cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Bioleuser
ISSN : 25976753     EISSN : 25976753     DOI : -
Core Subject : Science,
The Journal of BIOLEUSER is a scientific journal owned and managed by Department of Biology, Faculty of Science, University of Syiah Kuala.
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Keanekaragaman Jenis Burung di Ruang Terbuka Hijau Kota Banda Aceh Aida Fithri; Mardiana Putri; Muhammad Nasir; Munira Munira
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.606 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i2.14886

Abstract

Penelitian mengenai keanekaragaman jenis burung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Banda Aceh telah dilakukan pada bulan November 2017 hingga Juni 2018. Metode yang digunakan adalah Metode Point Count. Hasil menunjukkan bahwa di tiga RTH Kota Banda Aceh ditemukan 14 jenis dari 12 famili dan 378 individu burung. Indeks Keanekaragaman (H’) di Taman Putroe Phang dengan nilai pagi H’=1,579 dan sore hari H’=1,988 dengan kategori sedang. Indeks Keanekaragaman pada Taman Bustanussalatin pagi hari H’=1,470 dan sore hari H’=1,380 kedua waktu pengamatan tersebut termasuk kategori rendah. Nilai Indeks Dominansi (C) Balang Padang yaitu sore hari berkategori tinggi (C=0,60). Jenis burung yang dominan yaitu jenis Passer montanus. Nilai Indeks Dominansi Taman Putroe Phang berkisar C=0,24 - C=0,16 dengan kategori rendah. Nilai Indeks dominansi Taman Bustanussalatin berkisar C=0,29 – C= 0,30. Frekuensi Kehadiran Relatif burung pada seluruh waktu yang berkategori tinggi terdapat 5 jenis yaitu Hirundo rustica, Nectarinia jugularis, Passer montanus, Pycnonotus aurigaster dan Orthotomus ruficeps. Hasil yang disajikan di sini dapat menfasilitasi peningkatan kepedulian terhadap upaya perlindungan habitat bagi burung yang terdapat dalam taman kota.
Pengaruh Umpan Terhadap Keefektifan Pitfall Trap untuk Mendukung Praktikum Ekologi Hewan di Laboratorium Ekologi FMIPA Unsyiah Adi Surya Jaya; Widayat Widayat
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.576 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keefektifan penggunaan umpan pada Pitfall trap, sebagai refererensi praktikum ekologi hewan dan ekologi serangga. penelitian ini dilaksanakan dari bulai Mei sampai bulan Agustus 2018 di kebun percobaan Biologi, FMIPA Universitas Syiah Kuala. Identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Ekologi Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Syiah Kuala. Metode pengambilan sampel serangga dilakukan dengan metode Pitfall Trap menggunakan umpan berupa feses ayam, sapi serta manusia. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik dengan masing-masing ulangan sebanyak 10 kali. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan umpan feses manusia terdapat pengaruh yang berbeda nyata dengan umpan feses sapi, ayam maupun kontrol. Namun pemberian umpan feses sapi dan ayam tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Jumlah spesies yang ditemukan lebih dominan dari famili Scarabaeidae yang berjumlah 7 spesies. Sedangkan yang lainnya seperti Carabidae, Lycosidae, Acridoidae, Formicidae, Carcinophoridae, Muscidae, Culicidae, Grylidae, Trachelidae, Entomobryadae, Scolopendridae, Anisolabidae, Aphidoidae, Juluidae, Staphylinidae, Pentatomidae, Locustidae hanya terdapat 1 spesies saja. Selain itu, faktor lainnya yang mendukung yaitu faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban dan pH tanah. Rata-rata suhu lingkungan harian yaitu 27-31oC dan kelembaban relatif udara 55-85 %.
Keanekaragaman dan Distribusi Kupu-Kupu di Pulau Raya, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh. Muhammad Yusuf; Saida Rasnovi; Aida Fithri; Alia Rizki; Suwarno Suwarno
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.453 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i2.14887

Abstract

Penelitian tentang keanekaragaman dan distribusi kupu-kupu di Pulau Raya sebagai pulau terluar di Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh telah dilakukan dari bulan Mei sampai Oktober 2018. Kupu-kupu dikoleksi sepanjang garis transek, menggunakan jaring serangga pada pukul 08.00-16.00 wib. Sebanyak 31 jenis kupu-kupu yang termasuk ke dalam empat famili telah didapatkan selama penenlitian. Famili Nymphalidae sebanyak 17 jenis adalah yang dominan, diikuti famili Pieridae (10 jenis), Papilionidae (3 jenis) dan Lycaenidae (1 jenis). Kelimpahan relatif tertinggi yaitu Junonia almana (10,88%) dan terendah adalah Delias hyparete dan Euchryops cnejus (0,68%). Keanekaragaman (Ĥ) kupu-kupu yang ditemukan di Pulau Raya tergolong tinggi dengan nilai indeks (Ĥ) = 3,14. Pola sebaran kupu-kupu yang terdapat di Pulau Raya umumnya mengelompok (83,9%) dan beberapa jenis berpola seragam (9,7%).
Potensi Antidiabetik Ekstrak Etanol Kulit Buah Rambai (Baccaurea motleyana Muell.Arg) terhadap Kandungan Glikogen Hati Mencit Diabetik Aloksan Widya Sari; Febria Safitri; Fauziah Fauziah; Aida Fithri; Masykur Masykur; Mirfandi Amirsyah; Ria Ceriana
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.589 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i3.14964

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan herbal berkhasiat antidiabetik kulit buah rambai diujikan terhadap kadar glikogen hati mencit diabetes. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi antidiabetiekstrak etanol kulit buah rambai terhadap kadar glikogen hati mencit yang k diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan.Induksi diabetes terhadap mencit dilakukan dengan pemberian aloksan sebanyak 6,51 mg/30gBB secara intraperitoneal. Mencit diabetes diberikan Glibenklamid 0,0195 mg/30gBB (K+), ekstrak etanol kulit buah rambai 200 mg/kgBB (P1), 400 mg/kgBB (P2), 800 mg/kgBB (P3) dan 1600 mg/kgBB (P4) secara oral kecuali pada perlakuan kontrol negatif (K-) yang diberikan akuades. Parameter yang diukur adalah kadar glikogen hati dengan metode antrone-asam sulfat. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), hasil uji jarak berganda Duncan pada α 0,05. terhadap rata-rata kadar glikogen hati mencit menunjukkan adanya pengaruh nyata antar perlakuan (P0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah rambai memiliki potensi antidiabetik dengan meningkatkan kadar glikogen hati mencit pada dosis 400 mg/kgBB.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Andong (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev) Terhadap Kadar Kolesterol Total dan Trigliserida Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus) Hiperkolesterolemia Sri Mutia; Fauziah Fauziah; Zairin Thomy
Jurnal Bioleuser Vol 2, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.673 KB) | DOI: 10.24815/jobioleuser.v2i2.14883

Abstract

* email korespondensi: fauziah@unsyiah.ac.id Pengaruh ekstrak etanol daun andong (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev) terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida darah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan hiperkolesterolemia telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan jumlah tikus putih jantan 20 ekor dan dibagi menjadi 5 kelompok dengan 4 pengulangan untuk masing-masing kelompok. Kelompok perlakuan,yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (simvastatin 10 mg), P1 (150 mg/kg BB), P2 (250 mg/kg BB) dan P3 (350 mg/kg BB). Pada enam hari pertama, tikus diberi pakan hiperkolesterolemia berupa campuran mentega, minyak kelapa dan kuning telur ayam kampung dengan perbandingan 1:1:1 sebanyak 2% dari berat badan tikus. Kadar kolesterol total diukur pada hari ke-7. Setelah terjadi peningkatan kadar kolesterol total, darah diambil untuk diuji menggunakan alat fotometer terhadap kadar kolesterol total dan trigliserida. Tikus yang mengalami hiperkolesterolemia diberikan ekstrak daun andong dengan dosis yang telah ditentukan selama 14 hari dan dihitung sebagai data awal penelitian. Pada hari ke-22, pengujian dilakukan kembali untuk memperoleh data setelah perlakuan. Data dianalisis menggunakan ANAVA taraf signifikan 5% dengan uji Tukey sebagai uji lanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun andong dengan dosis 150 mg/kg BB, 250 mg/kg BB dan 350 mg/kg BB dapat menurunkan kadarkolesterol total dan trigliserida darah tikus putih, namun tidak secara signifikan (p0,05).
Degradasi senyawa nitrogen limbah cair pabrik pupuk dengan menggunakan eceng gondok (Eicchornia crassipes (Mart.) Solms) Amalia Amalia; Yunita Yunita
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i1.23017

Abstract

Eceng gondok merupakan gulma air yang memiliki pertumbuhan sangat cepat dan sering dimanfaatkan dalam menyerap polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyerapan eceng gondok terhadap kadar senyawa nitrogen yang terdapat di dalam limbah cair pabrik pupuk. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan yaitu: tanpa eceng gondok, 2 individu eceng gondok/bak, 4 individu eceng gondok/bak, 6 individu eceng gondok/bak dan 8 individu eceng gondok/bak. Parameter yang diamati adalah terdiri dari parameter utama yaitu NH3, NO2-, NO3-, dan parameter lingkungan yang meliputi BOD, COD, TSS dan pH. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian eceng gondok berpengaruh sangat nyata terhadap kadar  NH3, NO2-, BOD, COD, TSS dan pH, dimana kadar NH3 menjadi rendah dan kadar NO2- menjadi tinggi, kadar BOD meningkat, kadar COD dan TSS menjadi rendah dan pH mendekati netral. Tetapi pemberian eceng gondok tidak berpengaruh nyata terhadap NO3-..
Tabel Kehidupan Danaus chrysippus L. (Lepidoptera: Nymphalidae) pada Tanaman Widuri (Calotropis gigantea L.) Alia Rizki; Afifah Ismail; Suwarno Suwarno
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i1.23038

Abstract

Penelitian tentang tabel kehidupan Danaus chrysippus L. (Lepidoptera:  Nymphalidae) pada Tanaman Widuri (Calotropis gigantea L.) telah dilakukan dari bulan Agustus sampai Desember 2019 dengan tujuan untuk membuat dan menganalisis tabel kehidupan D. chrysippus pada tanaman inang C. gigantea dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kematian stadium pradewasanya. Penelitian ini menggunakan metode observasi terhadap natalitas, mortalitas, dan kelulusan  hidup (survivorship) kupu-kupu D. chrysippus. Hasil uji tabel kehidupan menunjukkan bahwa persentase jumlah telur yang dihasilkan mencapai dewasa pada C. gigantea sebesar 2,73%. Persentase mortalitas tertinggi terjadi pada fase larva 94,36% , telur 35,45% dan pupa 0,91%. Selanjutnya, nilai total mortalitas generasi (Kvalue) adalah 3,52. Faktor-faktor yang menyebabkan kematian pada stadium pradewasa yaitu predator, hujan, gagal menetas, parasitoid dan kesalahan manusia. Tiga jenis predator yang menyerang di antaranya, Oxyopes sp., Manthis sp., dan Solenopsis sp.. 
Evaluasi Kualitas Spermatozoa Pada Beberapa Frekuensi Ejakulasi Terhadap Kerbau Lokal (Bubalus bubalis) Rosnizar Rosnizar; Nurfajri Nurfajri; Dasrul Dasrul; Amalia Amalia; Kartini Eriani
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i1.22975

Abstract

Faktor frekuensi ejakulasi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas spermatozoa semen segar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi ejakulasi yang terbaik terhadap kualitas spermatozoa kerbau lokal. Rancangan penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan (ejakulat pertama, ejakulat kedua dan ejakulat ketiga) Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi ejakulasi berpengaruh terhadap volume, persentase motilitas, persentase spermatozoa hidup dan konsentrasi spermatozoa semen segar, namun tidak berpengaruh terhadap abnormalitas spermatozoa. Volume, persentase motilitas dan konsentrasi spermatozoa semen segar paling tinggi ditemukan pada ejakulat pertama sedangkan persentase spermatozoa hidup paling tinggi ditemukan pada ejakulat kedua dan menunjukkan bahwa kerbau lokal layak digunakan untuk inseminasi buatan namun ejakulasi pertama dan ejakulasi kedua cenderung lebih baik dari ejakulasi ketiga.
Analisis Fitokimia dan Karakterisasi dari Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Azizah Vonna; Lydia Septa Desiyana; Rizki Hafsyari; Didi Nurhadi Illian
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i1.22976

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L.) secara empiris telah digunakan oleh masyarakat dalam berbagai pengobatan, biasanya digunakan bahan kering (simplisia) dengan cara diserbukkan lalu diseduh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan informasi tentang karakteristik ekstrak dari daun kersen (M. calabura) dan analisis fitokimia terkait identifikasi senyawa metabolit sekunder pada ekstrak daun M. calabura. Prosedur ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Karakterisasi ekstrak etanol daun M. calabura (EEDM) dilakukan melalui penetapan kadar air, kadar abu total, serta penetapan kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol. Analisis fitokimia dilakukan terhadap alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan tanin menggunakan prosedur standar skrining fitokimia. Ekstrak etanol daun M. calabura (EEDM) yang diperoleh adalah sebanyak 171,2 g dengan persentase rendemen 20,1%. Kadar air pada EEDM telah memenuhi persyaratan sesuai dengan standar. Senyawa metabolit sekunder pada EEDM lebih banyak terlarut dalam etanol dibandingkan dalam air. Senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada EEDM adalah flavonoid, saponin, steroid dan tanin.
Uji Aktivitas Mukolitik Daun Kersen (Muntingia calabura L.) secara In Vitro Lydia Septa Desiyana; Azizah Vonna; Rizki Hafsyari; Didi Nurhadi Illian
Jurnal Bioleuser Vol 5, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Syiah Ku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/j. bioleuser.v5i1.22977

Abstract

Penelitian terhadap aktivitas mukolitik dari ekstrak etanol daun kersen (Muntingia calabura L.) telah dilakukan secara in vitro. Latar belakang penelitian ini adalah penggunaan empiris daun kersen sebagai obat batuk. Proses ekstraksi daun kersen dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas mukolitik dari ekstrak etanol daun kersen terhadap putih telur dengan variasi konsentrasi ekstrak (3,75%; 7,5%; 15%). Asetilsistein 0,2% dan Na-CMC 0,5% digunakan sebagai kontrol positif dan kontrol negatif. Viskositas mukolitik ditentukan dengan mengukur perubahan nilai viskositas dari putih telur menggunakan viskometer Brookfield. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji statistik oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun kersen memiliki potensi sebagai mukolitik. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dari setiap kelompok perlakuan pada menit ke-60 (p 0,05). Aktivitas terbesar diberikan oleh ekstrak dengan konsentrasi 15%, namun hasil ini belum sebanding dengan asetilsistein 0,2%.