cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
OIKONOMIA - Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 296 Documents
PENGARUH PERPUTARAN KAS, PIUTANG DAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PADA KOPERASI DI KABUPATEN PURWOREJO Panggi Yuono
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.551 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perputaran piutang, perputaran kas, perputaran persediaan barang secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap likuiditas pada koperasi di Kabupaten Purworejo tahun 2013, Populasi 40 koperasi penentuan sampel menggunakan tabel Isac and Michael dengan taraf kesalahan 5% diperoleh 36 koperasi, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil analisis deskriptif menunjukkan perputaran kas pada katagori rendah (77,79%), perputaran piutang pada katagori rendah (72,22%) dan perputaran persediaan barang dagang pada katagori rendah (75%), Hasil analisis kuantitatif menunjukkan, (1) variabel perputaran kas secara positif dan signifikan mempengaruhi variabel tingkat likuiditas sebesar (rx1y = 0,594, thitung (rx2y = -0,88. thitung (rx3y = -0,217. thitung 2(Fhitung tabel = 4.182, sig = 0,00 <0,05 maka signifikan). (2) variabel perputaran piutang tidak positif dan tidak signifikan mempengaruhi variabel tingkat likuiditas = -498, sig = 0,622>0,05 maka tidak signifikan), (3) variabel perputaran persediaan barang dagang tidak positif dan tidak signifikan mempengaruhi variabel tingkat likuiditas = -1.257, sig = 0,218>0,05 maka tidak signifikan), Hasil analisis korelasi ganda koefisien determinasi (R) = 0,3654 = 5.909 > F= 3,28, sig 0,003<0,05 maka signifikan), Besarnya pengaruh perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran persediaan barang dagang secara bersama-sama terhadap tingkat likuiditas 36,54%, sedangkan sisanya yaitu 63,46% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci : perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan barang dagang, tingkat likuiditas
PENGARUH INTERAKSI SOSIAL KELUARGA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH PURWOREJO TAHUN AJARAN 2014/2015 Muchammad Kamal
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.986 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara interaksi sosial keluarga dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah Purworejo baik secara sendiri‐sendiri maupun bersama‐sama. Penentuan jumlah sampel menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% dari populasi 104 siswa diambil sampel 78 siswa. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan metode analisis dokumen dan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa prestasi belajar berada pada kategori cukup dengan persentase 39,74%, sedangkan untuk interaksi sosial keluarga tergolong tinggi dengan persentase 60,25%, sedangkan untuk motivasi belajar tergolong tinggi dengan persentase 60,25%. Berdasarkan analisis kuantitatif menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara interaksi sosial keluarga dengan prestasi belajar sebesar 17,89% (rx1y = 0,423; sig < 0,05; thitung = 4,041). Ada pengaruh positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar sebesar 16,40% (rx2y = 0,405; sig < 0,05; thitung = 3,191). Ada pengaruh positif dan signifikan antara interaksi sosial keluarga dan motivasi belajar secara bersama‐sama dengan prestasi belajar sebesar 18,00% dengan (R) = 0,425; (R2) = 0,180; Fhitung sebesar 8,246; sig = <0,05, dan sisanya 82,00% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Kata kunci : interaksi sosial keluarga, motivasi belajar, prestasi belajar
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAPAT PRESTASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI SMP SULTAN AGUNG SALAMAN MAGELANG. Sholikhah Sholikhah
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.726 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)  ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi lingkungan terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Sultan Agung Salaman Magelang. (2)  ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Sultan Agung Salaman Magelang. (3)  ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi lingkungan dan disiplin  belajar secara  bersama-sama terhadap prestasi belajar IPS siswa SMP Sultan Agung Salaman Magelang. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa. Berdasarkan tabel Krecjie sampel penelitian ini berjumlah 51 siswa. Hasil analisis deskriptif menunjukkan kondisi lingkungan berada pada kategori cukup  sebesar 39,22%, disiplin belajar pada kategori cukup  sebesar 58,82%, dan prestasi belajar siswa pada kategori baik sebesar 54,80%. Dari hasil analisis data diketahui bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi lingkungan  terhadap prestasi belajar siswa, dengan harga rx1y = 0,870, rx1y2 = 0,7569,  sig  < 0,05, thitung = 12,251 dan besarnya pengaruh adalah 75,69 %; ada pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin belajar IPS terhadap prestasi belajar siswa, dengan harga rx2y = 0,807, rx2y2 = 0,6512 dan sig = < 0,05, thitung = 9,437 dan besarnya pengaruh adalah 65,12%; dan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kondisi lingkungan dan disiplin belajar  secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa, dengan harga Fhitung =87,467 dan sig < 0,05. Harga R2 =0,785  sehingga besarnya  pengaruh adalah 78,50% dan 21,50% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci :Kondisi  Lingkungan , Disiplin belajar, Prestasi belajar
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI SMA NEGERI 1 GOMBONG Martin Martin
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.549 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan : (1) apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong?.(2) Berapakah besarnya pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong?.  Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka sebagai arah dalam memberi jawaban itu dibuat hipotesis yang berbunyi : ”(1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan budaya oragnisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong; (2) Besarnya pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong tergantung koefisien determinasinya. Setelah data dikumpulkan dengan metode kuisioner, dan observasi, kemudian data dianalisis dengan metode analisis  kuantitatif. Metode analisis kuantitatif yang digunakan dengan menggunakan metode analisis statistik regresi linear sederhana, dengan bantuan SPSS 16.0 for windows. Sebelum analisis kuantitatif dianalisis juga dengan analisis kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa di SMA Negeri 1 Gombong budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong. Hal ini  ditunjukkan dari hasil analisis diperoleh t dengan sig < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi Ada pengaruh yang positif dan signifikan budaya oragnisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong, diterima. Sedangkan besarnya pengaruh yang positif dan signifikan budaya oragnisasi terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong, ditentukan oleh koefisien determinasi. Koefisien determinasi ditunjukkan dengan R square sebesar 0,139, berarti kinerja pegawai SMA Negeri 1 Gombong dipengaruhi oleh budaya organisasi sebesar 13,9%, sedangkan lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Kata kunci : budaya organisasi, kinerja pegawai
PENGARUH MINAT, MOTIVASI DAN GAYA BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 KLIRONG Heri Septiadi
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.434 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara minat  belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong. (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong. (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong (4) mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara minat  belajar, motivasi belajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa SMA Negeri 1 Klirong. Penentuan jumlah sampel menggunakan tabel yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% dari populasi 150 siswa diambil sampel 105 siswa. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumen dan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa minat  belajar berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 48 (49,52%), motivasi belajar berada pada kategori rendah yaitu sebesar 47 (48,57%), gaya belajar berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 41 (47,62%) dan prestasi belajar berada  pada kategori rendah yaitu sebesar 40 (38,10%). Berdasarkan analisis kuantitatif menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang positif dan signifikan antara minat terhadap prestasi belajar siswa ( r = 0,281, r2 = 0,078, thitung = 2,938, signifikan 0,004 < 0,05 ) pengaruhnya sebesar 7,78%, (2) ada pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi terhadap prestasi belajar siswa ( r = 0,318, r2 = 0,1011, thitung = 3,37, signifikan 0,001<0,05 ), pengaruhnya sebesar 10,11%, (3) ada pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa ( r = 0,257, r2 = 0,0660, thitung = 2,675, signifikan 0,009<0,05 ), pengaruhnya sebesar 6,60%, (4) ada pengaruh yang positif dan signifikan antara minat, motivasi dan gaya belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar ( R = 0,544, R2 = 0,296, Fhitung = 14,166, signifikan  0,000 < 0,05, maka signifikan) pengaruh semua variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 29,60%, sedangkan 70,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata kunci : minat  belajar, motivasi belajar, gaya belajar, prestasi belajar
PENGARUH GAJI DAN PENGAWASAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN BMT AN-NUUR PURWOREJO Vina Aprilia
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.22 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara gaji terhadap prestasi kerja karyawan BMT An – Nuur Purworejo. (2) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara pengawasan terhadap prestasi kerja karyawan BMT An – Nuur Purworejo. (3) ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan antara gaji dan pengawasan secara bersama – sama terhadap prestasi kerja karyawan BMT An – Nuur Purworejo. Populasi dan sampel dalam pengumpulan data menggunakan angket yang diisi oleh responden dan dokumentasi yang berupa nilai rapor serta metode literatur yang berupa buku- buku pustaka, metode analisis menggunakan analisis diskriptif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan analisis diskriptif menunjukkan bahwa gaji berada pada kategori cukup sebesar 50%, pengawasan berada pada kategori cukup sebesar 50% , dan prestasi kerja berada pada kategori tinggi sebesar 50% Berdasarkan analisis kuantitatif menunjukkan bahwa (1) variabel gaji memberikan pengaruh yang posoitif dan signifikan terhadap prestasi kerja (r = 0,558 t hitung 4,707 sig. <0,05, ????2=0,311)dan besarnya pengaruh sebesar 31,10%. (2) variabel pengawasan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi kerja(r =0,538 t hitung 4,466 sig < 0,05, ????2 = 0,289)dan besarnya pengaruh 28,90%. (3) variabel gaji dan pengawasan secara bersama sama memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi kerja (R = 0,676; < 0,05, ( R2) 0,457. Besarnya pengaruh yang diberikan sebesar 45,70% dan 54,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci : Pengaruh Gaji Dan Pengawasan Terhadap Prestasi Kerja Karyawan
PENGARUH LOKASI DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP PEMBELIAN ULANG PADA COUNTER MU CELL KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN Dwi Rustiani
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.491 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) apakah ada pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel lokasi dan kualitas layanan baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap pembelian ulang pada Counter MU Cell Klirong Kabupaten Kebumen. (2) besarnya pengaruh lokasi dan kualitas layanan terhadap pembelian ulang pada Counter MU Cell Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Penentuan sampel menggunakan teknik Nonprobability sampling, dan dilakukan dengan sampling kuota yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan yaitu sebanyak 50 konsumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa variabel lokasi berada pada kategori strategis (28 konsumen; 56%). Variabel kualitas layanan  berada pada kategori baik (30 konsumen; 60%). Variabel pembelian ulang berada pada kategoti tinggi (31 konsumen; 62%). Analisis kuantitatif menunjukkan (1) variabel lokasi diperoleh (koefisien r= 0,575; r2=0,3306; t hitung = 4,821; sig. 0,00<0,05) pengaruhnya sebesar 33,06% terhadap pembelian ulang. (2) variabel kualitas pelayanan  diperoleh (koefisien r = 0,474; r2= 0,2246; t hitung = 3,693; sig. 0,01<0,05) pengaruhnya sebesar 22,46% terhadap pembelian ulang. (3) hasil uji  F, dapat diketahui (Fhitung = 175,535; sig = 0,000<0,05 maka signifikan). (4) Hasil analisis koefisien determinasi (R= 0,939; R2 = 0,882; sig. 0,00<0,05). Pengaruh variabel lokasi dan variabel kualitas layanan secara bersama-sama  terhadap variabel pembelian ulang sebesar 88,20%, sedangkan 11,80% dipengaruhi oleh variabel. Persamaan koefisien regresi  dengan demikian hipotesis dapat diterima. Kata kunci : lokasi, kualitas layanan, pembelian ulang
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMK BOPKRI SAMIGALUH KULON PROGO Suparman Suparman
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.47 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja guru diSMK Bopkri Samigaluh Kulon Progo, (2) Mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMK BOPKRI Samigaluh Kulon Progo. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guruSMK BOPKRI Samigaluh Kulon Progo sebanyak 20 orang, dan sampelnya sebanyak 19 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptip dengan menyajikan data berupa klasifikasi katagori tanggapan responden terhadap variabel kinerja guru dan motivasi kerja. Penyajian data dengan tabel dan diagram. Selain analisis kualitatif juga dianalisis kuantitatif dengan rumus regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif maka hasil pengujian hipotesis 1, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru di SMK BOPKRI Samigaluh Kulon Progo. Pengujian hipotesis 2, besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru di SMK BOPKRI Samigaluh Kulon Progo adalah sebesar 95,6%, sedangkan 4.4% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci : Motivasi dan Prestasi Kinerja
PENGARUH DIMENSI PERTUMBUHAN KARIR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI (STUDI KASUS PADA AWAK KABIN GARUDA INDONESIA) Kikiet Teguh Septarianto
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.941 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dimensi pertumbuhan karir terhadap komitmen normatif organisasi. Populasi dalam penelitian ini adalah awak kabin Garuda Indonesia. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dimana sampel dipilih berdasarkan penilaian terhadap karakteristik anggota sampel yang disesuaikan dengan maksud penelitian (Kuncoro, 2003). Adapun kriteria yang dipilih untuk menentukan sampel penelitian ini adalah orang yang sedang bekerja di Perusahaan Garuda Indonesia. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang sudah diuji cobakan dan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalalah regresi berganda. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS versi 16 diketahui bahwa dimensi pertumbuhan karir secara signifikan berpengaruh secara positif terhadap komitmen normatif organisasi, tujuan pengembangan karir secara signifikan berpengaruh positif terhadap komitmen normatif organisasi, pengembangan kemampuan profesional secara signifikan berpengaruh positif terhadap komitmen normatif organisasi, kecepatan promosi secara signifikan berpengaruh positif terhadap komitmen normatif organisasi, pertumbuhan remunerasi secara signifikan berpengaruh positif terhadap komitmen normatif organisasi. Sehingga penelitian ini memberikan hasil yang mendukung teori pengaruh dimensi pertumbuhan karir terhadap komitmen normatif organisasi. Kata kunci : dimensi pertumbuhan karir, komitmen organisasi
PENGARUH PELAYANAN KOPERASI DAN MOTIVASI BERORGANISASI TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI ANGGOTA KOPERASI PADA“KPRI PRASAJA”KABUPATEN PURWOREJO Yeni Purwandari
OIKONOMIA - Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.696 KB)

Abstract

ABSTRAK Yeni Purwandari.“Pengaruh Pelayanan Koperasi dan Motivasi Berorganisasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota Koperasi pada KPRI PRASAJA Kabupaten Purworejo.”Skripsi. Pendidikan Ekonomi. FKIP, Universitas Muhammadiyah Purworejo. 2014. Tujuan penelitian untuk mengetahui: 1)Ada tidaknya pengaruh positif dan signifikan Pelayanan Koperasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota KPRI PRASAJA Kabupaten Purworejo Tahun 2013. 2)Ada tidaknya pengaruh positif dan signifikan Motivasi Berorganisasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota KPRI PRASAJA Kabupaten Purworejo Tahun 2013. 3)Ada tidaknya pengaruh positif dan signifikan Pelayanan Koperasi dan Motivasi Berorganisasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota KPRI PRASAJA Kabupaten Purworejo Tahun 2013. Penelitian dilakukan pada semua anggota KPRI PRASAJA Kabupaten Purworejo berjumlah 169 orang dengan sampel sebanyak 114 orang berdasarkan Probability Sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1)Terdapat pengaruh positif dan signifikan Pelayanan Koperasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota (nilai t dengan Sig= 0.0030.05). (2)Terdapat pengaruh positif dan signifikan Motivasi Berorganisasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota (nilai t dengan Sig= 0.0010,05). (3)Terdapat pengaruh positif dan signifikan Pelayanan Koperasi dan Motivasi Berorganisasi terhadap Tingkat Partisipasi Anggota (F-hitung= 3.010 dengan Sig=0.0000,05).   Kata kunci: Pelayanan, Motivasi Berorganisasi, Partisipasi