cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER TOKOH UTAMA NOVEL KEMBARA KARYA PRADANA BOY ZTF DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMA Inggar Rahmi Manggali
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.908 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Kembara, (2) nilai pendidikan karakter Kembara, dan (3) rencana pelaksanaan pem­belajaran novel Kembara Karya Pradana Boy ZTF dalam keterampilan membaca di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel novel Kembara karya Pradana Boy ZTF. Objek penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter novel Kembara dan rencana pe­laksanaan pembelajarannya dalam keterampilan membaca di kelas XI SMA. Fokus penelitian ini, yaitu: unsur intrinsik (tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, amanat), nilai pendidikan karakter, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya dalam keterampilan membaca di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini menggunakan kartu pencatat data. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Kembara, meliputi tema: keteguhan seorang pemuda bernama Fatih dalam pencarian jati diri, perjuangan dalam kehidupan, dan perjalanan tentang cintanya; tokoh utama: Fatih dan Amra; tokoh tambahan: Orang tua Fatih, Rahman, Joko, Kiai Kamil, Haji Rasyid, Hambali, Rendy, Avis, Romy, Dita, dan Zuhdi; alur: maju; latar: waktu, tempat, sosial; sudut pandang: orang ketiga sebagai pencerita terbatas; amanat: harus berpikir ke depan, (2) nilai pendidikan karakter novel Kembara meliputi: a) religius: salat, mengaji, khataman, pelantun azan, berdoa, dan bersyukur; b) cinta damai: rukun; c) toleransi: toleransi terhadap agama; d) kerja keras: berjuang dan pantang menyerah; e) komunikatif: berkenalan dan suka bercerita; f) gemar membaca: membaca buku ilmu dan membaca novel; g) kreatif: merangkai kata; h) disiplin: tekun dalam usaha; i) mandiri: meninggalkan dunia anak dan hidup mandiri; j) rasa ingin tahu: penasaran; k) tanggung jawab: tanggung jawab terhadap pekerjaannya, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Kembara Karya Abidah El Khalieqy menggunakan model pembelajaran Group Investigation pada kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik novel Indonesia. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran ini yaitu tertulis dengan menggunakan tes esai. Kata kunci: nilai pendidikan karakter, Kembara, RPP
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK BERITA DENGAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES PADA SISWA KELAS VIIISMP NEGERI 37 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Kurnia Atikah
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.133 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran keterampilan menyimak berita dengan model examples non examples pada siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Purworejo; (2) Pengaruh model examples non examples terhadap sikap dan minat  dalam pembelajaran menyimak berita;(3) peningkatan  keterampilan menyimak berita dengan model examples non  examples pada siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Purworejo sebanyak 20 siswa Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan., pengamatan, dan refleksi. Jenis data yang digunakan adalah data kunatitatif dan kualitatif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan menyimak berita dengan model examples non examplesmeliputi menyimakvideo berita, melakukan diskusi secara berkelompok (dengan teman sebangku), mengerjakan soal yang telah dibacakan guru,selanjutnya perwakilan kelompok diberi kesempatan membacakan hasil menyimak berita.Pengaruh model examples non examplesterhadap sikap dan minat memberikan pengaruh positif.Terbukti dari presentase perhatian terhadap pembelajaran dan, keaktifan.Pada prasiklus (20%,),siklus (50%), dan siklus II (70%).Berdasarkan analisis data penelitian peningkatan siswa dalam menyimak berita pada prasiklus, siklus I, siklus II menunjukkan peningkatan rata-rata kelas. Nilai rata-rata keteramplan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Purworejo pada tahap prasiklus mencapai 53,70, kemudian siklus I meningkat 63,40. Pada siklus II meningkat menjadi 72,25.   Kata kunci: Keterampilan menyimak berita, model pembelajaran examples non examples
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI EKSPOSITORIS MELALUI MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 43 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Prihatini Mualifah
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.293 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) langkah-langkah pembelajaran keterampilan menulis narasi ekspositoris melalui media gambar berseri; (2) pengaruh media gambar berseri terhadap aktivitas belajar siswa VII SMP Negeri 43 Purworejo dalam pembelajaran keterampilan menulis narasi ekspositoris; (3) peningkatan prestasi keterampilan menulis narasi ekspositoris siswa kelas VII SMP Negeri 43 Purworejo setelah memperoleh pembelajaran menulis narasi ekspositoris dengan media gambar berseri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran menulis narasi ekspositoris meliputi a) peneliti membagikan gambar berseri, b) siswa mencermati gambar berseri, c) siswa menuliskan sebuah narasi ekspositoris, dan d) guru beserta siswa mendiskusikan dan menemukan letak kesalahan tulisan siswa dan membetulkannya agar siswa mengetahui kesalahannya; (2) penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan proses pembelajaran siswa di kelas. Peningkatan yang terjadi adalah aktivitas siswa yang mengalami peningkatan dan perubahan ke arah yang lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran tanpa media gambar berseri pada prasiklus. Pada prasiklus, siswa yang memperhatikan dan memahami penjelasan materi sebanyak 7 siswa. Pada siklus I meningkat menjadi 18 siswa. Selanjutnya, siklus II meningkat menjadi 27 siswa; (3) peningkatan keterampilan menulis siswa dapat dilihat dari skor rata-rata tes awal hingga siklus II yang mengalami peningkatan. Skor rata-rata keterampilan menulis narasi ekspositoris yang diperoleh pada prasiklus ialah 60,94 mengalami peningkatan menjadi 66,19 pada siklus I, sedangkan siklus II memperoleh skor rata-rata 75,03. Pada prasiklus siswa yang mencapai KKM sebanyak 2 siswa, sedangkan pada siklus I sebanyak 10 siswa. Selanjutnya, siklus II sebanyak 22 siswa yang mencapai KKM.   Kata kunci : keterampilan menulis, narasi ekspositoris, gambar berseri
NILAI PENDIDIKAN MORAL NOVEL KEMI 3 TUMBAL LIBERALISME KARYA ADIAN HUSAINI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN MODEL GROUP INVESTIGATION DI KELAS XI SMA Ratih Caritawati
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.049 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini; (2) nilai pendidikan moral yang terdapat dalam novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini; dan (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran novel dengan model group investigation sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini. Data penelitian ini berupa kutipan-kutipan dari novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka dan teknik simak dan catat. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dibantu kartu pencacat data, bolpoin, pensil dan buku-buku yang relevan yang mendukung sebagai acuan. Teknik analisis data menggunakan “content analysis” atau analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, (1) unsur intrinsik novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini terdiri dari: (a) tema dalam novel tersebut adalah perjuangan Kemi untuk dapat lepas dari kelompok paham liberalis, b) tokoh dan penokohan: tokoh utama adalah Kemi dengan sifat rajin, rendah hati dan religius, bijaksana, rajin beribadah dan baik, cerdas, pintar dan berbakat; tokoh tambahan di antaranya Pak Karmi dengan penyayang, rendah hati, tulus dan ikhlas;  Dokter Rajil Singgah Sanasini dengan sifat tenang dan berwibawa, emosional dan pandai; Tobil dengan sifat sombong, egois dan bodoh; Dokter Nasrul dengan sifat pandai dan berwajah tampan, suka bercanda (humoris) dan setia; Ahmad Petuah dengan sifat perhatian, ramah dan tenang dan rendah hati; Kiai Rois dengan sifat sederhana dan ramah, suka bercanda (humoris) dan bertanggung jawab, c) Alur dalam cerita tersebut maju, d) Latar terdiri dari: latar tempat meliputi: Pesantren Minhajul Abidin, Madiun, Solo, rumah Rajil, Rumah Sakit Ciptonegoro, Kantor Harian Indonesia Jaya; latar waktu: kurun waktu 8 tahun antara Tahun 2007 sampai dengan tahun 2015 dengan ditandai penyebaran paham liberalisme, pluralisme dan lain-lain serta perkembangan penghalalan LGBT; latar sosial: Kehidupan sosial masyarakat yang sudah modern dengan budaya dan gaya hidup liberalisme, pluralisme dan materialistis serta merosotnya moral di setiap lini kehidupan. e) Pusat pengisahan atau sudut pandang menggunakan orang ketiga, f) amanat: berpikir kritis, mengajarkan berjihat, dan terus belajar, (2) nilai pendidikan moral dalam novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini mencakup tiga aspek yaitu: (a) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: rendah hati, tenang, pandai, berani, kritis, ikhlas hati, disiplin dan rajin; (b) nilai moral hubungan manusia dengan sesama manusia lain dan dalam lingkup sosial meliputi: tolong menolong, sopan, perhatian terhadap orang lain, sabar menghadapi perbedaan, ramah dan baik kepada orang lain; (c) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa meliputi: bersyukur kepada Tuhan, mengingat Tuhan, berdoa, percaya adanya Tuhan dan beribadah, dan (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme karya Adian Husaini dengan model group investigation sebagai materi ajar apresiasi sastra di SMA pada kompetensi dasar 7.2 menyimak dan pada kompetensi dasar membaca untuk memahami makna kata, bentuk kata, ungkapan, dan kalimat dalam konteks bekerja masih sangat relevan. Melihat kenyataan dan keadaan tentang kegunaan serta manfaat keempat nilai pendidikan yang terdapat dalam novel untuk pembentukan sikap dan karakter anak didik di SMA.   Kata Kunci : nilai pendidikan moral, novel Kemi 3 Tumbal Liberalisme, rencana pembelajaran
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI KOMPLEKS MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN MODEL CONCEPT SENTENCE PADA SISWA KELAS XI SMA N 1 PEJAGOAN TAHUN PELAJARAN 2015/2015 Sunarsih -
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.475 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsi: : 1) penerapan pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks  melalui media audio visual dengan model concept sentence pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pejagoan; 2) perubahan minat siswa dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks melalui media audio visual dengan model concept sentence pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pejagoan; 3) peningkatan hasil keterampilan menulis teks ekspalansi kompleks  siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pejagoan seetelah dilakukan pembelajaran melalui media audio visual dengan model concept sentence. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data peneliti menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil analisis data yang dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran menulis teks eksplanasi kompleks dengan media audio visual melalui model concept sentence yaitu (a) menjelaskan materi tentang penger­­tian menulis teks eksplanasi kompleks, dan langkah-langkah dalam menulis teks eksplanasi kompleks; (b) siswa berkelompok secara heterogen; (c) memper­hatikan video yang ditanyangkan peneliti; (d) menentukan kata kunci; (e) berlatih menulis teks eksplanasi kompleks berdasarkan tayangan video yang telah dilihat. (2) Pembelajaran menggunakan media audio visual melalui model concept sentence dapat meningkatkan minat siswa. Hasil observasi siklus prasikslus siswa yang berantusias dalam pembelajaran sebesar 58,3% siswa yang meperhatikan saat materi disampaikan 63,9%, pada siklus I menjadi cukup yaitu 69,4%  dan pada siklus II meningkat menjadi baik yaitu dengan rerata 83,3% (3) peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi kompleks dari prasiklus (44,4) meningkat menjadi (69,4) pada siklus I meningkat menjadi (83,3) pada siklus II. Berdasarkan hal tersebut, penulis menunjukkan adanya hasil peningkatan ketereampilan menulis teks eksplanasi kompleks melalui media audio visual dengan model concept sentence.   Kata Kunci:   Menulis Teks Eksplanasi Kompleks, media audio visual dengan model concept sentence
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL TEMPAT PALING SUNYI KARYA ARAFAT NUR DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Winarno -
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.272 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Tempat Paling Sunyi Karya Arafat Nur, (2) nilai moral yang terdapat dalam novel Tempat Paling Sunyi Karya Arafat Nur, dan (3) skenario pembelajaran nilai moral dalam  novel Tempat Paling Sunyi Karya Arafat Nur di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian  ini adalah nilai moral dalam novel Tempat Paling Sunyi Karya Arafat Nur. Fokus penelitian ini pada nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan moral hubungan manusia dengan manusia lain dan skenario pembelaja­ran­nya di Kelas XI SMA. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis ini dilakukan  dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa  (1) unsur intrinsik novel sebagai berikut: (a) tema: seorang laki-laki yang merelakan hidup menderita dan berjuang demi mewujudkan mimpi besarnya, (b) tokoh dan penokohan: Mustafa merupakan tokoh utama dengan watak baik hati, pintar, pekerja keras, senang bersahabat, jujur dan penyabar dengan beberapa tokoh tambah­an yang mendukung, yaitu Riana, Aku, Akmal, dan Khaidir, (c) alur: maju, (d) latar tem­pat: kamar, Lamlhok Computer, perpustakaan, rumah, pantai, Hagu, pasar, Blang Mee, dan Masjid Baituragman, latar waktu: siang, malam, petang, pagi, Mei 1998, Rabu, Jum­at, dan latar sosial: masyarakat yang tidak memahami novel, pandangan hidup terhadap pejabat, kekeliruan tujuan hidup, novel bukan sesuatu yang penting, novel sebagai sarana untuk mencerdaskan, dan orang plosok Aceh salah persepsi terhadap kebijakan pemerintah, dan (e) sudut pandang: campuran, (2) nilai moral dalam novel Tempat Paling Sunyi Karya Arafat Nur mencakup tiga aspek, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: beriman, berdoa kepada Tuhan, dan shalat, nilai moral hu­bung­an manusia dengan diri sendiri meliputi: jujur, kerja keras, gemar membaca, dan peng­en­dalian diri, nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: jujur, bijak­sana, derma, peduli sosial, dan tanggung jawab, (3) skenario pembelajaran novel Tem­pat Paling Sunyi di kelas XI SMA dengan kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia, yaitu guru menerangkan materi unsur intrinsik dan nilai moral, kemudian guru menyuruh siswa untuk membaca dan menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Tempat Paling Sunyi, lalu siswa mempresenta­si­kan hasil analisis novel yang telah dibagi dalam beberapa kelompok, dan yang terakhir guru merefleksi kegiatan pembelajaran serta menanamkan nilai moral yang terkandung di dalam novel Tempat Paling Sunyi.   Kata kunci: Nilai Moral, Novel Tempat Paling Sunyi,  Skenario Pembelajaran.  
ASPEK SOSIOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA NOVEL KHUTBAH DI BAWAH LEMBAH KARYA S. JAI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Agus Santoso
SURYA BAHTERA Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.526 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai; (2) aspek sosiologi sastra dalam novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai; dan (3) skenario pembelajaran dengan materi aspek sosiologi sastra novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan aspek sosiologi sastra novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai, dengan fokus penelitian aspek sosiologi sastra meliputi aspek kekerabatan, aspek cinta kasih, aspek moral, aspek religi dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisisisi. Hasil analisis isi disajikan dengan metode informal. Dari hasil penelitian terbukti bahwa (1) unsur intriksik dalam novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai meliputi tema, yang terbagi menjadi dua macam meliputi (a) tema mayor, yaitu perjuangan wanita (b) tema minor, yaitu keluarga miskin dan ayah yang sakit-sakitan (c) tokoh dan penokohan, yaitu Laillatus Sa’diyah (Mendut), Man Sapar tokoh utama dan beberapa tokoh lainnya yang dapat mendukung cerita; alur meliputi tahapan penyituasian, kemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks dan penyelesaian, dan suspense; latar yang meliputi latar tempat, waktu, dan sosial; (2) aspek sosiologi sastra dalam novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai meliputi (a) aspek kekerabatan (orang tua dengan anak); (b) aspek religi (salat, bersyukur, berdoa, berserah diri kepada Allah); (c) aspek cinta kasih (cinta kasih orang tua kepada anak, cinta kasih kepada lawan jenis); (d) aspek moral (percaya diri, menerima takdir); (3) skenario pembelajaran dengan materi aspek sosiologi sastra dalam novel Khutbah di Bawah Lembah Karya S. Jai di kelas XI SMA terdiri dari tiga langkah, yaitu (1) tahap pendahuluan, (2) kegiatan inti,  dan (3) penutup pembelajaran dengan menarik kesimpulan Katakunci: Unsur Intrinsik, Aspek Sosiologi Sastra, dan Skenario Pembelajaran
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA KELAS XI Arif Setiawan
SURYA BAHTERA Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.808 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Ayah karya Andrea Hirata; (2) nilai moral novel; (3) skenario pembelajaran di SMA Kelas XI. Analisis data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian (1) unsur intrinsik (a) tema: cinta kasih; (b) tokoh utama: Sabari; (c) tokoh-tokoh; Marlena, Ukun, Tamat, Zorro, Ibu Norma, Zuraida, Markoni, Jon Pijareli, Manikam, Niel, Larissa, Toharun dan Juru Antar; (d) latar tempat: rumah Sabari, SMA, MPB, stasiun radio, pabrik batako, taman balai kota, pasar ikan dan pelabuhan; (e) latar waktu: pagi, siang, sore dan malam hari; (f) latar sosial: kehidupan menengah ke bawah, berjiwa sosial tinggi; (g) alur: alur campuran; (h) amanat: selalu bertawakal kepada Tuhan, berperasangka baik terhadap semua keadaan hidup dan tidak putus asa dan harus selalu berusaha; (2) nilai-nilai moral: (a) hubungan manusia dengan Tuhan: tawakkal; (b) hubungan manusia dengan manusia: tolong-menolong, persahabatan, penyayang, pemberi motivasi, berbudi pekerti baik, dan pemberi nasihat; (c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri: pantang menyerah; (d) hubungan manusia dengan alam sekitar: memuji keindahan alam; (3) skenario pembelajaran di SMA kelas XI; kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik novel Indonesia; metode kuantum; model TANDUR: tanamkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan. Kata kunci: Nilai moral, novel, skenario pembelajaran, SMA.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL CINTA SUCI ZAHRANA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Budiyanto -
SURYA BAHTERA Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.279 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur instrinsik yang terdapat dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy , (2) aspek sosiologi sastra yang terdapat dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy , dan (3) skenario pembelajaran unsur instrinsik dan nilai moral novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel ticlak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta Suci Zahrana terjalin menyatu dengan sosiologi yang terdapat di dalamnya, (2) aspek sosiologi sastra yang terdapat pada novel Cinta Suci Zahrana mencakup tiga aspek, yaitu: (a) cinta kasih, (b) kepercayaan, (c) kebudayaan, (d) pendidikan dan (3) skenario pembelajaran novel Cinta Suci Zahrana menggunakan model pembelajaran PAIKEM, yAitu: (a) para siswa diminta membentuk kelompok; (b) masing-masing kelompok diberi topik untuk dipecahkan; (c) para siswa membuat kesimpulan dari diskusi kelompok; (d) para siswa mempresentasikan hasil diskusi; (e) para siswa memperbaiki hasil analisisnya; dan (f) guru memberikan pujian terhadap siswa yang mendapatkan nilai yang paling balk. Kata kunci: Aspek sosiologi, Novel Cinta Suci Zahrana, dan skenario Pembelajarannya di SMA.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Distinto Adi Pratama
SURYA BAHTERA Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.299 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Pesantren Impian karya Asma Nadia; (2) nilai moral novel Pesantren Impian karya Asma Nadia; (3) skenario pembelajaran dengan materi nilai moral novel Pesantren Impian karya Asma Nadia di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intriksik dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia meliputi  tema; tokoh dan penokohan; alur; latar; sudut pandang; amanat; (2) nilai moral dalam novel Pesantren Impian meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu salat, puasa, berdoa, bersyukur, taubat, membaca Alquran, berserah diri kepada Allah; (b) hubungan antara manusia dengan diri sendiri, yaitu displin, berani, dan jujuran; (c) hubungan manusia dengan manusia lain, yaitu tanggung jawab, sikap hormat kepada orang tua, toleransi, peduli, kerjasama, dan minta maaf; dan (d) hubungan antara manusia dengan alam sekitar, yaitu memuji keindahan alam dan menikmati keindahan alam. (3) skenario pembelajaran dengan materi nilai moral pada novel Pesantren Impian di kelas XI SMA terdiri dari menyampaikan materi tentang unsur intrinsik novel dan nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra; melakukan pemutaran novel Pesantren Impian, mengidentifikasi dan menganalisis unsur intriksik dan nilai moral pada novel Pesantren Impian secara berkelompok; membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hasil diskusi setiap kelompok dengan kelompok lain;  memberikan kesempatan peserta didik untuk melaporkan hasil pekerjaan.   Kata kunci: nilai moral, novel Pesantren Impian, dan skenario pembelajaran

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue