cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Pengaruh Makanan Kariogenik Terhadap Kejadian Karies Gigi pada Anak Sekolah Dasar Syahdiana Waty; Yunita Mutiara
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i2.25761

Abstract

Makanan Kariogenik sering dikenal sebagai makanan manis dan  mudah melekat merupakan makanan yang banyak mengandung gula yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Makanan kariogenik dengan konsistensi lengket menyebabkan sisa makanan sulit dibersihkan dari permukaan gigi dan merupakan karbohidrat yang mudah difermentasikan bakteri yang selanjutnya dapat menyebabkan demineralisasi email dan memicu terjadinya karies. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi makanan kariogenik terhadap kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar.  Desain penelitian yang digunakan systematic review, dengan mereview jurnal 5 tahun terakhir.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berjenis kelamin perempuan (70%) lebih mudah terkena karies gigi dibandingkan responden berjenis kelamin laki-laki (30%). Distribusi frekuensi responden tentang mengkonsumsi makanan kariogenik adalah kebiasaan tinggi (3 kali sehari) sebesar 60%, kebiasaan sedang (2 kali sehari) 30% dan kebiasaan rendah ( 1 kali sehari ) 10%. Frekuensi siswa yang mengalami karies gigi sebesar 80% siswa yang mengalami karies gigi dan 20% siswa yang tidak terkena karies gigi. Tingginya frekuensi kebiasaan mengkonsumsi makanan kariogenik mempengaruhi tingginya kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar.
Karakteristik Morfologi Bulu Selama Perkembangan Puyuh (Cortunix cortunix japonicus) Widya Sari; Riza Umami; Wati Oktavia; Aida Fithri; Rosnizar Rosnizar
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33071

Abstract

Bakteri asam laktat (BAL) adalah salah satu kelompok bakteri penting yang memberikan manfaat kesehatan bagi manusia dan hewan. BAL dapat menghasilkan bakteriosin yang telah digunakan sebagai pengawet makanan, karena kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aktivitas antibakteri bakteriosin BK-01. Bakteri asam laktat diisolasi dengan metode pour plate menggunakan MRSA (De Man, Rogosa, Sharpe Agar) sebagai media seleksi untuk BAL. Bakteriosin dari BK -01 dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus (10,67 mm) dan Escherichia coli (3 mm). Disimpulkan bahwa bakteriosin BK-berpotensi sebagai biopreservatif dalam pangan.
Hidrolisis Protein Beras oleh Ekstrak Kasar Enzim Bromelin Zalniati Fonna Rozali; Zaidiyah Zaidiyah; Yanti Meldasari Lubis
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33073

Abstract

Bromelin merupakan enzim proteolitik kuat asal tumbuhan Bromeliaceae yang sering diaplikasikan pada berbagai industri pangan salah satunya dalam menghasilkan hidrolisat protein. Beras merupakan salah satu sumber karbohidrat yang banyak dimanfaatkan patinya. Proses ekstraksi pati beras akan menghasilkan limbah dengan kadar protein tinggi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan ekstrak kasar bromelin dalam menghidrolisis protein dari tepung beras dan ekstrak protein beras, dan menentukan derajat hidrolisis dari proses tersebut. Penilaian derajat hidrolisis dilakukan terhadap dua substrat yaitu tepung beras dan ekstrak protein beras dengan periode hidrolisis selama 1, 2, 3 dan 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat hidrolisis terbesar diperoleh pada substrat ekstrak protein beras, dan derajat hidrolisis meningkat seiring dengan bertambahnya waktu hidrolisis pada 3 jam pertama. 
Keanekaragaman Jenis Pohon Di Hutan Kota Tibang Kota Banda Aceh Meisy Shakila Asmar; Irvianty Irvianty; Zuriana Siregar; Cut Nanda Defira
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33068

Abstract

Hutan Kota Tibang merupakan salah satu Ruang Terbuka Hijau di Kota Banda Aceh yang memiliki keanekaragaman jenis pohon yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis pohon di Hutan Kota Tibang Kota Banda Aceh. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode plot dan purposive sampling. Parameter yang diamati meliputi jenis tumbuhan, dan jumlah individu masing-masing jenis. Data dianalisis menggunakan persamaan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian nilai indeks keanekaragaman jenis tumbuhan didapatkan sebesar 2,850 yang tergolong kategori sedang.
Skrining dan Identifikasi Molekuler Gen Penyandi 16S rRNA Bakteri Penghasil Enzim Tanase dari Hutan Lawu Utara Muh. Nahrowi B
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33074

Abstract

Tanin merupakan senyawa fenolik yang banyak ditemukan pada banyak spesies tumbuhan.Tanin bersifat rekalsitran dan toksik bagi sebagian besar mikroorganisme, degradasi tanin dengan enzim tanase oleh fungi telah banyak dilaporkan, namun laporan yang berkaitan dengan kemampuan bakteri untuk mendegradasi tanin masih sedikit. Dalam aplikasinya, enzim  tanase banyak digunakan sebagai biokatalisator dalam industri farmasi, makanan dan bioremidiasi lingkungan. Sebagian besar biomassa di dasar hutan Lawu Utara berupa tumpukan daun pinus dengan kandungan tanin cukup tinggi, sehingga memiliki potensi yang cukup besar melimpahnya populasi bakteri penghasil enzim tanase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah di hutan Lawu Utara terdapat bakteri penghasil tanase aktivitas tinggi dan berapa besar tingkat aktivitas tanase serta bagaimana hubungan filogenetiknya. Uji kualitatif dilakukan dengan mengukur indek degradasi asam tanat pada media Nutrien Agar (NA). Uji kuantitatif digunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ 310 nm. Identifikasi takson bakteri berdasarkan sekuen gen penyandi 16S rRNA. Terdapat 6 isolat memiliki tanase aktivitas tinggi. Aktivitas tertinggi 44,72 U/ml terdapat pada isolat B03 teridentifikasi sebagai bakteri yang memiliki similaritas sebesar 98% dengan genus Pseudomonas
Formulasi Minyak Sawit Olein Merah dalam Sediaan Nanoemulsi Gel Febia Sari; Sumaiyah Sumaiyah
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33069

Abstract

Minyak sawit olein merah merupakan produk turunan kelapa sawit yang mengandung berbagai jenis antioksidan tinggi seperti karotenoid, vitamin E, dan skualen. Pembuatan nanoemulsi gel dimulai dengan variasi perbandingan konsentrasi minyak sawit olein merah 5%, 10%, dan 15%. Evaluasi sediaan nanoemulsi gel meliputi pengamatan organoleptis, tipe emulsi,  pH, bobot jenis, viskositas, ukuran partikel menggunakan alat particle size analyzer (PSA), pengujian iritasi, Hasil penelitian yang diperoleh dari penggunaan minyak sawit olein merah dapat diformulasikan sebagai sediaan nanoemulsi gel yang stabil selama penyimpanan 12 minggu pada suhu kamar, dan sediaan tersebut aman digunakan karena tidak menyebabkan iritasi pada kulit karena pH yang didapatkan masih dalam range kulit yaitu 4,5-8,0. Sediaan nanoemulsi gel F1 mempunyai ukuran partikel yang lebih kecil yaitu 332,42 nm bila dibandingkan dengan F2 dan F3.
Aktivitas Bakteriosin Bakteri Asam Laktat (Bk-01) dalam Menghambat Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Cut Yulvizar; Yulia Sari Ismail; Irma Dewiyanti
Jurnal Bioleuser Vol. 7, No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v7i1.33070

Abstract

Bakteri asam laktat (BAL) adalah salah satu kelompok bakteri penting yang memberikan manfaat kesehatan bagi manusia dan hewan. BAL dapat menghasilkan bakteriosin yang telah digunakan sebagai pengawet makanan, karena kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari aktivitas antibakteri bakteriosin BK-01. Bakteri asam laktat diisolasi dengan metode pour plate menggunakan MRSA (De Man, Rogosa, Sharpe Agar) sebagai media seleksi untuk BAL. Bakteriosin dari BK -01 dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus (10,67 mm) dan Escherichia coli (3 mm). Disimpulkan bahwa bakteriosin BK-berpotensi sebagai biopreservatif dalam pangan.