cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILANMENULIS PARAGRAF NARASI DENGAN MODEL PEMBELAJARANPICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS X SMA N 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Rista Fadhilatussyarifah Joko Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.475 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan (1) peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture pada siswa kelas X SMA N 8 Purworejo; (2) peningkatan kualitas hasil pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture pada siswa kelas X SMA N 8 Purworejo. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model picture and picture melalui dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Tiap siklus terdiri atas proses perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 8 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 32 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan menulis paragraf narasi. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal uraian, lembar pengamatan, wawancara, dan angket. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengecek keabsahan data, digunakan teknik validitas data melalui triangulasi sumber, triangulasi teori dan triangulasi metode.Dalam penyajian analisis data digunakan teknik informal.model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf narasi. Hal ini terbukti dari persentase jumlah siswa yang dapat mencapai indikator keberhasilan yaitu skor 9 dari keseluruhan aspek yang diamati (ketekunan, perhatian, keaktifan, minat). Pada prasiklus hanya 1 siswa yang dapat mencapai indikator keberhasilan proses, kemudian meningkat menjadi 11 siswa pada siklus I, lalu meningkat lagi pada siklus II sebanyak 21 siswa. model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis paragraf narasi. Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan hasil (nilai) pembelajaran menulis paragraf narasi siswa. Pada saat prasiklus hanya sebesar 28,12% siswa yang mencapai batas ketuntasan (KKM=75) dengan nilai rata-rata 63.56, pada siklus I nilai rata-rata 73,31 kemudian pada siklus II meningkat menjadi 77,18 dan nilai tertinggi yang dicapai siswa adalah 82.Dengan demikian, model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran menulis paragraf narasi pada siswa kelas X SMA N 8 Purworejo Tahun Pelajaran 2015/2016. Kata kunci: menulisparagraf narasi, model pembelajaran picture and picture
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL HAJI BACKPACKER KARYA AGUK IRAWAN M.N. DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Khadiq Alfian Jati Nurul S Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.136 KB)

Abstract

ABSTRAK : Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Haji Backpacker, (2) nilai pendidikan karakter novel Haji Backpacker, dan (3) sekenario pembelajaran novel Haji Backpacker di Kelas XI SMA. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Haji Backpacker. Objek penelitian ini adalah aspek nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Haji Backpacker. Fokus penelitian ini adalah unsur intrinsik dalam novel Haji Backpacker, nilai pendidikan karakter dalam novel Haji Backpacker, dan sekenario pembelajaran di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan kartu pencatat data. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara content analysis (analisis isi). Teknik penyajian hasil analisis adalah teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Haji Backpacker, meliputi (a). tema: keteguhan dan ketegaran Mada saat bekerja dan melaksanakan ibadah haji secara bersamaan di tanah suci.; (b). tokoh utama: Mada; tokoh tambahan: Rini, Emak, Kang Mas, Amrullah, Kang Aflahurroji, Mutamakin, Syaikh Sulaiman; (c). alur: maju; (d). latar: tempat, waktu, dansosial; (e). sudut pandang: orang pertama tunggal; (f). amanat: selalu berpikir positif terhadap takdir; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel Haji Backpacker karya Aguk Irawan M.N. meliputi: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, komunikatif atau bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab; (3) skenario pembelajaran di kelas XI SMA berdasarkan KTSP adalah sebagai berikut: kompetensi dasar: 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia. Langkah-langkah kegiatan (a). pendahuluan: guru memotivasi siswa, guru membacakan indikator dan tujuan yang ingin dicapai; (b). kegiatan inti: siswa berdiskusi untuk menganalisis unsur intrinsik dan aspek pendidikan karakter novel Haji Backpacker; (c). penutup: refleksi, yaitu guru memberikan penguatan terhadap kegiatan yang dilakukan siswa, dan diakhiri dengan pemberian tugas. Metode yang digunakan adalah kooparatif Group Investigation.   Kata Kunci: Nilai pendidikan karakter, novel,dan skenario pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK BERITA DENGAN MEDIA AUDIO PADA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 19 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2015/2016 Okta Khoirun Nisa Umi Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.085 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan media audio sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menyimak berita pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo Tahun Ajaran 2015/2016. (2) pengaruh penggunaan media audio terhadap sikap dan minat belajar menyimak berita pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo Tahun ajaran 2015/2016, (3) peningkatan keterampilan menyimak berita dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo Tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 31 siswa.Pelaksanaan pembelajaran menyimak berita terdiri dari tiga tahap yaitu tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes yang meliputi: observasi, angket, dan dokumentasi foto. Dalam analisis data digunakan teknik deskriptif dan kuantitatif.Dalam teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik formal dan informal. Setelah dilaksanakan penelitian pembelajaran menyimak berita dapat disimpulkan: (1) proses pelaksanaan pembelajaran menyimak berita dengan menggunakan media audio pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo dilaksanakan beberapa tahap, yaitu tahap prasiklus, siklus I, dan siklus II. Pada tahap prasiklus, proses pembelajaran menyimak berita masih menggunakan metode ceramah, sedangkan pada siklus I dan siklus II  pembelajaran menyimak berita menggunakan media audio sebagai upaya untuk memudahkan siswa dalam mencari informasi dalam sebuah berita, (2) pengaruh media audio pada pembelajaran menyimak berita pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo mampu meningkatkan minat dan sikap belajar siswa. Hasil rata-rata minat belajar siswa  sebesar 55,5% dan sikap mencapai 38,8%. Pada tahap siklus I minat belajar siswa 59,8% dan sikap menjadi 80,7%. Pada siklus II minat siswa 73,5% dan sikap siswa mencapai 87,1%, (3) peningkatan keterampilan menyimak berita dengan media audio pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 19 Purworejo setelah diadakannya penelitian keterampilan menyimak berita dengan menggunakan media audio. Hasil nilai rerata pada tahap prasiklus sebesar 69,52, dan pada siklus I hasil nilai rerata siswa meningkat menjadi 78,06, sedangkan pada tahap siklus II kembali meningkat menjadi 85,32.   Kata Kunci: kemampuan menyimak berita, media audio
NILAI MORAL DALAM NOVEL PERJALANAN MENUJU LANGIT KARYA MUHAMAD MUHSIN LAHAJJI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Puput Tri Handoko Suci Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.653 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji; (2) nilai moral dalam yang terdapat pada novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji; dan (3) skenario pembelajaran novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji sebagai bahan pembelajaran di SMA. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) unsur intrinsik  novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji meliputi: (a) tema ; perjalanan hidup; (b) tokoh utama : Alfi Rahmat; memiliki sifat pantang menyerah, tampan, alim dan jujur; (c) alur:  alur maju;  (d) latar novel terdiri dari latar tempat (di sungai Ombilin, Sawahlunto, SD Talawi Hilir, Rumah Sakit, SMAN Sawahlunto, Kandi, kamar, Masjid, kost Arjuna), latar waktu (malam hari, pagi hari, siang hari, hari minggu), latar suasana ( bising, hujan, panik) dan latar sosial adalah (bahasa, adat istiadat dan kepercayaan, pandangan hidup tokoh); (e) sudut pandang: orang ketiga maha tahu. (2) Nilai moral dalam novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji mencakup tiga aspek, yaitu: (a) nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: salat, berdoa, berzikir, bersyukur; (b) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: jujur, disiplin, rasa ingin tahu tanggung jawab, dan (c)nilai moral  hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: menghargai prestasi orang lain, bersahabat/ komunikatif, dan peduli sosial. (3) skenario pembelajaran novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, dan penugasan. Metode tersebut meliputi: menentukan masalah, mengembang­kan masalah, guru membentuk kelompok, siswa mendiskusikan masalah, melaporkan hasil diskusi, dan siswa mencatat hasil diskusi.   Kata kunci: Nilai moral novel dan skenario pembelajaran.
NILAI MORAL NOVEL JILBAB IN LOVE KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Rina Astuti Umi Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.489 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Jilbab In Love karya Asma Nadia; (2) nilai moral novel Jilbab In Love karya Asma Nadia; (3) skenario pembelajaran sastra pada novel Jilbab In Love karya Asma Nadia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: (1) unsur intrinsik novel Jilbab In Love karya Asma Nadia meliputi: unsur intrinsik terdiri dari: tema: kehidupan seorang remaja yang memiliki persahabatan dan cinta kasih terhadap sesama; tokoh: tokoh utama: Aisyah Putri dan tokoh tambahan: Vincent, Harap, Hamka, Idwar, Mama, Linda, Retno, Elisa, Icha, Encun Campbell, Eki, Anton, Mimi, ayu, Pinoy dan Don; alur: maju; latar: terdapat latar tempat: rumah Aisyah, rumah Encun, SMA 2000, kantin sekolah, Mushola SMA 2000; latar waktu: pagi, siang dan malam hari; dan latar sosial: kehidupan sosial seseorang yang memiliki kepedulian dengan sesamanya; sudut pandang: orang ketiga dengan menyebut nama ganti “ia”; (2) nilai moral novel Jilbab In Love karya Asma Nadia meliputi tiga aspek, yaitu: a) hubungan manusia dengan tuhan: berdoa, salat dan bersyukur; b) hubungan manusia dengan manusia lain termasuk hubungan manusia dengan alam sekitar: keakraban, memberi semangat, tolong menolong, memuji dan menasihati, serta hubungan manusia dengan alam adalah memuji keindahan alam: c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri: sikap mandiri, kasih sayang, dan sikap bijak; (3) skenario pembelajaran novel JilbabInLove karya Asma Nadia sesuai dengan kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel Indonesia terjemahan. Model pembelajaran yang digunakan adalah model kooperatif two–stay-two-stray. Langkah-langkah pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. Evaluasi yang digunakan dalam pembelajaran novel Jilbab In Love meliputi aspek kognitif (pengetahuan), psikomotorik (keterampilan), dan afektif (sikap). Kata Kunci: Nilai moral, Novel, Skenario Pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NARASI SUGESTIF MELALUI MEDIA FILM KARTUN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 43 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Risma Setyarini Bagiya Khabib
SURYA BAHTERA Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.135 KB)

Abstract

ABSTRAK: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) penerapanpembelajaran menulis narasi sugestif melalui media film kartun pada siswa kelas VII SMP Negeri 43 Purworejo, (2) pengaruh media film kartun dalam pembelajaran menulis narasi sugestif terhadap aktivitas, minat dan keaktifan siswa kelas VII SMP Negeri 43 Purworejo, (3) peningkatan kemampuan menulis narasi sugestif melalui media film kartun pada siswa kelas VII SMP Negeri 43 Purworejo. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan teknik nontes. Dalam teknik analisis data, penulis menggunakan teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Teknik penyajian hasil data yang digunakan adalah analisis informal. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa: (1) penerapan pembelajaran menulis narasi sugestif melalui media film kartun; (a) siswa mengamati dan menyimak film kartun; b) menentukan topik dan judul karangan; c) siswa membuat kerangka karangan sesuai dengan film; d) siswa menulis narasi sugestif sesuai film; dan e) siswa mempresentasikan dan  mengemukakan pendapat tentang hasil belajarnya, (2) pengaruh media film kartun terhadap aktifitas, minat dan keaktifan belajar siswa, tahap siklus I, siswa banyak yang belum antusias, sedangkan pada siklus II aktivitas, minat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran sudah baik, (3) hasil menulis narasi sugestif dengan media film kartun mengalami peningkatan. Pada prasiklus ialah 68,74, siklus I 75,90 dan siklus II sebesar 81,16 Kata Kunci: Keterampilan menulis, narasi sugestif, media film kartun.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN TEKNIK LATIHAN TERBIMBING BERDASARKAN ILUSTRASI TOKOH IDOLA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 WADASLINTANG TAHUN AJARAN 2015/2016 DaniKristanto Sukirno Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.204 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) peningkatan keterampilan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wadas lintang Kabupaten Wonosobo dalam menulis cerpen setelah diberi pembelajaran menulis cerpen dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola; (2) perubahan perilaku siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wadaslintang Kabupaten Wonosobo Tahun Pelajaran 2015/2016 dalam menulis cerpen setelah mengikuti pembelajaran dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola. Objek penelitian adalah keterampilan menulis cerpen dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Wadaslintang tahun pelajaran 2015/2016. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan adalah teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola dilakukan dengan cara membimbing atau mengarahkan siswa agar bisa tertuju pada tokoh idolanya masing-masing. (1) Skor rata-rata keterampilan menulis cerpen dengan teknik latihan terbimbing berdasarkan ilustrasi tokoh idola yang diperoleh pada prasiklus sebesar 58,57 dikategorikan kurang, siklus I sebesar 66,60 dikategorikan cukup, dan siklus II sebesar 75,28 dikategorikan baik. (2) hasil sikap antusias siswa kelas XI SMAN 1 Wadas lintang meningkat saat pembelajaran menulis cerpen dari prasiklus, siklus I dan siklus II. Prasiklus sebesar 25%, siklus I 46,43% dan masih meingkat lagi pada siklus II sebesar 67,86%.     Kata kunci: keterampilan menulis cerpen dan teknik latihan terbimbing
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL TASBIH DI BAWAH LANGIT KARYA SANJAYMARA KARNATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Rizki Adisetia Yunus Suryo Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.795 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Tasbih di Bawah Langit Karya Sanjaymara Karnata; (2) nilai Religius dalam novel Tasbih di Bawah Langit Karya Sanjaymara Karnata; (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel Tasbih di Bawah Langit Karya Sanjaymara Karnata di Kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai religius dalam novel Tasbih di Bawah Langit dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Tasbih di Bawah Langit karya Sanjaymara Karnata. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan analisis isi. Dari hasil penelitian ini disimpulkan. Pertama, unsur intrinsik  novel Tasbih di Bawah Langit, yaitu (a) tema novel ini yaitu, Perjuangan mempertahankan kerajaan dan membersihkan paham sekuler eropa, (b) tokoh utama: Wiralodra, sedangkan tokoh tambahannya adalah Ki Tinggil, Ratna Gumilang, Tanu Jiwa, Fadhila Khan, Tana, dan Tani, (c) alur yang digunakan adalah alur lurus, (d) latar dibagi menjadi 2 yaitu latar tempat: pendopo, bilik santri,  masjid, kampung pecinan, pelabuhan, dan kedai makan, latar waktu pagi, siang dan malam hari, (e) amanat yang disampaikan adalah jangan pernah takut berjuang membela kerajaan dan berpegang teguhlah dalam menegakkan akidah agama Islam. Kedua, nilai religius dalam novel Tasbih di Bawah Langit ada 14 yaitu: wudu, dzikir, membaca Alquran, menutup aurat, yakin terhadap Allah, berdoa, menahan hawa nafsu, shalat fardu, shalat sunah, bertasbih, memperbaiki niat, berani, dan shalat berjamaah. Ketiga, skenario pembelajaran novel Tasbih di Bawah Langit di kelas XI SMA dilakukan dengan tahap pendahuluan guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi pelajaran yang akan disampaikan, lalu pada tahap inti guru menerangkan materi tentang unsur-unsur intrinsik dan nilai religius, kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikannya, dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa.   Kata kunci: unsur intrinsik, nilai religius novel, skenario pembelajaran.
ANALISIS INTERTEKSTUALITAS SASTRA NOVEL SUJUD CINTA DI MASJID NABAWI KARYA PUTRI INDAH WULANDARI DAN NOVEL SUJUD HATI DI UJUNG SUBUH KARYA INDAH EL-HAFIDZ DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Anggi Kadaryati Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.473 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Sujud Cinta di Masjid Nabawi karya Putri Indah Wulandari dan novel Sujud Hati di Ujung Subuh karya Indah el-Hafidz, (2) intertekstualitas sastra meliputi persamaan, perbedaan, dan hipogram yang terdapat dalam unsur intrinsik novel Sujud Cinta di Masjid Nabawi dengan novel Sujud Hati di Ujung Subuh, (3) skenario pembelajaran novel Sujud Cinta di Masjid Nabawi dan novel Sujud Hati di Ujung Subuh di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik SCMN terdiri dari: (a) tema: cinta abadi karena Allah, (b) alur: lurus, (c) tokoh utama: Sabrina Lailatun Nida, (d) latar tempat: Pesantren Husnul Khotimah, Kufah, Kairo, Belanda, Mekah, Madinah, (e) sudut pandang: campuran, (f) gaya bahasa: hiperbola, asosiasi, personifikasi, dan metafora. Unsur intrinsik SHUS: (a) tema: cinta abadi karena Allah, (b) alur: lurus, (c) tokoh utama: Hanifa asy-Syadzily, (d) latar tempat: Ngawi, UMS, RSU Ngawi, (e) sudut pandang: persona pertama, (f) gaya bahasa: ironi, hiperbola, asosiasi, personifikasi, dan metafora, (2) intertekstualitas sastra meliputi persamaan unsur intrinsik (a) tema terjadi ekspansi, (b) beralur lurus, mengalami modifikasi, (c) tokoh utama mengalami modifikasi, (d) latar tempat, latar waktu, dan latar sosial mengalami ekspansi dan modifikasi, (e) gaya bahasa terjadi konversi, dan perbedaan: (a) tema menimbulkan ekspansi, (b) latar tempat terjadi ekspansi dan modifikasi, (c) sudut pandang menimbulkan ekspansi, (d) gaya bahasa menimbulkan konversi dan modifikasi, (3) skenario pembelajaran novel SCMN dan novel SHUS di kelas XI SMA terdiri dari: (a) guru menyampaikan materi unsur intrinsik dan intertekstualitas novel, (b) guru menyuruh siswa menganalisis unsur intrinsik, (c) siswa mempresentasikan hasil belajarnya, (d) guru memberi tugas menganalisis interteks-tualitas pada persaman dan perbedaan unsur intrinsik, (e) guru merefleksi hasil belajar siswa.   Kata kunci: intertekstualitas sastra, skenario pembelajaran
ANALISIS MAJAS NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Dini Sukirno Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.24 KB)

Abstract

ABSTRAK: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis majas yang terdapat dalam novel Cinta di dalam Gelas karya Andrea Hirata; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dengan pembelajaran menulis di kelas X SMA. metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis konten. Dalam penyajian hasil analisis data digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) majas yang digunakan dalam novel Cinta di dalam Gelas, yaitu (a) majas perbandingan yang meliputi majas simile 11%, metafora 5,5% , personifikasi 11%, antonomasia 4,1%, metonomia 4,1%, hiperbola 9,7%, eufemisme 1,3%, eponim 4,1%, sinekdoke (pars pro toto) 7%, alegori 4,1%, simbolik 5,5%, depersonifikasi 1,3%, kiasmus 1,3%, (b) majas penegasan yang meliputi majas anadiplosis 1,3%, anafora 2,7%, aliterasi 1,3%, epizeukis 4,1%, simplok 1,3%, alonim 4,1%, mesodiplosis 4,1%, (c) majas sindiran yang meliputi majas sarkasme 4,1%, sinisme 2,7% , dan (d) majas pertentangan yang meliputi majas oksimoron 1,3%, antitesis 1,3%, hipalase 2,7%; (2) skenario pembelajaran majas novel Cinta di dalam Gelas dilakukan dengan mengombinasikan tiga metode pembelajaran, yaitu: metode ceramah, metode problem solving, dan penugasan.   Kata Kunci: majas, novel Cinta di dalam Gelas, skenario pembelajaran

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue