cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU TIKUS-TIKUS KANTOR, ASIK NGGAK ASIK, DAN 17 JULI 1996 KARYA IWAN FALS DAN SKENARIO PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS XII Listiyanto Khabib Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.392 KB)

Abstract

  ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: bentuk dan makna bahasa kias yang terkandung dalam 3 (tiga) buah lirik lagu yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Asik Nggak Asik, dan17 Juli 1996 karya Iwan Fals, dan implementasi gaya bahasa kias dalam 3 (tiga) buah lirik lagu yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Asik Nggak Asik, dan17 Juli 1996 karya Iwan Fals dalam pembelajaran keterampilan berbicara pada kelas XII SMA. Penelitian ini difokuskan pada aspek gaya bahasa, yakni gaya bahasa kias jenis metafora, yang meliputi bentuk dan makna bahasa kias yang terkandung dalam 3 (tiga) buah lirik lagu yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Asik Nggak Asik, dan17 Juli 1996 karya Iwan Fals dan skenario pembelajaran pada kelas XII SMA. Instrumen penelitin adalah penulis sendiri sebagai peneliti dengan alat bantu kartu data. Data penelitian adalah 3 buah lirik lagu Iwan Fals, yakni: bentuk dan makna bahasa kias yang terkandung dalam 3 (tiga) buah lirik lagu yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Asik Nggak Asik, dan17 Juli 1996 karya Iwan Fals. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan studi kepustakaan. Data dianalisis dengan metode analisis mengalir Miles dan Humberman. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil analisis berupa 27 gaya bahasa kias metafora dengan rincian, 15 data dalam lagu Tikus-Tikus Kantor, 9 data dalam lagu Asik Nggak Asik, dan 3 data dalam lagu 17 Juli 1996, skenario pembelajaran keterampilan berbicara dengan menggunakan media lagu yang berjudul Tikus-Tikus Kantor, Asik Nggak Asik, dan17 Juli 1996 karya Iwan Fals pada siswa kelas XII semester I SMA dengan kompetensi dasar 6.2 mengomentari pembacaan puisi baru tentang lafal, intonasi, dan ekspresi yang tepat dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual tipe problem bassed learning dengan tiga langkah kegiatan pembelajaran yakni pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi), dan penutup. Guru memberikan salam dan memimpin doa dengan penuh religious, Guru memberikan contoh puisi dan meminta siswa untuk menafsirkan kata-kata dalam puisi tersebut agar dapat memahami tujuan yang ingin disampaikan penulis, Guru bersama-sama dengan siswa melakukan releksi pembelajaran, Guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan pembelajaran dengan disiplin.   Kata Kunci: gaya bahasa kias metafora, iwan fals, skenario pembelajaran.
PENGGUNAAN MAJAS DALAM KUMPULAN CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Titik Fakhrudin Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.693 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana penggunaan majas dalam kumpulan cerpen Mata Yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari dan (2) bagaimana rencana pembelajarannya.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Mata Yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari. Objek penelitian berupa penggunaan majas dan rencana pembelajarannya di kelas X SMA. Fokus penelitian ini adalah penggunaan majas dalam kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang Karya Ahmad Tohari. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka dan teknik observasi. Dalam menganalisis data, penelitian ini menggunakan teknik analisis isi yang berfungsi untuk menganalisis jenis-jenis majas yang ada pada kumpulan cerpen tersebut. Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik penyajian informal.Berdasarkan pembahasan data, penulis menyimpulkan, jenis-jenis majas dalam kumpulan cerpen Mata Yang Enak Dipandang Karya Ahmad Tohari, yaitu (a) majas penegasan terdiri dari pleonasme dan repetisi, (b) majas sindiran terdiri dari sarkasme dan ironi, (c) majas pertentangan terdiri dari hiperbola, paradoks, litotes, dan antithesis, dan (d) majas perbandingan terdiri dari simile, personifikasi, metafora, dan alegori.Rencana pembelajarannya di kelas X SMA seseuai dengan kompetensi dasar 5.1 mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung atau melalui rekaman.Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).   Kata kunci: Majas, Kumpulan Cerpen Mata Yang Enak Dipandang, dan Rencana Pembelajarannya.  
PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS XI TAMTAMA KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Irsalina Joko Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5173.262 KB)

Abstract

No
TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA DIALOG FILM CINTA SUCI ZAHRANA SUTRADARA CHAERUL UMAM, RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR PEMBELAJARAN MENYIMAK DAN BERBICARA, DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XI SMA Nur Fakhrudin Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.135 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)jenis dan fungsi tindak tutur direktif; (2) relevansi tindak tutur direktif dalam dialog film Cinta Suci Zahrana Sutradara Chaerul Umamdengan pembelajaran menyimak dan berbicara pada siswa kelas XI semester 2 SMA; dan (3) skenario pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara dengan media film Cinta Suci Zahrana Sutradara Chaerul Umam di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah film Cinta Suci Zahrana. Objek penelitian ini berupa tindak tutur direktif.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Instrumen yang digunakan adalah penulis sendiri selaku peneliti dibantu dengan alat pencatat data. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode padan.Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) tindak tutur direktif pada film Cinta Suci Zahrana sutradara Chaerul Umam; (2) relevansi antara tindak tutur direktif pada film Cinta Suci Zahrana dengan pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara di SMA meliputi: (a) keterampilan menyimak: peserta didik mampu memahami tuturan langsung dan tidak langsung, (b) keterampilan berbicara: peserta didik mampu berbicara dengan tepat dan santun sesuai dengan konteks, (3) Skenario pembelajaran keterampilan menyimak dan berbicara dengan media film Cinta Suci Zahranadi kelas XI SMA dilaksanakan dengan model pembelajaran Discovery Learning. Langkah-langkah pembelajarannya: (a) pendidik menyampaikan materi, (b) pendidik menyediakan film Cinta Suci Zahrana untuk disaksikan kepada peserta didik; (c) peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis tindak tutur direktif, (d) pendidik meminta peserta didik untuk mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain diminta untuk menanggapi, (e) pendidik memberikan penguatan, kesimpulan bersama, dan evaluasi.   Kata Kunci: Tindak tutur direktif, film Cinta Suci Zahrana, skenario pembelajaran
TINDAK TUTUR ILOKUSI TOKOH KAKEK DALAM FILM TANAH SURGA SUTRADARA HERWIN NOVIANTO, RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN MENYIMAK, DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Sri Fakhrudin Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.689 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk dan wujud tindak tutur ilokusi yang digunakan tokoh kakek pada film Tanah Surga; (2) relevansi kelima kategori tindak tutur ilokusi (asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif) tokoh kakek pada film Tanah Surga dengan pembelajaran menyimak di kelas X SMA; dan (3) skenario pembelajaran menyimak dengan menggunakan media film Tanah Surga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode simak bebas lipat cakap (SBLC). Analisis dilakukan dengan metode padan dan metode agih. Bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang dipakai tokoh kakek pada film Tanah Surga ditinjau dari kategori Searle terdiri dari (a) asertif; (b) direktif; (c) komisif; (d) ekpresif; dan (e) deklaratif; (2) relevansi tindak tutur ilokusi tokoh kakek dalam film Tanah Surga dengan pembelajaran menyimak di kelas X SMA menggunakan dua tujuan pembelajaran yaitu persepsi dan resepsi, dengan strategi pembelajaran meliputi: (a) materi, (b) proses, dan (c) hasil; (3) skenario pembelajaran didasarkan pada standar kompetensi 9. memahami informasi melalui tuturan. Kompetensi dasar yang menjadi acuan adalah 9.2 menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui tuturan tidak langsung. Metode yang digunakan dalam pembelajaran, yaitu metode ceramah, penugasan, dan diskusi.   Kata kunci: ilokusi, film Tanah Surga, tokoh kakek, skenario pembelajaran menyimak.
NILAI MORAL PADA NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Akhadi Akhadi; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.252 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Hujan karya Tere Liye; (2) nilai moral novel Hujan karya Tere Liye; (3) skenario pembelajaran novel Hujan karya Tere Liye di Kelas XI SMA.  Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai moral pada novel Hujan karya Tere Liye dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Hujan karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Hujan terdiri dari (a) tema: Cinta kasih antara laki-laki dan perempuan yang terpisah jarak dan waktu; (b) tokoh: Lail, Ibu Lail, Ayah Lail, Elijah, Esok, Ibu Esok, Marinir, Maryam, Istri Walikota, Walikota, Claudia; (c) alur: alur campuran; latar tempat: peron kereta api, lubang tangga darurat, taman kota, kolam air mancur, toko kue milik Ibu Esok, pengungsian 2 (stadion), panti Sosial, markas Organisasi Relawan, asrama Sekolah Keperawatan; (d) latar waktu: pagi, siang, sore dan malam hari; latar sosial: cara berfikir dan bersikap seorang anak yang harus menjadi yatim piatu akibat bencana dahsyat di lingkungan pengungsian; (e) amanat: selalu mensyukuri seperti apapun anugerah Tuhan. Sesungguhnya, bukan melupakan yang jadi masalahnya, tetapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Tetapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan. Apapun yang terjadi, peluklah erat-erat, karena itulah hidupnya; (2) nilai-nilai moral: (a) hubungan manusia dengan Tuhan terdiri dari: tawakkal dan bersyukur; (b) hubungan manusia dengan manusia: tolong-menolong, persahabatan, penyayang, pemberi motivasi, berbudi pekerti baik, pemberi nasihat, dan perhatian; (c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri: pantang menyerah, berpendirian teguh, dan berhati tulus (d) hubungan manusia dengan alam sekitar: tumbuh rasa ingin menjaga keseimbangan alam dan memuji keindahan alam; (3) skenario pembelajaran novel Hujan di kelas XI SMA; kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik novel Indonesia; metode yang digunakan adalah metode kuantum: tanamkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan; langkah-langkah: pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup; evaluasi pembelajaran adalah teknik tes tertulis, dengan bentuk instrumen soal uraian dan tugas proyek. Kata kunci: nilai moral, novel hujan, skenario pembelajaran sma.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON-EXAMPLE PADA SISWA KELAS X SMK TKM TEKNIK PURWOREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2015/2016 Alvian Budi Wicaksono; Bagiya Bagiya; Nurul setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.439 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis eksposisi dengan model pembelajaran example nonexample pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016; (2) perubahan sikap dan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis eksposisi menggunakan model pembelajaran example non-example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016; dan (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis eksposisi menggunakan model pembelajaran example non- example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamat-an, refleksi, dan dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Data dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraph eksposisi dengan model pembelajaran example non- example pada siswa kelas X SMK TKM Teknik Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 terdiri dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. (2) Siswa mengalami perubahan perilaku yang positif terhadap proses pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example. Hal ini terlihat dari hasil nontes prasiklus sampai siklus II. (3) Peningkatan keterampilan menulis paragraf eksposisii siswa dari prasiklus (nilai rata-rata 72) siklus I (77,5) telah mengalami peningkatan sebesar 5,3. Pada siklus II (81,2) siswa telah mengalami peningkatan 3,7. Peningkatan menulis paragraf eksposisi yang dilakukan siswa dari prasiklus hingga siklus II sebesar 9,0. Siswa menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example. Menulis paragraf eksposisi dengan model pembelajaran example non- example juga dapat meningkatkan minat dan sikap belajar siswa ke arah yang baik.
ANALISIS NILAI MORAL NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Desi Lestiana Wulandari; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.122 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai intrinsik, nilai moral tokoh dalam novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Fokus penelitian ini adalah nilai moral novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen penelitian ini kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini meliputi: (1) Alur novel ini adalah alur maju. Tokoh utama Zarika dan Laras, tokoh tambahan Ziah, Umi Aminah, Aisyah, Risma, Umar, Herman, Wisnu, Zainal, Zubaidah, Zidan, Abah. Tema novel ini adalah masalah Keluarga dan percintaan. Latar tempat yaitu café, kantor, salon, masjid, latar waktu yaitu pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana dalam novel ini adalah sedih, bahagia, tegang dan sepi. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. Bahasa yang ada dalam novel bahasa kiasan dan bahasa asing. Ama-nat yang disampaikan yaitu keharusan memakai jilbab bagi muslim agar terhindar dari pandangan laki-laki yang tidak baik dan ridha orang tua adalah ridha Allah, maka dari itu berbakti kepada orang tua agar hidup bahagia kedepannya nanti. (2) Aspek-aspek moral digolongkan menjadi tiga yaitu (a) hubungan manusia dengan diri sendiri: jujur, menghargai waktu, dan tanggung jawab, (b) hubungan manusia dengan manusia lain: dermawan, tolong menolong, adil dan peduli, (c) hubungan manusia dengan Tuhan-Nya: berdoa, beribadah, dan bersyukur. (3) metode pembelajaran yang digunakan pemberian tugas dan diskusi. Kata Kunci: Nilai moral, Novel, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SMA
NILAI-NILAI MORAL NOVEL CINTA DI UJUNG SAJADAH KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMA Dewi Eka Karlina; Moh. Fakhrudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) unsur intrinsik; (2) nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah; dan (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral dalam novel Cinta di Ujung Sajadah di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik dan nilai moral dalam novel Cinta di Ujung Sajadah. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Instrumen utama penulis selaku peneliti. Analisis data dilakukan dengan teknik analisisisi. Hasil analisis disajikan secara informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Cinta di Ujung Sajadah sebagai berikut: (a) tema mayor novel ini adalah religi islami, sedangkan tema minor novel ini masalah kesabaran, masalah percintaan, dan masalah iri hati, bahasannya mengandung unsur keindahan; (b) alur yang digunakan alur sorot balik yang mampu membuat pembaca tegang dan penasaran; (c) tokoh utama adalah Cinta bersifat baik hati, mudah bergaul, suka bercanda, dan penyayang; (d) sudut pandang novel ini adalah sudut pandang persona ketiga; (e) amanat novel ini disampaikan secara implisit; (f) hubungan antar unsurnya saling terkait antara satu dengan yang lainnya. (2) nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah karya Asma Nadia, meliputi: (a) hubungan manusia dengan Tuhan: mengingat Allah, mengaji, dan bersyukur; (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong, berbagi cerita, persahabatan, hormat kepada orangtua, saling menyayangi, berterima kasih, rindu, dan memberi salam; (c) hubungan manusia dengan alam yaitu, menikmati pemandangan. Nilai-nilai moral tersebut disampaikan secara eksplisit bahwa moral adalah ajaran baik dan buruknya yang berkaitan dengan sikap, perbuatan, budi pekerti, dan akhlak seseorang; (3) scenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral novel Cinta di Ujung Sajadah di kelas XI SMA, menggunakan metode kuantum. Kata kunci: nilai moral, dan skenario pembelajaran
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA IKLAN PENCERAH WAJAH FAIR AND LOVELY EDISI 2012-2016 DI TELEVISI SWASTA DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI DI KELAS XII SMA Dewi Nur Naimah Janah; Moh. Fakhrudin; Suci Rizqiana
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.709 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) fungsi tuturan direktif dalam bahasa iklan pencerah wajah fair and lovely edisi 2012-2016 di televisi; (2) relevansi fungsi tindak tutur direktif pada iklan pencerah wajah fair and lovely edisi 2012-2016 di televisi dengan pembelajaran bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah iklan pencerah wajah fair and lovely edisi 2012-2016. Objek penelitian ini berupa tindak tutur direktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Instrumen yang digunakan adalah penulis selaku peneliti yang dibantu dengan alat pencatat data. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode padan. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa (1) fungsi tindak tutur direktif dalam iklan pencerah wajah fair and lovely edisi 2012-2016 terdiri dari empat fungsi, yaitu fungsi meminta (edisi 2012), fungsi menyarankan (edisi 2015), fungsi mendorong (edisi 2013), dan fungsi mengajak (edisi 2013, 2014, 2015, dan 2016); (2) relevansi pembelajaran fungsi tindak tutur direktif pada iklan pencerah wajah fair and lovely edisi 2012-2016 di televisi swasta dengan pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi di kelas XII SMA adalah peserta didik mampu menginterpretasi makna teks iklan, baik secara lisan maupun tulisan sesuai dengan kompetensi dasar 4.1 menginterpretasi makna teks iklan, baik secara lisan maupun tulisan. Dengan menganalisis fungsi tindak tutur direktif pada iklan pencerah wajah fair and lovely dapat diketahui bahwa (a) bahasa yang digunakan iklan fair and lovely memenuhi syarat sesuai dengan bahasa iklan, (b) iklan fair and lovely termasuk dalam iklan lokal yang berisi informasi produk dari suatu perusahaan untuk mencapai penjualan maksimal dan bertujuan untuk merangsang minat pembeli atau pemakai produk fair and lovely, (c) iklan fair and lovely edisi 2012-2016 memiliki beberapa kelebihan sebagai iklan televisi, yaitu memiliki daya jangkau yang luas, selektivitas dan fleksibelitas, fokus perhatian, kreativitas dan efek, prestise, waktu tertentu, dan informasi terbatas. Kata kunci: tindak tutur direktif, iklan pencerah wajah fair and lovely, dan relevansi pembelajaran

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue