tumbuhkan, Alami. Namai, Demonstrasikan, Ulangi, dan Rayakan.   Kata Kunci: unsur intrinsik, nilai religius tokoh perempuan, pembelajarannya di SMA.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA BERITA SURAT KABAR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 37 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Astuti Riawardani
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.87 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran menulis puisi dengan media berita surat kabar pada siswa kelas VII SMP Negeri 37 Purworejo tahun pelajaran 2015/ 2016, (2) pengaruh  penggunaan media berita surat kabar terhadap sikap dan minat siswa dalam menulis puisi, (3) peningkatan keterampilan menulis puisi dengan media berita surat kabar pada siswa kelas VII SMP Negeri 37 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Analisis data dilakukan secara kuantitaif dan kualitatif. Dari hasil analisis data disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran menulis puisi dengan media berita surat kabar dilakukan dengan langkah- langkah mengamati berita surat kabar, mencari ide dalam berita surat kabar, mengimajinasikan ide ke dalam sebuah puisi, menuliskan sebuah puisi, dan terakhir memberikan penguatan dan refleksi, media berita surat kabar memberikan pengaruh positif terhadap perubahan perilaku siswa kelas VII SMP Negeri 37 Purworejo yaitu siklus I sebesar 73,6% (kategori baik), siklus II 87,2% (kategori sangat baik), kemampuan siswa menulis puisi dengan media berita surat kabar mengalami peningkatan. Pada siklus I meningkat sebesar 4,52% dari nilai rata- rata prasiklus sebesar 60,48. Hasil siklus II meningkat sebesar 8,6% dari siklus I yang memiliki nilai rata- rata sebesar 65 dan meningkat 13,12% dari nilai rata- rata siklus II sebesar 73,60. Dengan demikian, media berita surat dapat meningkatkan hasil keterampilan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 37 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016.   Kata Kunci: keterampilan menulis puisi, media berita surat kabar
ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN PADA SURAT DINAS KELUAR DESA PURBOWANGI KECAMATAN BUAYAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN 2015, RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN MENULIS SURAT DINAS PADA SISWA KELAS XII SMA, DAN Desi Kusratnasari
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.233 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk kesalahan kebahasan apa sajakah yang terdapat pada “Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015, (2) relevansi analisis kesalahan kebahasaan pada “Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015” dengan pembelajaran menulis surat dinas pada siswa kelas XII semester 1 SMA, dan (3) skenario pembelajaran menulis surat dinas dengan bahan pembelajaran analisis kesalahan kebahasaan pada “Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kcamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015” pada siswa kelas XII semester 1 SMA. Objek penelitian ini adalah kesalahan kebahasaan, yaitu penyimpangan kaidah fonologis berupa ejaan, kaidah morfologis, kaidah leksikon, kaidah sintaktis, dan kaidah kewacanaan pada Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 42 buah surat, sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 buah surat. Dalam menganalisis data, metode yang digunakan adalah metode agih yang meliputi teknik lesap, teknik sisip, dan teknik ganti.Dalam penyajian analisis data, penulis menggunakan teknik informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) dalam Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015 terdapat kesalahan EYD sebanyak 413 dari 564 (73 %), tidak terdapat kesalahan morfologis, kesalahan leksikon sebanyak 16 dari 564 (3 %), kesalahan sintaktis sebanyak 116 dari 564 (21 %), dan kesalahan  kewacanaan sebanyak 19 dari 564 (3 %); (2) penelitian ini relevan dengan kompetensi dasar yang terdapat dalam silabus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), yakni 4.2 menulis surat dinas berdasarkan isi, bahasa, dan format yang baku. Hasil analisis kesalahan kebahasaan pada Surat Dinas Keluar Desa Purbowangi Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen Tahun 2015 dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran menulis surat dinas pada siswa kelas XII SMA; (3) skenario pembelajaran bahasa disesuaikan dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Langkah-langkah pembelajaran analisis kesalahan kebahasaan yang digunakan meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan kegiatan penutup dengan mewajibkan siswa membuat surat undangan rapat OSIS. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atas pembelajaran.   Kata Kunci : Kesalahan Kebahasaan, Relevansi, dan Skenario Pembelajaran
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SAPURAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Khanisatul Mila
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.305 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran menggunakan media gambar berseri dalam upaya meningkatkan keterampilan menulis karangan eksposisi analisis proses pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sapuran, (2) pengaruh penggunaan media gambar berseri terhadap proses pembelajaran keterampilan menulis eksposisi analisis proses pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sapuran, (3) peningkatan keterampilan hasil menulis eksposisi analisis proses siswa kelas X SMA Negeri 1 Sapuran setelah menggunakan media gambar berseri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SOS SMA Negeri 1 Sapuran Tahun Pelajaran 2015/2016 sebanyak 25 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Pada tiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Tenik tes berupa tes menulis eksposisi analisis proses, sedangkan teknik nontes berupa lembar observasi, lembar jurnal siswa, lembar jurnal guru dan dokumentasi foto. Dari hasil penelitian, peningkatan hasil keterampilan menulis eksposisi pada siswa dapat diketahui dari nilai rata-rata pada prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada prasiklus nilai rata-rata siswa adalah 65,2. Pada siklus I terjadi peningkatan 9,16 dari siklus sebelumnya menjadi 74,32 terhadap nilai rata-rata siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan 4,44 dari siklus I menjadi 78,76 terhadap nilai rata-rata siswa. Jadi, total peningkatan dari prasiklus sampai siklus II adalah 13,34.   Kata kunci: Keterampilan Menulis Eksposisi Analisis Proses, Media Gambar Berseri.
NILAI RELIGIUS PADA NOVEL BULAN TERBELAH DI LANGIT AMERIKA KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XI DI SMA Miftachul Jannah
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.408 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai religius novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanung Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Teks yang digunakan adalah narasi dan percakapan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah kertas-kertas pencatat data yang digunakan untuk mencatat data nilai-nilai religius. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Penyajian hasil analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik informal.Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema: perjuangan seorang muslim yang tinggal di Negara mayoritas non muslim; (b) tokoh utama: Hanum, tokoh tambahan: Rangga, Azima, Liebe, Amala, Hyacint, Michael, dan Phillipus; (c) alur: alur maju; (d) latar tempat: Apartemen Wina Australia, Pesawat Birtsh Airways, New York Amerika Serikat, Komplek Gren Memorial, Masjid New York Manhattan Central Park, dan Museum Of Natural Histori; latar waktu: pagi, siang, malam, bulan, dan tahun; latar sosial: adat-istiadat kebiasaan yang dianut dan dipercaya masyarakat Amerika atau Negara barat dengan Jawa; (e) amanat: meskipun berbeda agama, tetapi masih memiliki sifat dan sikap toleransi antar umat beragama; (2) nilai religius novel Bulan Terbelah di Langit Amerika mencakup: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: iman kepada Allah, salat, membaca Al Quran, berzikir, dan bersyukur; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi: tolong menolong, memberi salam, dan berbakti kepada kedua orangtua; (c) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: optimis dan percaya diri; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran nilai religius novel Bulan Terbelah di Langit Amerika di kelas XI SMA dilaksanakan dengan Kompetensi Dasar  menganalisis unsur intrinsik novel Indonesia atau terjemahan.   Kata kunci: Nilai religius, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran  
NILAI MORAL TOKOH UTAMA NOVEL FAITH AND THE CITY KARYA HANUM SALSABIELA RAIS DAN RANGGA ALMAHENDRA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Ngatiqoh Rahmayanti
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.57 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur instrinsik dalam novel Faith and the City; (2) nilai moral dalam tokoh utama novel Faith and the City; (3) rencana pelakasanaan pembelajaran  unsur intrinsik dan nilai moral tokoh utama novel Faith and the City di kelas XII SMA. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur instrinsik dalam novel Faith and the City sebagai berikut: (a) tema mayor novel ini adalah perjuangan, sedangkan tema minor novel ini yaitu perbedaan pendapat, persahabatan, dan rating dan share; (b) tokoh utama novel ini, yakni Hanum: gigih, pandai, berbakti kepada suami, dan pencemburu; (c) alur novel ini adalah alur maju; (d) latar novel ini terdiri dari latar tempat (bandara JFK New York, apartemen 66th Street, Holly Room, balkon kantor GNTV, perpustakaan, dan kedai Turkish Halal Guy), latar waktu (pagi hari, siang hari, dan malam hari), dan latar sosial (kebiasaan, pandangan hidup tokoh, dan keyakinan); (e) sudut pandang novel ini adalah sudut pandang persona ketiga mahatahu; (f) amanat novel ini adalah berbaktilah kepada suami, (2) Nilai moral dalam novel Faith and the City Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra, yaitu: (a) hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi salat, bersyukur, dan berhijab; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi berbakti kepada suami, tolong menolong, dan persahabatan; (c) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi jujur, pantang menyerah, sabar, kreatif, dan memiliki cita-cita; (d) hubungan manusia dengan alam sekitar yaitu menyukai taman, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Faith and the City di kelas XII SMA meliputi tahap awal, inti, dan akhir. Pada tahap awal pendidik mengondisikan peserta didik agar siap menerima pelajaran. Pada tahap inti pendidik menyuruh peserta didik untuk mendiskusikan unsur intrinsik dan nilai moral serta  menyampaikan hasil diskusinya. Pada tahap penutup Pendidik dan Peserta didik  merefleksikan materi pembelajaran. Pada tahap penilaian, pendidik menilai dari tiga aspek, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan.   Kata kunci : Novel, Nilai Moral, Rencana Pelakasanaan Pembelajaran.
ANALISIS NILAI SOSIOLOGI SASTRA PADA NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Nur Qolik
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.067 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) nilai-nilai sosiologi sastra hegemoni Gramsci; dan (3) skenario pembelajaran kelas XI SMA.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berupa novel Pulang karya Tere Liye. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai-nilai sosiologi sastra hegemoni Gramsci. Fokuspenelitianini adalahnilai-nilai sosiologi sastra hegemoni Gramsci danskenariopembelajarannya di kelas XI SMA.Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai pelaksana penelitian dan dibantu dengan kartu pencatat data. Dalam pengumpulan digunakan teknik pustaka dan observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal.Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema: perjuangan seseorang melawan ketakutan, (b) tokoh dan penokohan: Bujang (penurut, kuat, jenius, dan pantang menyerah), Samad (semangat dan berani), Tauke Besar (terbuka dan pemarah), Midah (pencemas, penakut, dan penyayang), Basyir (banyak bicara), Master Dragon (pemimpin yang adil), Guru Bushi (guru yang inovatif), Yuki dan Kiko (menyebalkan dan tidak bisa serius), dan Tuanku Imam (bijaksana), (c) latar tempat: markas Keluarga Tong di Kota Provinsi dan Ibu Kota, Hong Kong, Grand Lisabon, kantor Pawrez, dan pelabuhan;  latar waktu: siang, sore, malam, dan dua puluh tahun lalu; latar suasana: ramai, asyik, dan tegang (d) alur: campuran; (2) nilai-nilai sosiologi sastra meliputi: (a) hegemoni (kekuasaan, pengkhianatan, balas dendam musuh, dan eksekusi); (b) kebudayaan (perencanaan yang baik, struktur organisasi, tugas harus diselesaikan dengan baik, merekrut anggota baru, diamnya Tauke Besar, generasi penerus Keluarga Tong, teknologi mutakhir, ritual amok, balas budi kepada Keluarga Tong, dan acara inisiasi); (c) ideologi (keputusan bijak Master Dragon dan ide Bujang untuk membuka bank sendiri; (d) kepercayaan populer atau common sense (kepercayaan yang diberikan Tauke Besar kepada Bujang untuk memimpin Keluarga Tong  dan kepercayaan yang diberikan Bujang kepada Togar untuk menjadi kepala tukang pukul di Keluarga Tong; (e) kaum intelektual (Bujang mewakili Keluarga Tong untuk bertemu calon presiden dan Bujang mewakili Keluarga Tong untuk mencari alternatif bisnis baru); dan (3) skenario pembelajaran di Kelas XI SMA siswa melakukan kegiatan sebagai berikut; membaca dan mengapresiasi sesuai dengan kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia. Skenario pembelajaran tersebut dilakukan secara berkelompok, menganalisis, dan mendiskusikan mengenai nilai sosiologi sastra dengan teori hegemoni Gramsci yang terdapat dalam novel Pulang karya Tere Liye; mempresentasikan hasil diskusi; mengadakan evaluasi baik secara lisan maupun tertulis; dan merefleksi kembali hasil pembelajaran dengan tanya jawab.   Kata kunci: sosiologi sastra, novel, skenario pembelajaran

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue